cover
Contact Name
Aditya Pandu Wicaksono, S.ST
Contact Email
adityapandu23@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpt@ub.ac.id
Editorial Address
Department of Agronomy, Faculty of Agriculture Universitas Brawijaya, Jl. Veteran Malang, Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Plantropica: Journal of Agricultural Science
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 25416677     DOI : http://dx.doi.org/10.21776/ub.jpt
Core Subject : Agriculture,
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science aims to provide a forum for international researchers on applied agricultural science to publish the original articles. The scope of PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science are crop science, agronomy, horticulture, plant breeding, agricultural environmental resources, agricultural climatology and plant physiology.
Articles 212 Documents
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) pada Berbagai Jenis dan Komposisi Media Tanam Substrat Nur Hasanah Anwar; Nur Azizah
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.005.1.5

Abstract

Tanaman jahe (Zingiber officinale) ialah jenis tanaman rimpang yang banyak dibudidayakan hampir diseluruh kawasan Indonesia. Salah satu jenis jahe yang banyak dibutuhkan dan mempunyai nilai ekonomis tinggi adalah jahe merah. Permasalahan tanaman jahe merah yaitu daya simpan rendah, rentan penyakit tular tanah, dan masa panen singkat. Permasalahan tersebut menyebabkan petani ragu untuk menanam tanaman jahe merah. Hanya 30% petani yang menanam tanaman jahe merah di Jawa Timur. Rendahnya daya simpan jahe merah menyebabkan ketersediaan jahe merah tidak lama. Salah satu upaya meningkatkan ketersediaan jahe merah ialah menerapkan sistem hidroponik substrat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan komposisi media substrat yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil jahe merah. Bahan yang digunakan yaitu rimpang tanaman jehe merah, arang sekam, cocopeat, kompos dan nutrisi AB mix. Dilaksanakan di Glass House Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya pada bulan Januari sampai Juli 2019. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa komposisi dan jenis media tanam memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jahe merah. Penggunaan media tanam cocopeat tunggal memberikan hasil yang lebih tinggi dibanding dengan media tunggal arang sekam dan tunggal katel. Media tanam cocopeat dapat digunakan secara tunggal, sedangkan media arang sekam dan katel sebaiknya dikombinasikan dengan dengan media lainnya.
Karakter Fenotip Tanaman Jagung (Zea mays L.) Lokal Varietas Pulut Sulawesi di Daerah Istimewa Yogyakarta Genesiska, Genesiska; Susanto, Budi; Mulyono, Mulyono
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.005.1.10

Abstract

Tanaman Jagung (Zea mays L.) varietas Pulut (waxy corn) merupakan salah satu jenis jagung lokal yang dikembangkan pada beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Rasa yang enak dan gurih disebabkan oleh gen resesif wx. Namun, tanaman jagung Pulut merupakan jagung lokal yang memiliki potensi hasil rendah, yaitu kurang dari 2 ton/ha, tongkol berukuran kecil dengan diameter 10-11 mm dan sangat peka penyakit bulai. Potensi pada tanaman jagung Pulut belum dimanfaatkan secara optimal. Informasi yang masih minim terkait jagung ini menyebabkan kesulitan dalam pengembangannya. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian awal agar mendapat informasi yang spesifik mengenai varietas jagung tersebut. Untuk memperoleh data tersebut dibutuhkan penelitian tentang identifikasi karakter fenotipe tanaman jagung Pulut Sulawesi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil identifikasi memberikan informasi mengenai karakter organ vegetatif jagung Pulut meliputi habitus, batang dan daun, dan organ generatif meliputi bunga, dan biji yang bervariasi.
Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pengaruhnya pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Novatriana, Christina; Hariyono, Didik
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.005.1.1

