cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Prediksi Cuaca Pada Data Time Series Menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) Dewi, Candra; Kartikasari, Dany Primanita; Mursityo, Yusi Tyroni
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 1: April 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.63 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201411100

Abstract

AbstrakInformasi mengenai kondisi atmosfer yang cepat,akurat, dan terperinci sangat diperlukan oleh berbagai sektor. Salah satumetode yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi dan peramalan model yangkompleks dengan akurasi yang tinggi adalah Adaptive Neuro Fuzzy InferenceSystem (ANFIS). Dengankemampuan metode ini untuk melakukan prediksi dan peramalan, pada penelitianini dilakukan perbandingan kinerja dari kedua kemampuan ANFIS tersebut padadata time series cuaca berdasarkan parameter-parameter atmosfir yangmempengaruhinya.Padapenelitian ini, metode ANFIS baik untuk proses prediksi maupun peramalan diimplementasidengan struktur standar ANFIS yaitu lima layer. Namun pada proses peramalan dilakukan penggabungan dengan metode moving average untuk meramalkan nilai parameter input pada saat pengujian. Pengujian dilakukanpada data latih 40%, 50% dan 60% dari total data. Selain itu, pengujian jugadilakukan dengan mengelompokkan data berdasarkan musim, yaitu kemarau danpenghujan.Hasil ujicoba menunjukkan bahwa metode ANFIS cukup baik diterapkan untuk proses prediksijika tanpa pengelompokan data berdasarkan musim. Namun jika dilakukanpengelompokan berdasarkan musim, kemampuan ANFIS dalam melakukan peramalanmemiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dengan nilai error yang cukup rendah.Kata kunci: prediksi cuaca,peramalan cuaca, data time series, ANFISAbstractRapid and accurate information on the atmospheric conditions is required by the various sectors. One ofthe methods can be used to perform prediction and forecasting of complex modelwith high accuracy is AdaptiveNeuro Fuzzy Inference System(ANFIS).According to these two capabilitiesof ANFIS, this research is aimed to conduct comparison of accuracy on weathertime series data. This research implemented ANFIS using standard ANFISarchitecture that consists of five layers both to predict and to forecast theweather. However, the forecasting process combined ANFIS and moving averagemethod to forecast the input parameters were used at testing. This researchperformed learning process using 40%, 50% and 60% of total data. Beside, thelearning process also has been done on data was grouped into two groups basedon the season. The testing result showed ANFIS has better performance forprediction the data that were not grouped based on the season. However, ANFIShas better accuracy and lower error since the learning and testing were done onthe data that was grouped based on season.Keywords: weather prediction, weather forecasting,time series data, ANFIS
Kajian Penerimaan Pengguna Terhadap Sistem CRM di Perusahaan X Menggunakan Model TAM Hakim, Muhammad Malik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 1: Februari 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.193 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201851563

Abstract

Pelayanan kepada pelanggan adalah salah satu tujuan bisnis setiap perusahaan dalam upayanya memberikan kepuasan kepada para pelanggannya. Untuk mengintegrasikan seluruh kegiatan pelayanan kepada pelanggan dari semua divisi yang terkait baik langsung maupun tidak langsung, Perusahaan X sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang TI telah mengimplementasikan sistem CRM (Customer Relationship Management). Implementasi CRM tersebut bertujuan untuk mensinergikan kegiatan pelayanan kepada pelanggan agar tidak saling tumpang tindih dan dapat terkoordinasi dengan baik. Untuk mendukung kesuksesan dan keberlanjutan penggunaan sistem CRM, penelitian ini mengkaji penerimaan pengguna sistem CRM di antara semua karyawan dalam divisi terkait di dalam perusahaan yang berjumlah 141 orang, menggunakan Model TAM (Technology Acceptance Model) yang dimodifikasi, yaitu tanpa melibatkan variabel eksternal. Penelitian ini mengkaji penerimaan pengguna berdasarkan empat variabel penyusun Model TAM, yaitu Perceived Ease Of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), Behavioral Intention (BI), dan Actual Use (AU). Studi membuktikan bahwa diperoleh pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel – variabel penyusunnya, yaitu PEOU terhadap PU dan BI, PU terhadap BI, serta BI terhadap AU dengan nilai pengaruh masing – masing adalah 0,43; 0,67; 0,58; dan 0,77. Penelitian ini membuktikan bahwa penerimaan pengguna CRM sangat dipengaruhi oleh faktor manfaat, kemudahan, serta perilaku karyawan dalam menggunakannya.
Edmodo Untuk Meningkatkan Kualitas Perencanaan Proyek Dan Efektivitas Pembelajaran Di Lingkungan Pembelajaran Yang Bersifat Asinkron Herlambang, Admaja Dwi; Hidayat, Wahyu Nur
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 3: September 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.3 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201633193

