cover
Contact Name
Samsul Kamal
Contact Email
samsulkamal@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285361389144
Journal Mail Official
jbiotik@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi Gedung B Lantai 1 Fakultas arbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry, Jl. Syeh Abdul Rauf Kopelma Darussalam, Kode pos 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan
ISSN : 23379812     EISSN : 25491768     DOI : http://dx.doi.org/10.22373/biotik
Core Subject : Science, Education,
BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan publishes scientific articles in the field of biology education and technology. Furthermore, this journal bridges the gap between research and practice, providing information, ideas and insights, in addition to critical examinations of biology research and teaching. Through the coverage of policy and curriculum developments, the latest results of research into the teaching, learning and assessment of biology are brought to the fore. This journal is published by the Department of Biology Education in cooperation with the Center for Research and Community Service (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Articles 311 Documents
PERSEPSI SISWA TERHADAP KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA PROGRAM PLP II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI PSDKU UNIVERSITAS SYIAH KUALA GAYO LUES DI SMP NEGERI 1 BLANGJERANGO Fajar Okta Widarta
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap keterampilan dasar mengajar mahasiswa Program PLP II Program Studi Pendidikan Biologi PSDKU Universitas Syiah Kuala Gayo Lues. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah  siswa kelas VIII dan IX SMP Negeri 1 Blangjerango tahun akademik 2019/2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan teknik persentase dengan bantuan Microsoft Excell. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap (1) keterampilan bertanya mahasiswa, kategori “sangat baik” nilai persentase 86,18%; (2) keterampilan memberi penguatan, kategori “baik” nilai persentase 75,32%; (3) keterampilan variasi stimulus, kategori “sangat baik” nilai persentase 85,61%; (4) keterampilan membuka dan menutup pelajaran, kategori “sangat baik” nilai persentase 80,90%; dan (5) keterampilan mengelola kelas, kategori “sangat baik” nilai persentase 82,81%. Dapat disimpulkan bahwa keterampilan dasar mengajar mahasiswa Program PLP II Program Studi Pendidikan Biologi PSDKU Universitas Syiah Kuala Gayo Lues adalah “sangat baik” (persentase 82,16%).
PERSEPSI SISWA TERHADAP KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA PROGRAM PLP II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI PSDKU UNIVERSITAS SYIAH KUALA GAYO LUES DI SMP NEGERI 1 BLANGJERANGO Widarta, Fajar Okta
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap keterampilan dasar mengajar mahasiswa Program PLP II Program Studi Pendidikan Biologi PSDKU Universitas Syiah Kuala Gayo Lues. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah  siswa kelas VIII dan IX SMP Negeri 1 Blangjerango tahun akademik 2019/2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan teknik persentase dengan bantuan Microsoft Excell. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap (1) keterampilan bertanya mahasiswa, kategori “sangat baik” nilai persentase 86,18%; (2) keterampilan memberi penguatan, kategori “baik” nilai persentase 75,32%; (3) keterampilan variasi stimulus, kategori “sangat baik” nilai persentase 85,61%; (4) keterampilan membuka dan menutup pelajaran, kategori “sangat baik” nilai persentase 80,90%; dan (5) keterampilan mengelola kelas, kategori “sangat baik” nilai persentase 82,81%. Dapat disimpulkan bahwa keterampilan dasar mengajar mahasiswa Program PLP II Program Studi Pendidikan Biologi PSDKU Universitas Syiah Kuala Gayo Lues adalah “sangat baik” (persentase 82,16%).
Analisis Sistem Penilaian Hots (Higher Order Thinking Skills) Dalam Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Deni Nasir Ahmad
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6600

Abstract

Tujuan penelitian adalah peneliti ingin memperoleh informasi mengenai kemampuan yang dimiliki peserta didik selama menjalankan proses pembelajaran dan belajar mereka yakni berupa kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif dengan pengambilan data dengan survei hasil belajar dan observasi. Sebelum dilakukan penelitian masing-masing kelas sudah diberikan materi pembelajaran tinggal peneliti menguji hasil belajarnya. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik pada kelas X tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 40 Peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Depok. Hasil dalam penelitian : a. banyaknya peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis melebihi rata-rata skor yakni sebesar 71. b. banyaknya peserta didik memiliki kemampuan berpikir kreatif melebihi rata-rata skor yakni sebesar 68,5. Dapat disimpulkan bahwa penilaian dengan berpikir tingkat tinggi atau Hots (Higher Order Thinking Skills) mampu memberikan perubahan dalam memberikan informasi berupa perubahan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif.   
Analisis Sistem Penilaian Hots (Higher Order Thinking Skills) Dalam Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Ahmad, Deni Nasir
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6600

