cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Natural Science: Journal of Science and Technology
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 25411969     EISSN : 23380950     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Natural Science online diterbitkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universtas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)" : 14 Documents clear
PEMBUATAN DAN PENGUJIAN SIFAT MEKANIK PLASTIK BIODEGRADABLE BERBASIS TEPUNG BIJI DURIAN Arini, Dewi; Ulum, M.Syahrul; Kasman, Kasman
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.195 KB)

Abstract

Pembuatan dan pengujian sifat mekanik plastik biodegradable berbasis tepung biji durian telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik plastik biodegradable yang meliputi uji kuat tarik, elongasi, dan modulus Young. Pengujian sifat mekanik kuat tarik dilakukan menggunakan alat Stress Analyzer 1000, dengan bentuk spesimen uji tarik yang merujuk pada standar ASTM-D638. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai kuat tarik rata-rata 0,1158 MPa, elongasi 2,1875%, dan modulus Young 4,1515 MPa. Dibandingkan dengan golongan moderate properties plastik biodegradable, nilai tersebut masih jauh dari standar. Hal ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam pembuatan plastik biodegradable pada penelitian ini masih perlu dioptimalkan.
UJI DAYA HAMBAT DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK DAUN MACARANGA TANARIUS (L.) MULL. ARG SEBAGAI ANTIBAKTERI SALMONELLA TYPHI Musdalifah, Musdalifah; Khumaidi, Akhmad; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.716 KB)

Abstract

Penelitian uji daya hambat dan skrining fitokimia ekstrak daun Macaranga tanarius (L.) M.A sebagai antibakteri Salmonella typhi telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan morfologi tumbuhan, mengetahui aktifitas antibakteri, serta kandungan kimia ekstrak daun M.  tanarius (L.) M.A. Penelitian in menggunakan metode deskriptif, analisis skrining fitokimia,dan eksperimental dalam uji daya hambat ekstrak yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan meliputi pemberian konsentrasi ekstrak daun 10%, 20%, 40% dan 60%, serta kontrol positif (kloramfenikol 1%) dan kontrol negatif (Na-CMC 1%). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak  tumbuhan M. tanarius (L.) M.A pada konsentrasi 60% menghasilkan zona hambat yang paling besar yaitu 20 mm, lebih tinggi dibandingkan konsentrasi lainnya, namun masih lebih kecil dibandingkan kontrol positif. Hasil skrining fitokimia menunjukan adanya senyawa alkaloid, tanin dan saponin pada tumbuhan Macaranga tanarius (L.) M.A
PENERAPAN AUTOREGRESSIVE DISTRIBUTED LAG (ARDL) DALAM MEMODELKAN PENGARUH INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) KELOMPOK BAHAN MAKANAN DAN KELOMPOK MAKANAN JADI TERHADAP INFLASI DI KOTA PALU Tulak, Dewi Yuliastuti; Junaidi, Junaidi; Utami, Iut Tri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.546 KB)

Abstract

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus berkaitan dengan mekanisme pasar. Inflasi merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur stabilitas harga suatu barang di pasar. Indikator ini akan berdampak terhadap dinamika pertumbuhan ekonomi. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis pengaruh indeks harga konsumen bahan makanan dan makanan jadi terhadap laju inflasi di kota Palu. Model yang digunakan adalah model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) yaitu suatu model regresi dengan memasukkan nilai variabel yang menjelaskan nilai masa kini atau nilai masa lalu dari variable bebas sebagai salah satu variabel penjelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat kointegrasi antar variabel dan model yang didapatkan yang menunjukkan bahwa harga bahan makanan berpengaruh terhadap inflasi di Kota Palu.
PURIFIKASI DAN KARAKTERISASI SILIKA (SIO2) BERBASIS PASIR KUARSA DARI DESA PASIR PUTIH KECAMATAN PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO Ukhtiyani, Indah; Darwis, Darmawati; Iqbal, Iqbal
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.949 KB)

