cover
Contact Name
Zaqlul Iqbal, STP, M.Si
Contact Email
zaqluliqbal@ub.ac.id
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2656243X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jkptb
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem (JKPTB) (ISSN: 2656-243X) has published the state-of-art articles which focus on both fundamental studies and applied engineering including Power and Agricultural Machinery, Mechatronics and Agro-industrial Machinery, Food and Post-Harvest Technology and Soil and Water Engineering. By providing an update issue and current topic in agricultural technology field, JKPTB becomes the reference for many scientist and stakeholders who work on Agricultural Engineering
Articles 423 Documents
Kajian Kualitas Air Hujan dan NPK Budidaya Tomat (Mill. var. pyriforme) Apel dengan Cocopeat dan Kompos Sarah Fitri Soerya; Nurpilihan Bafdal; Dwi Rustam Kendarto
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.02.03

Abstract

Fertigasi merupakan salah satu teknologi yang dikembangkan di dalam dunia pertanian. Fertigasi adalah salah satu sistem irigasi dikombinasikan dengan unsur hara. Fertigasi biasa digunakan di dalam hidroponik. Hidroponik merupakan salah satu teknologi penananamn tanpa menggunakan tanah. Tanaman yang digunakan adalah Tomat Apel (Solanum lycopersicum Lycopersicum esculentum Mill, var.pyriforme). Air hujan dapat digunakan untuk pengairan untuk pertanian. Air hujan dapat menjadi solusi untuk kebutuhan air di musim kemarau sebagai sumber irigasi.  Sumber air hujan yang digunakan berasal dari daerah Jatinangor, Sumedang, kampus Universitas Padjadjaran. Air hujan memiliki beberapa masalah yaitu nilai kuaitas air pH yang terlalu tinggi dan nilai DHL yang terlalu rendah. Air irigasi ditambahkan nutrisi sebagai penambahan unsur hara untuk kebutuhan tanaman. Pengamatan kulitas air hujan dilakukan berdasarkan nilai pH, TDS, TSS, DO dan kekeruhan. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman Tomat Apel, digunakan nutiri. Nutrisi yang digunakan adalah NPK, yang dicampurkan pada irigasi dengan menggunakan media tanam cocopeat dan kompos. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, untuk mengetahui hasil panen tanaman secara kuantitatif. Tomat Apel dengan penggunaan nutrisi NPK dan penggunaan media tanam cocopeat:kompos menghasilkan bobot prediksi sebesar 2.450 gram/pohon dengan total penggunaan air 19,01 liter/tanaman selama 78 hari dan total konsumsi NPK dalam bentuk granular sebanyak 2,296 kg. Efisiensi penggunaan air tanaman Tomat Apel pada greenhouse adalah sebesar 94,07 kg/m3. Prediksi bobot hasil panen sebesar 2,45 kg/pohon.
Analisis Kekritisan Daerah Resapan Air Menggunakan Metode Skoring di Sub DAS Cikeruh Salsabila Surya Santosa; Edy Suryadi; Dwi Rustam Kendarto
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.01.09