Abstract

Tujuan penelitian adalah peneliti ingin memperoleh informasi mengenai kemampuan yang dimiliki peserta didik selama menjalankan proses pembelajaran dan belajar mereka yakni berupa kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif dengan pengambilan data dengan survei hasil belajar dan observasi. Sebelum dilakukan penelitian masing-masing kelas sudah diberikan materi pembelajaran tinggal peneliti menguji hasil belajarnya. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik pada kelas X tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 40 Peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Depok. Hasil dalam penelitian : a. banyaknya peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis melebihi rata-rata skor yakni sebesar 71. b. banyaknya peserta didik memiliki kemampuan berpikir kreatif melebihi rata-rata skor yakni sebesar 68,5. Dapat disimpulkan bahwa penilaian dengan berpikir tingkat tinggi atau Hots (Higher Order Thinking Skills) mampu memberikan perubahan dalam memberikan informasi berupa perubahan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif.   
Etnobotani Bambu di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Hendra Ervany; Djufri Djufri; Abdullah Abdullah
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.5836

Abstract

A study on Bamboo Ethnobotany has been conducted at Darul Imarah, Aceh Besar on June 10, 2010 to June 20, 2010. The aims of this study are to determine the types of bamboo and its utilization at Darul Imarah, Aceh Besar. The method used is observation. The data analyzed in this study were descriptive and displayed in figures and tables form. The parameters observed were the types of bamboo plants and its utilization by the people of Darul Imarah, Aceh Besar. The results showed that there were 6 types of bamboo at Darul Imarah, Aceh Besar, namely Bambusa arundinacea and Dendrocalamus asper, as their use for making household furniture and other building materials. The type of Bambusa vulgaris used from its bamboo shoots as a treatment for hepatitis. Types of Bambusa ventricosa and Dracaena surculosa are used as ornamental plants and home gardening plants. Type of Scizostachyum branchycladum which is used for making lemang. There are four genera namely Bambusa, Dendrocalamus, Scizotachyum, and Dracaena. The dominant type of bamboo that grows in the Darul Imarah, Aceh Besar is the Bambusa arundinacea type.  
Etnobotani Bambu di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Ervany, Hendra; Djufri, Djufri; Abdullah, Abdullah
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.5836

Abstract

A study on Bamboo Ethnobotany has been conducted at Darul Imarah, Aceh Besar on June 10, 2010 to June 20, 2010. The aims of this study are to determine the types of bamboo and its utilization at Darul Imarah, Aceh Besar. The method used is observation. The data analyzed in this study were descriptive and displayed in figures and tables form. The parameters observed were the types of bamboo plants and its utilization by the people of Darul Imarah, Aceh Besar. The results showed that there were 6 types of bamboo at Darul Imarah, Aceh Besar, namely Bambusa arundinacea and Dendrocalamus asper, as their use for making household furniture and other building materials. The type of Bambusa vulgaris used from its bamboo shoots as a treatment for hepatitis. Types of Bambusa ventricosa and Dracaena surculosa are used as ornamental plants and home gardening plants. Type of Scizostachyum branchycladum which is used for making lemang. There are four genera namely Bambusa, Dendrocalamus, Scizotachyum, and Dracaena. The dominant type of bamboo that grows in the Darul Imarah, Aceh Besar is the Bambusa arundinacea type.  
UJI ANTAGONIS BAKTERI TERHADAP CENDAWAN PATOGEN PENYAKIT BLAS Zuraidah Zuraidah; Qatrun Nida; Sri Wahyuni
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6667

Abstract

Damage to leaves, panicles, and stems of rice plants caused by fungal pathogens, Pyricularia grisea, which causes Blas. Control of this disease by the use of biological agents in the form of bacteria which is Bacillus cereus and Pseudomonas aeruginosa, and consortium. This research aims to determine the ability of these bacterial isolates to inhibit the growth of Pyricularia grisea. This research was arranged in a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The working procedures in this research were sampling of pathogenic fungi, making Pyricularia grisea liquid inoculum, and testing bacterial antagonists for pathogenic fungi in vitro. Analysis of variance (ANAVA) was used, with Fcount = 802.66 and Ftable = 3.48 with a significant level of α = 0.05 (5%) proved that the isolates of the bacteria Bacillus cereus and Pseudomonas aeruginosa could play an antagonistic role towards the fungus Pyricularia grisea. The results of this research indicate that bacterial isolates were able to inhibit the growth of Pyricularia grisea by the formation of the largest average clear zone in the treatment of Bacillus cereus bacteria which was 9.57 mm. The clear zone in the fungicide is 9.53 mm, the consortium is 9.37 mm, and the Pseudomonas aeruginosa is 8.2 mm.
UJI ANTAGONIS BAKTERI TERHADAP CENDAWAN PATOGEN PENYAKIT BLAS Zuraidah, Zuraidah; Nida, Qatrun; Wahyuni, Sri
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6667