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia. Hasil produksi bawang merah tahun 2015 sebesar 1.229.184 ton dan meningkat menjadi 1.446.860 ton tahun 2016, akan tetapi tingkat konsumsi masyarakat Indonesia lebih tinggi dibandingkan produksi bawang merah. Tujuan penelitian yaitu untuk mempelajari aplikasi PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada April-Juni 2019 di Jalan Puncak Joyo Agung, Lowokwaru, Malang. Alat yang digunakan yaitu cangkul, pisau, timbangan analitik, jangka sorong, gelas ukur, kamera, dan alat tulis. Bahan yang digunakan yaitu benih bawang merah varietas Tajuk, PGPR, pupuk kompos, pupuk kandang ayam, pupuk NPK. Penelitian ini disusun dengan Rancangan Acak Kelompok sederhana dengan 9 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali yaitu; P0: tanpa aplikasi PGPR; P1: perendaman 30 menit dengan dosis 0 ml; P2: perendaman 60 menit dengan dosis 0 ml; P3: perendaman 0 menit dengan dosis 20 ml; P4: perendaman 30 menit dengan dosis 20 ml; P5: perendaman 60 menit dengan dosis 20 ml; P6: perendaman 0 menit dengan dosis 30 ml; P7: perendaman 30 menit dengan dosis 30 ml; P8: perendaman 60 menit dengan dosis 30 ml. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (Uji F). Apabila terdapat pengaruh di antara perlakuan maka dilakukan uji lanjutan dengan menggunakan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian perlakuan P7 mendapatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang tertinggi dan mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar, bobot kering, jumlah umbi, dan diameter umbi.
Evaluasi Daya Hasil 6 Genotipe Jagung Pulut (Zea mays L. var. ceratina Kulesh) pada Dua Lokasi di Jawa Timur Lesy Nerawati; Arifin Noor Sugiharto
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.005.2.10

Abstract

Salah satu jenis jagung yang memiliki potensi untuk dikembangkan yaitu jagung pulut, akan tetapi produktivitas dari jagung pulut masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan produksi jagung pulut melalui pemuliaan tanaman, Sebelum pelepasan varietas jagung hibrida perlu diketahui kemampuan adaptasi tanaman pada berbagai kondisi lingkungan dengan dilakukan uji daya hasil. Interaksi genotipe dan lingkungan menunjukkan perbedaan respon tanaman terhadap kondisi lingkungan yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-April 2020 di Desa Suru, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo dan Desa Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kali ulangan dan menggunakan beberapa genotipe uji yaitu JPM 01, JPM 02, JPM 03, JPM 04, JPM 05, JPM 06, serta varietas pembanding yaitu Kumala F1. Variabel pengamatan terdiri dari komponen hasil yaitu panjang penutupan kelobot, panjang tongkol, unfilling cob tip, diameter tongkol, jumlah baris biji, jumlah biji per baris, bobot tongkol segar dengan kelobot, bobot tongkol segar tanpa kelobot, bobot tongkol segar dengan kelobot per plot, bobot tongkol segar tanpa kelobot per plot, dan produktivitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi genotipe dan lingkungan terjadi pada variabel panjang tongkol, panjang penutupan kelobot, unfilling cob tip, jumlah kernel per baris, dan bobot tongkol segar tanpa kelobot. Genotipe yang unggul di Kabupaten Ponorogo ialah JPM 01, sedangkan di lokasi Lumajang ialah JPM 03, dan genotipe yang memiliki keunggulan di kedua lokasi ialah JPM 04.
Profil Mikromorfologi Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC) Mutan Akibat Iradiasi Sinar Gamma Cobalt-60 Nur Fitrianto; Siti Samiyarsih; Anisa Rohma; Nurtjahjo Dwi Sasongko
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.005.2.1

Abstract

Mutasi fisik menggunakan sinar Cobalt-60 merupakan salah satu cara yang dapat digunakan dalam pemuliaan tanaman. Karaktrisasi daun kecipir mutan merupakan bagian dari program pemuliaan tanaman untuk mengetahui keragaman genetik yang berpengaruh dalam peningkatan produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui struktur anatomi daun kecipir polong pendek yang teradiasi sinar Cobalt-60 dengan dosis 75Gy dan lama penyinaran 10 menit, dan mengetahui perbedaan karakter anatomi daun kecipir polong pendek pada tanaman tipe liar dan tanaman yang teradiasi sinar Cobalt-60 dengan dosis 75Gy dan lama penyinaran 10 menit. Metode penelitian menggunakan survey dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Sampel daun dibuat preparat mikroskopis dengan membuat preparat segar dan preparat awetan (metode parafin). Variabel yang diamati adalah karakter anatomi daun kecipir, dengan parameter tebal kutikula, tebal epidermis, tebal mesofil, tebal daun, rasio palisade, ukuran stomata (panjang dan lebar) dan jumlah stomata. Metode analisis yang digunakan adalah secara deskriptif untuk mengetahui perbedaan karakter anatomi daun pada tanaman tipe liar dan tanaman yang termutasi sinar Cobalt-60. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur anatomi daun kecipir terdiri dari tiga sistem jaringan, yaitu epidermis, mesofil, dan jaringan vaskuler. Iradiasi sinar Cobalt-60 dengan dosis 75x10 menyebabkan penurunan terhadap tebal epidermis, tebal mesofil, tebal daun dan jumlah stomata per mm2 luas daun. Daun kecipir yang teradiasi memiliki tebal epidermis atas 8,3 µm, epidermis bawah 4,5 µm; tebal mesofil 58; tebal daun 75,5 µm; jumlah stomata atas 4,5 per mm2 daun; stomata bawah 15,5 per mm2.
Uji Daya Hasil Calon Varietas Hibrida Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) pada Musim Hujan Arumitha Wahyu Dwinanti; Damanhuri Damanhuri
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.006.1.5

