cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 3 (2022)" : 40 Documents clear
Penentuan Kualitas Air Muara Sungai Batang Arau Melalui Pengujian Total Dissolved Solid (TDS), Total Suspended Solid (TSS), dan Kandungan Logam Berat Ofiyen, Charlie; Puryanti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.278-284.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi logam berat, suhu, pH, konduktivitas listrik, total padatan terlarut (TDS) dan total padatan tersuspensi (TSS) pada sampel air muara Sungai Batang Arau. Nilai konsentrasi logam berat diukur menggunakan alat inductively coupled plasma (ICP), suhu diukur menggunakan termometer, pH diukur menggunakan pH meter, konduktivitas listrik diukur menggunakan konduktiviti meter, TDS dan TSS ditentukan menggunakan metode gravimerti. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata rata-rata suhu sebesar 28,52 ℃. Nilai rata-rata pH sebesar 6,76. Nilai rata-rata konduktivitas listrik sebesar 176,43 µS/cm. Nilai rata-rata TDS sebesar 1040,5 ppm. Berdasarkan PP. No. 82 Tahun 2001 nilai rata-rata TDS di muara Sungai batang Arau telah melebihi standar baku mutu air kelas II yaitu sebesar 1000 mg/l. Nilai rata-rata TSS sebesar 204,9 ppm, nilai rata-rata TSS juga telah melebihi baku mutu PP. No. 82 Tahun 2001 kelas II yaitu sebesar 50 mg/l. Nilai kosentrasi logam berat Cd, Cu, dan Hg di muara Sungai Batang Arau telah melebihi baku mutu yang ditetapkan PP. No. 82 Tahun 2001. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa kualitas air di muara Batang Arau telah terjadi pencemaran. This study aims to determine the concentration of heavy metals, temperature, pH, electrical conductivity, totally dissolved solids (TDS) and totally suspended solids (TSS) in the estuary samples of the Batang Arau River. The value of heavy metal concentration was measured using an inductively coupled plasma (ICP), temperature was measured using a thermometer, pH was measured using a pH meter, electrical conductivity was measured using a conductivity meter, TDS and TSS were determined using the gravimerity method. From the results of the study, the average value of the temperature was 28.52. The average value of pH is 6.76. The average value of electrical conductivity is 176.43 S/cm. The average value of TDS is 1040.5 ppm. Based on PP. No. 82 of 2001 the average TDS value at the estuary of the Batang Arau River has exceeded the class II water quality standard, which is 1000 mg/l. The average TSS value is 204.9 ppm, the TSS average value has also exceeded the PP quality standard. No. 82 of 2001 class II that is equal to 50 mg/l. The concentration values of Cd, Cu, and Hg heavy metals in the Batang Arau River estuary have exceeded the quality standards set by PP. No. 82 of 2001. From the results obtained, it can be concluded that the water quality in the Batang Arau estuary has been polluted.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Suhu Tubuh Untuk Mencegah Penularan Covid-19 dengan Sensor Infrared Berbasis Arduino Uno Wahdini, Yulia; Firmawati, Nini
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.360-365.2022

Abstract

COVID-19 menjadi pandemi yang meresah, dikarena penularannya sangat mudah  dan belum ditemukan obatnya, diperlukan pencegahan dengan mengenali tanda yang pada umumnya pertama kali muncul adalah suhu tubuh yang meningkat yaitu > 37,5 C sehingga, diperlukan alat bantu dalam mengukur suhu tubuh untuk mencegah penularan COVID-19. Telah dibuat rancang bangun alat  yang bekerja dengan pengindraan radiasi infrared yang dipancarkan objek, dideteksi sensor infrared MLX90614 diubah menjadi sinyal listrik. Sinyal kemudian diolah mikrokontroler pada Arduino Uno dengan bahasa pemograman IDE Arduino, keluarannya berupa nilai temperatur yang ditampilkan pada LCD (liquid crystal dislay) dan notifikasi dari buzzer jika nilai termperatur >=37,5 C serta membuka pintu secara otomatis jika nilai termperatur < 37,5 C.
Rancang Bangun Pembangkit Sumber Energi Listrik Berasis Piezoelektrik Pada Sepatu Untuk Pendaki Gunung Alfraidila, Fadil; Harmadi, Harmadi; Rasyid, Rahmad
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.285-291.2022