Abstract

Purifikasi dan karakterisasi silika berbasis pasir kuarsa dari Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso telah dilakukan pada penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemurnian silika (SiO2) menggunakan metode purifikasi dengan mencampur sampel dalam larutan HCl 2 M kemudian dititrasi dengan aquades hingga PH 7 (netral). Sampel dikarakterisasi dengan menggunakan XRF dan XRD. Kandungan senyawa silika (SiO2) berdasarkan hasil analisis XRF sebelum pemurnian yaitu 99,51% dan setelah pemurnian diperoleh 99,89%. Hasil analisis XRD diperoleh bidang difraksi yaitu 3,26  dan sudut difraksi 27,31o. Pencocokan hasil analisis XRD dengan Software Search Match diperoleh konstanta kisi yaitu a = b = 4,8915 dan c = 5,3885 , bidang difraksi 3,33 , sudut difraksi 27,29o, orientasi bidang [011] dan grup ruang P 32 21 (154). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa sampel teridentifikasi berbentuk fasa kuarsa dengan struktur Kristal trigonal (heksagonal axes).
KARAKTERISTIK SARANG TARSIUS WALLACEI DI LEBANU, SIGI, SULAWESI TENGAH Alferi, Alferi; fahri, fahri; annawaty, annawaty
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.962 KB)

Abstract

Tarsius wallacei Merker et al., 2010 adalah primata endemik Sulawesi yang penyebarannya terbatas di Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sarang T. wallacei di habitat alaminya di Lebanu, Sigi, Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan metode observasi dengan variable utama berupa jenis pohon sarang, bentuk sarang, lingkaran pohon dan serta suhu dan kelembaban sarang, sedangkan variabel penunjang berupa vegetasi di sekitar sarang. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa sarang T. wallacei di Desa Lebanu adalah pohon Ficus spp dengan karakter pohon berongga, relatif gelap dan memiliki akar gantung yang banyak. Ketinggian sarang dari permukaan tanah bervariasi  antara 4 m sampai 7 m. Suhu sarang tarsius pada pagi hari berkisar antara 23,120C-24,120C dan pada malam hari berkisar antara 24,960C?25,160C sedangkan kelembaban berkisar antara 86%-90,2% pada pagi hari dan 80,8%-81% pada malam hari. Jenis tumbuhan di sekitar sarang tarsius di dominasi oleh Leea indica dari Famili Vitaceae.
POLA PENYEBARAN BURUNG DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM WERA, SIGI, SULAWESI TENGAH, INDONESIA Sultika, Sultika; Annawaty, Annawaty; Pitopang, Ramadhanil; Ihsan, Mohammad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.598 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ?Pola Penyebaran Burung di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Wera Kecamatan Dolo Barat, Kab. Sigi. Sulawesi Tengah? Metode yang di gunakan yaitu metode Indeks Point of Abundance (IPA) dimana pengamat menempatkan diri pada suatu titik tertentu yang telah dipilih secara acak sesuai dengan kondisi habitat yang rapat sampai dengan 200 m pada habitat terbuka. Pengamatan dilakukan pada bulan Maret 2016. Dari hasil pengamatan terdapat 12 jenis burung yaitu Walet Polos (Colacalia vanikorensis), Walet Sapi (Colacalia esculenta), Burung Madu Sriganti (Nectarinia jugularis), Burung Madu Hitam (Nectarinia Aspasia), Cekakak Sungai (Halcyon chloris), Delimukan Zamrud (Chalcophaps indica), Elang Bondol (Haliastur Indus), Cucak Kutilang (Pynonotus aurigaster), Blibong Pendeta (Streptocitta albicollis), Srigunting Jambul Rambut (Dicrurus hottenttotus), Kacamata Laut (Zopterops chloris), Kadalan Sulawesi (Phaenicophaeus calyorhync), dan 2 jenis diantaranya merupakan burung endemik Sulawesi yaitu Blibong Pendeta (Streptocitta albicollis) dan Kadalan Sulawesi (Phaenicophaeus calyorhynchus). Dari dua belas jenis burung ini, delapan jenis memiliki pola penyebaran mengelompok dan empat jenis lainnya tidak teranalisis.
NVENTARISASI JENIS-JENIS NYAMUK DI DESA ALINDAU, DONGGALA, SULAWESI TENGAH Sabir, Moh.; Annawaty, Annawaty; Fahri, Fahri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.713 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis nyamuk yang terdapat di Desa Alindau Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Koleksi sampel dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2015menggunakan metode landing collection technique. Lokasi sampling dibagi menjadi 4 habitat yang berbeda yaitu sawah, kebun, pantai dan pemukiman yang berada di Desa Alindau.Berdasarkan koleksi spesimen nyamuk sebanyak 232 individu, diperoleh 11 jenis yang tergolong kedalam 4 genus yaitu Aedes, Anopheles, Armigeres, dan Culex. Genus Aedesyang ditemukan terdiri dari 2 spesies yaitu Ae.albopictusdanAe.vexans sedangkangenus Anopheles sebanyak 3 spesies yaitu Anopheles indefinitus, An. peditaeniatus, dan An. vagus. Genus Armigeres ditemukan sebanyak 2 spesies yaitu Ar. kuchingensis dan Ar. subalbatus dan genus yang anggotanya paling banyak ditemukan adalah genus Culex sebanyak 4 jenis yaitu Cx. gellidus, Cx. hutchinsoni, Cx. qunquefasciatus dan Cx. vishnui.
KELIMPAHAN MIKROORGANISME TANAH PADA SISTEM PERKEBUNAN KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)SEMI INTENSIF DAN NON INTENSIF Yunus, Fahrunnisa; Lambui, Orryani; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.181 KB)

