cover
Contact Name
Fadhila Inas Pratiwi
Contact Email
fadhila.inas@fisip.unair.ac.id
Phone
+6285333282505
Journal Mail Official
jhi@journal.unair.ac.id
Editorial Address
Jurnal Hubungan Internasional, Cakra Studi Global Strategis, Ruang A203 Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kampus B Universitas Airlangga, Jl. Dharmawangsa Dalam Selatan, Surabaya 60286.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Hubungan Internasional
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 14119382     EISSN : 27151565     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Hubungan Internasional is a scientific journal published twice a year, every June and December. JHI invite discussions, reviews, and analysis of contemporary against four main themes: international peace and security; international political economy; international businesses and organization; as well as globalization and strategy. JHI published by Cakra Studi Global Strategis (CSGS), center of studies that examine the issues of international relations and this center of studies was under control by Airlangga University International Relations Department.
Arjuna Subject : -
Articles 202 Documents
Peran LSM Internasional dalam Rekonstruksi Sosial Anak Penyintas Konflik: Studi Kasus Children of Heroes dalam Konteks Konflik Rusia-Ukraina (2021-2025) Charisya; Hajjisa, Aninda Nuraygy; Firawati, Titik
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jhi.v18i2.82383

Abstract

Konflik Rusia-Ukraina (2021-2025) memberikan dampak kemanusiaan yang serius bagi anak-anak sebagai salah satu kelompok rentan dalam konflik. Merespons situasi ini, bantuan darurat dan rekonstruksi sosial menjadi langkah penting untuk mencegah implikasi berkepanjangan seperti kerusakan psikososial dan trauma antargenerasi. Tulisan ini mengkaji peran Children of Heroes sebagai LSM internasional dalam menjalankan programnya yang berorientasi pada Mental Health and Psychosocial Support (MHPSS) sebagai bagian dari rekonstruksi sosial bagi anak-anak penyintas konflik. Tulisan ini menjawab program-program MHPSS yang dijalankan oleh Children of Heroes berkontribusi terhadap pemulihan kesehatan mental anak-anak penyintas konflik di Ukraina dalam periode 2022-2025. Metode yang digunakan adalah desain studi kasus kualitatif, dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan resmi dan asesmen dampak yang diterbitkan salah satunya dari Children of Heroes dan United Nations Children’s Fund (UNICEF). Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis tematik melalui triangulasi data untuk menjamin keandalan dan validitas. Hasil penelitian kemudian menunjukkan bahwa intervensi Children of Heroes yang berorientasi MHPSS seperti konseling individu, terapi kelompok, dan kamp rehabilitasi menghasilkan penurunan tekanan psikologis, peningkatan fungsi keluarga, hubungan sosial menguat, serta keberlanjutan pendidikan. Dampak intervensi meluas dari pemulihan individu menuju rekonstruksi hubungan sosial dan ketahanan komunitas. Kesimpulan tulisan ini adalah LSM internasional dalam konteks konflik Rusia-Ukraina tahun 2021 hingga 2025 berperan penting dalam pemulihan jangka panjang. Kata Kunci: Anak-anak penyintas konflik; Bina damai; Hubungan internasional; Mental health and psychosocial support (MHPSS); Rekonstruksi sosial.
Analysis of the Emergence Black Lives Matter in United States: Critical Theory Analysis Khaila Meisya Permana, Khaila Meisya Permana; Badrus Sholeh
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jhi.v18i2.82620

Abstract

This study discusses how critical theory analyzes the birth of the Black Lives Matter social movement by black people in the United States. This movement stems from the long-standing anger and disappointment of black people in the United States. The peak of this racial discrimination occurred in the enforcement of law in 2013, where the perpetrator (white) was acquitted after killing two black people. Based on this incident, the BLM movement was born as a response to violence and legal inequality against black people. The Black Lives Matter movement in critical theory can be understood as the result of a normative agenda to fight for the rights of those oppressed by a hegemonic power. This study aims to provide a new perspective in analyzing the birth of social movements. Through critical theory with a qualitative approach, this study highlights the role of critical theory by focusing on how systems can create discrimination against a race and normative agendas in explaining the emergence of collective social movements. The results of this study show that discrimination against black people in the United States is not only caused by racial differences but also the result of the manifestation of a discriminatory international system. The existence of the BLM is an effort by society to break free from this discriminatory system. Keywords: Racial discrimination, critical theory, social movements, United State, Black Lives Matter.