Abstract

Telah dirancang sebuah perangkat sumber pembangkit energi listrik berbasis piezoelektrik pada sepatu untuk pendaki gunung. Piezoelektrik digunakan untuk memperoleh energi listrik yang dihasilkan dari adanya tekanan. Energi listrik yang dihasilkan lalu disimpan pada baterai litium 3,7 V yang sebelumnya disearahkan dari arus AC (Alternating Current) ke arus DC (Direct Current) menggunakan dioda penyearah. Hasil tegangan input listrik kemudian ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display) yang datanya diolah menggunakan mikrokontroler Arduino Uno melalui sensor tegangan. Alat ini mampu mengisi daya kebutuhan elektronik saat mendaki gunung seperti handphone/smartphone dan lampu penerangan. Pengujian dilakukan dengan menvariasikan kondisi medan pegunungan pada keadaan diam, berjalan, dan jalan mendaki. Alat ini mampu menghasilkan tegangan maksimal sebesar 22,4 V dan arus maksimal 18,4 mA saat jalan mendaki. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar tekanan yang diberikan oleh kaki dari pendaki gunung, maka semakin besar pula tegangan dan arus yang dihasilkan.
Pengaruh Teknik Asimilasi Penakar Hujan Brandes Spatial Adjustment terhadap Quantitative Precipitation Estimation (QPE) Radar BMKG Padang Saputra, Agung Hari; Lukita, Nur Riska; Oktarina, Sirly
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.373-379.2022

Abstract

Estimasi curah hujan kuantitatif (QPE) dengan tingkat akurasi spasial yang baik dan temporal yang tinggi dapat diperoleh dari instrumen radar cuaca. Namun, terdapat limitasi dalam pengamatan radar cuaca karena efek blocking dan adanya ground clutter. Sehingga pada penelitian ini akan dilakukan perbaikan kualitas data radar dengan mereduksi ground clutter menggunakan clutter map. Setelah perbaikan kualitas data radar akan dilakukan asimilasi data radar dengan data penakar hujan guna mengurangi kesalahan dan meningkatkan akurasi estimasi curah hujan. Data penakar hujan memiliki akurasi yang tinggi namun, informasi yang dikumpulkan masih berupa titik yang tidak terdistribusi secara merata sehingga tingkat keterwakilan spasialnya masih terbatas. Asimilasi curah hujan dengan data penakar hujan dapat dilakukan dengan metode Brandes Spatial Adjusment (BRA). Metode BRA memerhatikan jarak antara grid point dengan penakar hujan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa metode tersebut dapat mengurangi kesalahan estimasi namun tidak secara signifikan mengurangi kesalahan estimasi curah hujan.
Penentuan Konsentrasi Radionuklida 137Cs dalam Susu Sapi di Nagari Sungai Kamuyang Sumatera Barat Asma Ul Husna, Indah; Milvita, Dian; Kusdiana, Kusdiana
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.348-353.2022

Abstract

Telah dilakukan penentuan konsentrasi radionuklida 137Cs pada susu sapi di Nagari Sungai Kamuyang, Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi radionuklida buatan 137Cs pada susu sapi yang ditinjau berdasarkan PERMENKES RI No. 1031 tahun 2011, serta menentukan  konsentrasi radionuklida buatan 137Cs pada rumput dan tanah yang ditinjau berdasarkan PERKA BAPETEN No. 16 tahun 2012. Sampel yang diukur terdiri dari sampel susu sapi sebanyak 3 liter, rumput sebanyak 2 kg, dan tanah pada kedalaman 0-15 cm sebanyak 2 kg. Penelitian diawali dengan preparasi sampel, kemudian diukur selama 17 jam menggunakan spektrometer gamma yang sudah dikalibrasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa radionuklida 137Cs hanya terdeteksi pada sampel tanah dengan konsentrasi 0,42 ± 0,19 Bq/kg. Konsentrasi radionuklida 137Cs pada sampel tanah dan rumput berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan PERKA BAPETEN No. 16 tahun 2012 sedangkan jika ditinjau berdasarkan PERMENKES RI No. 1031 tahun 2011 maka hasil pengukuran konsentrasi radionuklida 137Cs dalam susu sapi di Nagari Sungai Kamuyang berada di bawah batas maksimum konsentrasi 137Cs.
Implementasi Metode Deteksi Hujan Es Berbasis Data Radar Cuaca Menggunakan Algoritma Severe Hail Index (SHI) Ali, Abdullah; Sa’adah, Umi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.380-386.2022