Abstract

AbstrakPengintegrasian produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di dalam pembelajaran asinkron merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan keahlian komunikasi yang efektif, memecahkan masalah, dan berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan reflektif. E-learning adalah sebuah bentuk pembelajaran yang mengintegrasikan produk TIK. E-learning dilengkapi dengan fitur tata kelola seperti fasilitas komunikasi, pemantauan, dan evaluasi. Edmodo adalah alternatif media pembelajaran di lingkungan e-learning yang mampu memberikan tata kelola pembelajaran yang baik, mudah dioperasikan, dan memfasilitasi kelas digital yang besar. Sebuah eksperimen telah dilakukan untuk menguji Edmodo sebagai media pembelajaran yang bersifat asinkron dengan menggunakan metode penelitian pre-experimental design tipe one-group pretest-posttest. Eksperimen dilakukan pada perkuliahan matakuliah Manajemen Proyek Sistem Informasi (MPSI), Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya. MPSI adalah matakuliah yang membekali mahasiswa dengan kompetensi komunikasi yang efektif, memecahkan masalah, berpikir kritis, dan kreatif dalam merencanakan sebuah proyek. Tujuan dari eksperimen yang dilakukan adalah apakah pemanfaatan Edmodo mampu meningkatkan kualitas perencanaan proyek dan apakah Edmodo merupakan media pembelajaran yang efektif untuk proses pembelajaran yang bersifat asinkron. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pemanfaatan Edmodo sebagai media e-learning yang bersifat asinkron untuk meningkatkan kualitas proyek pada matakuliah MPSI adalah sangat baik. Hal ini terbukti dengan kualitas perencanaan proyek yang meningkat dan nilai efektivitas yang sangat tinggi. Kata Kunci: E-learning, Edmodo, asinkron, proyekAbstractIntegrating Information and Communication Technology (ICT) product in asychronous learning was the right step to improve the skills of effective communication, problem solving, thinking critically, creatively, and reflectively. E-learning was a form of media learning that integrates ICT products. E-learning was equipped with learning management features such as communication facilities, monitoring, and evaluation. Edmodo was an alternative medium of e-learning that provide good learning management, easy to operate, and facilitate large digital classroom. An experiment was conducted to test Edmodo as an asynchronous learning medium. The experiment used pre-experimental research design, one-group pretest-posttest type. Experiment was conducted in Project Management of Information System (PMIS) lecture, Faculty of Computer Science, Brawijaya University. PMIS was subjects that equip students with the competencies of effective communication, problem solving, critical thinking, and creativity in planning a project. The purpose of the experiment was whether the use of Edmodo could improve the quality of project planning and whether Edmodo was an effective learning media for asynchronous learning process. The experiment results showed that the use of Edmodo as an asychronous e-learning media to improve the quality of the project in PMIS course was very good. It is proven that increased quality of project planning and the value of effectiveness was very high.Keywords: E-learning, Edmodo, asynchronous, projec
Hybrid K-means Dan Particle Swarm Optimization Untuk Clustering Nasabah Kredit Anggodo, Yusuf Priyo; Cahyaningrum, Winda; Fauziyah, Aprilia Nur; Khoiriyah, Irma Lailatul; Kartikasari, Oktavianis; Cholissodin, Imam
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 2: Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.188 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201742303