Abstract

Sub DAS Cikeruh mempunyai peranan yang sangat penting sebagai daerah resapan air. Meningkatnya laju pertumbuhan penduduk yang diikuti dengan perubahan fungsi tata guna lahan menyebabkan banjir dan berkurangnya resapan air tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kekritisan daerah resapan air di wilayah Sub DAS Cikeruh dengan metode skoring dan analisis spasial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode skoring dan tumpang susun atau overlay. Hasil analisis menghasilkan lima kategori potensi daerah resapan air, yaitu terdiri dari kondisi baik, normal alami, mulai kritis, agak kritits dan kritis. Kondisi kawasan resapan air dengan luasan terbesar yaitu seluas 40.14% dari luas wilayah daerah penelitian terdapat pada kondisi resapan mulai kritis. Kawasan ini tersebar di wilayah selatan Sub DAS Cikeruh yang merupakan persawahan dengan kemiringan yang datar. Kawasan potensi resapan air Sub DAS Cikeruh masih berfungsi baik dengan luasan 4 701.78 ha terdapat di wilayah utara Sub DAS Cikeruh yang merupakan kawasan hutan.
Pengaruh Perbandingan Tepung Terigu dengan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Penambahan Xanthan Gum Terhadap Mutu Donat Riska Amelia; Elisa Julianti; Mimi Nurminah
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.03.08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan tepung terigu dengan tepung ubi jalar ungu dan penambahan xanthan gum terhadap mutu donat, dan untuk mendapatkan formula donat dengan campuran tepung terigu dengan tepung ubi jalar ungu dan penambahan xanthan gum yang dapat diterima oleh konsumen. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor; pertama yaitu perbandingan tepung terigu dengan tepung ubi jalar ungu (P): P1= 100%:0%, P2= 90%:10%, P3= 80%:20%, P3=70%:30% dan P5= 60%:40%. Faktor kedua yaitu xanthan gum (G): G1= 0%, G2= 0.25%, G3= 0.5%. Perbandingan tepung terigu dengan tepung ubi jalar ungu memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein, volume pengembangan, indeks warna, organoleptik warna, organoleptik rasa, organoleptik tekstur, deformasi, hardness, gumminess, dan springiness. Penambahan xanthan gum memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, volume pengembangan, indeks warna, organoleptik warna, organoleptik aroma, organoleptik rasa, organoleptik tekstur, deformasi, hardness, gumminess, dan springiness. Komposisi donat terbaik adalah perlakuan perbandingan tepung terigu dengan tepung ubi jalar ungu 80%:20% dan penambahan xanthan gum 0.5% yang memiliki antosianin sebesar 238.5 mg/100g.
Skrining Kualitatif Fitokimia Senyawa Antibakteri pada Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidiium guajava L.) Debora Handarni; Selly Harnesa Putri; Tensiska Tensiska
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.02.08

Abstract

Jambu biji merupakan jenis tanaman yang memiliki banyak khasiat terutama pada bagian daunnya. Daun jambu biji dikenal memiliki kandungan senyawa yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah didalam daun jambu biji yang telah melewati proses ekstraksi maserasi mengandung senyawa antibakteri seperti saponin, tanin, dan flavonoid. Ekstraksi dilakukan selama 24 jam dan hasil maserasi dievaporasi menggunakan rotary evaporator untuk mendapatkan hasil ekstrak yang pekat. Rendemen ekstrak yang didapatkan dengan tiga kali pengulangan tanpa adanya pembeda adalah sebesar 4.57%, 4.52% dan 3.99%. Hasil pengujian fitokimia pada ekstrak daun jambu biji menunjukan bahwa ekstrak tersebut memiliki kandungan senyawa antibakteri yaitu saponin, tanin, dan flavonoid.
Desain Sistem Otomatisasi Pengendalian Suhu Rumah Kaca Berbasis Web Pada Budidaya Tanaman Tomat Endryaz Vergian Nusantara; Irfan Ardiansah; Nurpilihan Bafdal
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.01.05

Abstract

Pengendalian iklim mikro sangat penting dalam budidaya tanaman, karena kondisi yang tidak sesuai dapat mempengaruhi hasil panen. Variabel yang menjadi indikator dalam iklim mikro rumah kaca salah satunya adalah suhu. Suhu rumah kaca dapat dideteksi oleh sensor dan dikendalikan dengan cara mengeluarkan udara panas yang dengan exhaust fan. Penelitian ini bertujuan membuat sistem otomatisasi rumah kaca dengan kipas yang beroperasi secara otomatis untuk mengendalikan suhu dan dapat dipantau melalui website yang telah didesain sebelumnya. Pada tahap pertama, dilakukan perancangan sistem mekanis pengendali suhu berupa kipas, sensor suhu, sensor instensitas cahaya, mikrokomputer dan relay. Kemudian, tahap berikutnya adalah pembuatan website. Website dibangun dengan bahasa pemgrograman PHP dan HTML serta MySQL untuk database. Website diintegrasikan dengan alat yang berada di lapangan, sehingga pengontrolan sistem otomatisasi dapat dilakukan secara mobile. Hasil penelitian menunjukan bahwa kipas dapat menurunkan dan menahan suhu rumah kaca. Data iklim mikro dapat ditampilkan dan diakses melalui website serta suhu minimal kipas untuk beroperasi dapat diatur melalui website sesuai dengan kebutuhan tanaman. Faktor yang mempengaruhi suhu rumah kaca adalah UV index. Semakin tinggi UV index dapat menyebabkan suhu meningkat. Saat UV index mencapai angka 10, suhu didalam rumah kaca masih dapat diturunkan hingga ± 3 ℃, jika UV index >10, suhu tetap dapat diturunkan dalam angka yang lebih kecil.
Growth and Yield of Various Soy Varieties (Glycine max L. Merr.) on Drought Stress Rusmana, Rusmana; Ningsih, Eltis Panca; Justika, Amelia
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.03.04