Abstract

Metode Severe Hail Index (SHI)  ini merupakan metode pendeteksian hujan es yang paling komprehensif dengan output berupa indeks probabilitas hujan es (pada setiap ukuran) dalam satuan Jm-1s-1, probabilitas severe hail dalam satuan %, dan prakiraan ukuran maksimum batu es yang mencapai permukaan dalam satuan milimeter. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode SHI sebagai detektor dan prediktor kejadian hujan es di Indonesia. Dari 13 kejadian hujan es diperoleh nilai maksimum indeks probabilitas hujan es untuk setiap ukuran sebesar 269 Jm-1s-1 dan nilai minimum 0 Jm-1s-1, nilai maksimum indeks probabilitas severe hail sebesar 64.4 % dan nilai minimum 0%, sedangkan nilai maksimum prakiraan ukuran maksimum batu es mencapai 63.76 mm dan minimum 8.25 mm. Simulasi dilakukan dengan membandingkan nilai SHI dengan WT yang kemudian digunakan untuk menentukan nilai POD (Possibility of Detection), CSI (Critical Succes Index), dan FAR (False Alarm Ratio). POD pada simulasi ini diperoleh nilai 0.307 dan 0.230, FAR 0.0, dan CSI 0.307. FAR bernilai 0.0 menunjukkan metode ini mempunyai tingkat kesalahan yang sangat kecil untuk mendeteksi atau memperdiksi adanya huajan es namun nilai POD masih tergolong rendah, sehingga metode ini juga cukup sulit untuk mendeteksi eksistenesi hail di lapangan. Hasil simulasi tersebut menunjukkan bahwa perlunya modifikasi pada perumusan WT untuk meningkatkan performa metode SHI dalam mendeteksi dan memprediksi kejadian hujan es.
Optimasi Sintesis Karbon Aktif dari Bambu Buluh (Schizostachyum brachycladum) dengan Variasi Suhu Karbonisasi untuk Penyerapan Besi pada Air Sumur Gambut Wahyuni, Dwiria; Nurhanisa, Mega; Bahtiar, Abdurrahman; Rutdiyanti, Rutdiyanti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.292-298.2022

Abstract

Karbon aktif merupakan salah satu adsorben yang banyak digunakan sebagai material penjernihan air. Pada umumnya, karbon aktif dapat disintesis dari berbagai limbah biomassa yang tidak digunakan seperti bambu buluh (Schizosachyum brachycladum). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suhu karbonisasi optimum sintesis karbon aktif yang dilihat dari penyerapan tertinggi kadar besi pada air sumur gambut. Artikel ini juga menjabarkan  hubungan antara suhu karbonisasi dan ukuran pori terhadap daya serap karbon aktif. Sintesis karbon aktif diawali dengan proses karbonisasi pada suhu 400, 450, 500, 550, dan 600°C (60 menit), kemudian dilanjutkan dengan proses aktivasi dengan mencampurkan bahan baku dengan larutan H3PO4 10% (24 jam) dilanjutkan pemanasan pada 900°C (60 menit). Ukuran pori dan morfologi permukaan karbon aktif digambarkan dengan menggunakan scanning electron microscope (SEM). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, karbon aktif yang dikarbonisasi pada suhu 500°C memiliki daya serap dan ukuran pori optimal, dengan efektivitas serapan sebesar 73,03% dengan ukuran pori sebesar 40 µm. Semakin besar ukuran pori karbon aktif, maka kemampuannya menyerap Fe dalam air sampel semakin juga semakin besar Penggunaan suhu di atas 500°C dapat merusak dinding pori karbon aktif. Dengan demikian, sintesis karbon aktif dari bambu buluh akan optimal jika dilakukan karbonisasi pada suhu 500°C
The Bilinear Formula in Soliton Theory of Optical Fibers Saputra, Nando; Ripai, Ahmad; Abdullah, Zulfi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.387-392.2022