Abstract

AbstrakKredit merupakan suatu pendapatan terbesar bagi bank. Akan tetapi, bank harus selektif dalam menentukan nasabah yang dapat menerima kredit. Permasalahan ini menjadi semakin komplek karena ketika bank salah memberikan kredit kepada nasabah dapat merugikan, selain itu banyaknya parameter penentu dalam penentuan nasabah yang kredit. Clustering merupakan salah satu cara untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini. K-means merupakan metode yang simpel dan popular dalam menyelesaikan permasalahan clustering. Akan tetapi, K-means murni tidak dapat memberikan solusi optimum sehingga perlu dilakukan improve untuk mendapatkan solusi optimum. Salah satu metode optimasi yang dapat menyelesaikan permasalahan optimasi dengan baik adalah particle swarm optimization (PSO). PSO sangat membantu dalam proses clustering dengan melakukan optimasi pada titik pusat tiap cluster. Untuk meningkatkan hasil yang lebih baik pada PSO ada beberapa improve yang dilakukan. Pertama penggunaan time-variant inertia untuk membuat nilai w atau inertia dinamis ditiap iterasi. Kedua melakukan kontrol kecepatan partikel atau velocity clamping untuk mendapatkan posisi terbaik. Selain itu untuk mengatasi konvergensi dini dilakukan hybrid PSO dengan random injection. Hasil pengujian menunjukan hybrid PSO K-means memberikan hasil terbesar dibandingkan K-means dan PSO K-means, dimana silhouette dari K-means, PSO K-means, dan hybrid PSO K-means masing-masing 0.57343, 0.792045, 1.Kata kunci: Kredit, Clustering, PSO, K-means, Random InjectionAbstractCredit is the biggest revenue for the bank. However, banks have to be selective in deciding which clients can receive the credit. This issue is becoming increasingly complex because when the bank was wrong to give credit to customers can do harm, apart of that a large number of deciding parameter in determining customer credit. Clustering is one way to be able to resolve this issue. K-means is a simple and popular method for solving clustering. However, K-means pure can’t provide optimum solutions so that needs to be done to get the optimum solution to improve. One method of optimization that can solve the problems of optimization with particle swarm optimization is good (PSO). PSO is very helpful in the process of clustering to perform optimization on the central point of each cluster. To improve better results on PSO there are some that do improve. The first use of time-variant inertia to make the dynamic value of inertial w each iteration. Both control the speed of the particle velocity or clamping to get the best position. Besides to overcome premature convergence do hybrid PSO with random injection. The results of this research provide the optimum results for solving clustering of customer credits. The test results showed the hybrid PSO K-means provide the greatest results than K-means and PSO K-means, where the silhouette of the K-means, PSO K-means, and hybrid PSO K-means respectively 0.57343, 0.792045, 1.Keywords: Credit, Clustering, PSO, K-means, Random Injection
Fitur Length Of Edge Dan Moment Invarian Untuk Gesture Recognition Dengan Menggunakan Kinect Untuk Kontrol Lampu MP, Rekyan Regasari; Setiawan, Budi Darma; Arwani, Issa
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.673 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201521133

Abstract

AbstrakTeknologi Kinect adalah teknologi yang dikembangkan untuk game. Kinect memungkinkan pemain game mengontrol permainan dengan menggunakan gerakan dan suara. Hal ini dikarenakan di dalam Kinect terdapat 3 hardware yang bekerja bersama-sama. Tiga hardware tersebut yaitu color VGA video camera, sensor kedalaman, dan multi array microphones. Karena itu, penelitian ini mencoba mengembangkan sensor Kinect untuk keperluan mendeteksi telapak tangan dan gesturnya untuk digunakan sebagai kontrol lampu. Hal ini dilakukan dengan menambahkan beberapa proses pengolahan citra. Pengenalan telapak tangan, menggunakan sensor VGA camera dan depth camera dalam Kinect. Ketika seorang pengguna menjulurkan tangannya kearah sensor, kemudian mengangkat jarinya maka program akan bereaksi. Jika 2 jari yang diangkat maka program akan mengaktifkan saklar padam. Sedangkan jika 5 jari yang diangkat, maka program akan mengaktifkan saklar hidup. Dalam penelitian ini ada 2 fitur yang digunakan dan dibandingkan hasilnya. Fitur yang digunakan adalah fitur Moment Invariant dan Length of Edge. Hasil lebih baik diberikan jika pengenalan dilakukan dengan menggunakan Length of Edge. Dari seluruh data uji yang dipakai, untuk pengenalan dengan menggunakan fitur Length of Edge, akurasi maksimal diperoleh sebesar 100%, sedangkan  dengan menggunakan fitur Moment Invariant, akurasi maksimal diperoleh sebesar 80%.Kata kunci: Moment Invarian, Length of Edge, gesture telapak tanganAbstractKinect is a technology developed for game. Kinect allows players to control game play by using movement and sound. This is because Kinect has 3 hardware that work together. The three hardware are VGA video camera, depth sensor and multi-array microphones. Therefore, this study attempts to use Kinect sensor for detecting the palm's gestures and use them as a light control. This is done by adding some image processing technique. The palm's gesture detection is done by using the VGA camera and depth camera in Kinect Sensor. When a user sticking his hand out and raise his fingers, then program will gives response. If 2 fingers are raised, program will activate off switch, while if 5 fingers are raised, program will activate on switch. There are two features are used in this study, and the results are compared. The features are Moment Invariant and Length of Edge. Better results given by recognition using the Length of Edge. From all the test data used, recognition using Length of Edge give 100% accuracy, while recognition using Moment Invariant features, give 80% in acuracy.Keywords: Moment Invarian, Length of Edge, palm gesture
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Restitusi Biaya Kesehatan Pegawai dan Pensiunan pada PT. PLN (PERSERO) Area Pelayanan Jaringan Malang Pradana, Fajar; Wibowo, Ripto Mukti
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 1: Februari 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.727 KB)