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) ialah salah satu komoditas hortikultura dengan nilai ekonomi tinggi. Konsumen menghendaki benih tomat varietas unggul. Keunggulan tanaman dapat diketahui dengan melihat potensi hasil melalui uji daya hasil. Hasil suatu tanaman dipengaruhi oleh genetis dan lingkungan. Faktor lingkungan seperti iklim akan berpengaruh bagi tanaman. maka perlu dilakukan penelitian terkait uji daya hasil tanaman tomat pada musim hujan untuk mengetahui genotipe calon varietas hibrida yang memiliki potensi daya hasil tinggi ketika ditanam di musim hujan. Penelitian dilaksanakan di Lahan PT BISI International, Tbk. yang berlokasi di Dusun Ngepeh, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, pada bulan Desember 2019 sampai Maret 2020. Bahan penelitian berupa 4 calon varietas hibrida tomat (TMS-16489KR, TMS-16492KR, TMS-16496KR, dan TMS-16497KR) dan 2 varietas pembanding (Corona-402 dan Servo). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe TMS-16489KR memiliki produktivitas, panjang buah, bobot per buah dan tebal daging yang lebih baik daripada dua varietas pembanding. Varietas tersebut juga memiliki sifat agak tahan terhadap layu bakteri sehingga dapat diusulkan menjadi varietas unggul.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Krisan Pot (Chrysanthemum sp.) pada Beberapa Jumlah Stek Bagus Fatkul Hamsyah; Sitawati Sitawati
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.005.2.6

Abstract

Krisan (Chrysanthemum sp.) ialah jenis tanaman hias yang potensial untuk dikembangkan dan banyak diminati masyarakat. Saat ini, krisan tidak hanya diproduksi sebagai bunga potong melainkan juga dikembangkan sebagai tanaman hias pot. Tingginya permintaan krisan pot berbanding lurus dengan jumlah stek yang digunakan. Permasalahan yang terjadi yaitu kurangnya jumlah stek yang digunakan dalam memenuhi kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah stek yang optimum terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman krisan pot. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2019 hingga Maret 2020 di dalam Green House PT. Condido Agro Pasuruan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kali ulangan sehingga terdapat 24 unit percobaan, yaitu : 1 stek (P1), 2 stek (P2), 3 stek (P3), 4 stek (P4), 5 stek (P5) dan 6 stek (P6). Hasil penelitian menunjukkan pengurangan jumlah stek per pot meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, waktu pertama muncul bunga, umur coloring, diameter bunga, tinggi tanaman dengan pot, dan vase life. Akan tetapi, menurunkan diameter tajuk dan jumlah bunga per pot. Pengurangan jumlah stek mampu menghemat bibit hingga 50 % dengan kualitas (tinggi tanaman, diameter tajuk, jumlah bunga per pot dan vase life) yang sama dengan penggunaan 6 stek per pot.
Efek Populasi terhadap Pertumbuhan dan Hasil serta Umur Pencapaian Fase Perkembangan Tiga Varietas Jagung Manis (Zea mays var. Saccharata) di Dataran Menengah Tarisa Rinanti; Ninuk Herlina; Azis Rifianto
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.006.1.1