Abstract

Solitons are wave phenomena or pulses that can maintain their shape stability when propagating in a medium. In optical fibers, they become general solutions of the Non-Linear Schrödinger Equation (NLSE). Despite its mathematical complexity, NLSE has been an interesting issue. Soliton analysis and mathematical techniques to solve problems of the equation keep doing. Yan & Chen (2022) introduced them based on bilinear formula for the case of the generalized NLSE extended models into third and fourth-order dispersions and cubic-quintic nonlinearity. In this paper, we review the form of the bilinear formula for the case. We re-observed a one-soliton solution based on the formula and verified the work of the last researcher. Here, the mathematical parameters of position α(0) and phase η are verified to become features of change in horizontal position and phase of one soliton in the (z, t) plane during propagation. In addition, we notice the soliton has established stability. Finally, for the condition Kerr effect focusing or the group velocity dispersion β2 more dominates, we present like the soliton trains in optical fibers under modulation instability of plane wave.
Rancang Bangun Alat Deteksi Kebocoran Gas LPG serta Penanggulangan Kebakaran Menggunakan Sensor MQ2 dan Sensor Api Berbasis IoT Aulia, Ilma; Munasir, Munasir
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.306-312.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat alat deteksi kebocoran gas LPG serta penanggulangannya jika terjadi kebakaran. Pada pengoperasianya akan dibantu oleh Node MCU ESP8266 sebagai perangkat mikrokontroler untuk menjalankan berbagai macam perintah. Adaptor DC 12V sebagai penyedia sumber tenaga listrik untuk Node MCU ESP8266 dan adaptor 5V digunakan untuk penyedia sumber tenaga listrik untuk menghidupkan kipas dan water pump. Sensor MQ2 memiliki nilai presentase error rata-rata sebesar 0,63% dan sensor api dapat mendeteksi keberadaan api sampai jarak 70 cm. Ketika sensor MQ2 mendeteksi kadar gas lebih dari 100 ppm, maka sistem pengaman akan bekerja dengan cara menghidupkan kipas dan memberikan peringatan bahaya dengan cara menghidupkan buzzer. Ketika api terdeteksi oleh sensor api, maka sistem pengaman akan bekerja dengan cara menghidupkan water pump dan memberikan peringatan bahaya dengan cara menghidupkan buzzer. Setiap komponen yang telah dirangkai dapat berajalan dengan baik melalui pemrograman yang telah dibuat dan sistem berhasil mengirim informasi ke aplikasi Blynk saat terjadi perubahan kondisi yang terdeteksi sehingga aplikasi Blynk dapat menampilkan notifikasi pada smartphone ketika terdeteksi bahaya kebocoran gas dan bahaya kebakaran. 
Analisis Hindcasting Gelombang Terhadap Perubahan Garis Pantai di Perairan Pesisir Pantai Padang Menggunakan Data Angin Permukaan Indriani, Widi Satria; Pujiastuti, Dwi; Ondara, Koko
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.334-340.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gelombang pecah dan mengetahui perubahan garis pantai di sepanjang Pantai Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Metode yang digunakan berdasarkan data angin di masa lampau (hindcasting) yaitu menggunakan data angin 10 tahun (2010-2019) yang diperoleh dari Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang yang signifikan. Untuk mengetahui perubahan garis pantai yang terjadi digunakan metode tumpang susun (overlay) citra satelit Landsat 5 TM tahun 2011 dan Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2019, kemudian dianalisis menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) untuk menghitung laju perubahan garis Pantai Padang. Hasil penelitian menunjukkan gelombang di perairan Pantai Padang didominasi oleh gelombang dari arah Barat Daya dengan tinggi gelombang 1,58 m dan periode gelombang 5,27 s. Tinggi gelombang pecah yang diperoleh adalah 1,1 m dan pecah pada kedalaman 3 m dari bibr pantai. Gelombang pecah yang terjadi secara terus menerus menyebabkan garis Pantai Padang mengalami kemunduran (abrasi) dengan laju abrasi 3,50 m/tahun. Abrasi terbesar terletak di daerah Muaro Lasak, Purus. Penumpukan-penumpukan sedimen yang dibawa oleh gelombang dan kembali ke pantai menyebabkan terjadinya akresi (penumpukan sedimen) dengan laju akresi sebesar 3,89 m/tahun. Akresi terbesar terletak di belakang Hotel Pangeran Beach, Rimbo Kaluang.

Page 3 of 4 | Total Record : 40