Abstract

Damage to leaves, panicles, and stems of rice plants caused by fungal pathogens, Pyricularia grisea, which causes Blas. Control of this disease by the use of biological agents in the form of bacteria which is Bacillus cereus and Pseudomonas aeruginosa, and consortium. This research aims to determine the ability of these bacterial isolates to inhibit the growth of Pyricularia grisea. This research was arranged in a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The working procedures in this research were sampling of pathogenic fungi, making Pyricularia grisea liquid inoculum, and testing bacterial antagonists for pathogenic fungi in vitro. Analysis of variance (ANAVA) was used, with Fcount = 802.66 and Ftable = 3.48 with a significant level of α = 0.05 (5%) proved that the isolates of the bacteria Bacillus cereus and Pseudomonas aeruginosa could play an antagonistic role towards the fungus Pyricularia grisea. The results of this research indicate that bacterial isolates were able to inhibit the growth of Pyricularia grisea by the formation of the largest average clear zone in the treatment of Bacillus cereus bacteria which was 9.57 mm. The clear zone in the fungicide is 9.53 mm, the consortium is 9.37 mm, and the Pseudomonas aeruginosa is 8.2 mm.
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH M. Ali Sarong; M. Rijal; Hanifuddin Hanifuddin; Mimie S.; Asri Mursawal; Rudi Hermi
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6714

Abstract

Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan  ekosistem mangrove. Tujuan penelitian adalah (1) Mengkaji jumlah  spesies biota dasar perairan masing-masing ekosistem mangrove yang terdapat pada masing-masing  perairan ekosistem mangrove di Kabupaten Aceh Jaya, dan (2) Menganalisis ekosistem mangrove yang paling dominan ditempati oleh spesies biota dasar perairan di Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian dilakukan di ekosistem mangrove di Kabupaten Aceh Jaya, dan dilaksanakan  pada Bulan April dan Bulan Mei 2019. Penetapan kawasan penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling, dan pengambilan data menggunakan metode destruktif sampling. Jumlah spesies biota dasar perairan dianalisis secara deskriptif, sedangkan ekosistem mangrove yang didominansi oleh biota dasar perairan yang terdapat di Kabupaten Aceh Jaya  dianalisis dengan rumus indek dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Jumlah spesies biota dasar perairan di masing-masing ekosistem mangrove Kabupaten Aceh Jaya berkisar antara 3 spesies sampai 10 spesies, dan (2) Indek dominansi ekosistem mangrove yang ditempati oleh biota dasar perairan berkisar antara 0,23 sampai 0,77,  yang tertinggi adalah  ekosistem mangrove Kecamatan Setia Bakti. dengan indek dominansi 0,77, dan  terendah adalah ekosistem mangrove Kecamatan Krueng Sabe dan Kecamatan Teunom dengan indek dominansi rata-rata 0,23.  Kesimpulan penelitian adalah (1) Jumlah spesies biota dasar perairan di ekosistem mangrove Kabupaten Aceh Jaya bervariasi, dan (2) Ekosistem mangrove yang paling dominan ditempat oleh biota dasar perairan di Kabupaten Aceh Jaya Provinasi Aceh adalah ekosistem mangrove dalam Kecamatan Setia Bakti. 
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH Sarong, M. Ali; Rijal, M.; Hanifuddin, Hanifuddin; S., Mimie; Mursawal, Asri; Hermi, Rudi
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6714

Abstract

Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan  ekosistem mangrove. Tujuan penelitian adalah (1) Mengkaji jumlah  spesies biota dasar perairan masing-masing ekosistem mangrove yang terdapat pada masing-masing  perairan ekosistem mangrove di Kabupaten Aceh Jaya, dan (2) Menganalisis ekosistem mangrove yang paling dominan ditempati oleh spesies biota dasar perairan di Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian dilakukan di ekosistem mangrove di Kabupaten Aceh Jaya, dan dilaksanakan  pada Bulan April dan Bulan Mei 2019. Penetapan kawasan penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling, dan pengambilan data menggunakan metode destruktif sampling. Jumlah spesies biota dasar perairan dianalisis secara deskriptif, sedangkan ekosistem mangrove yang didominansi oleh biota dasar perairan yang terdapat di Kabupaten Aceh Jaya  dianalisis dengan rumus indek dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Jumlah spesies biota dasar perairan di masing-masing ekosistem mangrove Kabupaten Aceh Jaya berkisar antara 3 spesies sampai 10 spesies, dan (2) Indek dominansi ekosistem mangrove yang ditempati oleh biota dasar perairan berkisar antara 0,23 sampai 0,77,  yang tertinggi adalah  ekosistem mangrove Kecamatan Setia Bakti. dengan indek dominansi 0,77, dan  terendah adalah ekosistem mangrove Kecamatan Krueng Sabe dan Kecamatan Teunom dengan indek dominansi rata-rata 0,23.  Kesimpulan penelitian adalah (1) Jumlah spesies biota dasar perairan di ekosistem mangrove Kabupaten Aceh Jaya bervariasi, dan (2) Ekosistem mangrove yang paling dominan ditempat oleh biota dasar perairan di Kabupaten Aceh Jaya Provinasi Aceh adalah ekosistem mangrove dalam Kecamatan Setia Bakti.Â