Abstract

Soybeans become a source of plant protein and an essensial food ingredient in Indonesia. Extreme climate change causes weather changes; the impact is a long dry season which results in drought. Efforts to deal with drought stress are carried out using drought-tolerant soybean varieties that drop of production can be suppressed. The purpose of the study is to study growth responses for several different soybean varieties with drought-stricken conditions. The research was conducted from October 2019 to January 2020 at the Green House Agroecotechnology Laboratory of the Faculty of Agriculture, University of Sultan Ageng Tirtayasa, Banten. Factorial randomized block design method was then used which consists of two factors and three repetition. The first factor were that the Varieties consists of V1: Argo mulyo variety; V2: Deja 2 and V3 varieties: Dena varieties. The second factor was drought percentage comprising k1: 100% ATT (Groundwater Available); k2: 80% ATT, k3: 60% ATT and k4: 40% ATT. The results showed that differences in varieties and drought stress did not significantly affect the growth and yield of soybean crops. Argo Mulyo varieties are superior to drought stress compared to Deja 2 and Dena varieties from the weight of 100 seeds. No interaction of different soybeans varieties treatment and drought stress on all observation parameters.
Variasi Bentuk Penampang Saluran yang Sesuai untuk Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.) pada Hidroponik Sistem NFT Ansar, Ansar; Sukmawaty, Sukmawaty; Putra, Guyup Mahardian Dwi; Mawarni, Baiq Desy Eka
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.02.04

Abstract

Agricultural land is always reduced due to the transfer of functions that continue to occur at any time. The solution to overcome this problem is to apply hydroponic agricultural cultivation. The purpose of this study was to examine the effect of variations of cross-sectional shape that to suitable for the growth of red spinach (Amarantus tricolor L.) on the hydroponic NFT (Nutrient Film Technique) system. The research parameters observed were cross-sectional area, velocity and flowrate, plant height, and number of leaves. The research data were analyzed using analysis of variance at a significance level of 5%. The results showed that the cross section of the channel that was most suitable for the growth of red spinach plants was trapezium because it had the best plant growth results compared to the semicircular and rectangular cross section. The results of this study need to be disseminated so that farmers can apply the hydroponic method of the NFT system to produce red spinach that is suitable for consumption.
Estimasi Volume Limpasan dan Debit Puncak Sub DAS Cikeruh Menggunakan Metode SCS-CN (Soil Conservation Service-Curve Number) Andiles Kusnadi Sentosa; Chay Asdak; Edy Suryadi
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.01.10

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk dan pembangunan yang terus meningkat menjadi permasalahan yang serius, terutama di wilayah perkotaan yang menjadi pusat perekonomian, pemerintahan, perdagangan dan perindustrian. Perubahan tata guna lahan akibat pembangunan dapat menyebabkan sebuah wilayah mengalami banjir dan genangan yang terjadi pada musim hujan. Sub DAS Cikeruh merupakan Sub DAS bagian dari DAS Citarum hulu. Wilayah Sub DAS Cikeruh dikenal sering mengalami musibah banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume limpasan dan debit puncak Sub DAS Cikeruh. Analisis volume limpasan dan debit puncak menggunakan metode SCS-CN (Soil Conservation Service-Curve Number). Total volume limpasan permukaan (Q) Sub DAS Cikeruh pada kejadian hujan maksimum sebesar 102.8 mm tahun 2016 adalah 9 920 025 m3. Debit puncak (Qp) periode ulang 2 tahun sebesar 462.47 m3/s, periode ulang 5 tahun diperoleh sebesar 908.83 m3/s, periode ulang 10 tahun diperoleh sebesar 1 044.07 m3/s, periode ulang 25 tahun diperoleh sebesar 1216.63 m3/s, periode ulang 50 tahun diperoleh sebesar 1345,25 m3/s dan periode ulang 100 tahun diperoleh sebesar 1 472.96 m3/s. Hasil penelitian ini berguna untuk data awal sebagai penelitian lanjutan seperti pemodelan banjir dan pembuatan saluran pengendali banjir.
Aplikasi Smart Nutrition Box dalam Identifikasi Kehilangan Zat Gizi (Loss of Nutrition) pada Limbah Makanan Kantin Nabila Nur’aini; Dhea Rahma Widyadhana; Yusuf Gladiensyah Bihanda; Yuita Arum Sari; Jaya Mahar Maligan
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.03.09

