cover
Contact Name
Zaqlul Iqbal, STP, M.Si
Contact Email
zaqluliqbal@ub.ac.id
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2656243X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jkptb
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem (JKPTB) (ISSN: 2656-243X) has published the state-of-art articles which focus on both fundamental studies and applied engineering including Power and Agricultural Machinery, Mechatronics and Agro-industrial Machinery, Food and Post-Harvest Technology and Soil and Water Engineering. By providing an update issue and current topic in agricultural technology field, JKPTB becomes the reference for many scientist and stakeholders who work on Agricultural Engineering
Articles 423 Documents
Quality Changes of Button Mushrooms (Agaricus bisporus) Under Different Storage Conditions Fadhallah, Esa Ghanim; Herdiana, Novita; Susilawati, Susilawati; Zulferiyenni, Zulferiyenni
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.04

Abstract

Button mushrooms (Agaricus bisporus) have become an attractive agricultural product due to their high nutritional value and use as food. However, since it has a low shelf life, further storage condition needs to be studied. This research investigated the quality changes of button mushrooms under different storage conditions. The mushrooms were stored both in cold and room temperature. The treatments used are different packaging materials such as Styrofoam, polyethylene, and edible coating, where the unpacked mushroom is used as control. Observed parameters are sensory, water content, and weight loss. Button mushrooms with edible coating at cold and room temperature storage were determined as the best treatment that resulted in the lowest decrease in weight loss and water content. Based on this study, the recommended storage condition for button mushrooms is using edible coating in cold temperatures.
Aplikasi Edible Coating Gel Lidah Buaya (Aloe vera L.) dengan Gliserol dan Tingkat Kematangan Terhadap Kualitas Cabai (Capsicum annum L.) Pasca Panen Hayati, Rita; Hasanuddin, Hasanuddin; Nasution, Ummi Khairiah
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.05

Abstract

Cabai (Capsicum annum L.) merupakan salah satu hasil produk pertanian yang mudah rusak dan mempunyai daya simpan singkat yang disebabkan oleh kerusakan mekanis, fisik, fisiologis dan pembusukan. Salah satu upaya untuk mempertahankan kualitas cabai yaitu edible coating dengan menambahkan lidah buaya karena memiliki kelebihan dapat memperbaiki penampilan, mengurangi tingkat kebusukan, memperbaiki flavor, tekstur, dan warna. Edible coating perlu ditambahkan plasticizer yang berfungsi untuk mengatasi sifat kerapuhan lapisan coating, salah satu plasticizer yang dapat digunakan yaitu gliserol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi edible coating gel lidah buaya dengan gliserol, tingkat kematangan, dan bagaimana kedua faktor tersebut saling berinteraksi terhadap kualitas cabai pascapanen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua variabel, yaitu variasi gel lidah buaya dengan gliserol dan tingkat kematangan. Pengamatan dilakukan selama dua puluh satu hari. Parameter yang diamati adalah susut bobot, kadar air, kadar vitamin C, pengukuran kejernihan warna, warna merah a, warna biru b, kadar capsaicin, uji organoleptik terhadap warna luar, tekstur, bau dan penerimaan umum. Terdapat interaksi antara edible coating gel lidah buaya dengan gliserol dan tingkat kematangan terhadap kualitas cabai pasca panen yang berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar vitamin C, warna L (kecerahan), warna a (merah), warna b (kuning), kadar capsaicin dan organoleptik pada aroma pada cabai. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan 445 ml gel lidah buaya dengan 55 ml gliserol dengan tingkat kematangan merah.
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Carboxymethyl Cellulose (CMC) Terhadap Edible Coating Berbasis Glukomanan Umbi Porang Pada Produk Bakso Sapi Herdiana, Novita; Suharyono, Suharyono; Utomo, Tanto Pratondo; Afifah, Nida Rafa
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.06