Abstract

Jagung manis (Zea mays var. Saccharata) adalah komoditas hortikultura yang populer di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, dan telah diusahakan dalam berbagai bentuk olahan (dikalengkan, dibekukan, dikeringkan, atau dibuat krim dan susu jagung manis). saat ini produksi jagung manis tidak sanggup memenuhi kebutuhan pasar yang selalu mengalami peningkatan. Hal tersebut bisa disebabkan oleh teknik budidaya yang tidak benar menyebabkan tanaman tidak tumbuh dengan baik pada fasenya. Produktivitas jagung manis dipengaruhi oleh lingkungan mikro seperti suhu udara, tanah, kelembaban dan lain-lain. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh populasi dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil serta pencapaian fase tanaman jagung manis di dataran menengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2020 di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang (525 mdpl). Percobaan dilakukan dilapang menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan subplot yaitu varietas dan populasi tanaman sebagai mainplot. Varietas terdiri dari 3 taraf yaitu Glory, Jaguar, Prima. Faktor populasi tanaman terdiri 70.000, 80.000 dan 90.000 tan ha-1. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa semakin lama pencapaian fase perkembangan tanaman jagung manis yang disebabkan oleh peningkatan populasi maka semakin tinggi nilai thermal unit. Pada varietas Glory, populasi yang menghasilkan produksi tinggi adalah 70.000 tan.ha-1 dan 80.000 tan.ha-1 dengan produksi masing-masing 21,34 dan 21,81 ton ha-1. pada varietas Jaguar dan Prima, populasi yang menghasilkan produksi tinggi adalah 70.000 tan.ha-1 dengan produksi 21,82 dan 22,32 ton ha-1.
Pengaruh Jenis Tanah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Varietas Pulut Sulawesi Genesiska Genesiska; Mulyono Mulyono; Azwin Intan Yufantari
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.005.2.2

Abstract

Tanaman Jagung (Zea mays L.) Varietas Pulut merupakan varietas jagung lokal dengan potensi hasil rendah, yaitu kurang dari 2 ton ha-1. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh jenis tanah dan menentukan jenis tanah yang paling sesuai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) Varietas Pulut. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal dan terdiri dari 4 perlakuan yaitu tanaman jagung varietas pulut yang ditanam pada tanah Regosol bukit-pasir, tanah Grumusol, tanah Latosol, dan tanah Mediteran. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar akar, bobot kering akar, luas daun, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan tanaman, bobot tongkol dengan klobot, bobot tongkol tanpa klobot, diameter tongkol, panjang tongkol, jumlah baris biji, bobot 1000 biji, potensi hasil tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jenis tanah memberikan potensi hasil pada perlakuan tanah Regosol bukit-pasir sebesar 2,6 ton ha-1, tanah Latosol sebesar 2,46 ton ha-1, tanah Grumusol sebesar 2,05 ton ha-1, dan tanah Mediteran sebesar 2,04 ton ha-1. Berbagai jenis tanah cenderung memberikan hasil yang relatif sama, sehingga berbagai jenis tanah dikatakan sesuai dalam pertumbuhan dan hasil tanaman jagung varietas pulut.
Upaya Pencapaian Standar Snapdragon (Antirrhinum majus) Sebagai Tanaman Hias Pot Melalui Perlakuan Pinching dan Konsentrasi Paclobutrazol Dian Veronika Somalinggi; Sitawati Sitawati; Euis Elih Nurlaelih
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2020.006.1.6

Abstract

Pinching dan paclobutrazol adalah upaya yang dilakukan untuk menghasilkan tanaman Snapdragon yang ideal sebagai tanaman hias pot khususnya dari segi kualitas yaitu tinggi tanaman dan jumlah bunga.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pinching dan konsentrasi paclobutrazol terhadap kualitas Snapdragon. Kualitas yang diharapkan adalah tinggi tanaman yang proporsional yaitu 1¾ dari tinggi pot berukuran 12 cm serta jumlah bunga yang lebih dari satu per tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di greenhouse PT. Condido Agro, Kecamatan Tutur, Pasuruan, Jawa Timur pada Bulan Februari 2020 hingga Mei 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 4 kali ulangan, faktor pertama terdiri dari 2 taraf dan faktor kedua terdiri dari 4 taraf.  Data yang diperoleh dianalisa dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara perlakuan pinching dan konsentrasi paclobutrazol sebesar 50 ppm hingga 150 ppm mampu menurunkan tinggi tanaman hingga 64,8%, serta meningkatkan jumlah bunga per tanaman hingga 74,06%, namun dapat menunda waktu pembungaan selama 10 hingga 22 hari.

Page 10 of 22 | Total Record : 212