Abstract

Kantin memiliki peran penting sebagai salah satu penyedia layanan konsumsi yaitu dengan menjual makanan yang dibutuhkan untuk pemenuhan zat gizi tersebut. Namun, perubahan budaya dan gaya hidup menimbulkan permasalahan baru terutama mengenai limbah makanan. Diperkirakan jumlah limbah makanan mencapai 1,3 Giga ton per tahun. Selain berdampak buruk bagi lingkungan, limbah makanan juga menandakan adanya sejumlah gizi yang terbuang dan tidak terkonsumsi oleh tubuh. Evaluasi gizi melalui sisa makanan menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mengetahui tingkat pelayanan gizi dan mengetahui jumlah gizi yang dikonsumsi masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi, beberapa metode tersebut akhirnya diadaptasi dan dikembangkan ke dalam sebuah alat yaitu Smart Nutrition Box. Alat ini berfungsi untuk menghitung jumlah limbah makanan dengan metode image segmentation. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aplikasi Smart Nutrition Box dalam mengidentifikasi kehilangan zat gizi pada limbah makanan kantin. Metode: Penelitian dilakukan melalui studi literatur yang berkaitan dengan aplikasi alat Smart Nutrition Box dan identifikasi kehilangan zat gizi. Jumlah sisa makanan dapat dihitung menggunakan Smart Nutrition Box. Adapun jumlah kehilangan zat gizi dilanjutkan dengan perhitungan menggunakan formulasi tertentu hingga didapatkan jumlah zat gizi yang hilang dari limbah makanan kantin. Aplikasi Smart Nutrition Box dalam mengestimasi jumlah limbah makanan kantin memiliki akurasi dengan nilai RMSE 2,37 dan identifikasi kehilangan zat gizi dapat dihitung dengan formulasi setelah data limbah makanan didapatkan.
Pengaruh Kombinasi Mulsa-Pupuk Terhadap Erosi Tanah pada Lahan Kentang dengan Aplikasi Bio-Arang dan Guludan Horizontal Krissandi Wijaya; Masrukhi Masrukhi; Purwoko Hari Kuncoro; Arief Sudarmaji; Susanto Budi Sulistyo; Akhmad Syariffianto
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2020.008.02.09

Abstract

Guludan horizontal (searah kontur) telah terbukti sangat efektif menurunkan laju erosi tanah pada lahan kentang, namun efektifitasnya dalam meningkatkan kualitas tanah maupun produktivitas tanaman yang optimal perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kombinasi mulsa dan pupuk terhadap erosi dan kehilangan nutrisi tanah pada lahan kentang dengan aplikasi bio-arang dan guludan horizontal. Sebanyak 6 demplot kentang (6 m x 3 m) dengan aplikasi bio-arang (5 ton/ha) dan guludan horizontal (5 lajur) disiapkan masing-masing untuk perlakuan mulsa plastik-pupuk organik (MPO), mulsa jerami-pupuk organik (MJO), tanpa mulsa-pupuk organik (TMO/kontrol), mulsa plastik-pupuk anorganik (MPK), mulsa jerami-pupuk anorganik (MJK), dan tanpa mulsa-pupuk anorganik (TMK/kontrol). Laju aliran permukaan (runoff) dan kehilangan tanah (soil loss) pada setiap demplot diukur pada setiap kejadian hujan dengan menggunakan kolektor sedimen, serta kadar N-total dan P-total-nya dianalisis di laboratorium masing-masing dengan menggunakan metode Kjeldahl dan Kolorimetri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPK mampu menahan laju runoff dan soil loss lebih baik daripada yang lain atau masing-masing 11.9-18.1% dan 41.8-48.1% lebih efektif dibanding kontrol. Lebih jauh, MPK dapat menekan kehilangan N-total dan P-total lebih signifikan daripada yang lain atau masing-masing 30.1-38.9% dan 31.9-44.8% lebih baik dibanding kontrol. Dengan demikian, MPK dipandang sebagai kombinasi yang sesuai untuk budidaya kentang dengan aplikasi bio-arang dan guludan horizontal.