Abstract

Edible coating dapat dibuat dari polisakarida pati umbi porang yang mengandung glukomanan tinggi. Glukomanan mengandung polisakarida mannan yang memiliki kemampuan membentuk lapisan film, namun masih perlu dilakukan penambahan Carboxymethyl Cellulose (CMC) agar dapat membentuk lapisan film yang lebih kokoh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Carboxymethyl Cellulose (CMC) terhadap edible coating yang diaplikasikan pada produk bakso sapi.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu konsentrasi Carboxymethyl Celulose (CMC) 0, 1, 2, 3, 4, 5, dan 6%. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Data yang diperoleh diuji kesamaan ragamnya dengan uji Bartlett dan kenambahan data diuji dengan uji Tuckey. Data kemudian dianalisis sidik ragam dan seluruh data diolah lebih lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Pemilihan perlakuan terbaik menggunakan metode De Garmo berdasarkan hasil dari uji skoring, untuk selanjutnya di uji SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan terbaik adalah dengan penambahan konsentrasi CMC 2% pada edible coating mendapatkan nilai pH sebesar 7.47, nilai viskositas sebesar 109,466 cP dan nilai pH bakso, tekstur bakso dan pengujian sesori mengalami penurunan selama penyimpanan suhu ruang, namun lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya.
Uji Eksperimental Kualitas Garam Berbasis Variasi Putaran Dan Waktu Pengadukan Pada Mesin Pengolahan Garam Kapasitas 25 kg/jam Hasibuan, Musta'anul Husaini; Siregar, Tika Hafzara; Sutoyo, Edi; Sutisna, Setya Permana
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.08

Abstract

GAKI (Gangguan Akibat Kekurangan Iodium) merupakan masalah kesehatan serius yang menyebabkan kualitas hidup dan perkembangan individu. Uji Eksperimental terhadap kualitas kadar garam berbasis variasi putaran dan waktu pengadukan penting untuk membantu mencegah GAKI, dengan mempertahankan nilai baume dari air tua pencuci garam pada nilai 25-28. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas kadar garam yang dihasilkan oleh mesin pengolahan garam dengan variasi putaran (40, 80, dan 120 rpm) dan waktu pengadukan (10, 15, dan 20 menit) dengan kadar awal yang digunakan dalam penelitian sebesar 85.67%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi putaran dan lama pengadukan sangat berpengaruh terhadap kualitas kadar garam. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kecepatan putaran mesin 120 rpm dan lama pengadukan dibawah 10 Menit mendapatkan kenaikan kadar garam yang optimal sebesar 6.88% menjadi 91.55%.
Effects of Various Steam Explosions on the Efficiency, Yield, and Loss in a Hydraulic Press Extractor of Fruit Juice Oduntan, Oluwafemi Babatunde; Bankole, Bankole; Oluwatosin, Ruth; Bamgboye, Adeleke Isaac; Oduntan, Abosede Oluwakemi
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.02

Abstract

High post-harvest losses occur as a result of the fruits rapid decline in quality after harvest. Using a steam exploded simple juicer is one approach to make up for this loss. The aim of this study was to optimise the processing conditions of a manually operated hydraulic press for the extraction of fruit juice. To measure extraction yield, efficiency, and principle extraction loss, freshly selected fruits (orange, pineapple, and watermelon) were sliced to 20, 40, 60, and 80 mm, steam-conditioned for varying lengths of time (5, 10, and 15 minutes), and loaded onto the machine at various rates (50, 75, and 100%). The Response Surface Methodology (RSM) was employed to optimize the procedure. To ascertain the variations in extraction yields using reference extraction methods, a comparative study was also carried out. The impact of the investigated parameters on the extraction procedures were significant (p 0.05). The pineapple was sliced to 71.25 mm, steamed for 12.60 minutes, and loaded at a rate of 50.61% under the optimal conditions of the press, resulting in an extraction yield, machine efficiency, and extraction loss, which were 79.56, 67.48, and 11.96% respectively. When compared to reference extraction methods, the device yielded the highest fruit extraction yields. Thus, the press was an efficient, effective, and industrially appropriate extraction method that minimizes post-harvest losses.
Rancang Bangun Sistem Komunikasi Sensor Nirkabel Pada Perangkat Pertanian Menggunakan Lora Dengan Topologi Mesh Atthoyyib, Latief Hasyim; Irsyadi, Fakih; Baskoro, Hilmy Rahmansyah
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.04