Abstract

Bidang Sumber Daya Manusia adalah salah satu bagian yang terdapat pada PLN Area Pelayanan Jaringan(APJ) Malang yang mempunyai tugas untuk menangani dan mencatat restitusi biaya kesehatan karyawan dan pensiunan. Bidang SDM PLN APJ Malang melakukan pencatatan penggantian biaya kesehatan karyawan aktif dan pensiunan masih menggunakan sistem manual, yang dituliskan dalam buku agenda, serta laporan kepada Kepala bagian dalam bentuk buku agenda. Proses ini menghambat produktivitas kerja bagi para pegawai karena pencarian data yang cukup lama, memperlambat proses pelayanan terhadap karyawan dan pensiunan saat melakukan restitusi. Lambatnya proses pencarian data pegawai dan pensiunan serta tagihan mitra menyebabkan efek terburuk antrian pengambilan sangat lama dan sering terjadi kekeliruan dimana hal ini membuat kesulitan pendataan dan manajemen dokumen tidak bisa terkelola dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis dan perancangan sistem informasi manajemen restitusi biaya kesehatan pegawai dan pensiunan untuk membantu pihak SDM PLN APJ Malang dalam rekapitulasi biaya kesehatan dan tagihan mitra PLN APJ Malang. Metodologi pelaksanaan penelitian, yaitu: pengambilan data, perancangan program dan pembuatan laporan. Hasil utama dari penelitian adalah dibangunnya sebuah sistem informasi manajemen. Sistem Informasi ini diharapkan mampu membantu PLN APJ dalam manajemen restitusi biaya kesehatan pegawai dan pensiunan.
Aplikasi Mobile (Lide) Untuk Diagnosis Tingkat Resiko Penyakit Stroke Menggunakan PTVPSO-SVM Syafiq, Muhammad; Al Kadafi, Achmad Jafar; Zakiyyah, Rizka Husnun; Jauhari, Daneswara; Luqyana, Wanda Athira; Cholissodin, Imam; Muflikhah, Lailil
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 2: Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1375.215 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201632190