Abstract

Mikroorganisme di dalam tanah berperan sebagai penyedia unsur hara bagi keberlangsungan hidup tumbuhan. Jumlah mikroorganisme tanah yang melimpah menggambarkan tingkat kesuburan tanah dan sifat tanah secara biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah mikroorganisme tanah pada kedua sistem perkebunan kakao ?semi intensif? dan ?non intensif?, sekaligus munduga jumlah mikroba tanah berdasarkan genom total mikroorganisme tanah. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus 2016 sampai dengan Maret 2017. Pengambilan sampel tanah dilakukan di perkebunan kakao rakyat di Desa Sidondo III, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Dalam penelitian ini dilakukan dua metode yakni perhitungan jumlah mikroorganisme tanah berdasarkan total plate count dan isolasi genom mikroorganisme tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah mikroorganisme  pada sampel tanah dari lahan perkebunan kakao semi intensif lebih tinggi dibandingkan pada lahan perkebunan kakao non intensif. Selain itu kedua metode yang digunakan juga menunjukan hasil yang signifikan pada perhitungan jumlah mikroorganisme tanah.
LAPORAN PERTAMA UDANG AIR TAWAR MACROBRACHIUM SCABRICULUM (HELLER, 1862) DARI BATUSUYA, DONGGALA, SULAWESI, INDONESIA Dwiyanto, Diky; Fahri, Fahri; Annawaty, Annawaty
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.885 KB)

Abstract

Udang air tawar spesies Macrobrachium scabriculum (Heller, 1862) untuk pertama kalinya dilaporkan dari Sulawesi, Indonesia. Spesies ini dideskripsi pertama kali berdasarkan spesimen yang ditemukan di Sri Lanka. Penyebarannya di Indonesia, sebelumnya dilaporkan dari Sumatera dan Kalimantan. Dalam artikel ini, deskripsi dan ilustrasi M. scabriculum didasarkan pada spesimen yang dikoleksi pada Mei 2016 dan November 2017 di Sungai Batusuya, Donggala, Sulawesi Tengah. Dalam laporan ini juga disajikan sistematika, karakter morfologi, habitat dan distribusi dari udang jenis ini.
IDENTIFIKASI LAPISAN LAPUK BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN SEISMIK REFRAKSI DI DESA LENGKEKA KECAMATAN LORE BARAT KABUPATEN POSO Artono, Vicho Yugho; Efendi, Rustan; Sandra, Sandra
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.64 KB)

Abstract

Penelitian tentang identifikasi lapisan lapuk bawah permukaan menggunakan seismik refraksi telah dilakukan di Desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat Kabupaten Poso. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon kecepatan gelombang seismik refraksi pada lapisan bawah permukaan dan ketebalan lapisan lapuk dengan menggunakan metode waktu tunda yang merupakan bagian dari metode seismik refraksi. Penelitian ini dilakukan pada 4 lintasan yang berbeda dengan menggunakan 24 buah geophone pada setiap lintasan. Pada lintasan 1,2,3 dan 4 diperoleh kecepatan rata-rata perambatan gelombang secara berturut-turut 1.177 - 2.388 m/s, 690 - 890 m/s, 1.550 - 2.220 m/s dan 1.396 - 2.075 m/s. Penentuan struktur batuan diklasifikasikan dengan kecepatan gelombang P pada berbagai batuan sedimen serta melihat kondisi geologi wilayah penelitian. Struktur lapisan bawah permukaanpada setiap lintasan memiliki 3 batuan penyusun, dimana lapisan pada bawah permukaannya didominasi oleh batuan alluvium, pasir tersaturasi, tanah liat, lapuk berlapis atau sedimen yang tidak terkonsolidasi, dan kerikil tersaturasi. Berdasarkan jenis lapisan batuan tersebut,  maka daerah ini diduga mengalami pelapukan pada bawah permukannya.

Page 1 of 2 | Total Record : 14