Abstract

Penelitian ini merupakan penerapan sistem Wireless Sensor Network yang dipadukan dengan Internet of Thing (IoT). Sistem ini sangat memungkinkan untuk diaplikasikan pada perangkat pemantauan bidang pertanian seperti Light Insect Trap (LIT), dimana dalam pemasangannya dilakukan secara terdistribusi di area yang luas dan jauh dari jaringan internet lokal. Sistem ini menggunakan LoRa sebagai sistem komunikasi nirkabel antar perangkat dengan menerapkan topologi mesh untuk menghubungkan end node dan gateway. Pengujian sistem komunikasi perangkat meliputi pengujian performa komunikasi LoRa, pengujian topologi mesh pada perangkat, dan pengujian pengiriman data ke ThingSpeak melalui modul GSM SIM800L. Hasil pengujian meunjukkan bahwa penelitian ini berhasil mengusulkan sistem komunikasi nirkabel yang dapat digunakan untuk pemantauan parameter-parameter perangkat pertanian, termasuk LIT, yang dipasang tersebar di lahan yang luas dan jauh dari jaringan internet lokal. Beberapa perbaikan perlu untuk dilakukan untuk menjadikan sistem komunikasi yang diusulkan lebih handal.
Optimizing Weed Control: A Study on the Influence of Drone Sprayer Altitude in Herbicide Application Musrian, Teuku; Aninditya, Mas Wisnu; Nurcholis, Jati
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.01

Abstract

This research aims to determine the spraying distance of herbicides using a drone sprayer to achieve effective weed control. The use of herbicides is crucial to managing the competition for plant nutrients that threaten crop yields. The study analyzes the herbicide distribution patterns on plants sprayed using a drone with a flying speed of 3 m/s, utilizing a flat fan nozzle at different flying distances. During spraying activities, a compact weather station was employed to record environmental conditions, including air temperatures around 33.4-34.4 °C, relative humidity between 56.2-64.3%, wind speeds of 0.1-1 m/s, and wind direction from the southwest or south. There was no rainfall during the spraying sessions. The research results significantly contribute to the development of herbicide spraying technology using drones by carefully considering environmental conditions. Chlorophyll content was measured using the Soil-Plant Analysis Development (SPAD) chlorophyll meter and the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) through drone mapping. The drone sprayer at a 1-meter distance, covering an area of 600 m2, and using a 10 ml herbicide mixed with 10,000 ml water effectively reduced chlorophyll in weed plants. Multispectral data showed significant changes with a shift to red indicating non-vegetative areas after herbicide spraying. There was a decrease in average chlorophyll values measured at 2, 4, 6, 8, and 10 days post-spraying, with the lowest recorded on plots with a 1-meter spraying distance (average chlorophyll value of 19.62 SPAD). Therefore, the drone sprayer at a 1-meter distance proved effective in controlling weeds and reducing chlorophyll in non-target plants, making a crucial contribution to the development of herbicide spraying technology using drones and improving efficiency in agricultural management.
Pendugaan Umur Simpan Tepung Salak (Salacca zalacca) Menggunakan Metode Accelerated Shelf Life Test (ASLT) Pendekatan Kadar Air Kritis Swastika, Aprellianti Dwi; Juwitaningtyas, Titisari
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.05