Abstract

AbstrakPenyakit Stroke merupakan penyakit yang umum dan menduduki peringkat kedua dalam kematian di Indonesia dengan angka 11,13%. Penyakit yang mernyerang fungsi saraf otak dengan tingkat resiko bertahap. Dengan tidak hanya menyerang pada manusia usia lanjut, kini penyakit stroke dapat menyerang siapa saja. Indikator yang dapat digunakan dalam mewaspadai tingkat stroke adalah memeriksa kolestrol tubuh, HLD, LDL, dan Trigliserida. Namun faktor umum juga menjadi masalah utama namun umum. Dengan bertambahnya umum 10 tahun dimulai dari umur 55 tahun, maka tingkat resiko penyakit stroke menjadi dua kali lipat. Tingkat kewaspadaan perlu diperhatikan, sehingga dalam sewaktu-waktu untuk memeriksakan kondisi tubuh diperlukan. Lide adalah sebuah aplikasi pada smarthphone yang berbasis Android yang mengimplementasikan perhitungan algoirtma dalam menentukan tingkat resiko penyakit stroke. Lide merupakan salah satu solusi yang dibangun dalam mengontrol tingkat resiko stroke, hanya dengan memasukkan tingkat kolestrol, LDL, HDL, dan triglieserida. Dilengkapi dengan treatment bagi para pengguna, sehingga dapat melakukan penanganan awal pada tingkat-tingkat tertentu. Dalam aplikasi bergerak ini mengimplementasikan metode Particle Swarm Optimization dan Support Vector Machine untuk klasifikasi dengan menggunakan 4 fitur (kolesterol, HDL, LDL, dan Trigliserida).  Dengan menggunakan metode ini, nilai akurasi yang dihasilkan mencapai 87%.Kata kunci: Stroke, PTVPSO-SVM, Aplikasi Perangkat Bergerak, LideAbstractStroke is a common disease and was ranked second in the number of death in Indonesia with 11, 13%. This disease attacks the nerve function of brain with the level of risk. Not only attacks on old age, this disease can attacks everyone. Indicators that can be used in reasonably level stroke is cholesterol, HDL, LDL, and Triglycerides. But the common factor is also becoming a major problem, however. Increasing public 10 years starting at age 55 years, then the risk level of stroke become twice. The level of alertness to note, so in any time to check the condition of the body is required. Lide is an application on an android-based smartphone which implement algorithm calculation to determining the risk level of stroke. Lide is one of solution that is built to control the risk level of stroke, by simply entering the level of LDL, HDL, Cholesterol, and Triglycerides. It is equipped with treatment for users, so that it can perform the initial handling at certain levels. This mobile application implements the method of Particle Swarm Optimization and Supprot Vector Machine for classification by using 4 features (cholesterol, LDL, HDL, and Triglycerides). By using this method, the value of the resulting accuracy is reached 87%.Keywords: Stroke, PTVPSO-SVM, Mobile Apps, Lide
Optimasi Derajat Keanggotaan Fuzzy Tsukamoto Menggunakan Algoritma Genetika Untuk Diagnosis Penyakit Sapi Potong Kurnianingtyas, Diva; Mahmudy, Wayan Firdaus; Widodo, Agus Wahyu
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 1: Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.197 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201741294

Abstract

                Sistem inferensi fuzzy bisa digunakan untuk diagnosis penyakit pada sapi potong. Untuk mendapatkan akurasi yang tinggi maka batasan fungsi keanggotaan fuzzy perlu ditentukan secara tepat. Penggunaan metode logika fuzzy untuk memperoleh hasil diagnosis penyakit pada sapi potong sesuai pakar berdasarkan batasan gejala penyakit dan aturan-aturan yang diperoleh dari pakar. Batasan tersebut bisa diperbaiki menggunakan Algoritma Genetika untuk mendapatkan akurasi yang lebih baik. Pengujian yang dilakukan pada 51 data dari beberapa gejala penyakit menghasilkan akurasi sebesar 98,04% dengan menggunakan parameter genetika terbaik antara lain ukuran populasi sebesar 80, ukuran generasi sebesar 15, nilai Crossover rate (Cr) sebesar 0,9, dan nilai Mutation rate (Mr) sebesar 0,06. Akurasi tersebut mengalami peningkatan sebesar 3,54% sesudah dilakukannya optimasi pada metode logika fuzzy.Kata kunci: diagnosis penyakit sapi potong, logika fuzzy, Algoritma GenetikaAbstract                Fuzzy inference systems can be used to diagnose cattle disease. Prior to obtaining the most accurate of limitation, fuzzy membership functions must be defined precisely. Thus, the limits will be optimized along with Genetic Algorithm to get more accurate results. The function of fuzzy logic methods in the diagnosis of disease is relied upon the parametres set by experts. Tests that were performed on 51 data from some of the symptoms of the disease resulted in an accuracy of 98.04% using the best genetic parameters with the population size of 80, the size of the generation of 15, crossover rate value of 0.9, and the value of mutation rate of 0.06. The accuracy has increased by 3.54% compare to results before optimization. Keywords: cattle disease diagnosis, fuzzy logic, genetic algorithms
Faktor yang Mempengaruhi Warga dan Pemerintah dalam Adopsi E-Government: Sebuah Ulasan Sistematis Muflihah, Yusrida; Susanto, Tony Dwi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.528 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744366