Abstract

Tepung salak merupakan produk alternatif dalam meningkatkan nilai jual dan memberikan umur simpan yang lebih lama terhadap buah salak. Salah satu UMKM yang memproduksi tepung salak yaitu Sarisa Merapi, tetapi masalah yang dihadapi oleh UMKM tersebut yaitu berkaitan dengan umur simpan produk yang masih berdasarkan perkiraan dengan menyimpan produk pada kondisi normal sehari-hari sampai produk dianggap tidak layak konsumsi dan sudah mengalami kerusakan fisik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur simpan tepung salak dengan menggunakan metode Accelerated Shelf Life Test (ASLT) pendekatan kadar air kritis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor yaitu kelembaban relatif (RH). Pengkondisian RH menggunakan beberapa larutan garam jenuh yaitu MgCl2 (32%), Mg(NO3)2 (54%), NaCl (75%), KCl (84%) dan K2SO4 (97%). Setiap perlakuan dilakukan 3 kali pengulangan yang diawali dengan penentuan kadar air awal, kadar air kritis, kadar air kesetimbangan, slope kurva isotermis, dan penentuan umur simpan tepung salak yang dianalisis menggunakan persamaan Labuza. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air kritis tepung salak adalah 0.0784 g H2O/g padatan. Kurva isotermis sorpsi air (ISA) membentuk kurva sigmoid dengan persamaan yang diperoleh y= 0.1025x + 0.0051 dan R2= 0.9797. Hasil perhitungan pendugaan umur simpan tepung salak yang disimpan dalam kemasan polypropilen dengan ketebalan 0,08 mm pada RH 32, 54, 75, 84, dan 97% secara berturut-turut yaitu 325, 317, 311, 175, dan 114 hari.
Distribution of Levels of Suitability of Land Characteristics and Growing Degree Days (GDD) for Corn (Zea mays L.) in West Sumatra Yanti, Delvi; Sari, Elsa Novita; Safitri, Imelda; Rusnam, Rusnam
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.03

Abstract

The decline in corn production is influenced by several factors, one of which is the suitability of land characteristics. This research analyses land characteristics' suitability and GDD for West Sumatra Province corn crops. The suitability of land characteristics is studied by combining the suitability of land characteristics with the GDD value in the area. The suitability of land characteristics is determined by matching plant growth requirements and land characteristics. The parameters used to determine the suitability of land characteristics are land use, slope, soil pH, soil texture and rainfall. GDD suitability by matching the accumulated daily temperature data during one growing season to the optimal GDD value for corn plant growth. This research created 12 planting time scenarios, and the analysis was carried out based on Regency/city administrative areas in the West Sumatra region. The analysis results obtained a suitable land area based on land characteristics and GDD values, namely an area of 1,206,079.48 ha with a planting season of December-March. Areas in West Sumatra Province with great potential for corn crop development are Lima Puluh Kota Regency, Pasaman Regency, Sijunjung Regency, South Solok Regency, and Tanah Datar Regency.
Pengaruh Morfometri Daerah Aliran Sungai Air Dingin Dalam Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kota Padang Awalina, Rahmi; Naspendra, Zuldadan
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.06

Abstract

Banjir merupakan proses alami yang dapat menjadi bencana ketika dataran banjir dan daerah tangkapan air ditempati dan dibangun oleh manusia. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, pengelolaan sumber daya alam telah berubah dan menyebabkan risiko banjir. Kawasan hutan di bagian hulu yang beralih fungsi menjadi lahan pertanian dan pemukiman membuat fungsi daerah resapan air dalam merembes dan menampung air menjadi berkurang. Lahan gundul tanpa vegetasi menyebabkan risiko erosi dan meningkatkan potensi risiko kerusakan. Selain itu, kondisi ini meningkatkan kecepatan air dan menyebabkan gerusan tanah serta tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi mitigasi banjir yang efektif dalam konteks perubahan penggunaan lahan di daerah aliran sungai, khususnya akibat alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian dan pemukiman. Studi ini menganalisis mitigasi banjir di wilayah studi dengan menggunakan pendekatan morfometri. Penelitian melibatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk lembaga terkait, sektor swasta, dan masyarakat setempat, untuk meminimalisir risiko banjir. Hasil penelitian menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi antar pemangku kepentingan untuk mencegah banjir. Pengendalian banjir harus dilakukan secara komprehensif, melibatkan pendekatan multidisiplin yang mempertimbangkan aspek teknis, sosial, hukum, ekonomi, dan lingkungan. Pendekatan yang terpadu dan berkelanjutan diperlukan untuk mengelola banjir dengan baik dan efektif.