Abstract

AbstrakPenelitian ini berfokus pada faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dilihat dari perspektif warga dan penerintahan. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya studi literature yang menjelaskan bahwa e-Government menjadi popular dikarenakan adanya manfaat yang signifikan kepada pemerintah, warga dan masyarakat. Studi literatur yang ada saat ini hanya menjelaskan mengenai faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dari sisi warga, tetapi belum ada yang membahas mengenai faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dari dua perspektif yaitu warga dan pemerintahan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengisi celah yang ada di studi literatur yaitu literatur mengenai adopsi e-Government, dengan fokus khusus pada faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dari perspektif warga dan pemerintahan. Dalam mencapai tujuan, digunakan metode studi literatur. Studi literatur yang digunakan dalam jurnal ini berasal dari berbagai jurnal yang membahas mengenai faktor adopsi dari sisi warga maupun pemerintah. Hasil dari jurnal ini berupa ulasan mengenai faktor yang mempengaruhi adopsi e-Government dari persepktif warga dan pemerintahan, perbedaan dari faktor beserta dampaknya.Kata kunci: faktor adopsi, e-government, pemerintahan, warga.AbstractThis study focuses on the factors that influence e-Government adoption seen from the perspective of citizens and governance. This research is based on a study of literature that explains that e-Government is becoming popular due to the significant benefits to government, citizens and society. The current literature study only explains the factors affecting e-Government adoption of citizens, but no one has yet discussed the factors affecting e-Government adoption from two perspectives: citizens and government. The purpose of this study is to fill the gaps in the literature study of literature on e-Government adoption, with a focus on the factors that influence e-Government adoption from the perspective of citizens and governments. In achieving the purpose of the paper, the literature study method is used. The literature study used in this paper comes from. The literature study used in this journal comes from various journals that discuss the adoption factors of the citizens and the government. The results of this journal are a review of factors affecting e-Government adoption of citizen and government perceptions, differences in factors and impacts.Keywords: adoption factor, e-government, citizen, governance
Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Komputer Dan Jaringan Yang Terfavorit Dengan Menggunakan Multi-Criteria Decision Making ., Faisal; Permana, Silvester Dian Handy
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.572 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201521123

Abstract

Abstrak Sistem pendukung keputusan (SPK) adalah sebuah sistem yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan dari berbagai jenis pilihan yang dilakukan secara akurat dan sesuai dengan sasaran yang diinginkan. Banyak permasalahan yang dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem pendukung keputusan. Dalam makalah ini sistem pendukung keputusan digunakan untuk membantu para lulusan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam menentukan pilihan masuk atau melanjutkan sekolahnya ke sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Komputer Dan Jaringan (SMK TKJ) yang favorit dari beberapa pilihan sekolah yang ada yang ingin mereka pilih sebagai lanjutan tahapan pendidikan berikutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dan Analytical Hierarchy Process (AHP), karena metode yang paling banyak digunakan dalam memecahkan permasalahan yang bersifat multi kriteria, seperti memecahkan masalah sistem pendukung keputusan dalam menentukan pemilihan masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Komputer Dan Jaringan (SMK TKJ) yang favorit. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu nilai bobot 44,8% dari jawaban reponden memilih SMK TI 2, nilai bobot 29,3% dari jawaban reponden memilih SMK TI 1 dan nilai bobot 25,9% dari jawaban reponden memilih SMK TI 3 sebagai pilihan sekolah mereka. Kata kunci: Sistem pendukung keputusan, Pemilihan SMK TKJ, Multi-Criteria Decision System, Analytical Hierarchy Process Abstract Decision support system (DSS) is systems that can help a person to make decisions on the various types of options are done accurately and in accordance with the desired goals. Many problems can be solved by using decision support systems. In this research the decision support system is used to help the Junior High School (SMP) graduate students in determining the choice to enter or continue their education to a favorite Vocational High School of Computer Engineering and Networks (SMK TKJ) that anyone wants they select as an advanced stage subsequent education. The method used in this research is using Multi-Criteria Decision Making (MCDM) and Analytical Hierarchy Process (AHP), because it is the most widely used method in solving the problems that are multi-criteria, such as decision support systems to solve problems in determining the election into the favorite Vocational High School of Computer Engineering and Networks (SMK TKJ). The end result of this research is 44.8% weighted value of the respondents answers is chose the SMK TI 2, 29.3% weight value of the respondents answers is chose the SMK TI 1 and 25,9% weight value of the respondents answers is chose the SMK TI 3 as their favorite school. Keywords: Decision support system, Election SMK TKJ, Multi-Criteria Decision System, Analytical Hierarchy Process

Page 18 of 129 | Total Record : 1288


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue