cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 4 (2022)" : 40 Documents clear
Studi Suseptibilitas Magnetik Bergantung Frekuensi pada Sedimen Sungai Tallo, Kota Makassar, Indonesia Vistarani Arini Tiwow; Meytij Jeanne Rampe
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.574 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.474-481.2022

Abstract

Telah dilakukan studi tentang pengukuran suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi pada sedimen Sungai Tallo di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah metode suseptibilitas magnetik menggunakan alat Bartington Susceptibility Meter MS2B. Hasil menunjukkan bahwa suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah dan tinggi terdapat perbedaan yang tidak signifikan yang berarti sampel sedimen hampir tidak memiliki bulir mineral superparamagnetik. Korelasi antara suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi dan suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah memiliki korelasi positif yang kuat. Peningkatan χLF menyebabkan χFD juga meningkat. Sampel sedimen mengandung butir multi domain (MD) dan superparamagnetik-simple single domain (SP-SSD). Kelimpahan mineral magnetik dipengaruhi oleh adanya aktivitas antropogenik di sekitar sungai.
Analisis Sebaran Hiposenter Gempa Vulkanik Gunung Marapi Menggunakan Metode Geiger’s with Adaptive Damping (GAD) Sri Hamdiyessi; Marzuki Marzuki; Ardian Putra; Novianti Indrastuti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.547 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.414-420.2022

Abstract

Telah dilakukan Telah dilakukan penelitian tentang klasifikasi gempa dan sebaran hiposenter gempa Gunung Marapi. Penentuan distribusi hiposenter menggunakan Geiger’s method with Adaptive Damping (GAD). Prinsip yang digunakan dalam metode GAD adalah menghitung selisih antara waktu pengamatan dan waktu perhitungan Berdasarkan klasifikasi dan sebaran hiposenter gempa Gunung Marapi dapat disimpulkan bahwa pada bulan Januari-April gempa Vulkanik tidak dapat dianalisa. Gempa dominan terjadi pada bulan mei yang merupakan  kenaikan aktivitas dari Gunung Marapi. Sebaran Hiposenter berada pada kedalaman 2600 – 4700 m. Episenter tersebar mengelilingi puncak Gunung Marapi dimana jarak antar episenternya mengelilingi puncak kawah, jarak episenter 1 – 7 km dari puncak kawah. Hiposenter dan episenter memiliki sebaran yang tidak beraturan dan magma bergerak dari Barat Laut ke Tenggara. Sebaran hiposenter ini cukup dekat dari kawah Gunung sehingga ada kemungkinan untuk terjadi erupsi.Hal ini mengindikasi bahwa terjadi lonjakan aktivitas Gunung Marapi hanya saja tidak ada kenaikan level aktivitas gunung.
Sintesis Lapisan Hidrofobik Komposit ZnO/PS-SiO2 untuk Aplikasi Self-cleaning Material Lailatul Marhamah; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1824.628 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.508-514.2022

Abstract

Sintesis lapisan hidrofobik komposit ZnO diberi doping polistirena (PS) dan SiO2 untuk aplikasi self-cleaning material pada substrat kaca tempered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi SiO2 pada komposit terhadap perolehan nilai sudut kontak permukaan sampel. Variasi SiO2 yang diberikan berturut-turut 0,25 g, 0,5 g, 0,75 g dan 1 g. Metode yang digunakan dalam sintesis yaitu metode sol-gel dan pelapisan substrat dilakukan dengan metode dip coating. Substrat dilapisi sebanyak 12 kali pelapisan dengan ZnO dan 1 kali pelapisan dengan PS-SiO2. Pengujian sudut kontak dilakukan dengan mengambil foto (gambar 2D) air yang diteteskan di atas sampel menggunakan kamera DSLR Sony α 6000 lensa Fix 50 mm. Sudut kontak tetesan air diukur dengan ImageJ software dan diperoleh hasil sudut kontak tertinggi sebesar 122,36˚. Hasil sudut kontak menandakan permukaan bersifat hidrofobik. Ukuran kristal ZnO sebelum dan setelah diberi doping berdasarkan hasil XRD berturut-turut 23,22 nm dan 20,46 nm. Ukuran rata-rata partikel komposit berdasarkan hasil berbesaran citra SEM 50000 x terlihat oleh mata sebesar 400,43 nm. Berdasarkan nilai sudut kontak permukaan yang diperoleh, komposit ZnO/PS-SiO2 berpotensi digunakan sebagai material self-cleaning.
Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Menggunakan Parameter Fisika dan Kimia Aisyah Erajalita; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.107 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.448-454.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Dharmasraya menggunakan parameter TDS, TSS, konduktivitas listrik, kekeruhan, temperatur, pH dan konsentrasi logam berat (Hg, Pb, dan Cu). Pengukuran semua parameter dilakukan di lapangan, kecuali TSS dan konsentrasi logam berat. Pengukuran TSS menggunakan metode gravimetri dan pengukuran konsentrasi logam berat menggunakan Atomic Absorbtion Spectroscopy. Tingkat pencemaran air sungai dianalisis menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Hasil penelitian menunjukkan nilai TDS sebesar 54,20 ppm, nilai TSS sebesar 128,2 mg/L yang telah melebihi baku mutu yaitu 40 mg/L, nilai konduktivitas listrik sebesar 109,60 μS/cm. Nilai kekeruhan sebesar 187,80 NTU, yang telah melebihi baku mutu yaitu 25 NTU. Temperatur air sungai belum melebihi baku mutu dengan nilai sebesar 29,05°C. pH sungai belum melebihi baku mutu dengan nilai sebesar 6,63 yang tergolong asam. Konsentrasi logam berat Hg, Pb, dan Cu belum melebihi baku mutu air. Konsentrasi tertinggi logam berat Hg dan Cu yaitu 0,0006 mg/L dan 0,020 mg/L sedangkan konsentrasi logam berat Pb yang didapatkan berada di bawah batas deteksi yaitu <0,002 mg/L. Dari hasil semua pengukuran dapat disimpulkan air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Dharmasraya tergolong tercemar ringan dengan nilai indeks pencemaran 3,691.
Verifikasi Pergeseran Geometri Pesawat Linac Clinax CX Menggunakan Electronic Portal Imaging Device (EPID) Terdapat Kasus Kanker Nasofaring) Eli Defira; Dian Milvita; Fiqi Diyona
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1169.012 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.482-486.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai verifikasi pergesesaran geometri pada pesawat Linear Accelerator (Linac) tipe Clinax CX menggunakan Electronic Portal Imaging Device (EPID). Verifikasi dilakukan pada 10 data rekam medis pasien kanker nasofaring di Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Universitas Andalas. Proses verifikasi diawali dengan perencanaan Treatment Planning System (TPS) menggunakan Software Eclipse dilanjutkan dengan penyinaran pada EPID. Verifikasi pergeseran geometri berdasarkan pergeseran titik koordinat X, Y, Z. Hasil verifikasi menunjukkan terdapat pergeseran titik koordinat yang melebihi standar IAEA Human Health Series No.31 Tahun 2016, yaitu sebanyak 2 data pasien pada titik koordinat X, 1 data pasien pada titik koordinat Y, dan 1 data pasien pada titik koordinat Z karena mempunyai nilai pergesaran > 0,3 cm. Faktor penyebab terjadinya pergeseran yang signifikan adalah jauhnya jarak antara titik origin perencanaan ke titik origin penyinaran pada EPID.
Identifikasi Aliran Fluida Panas Menggunakan Metode Self-Potential di Daerah Manifestasi Panas Bumi Paya Meuligoe Dicky Banjar Negara; Fajriani Fajriani; Rachmad Almi Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.462 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.421-427.2022

Abstract

Penelitian identifikasi aliran fluida panas telah dilakukan di daerah manifestasi panas bumi Paya Meuligoe. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola aliran fluida panas di Desa Paya Meuligoe, Aceh Timur. Pengambilan data pengukuran Self-Potential menggunakan konfigurasi fixed base dengan jarak interval elektroda 1 meter. Data didapatkan diolah menggunakan Microsoft Excel untuk mencari data potensial terkoreksi dan Software Surfer untuk memperoleh peta kontur isopotensial. Hasil penelitian metode SP didapatkan berupa data potensial di kawasan penelitian dengan intensitas nilai diperoleh adalah 12 mV, nilai terendah adalah -30 mV. Dari nilai sebaran potensial tersebut dapat dikatakan arah aliran fluida panas di daerah Paya Meuligoe mengarah dari selatan menuju utara.
Pola Sebaran Konvektif Berdasarkan Indeks Konvektif dan Konvergensi Di Sulawesi Selatan Dofiali Dwi Trisnakusumawati; Eko Hadi Sujiono; Pariabti Palloan
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.28 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.515-522.2022

Abstract

La Nina merupakan kejadian anomali atmosfer secara global, saat terjadi la nina yang bersamaan dengan musim hujan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas konvektif dan konvergensi. Sulawesi Selatan mempunyai pesisir, dataran tinggi dan terdapat teluk Bone, mempunyai aktivitas konvektif dan konvergensi yang juga berbeda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola aktifitas konvektif berdasarkan indeks konvektif dan nilai konvergensi secara temporal dan spasial pada saat periode La Nina dan normal. Data indeks konvektif dari data satelit dan konvergensi angin permukaan, dilakukan pengolahan berdasarkan musiman DJF, MAM, JJA, dan SON serta harian pagi, siang, malam, dan dini hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai konvekstif dan konvergensi saat periode la Nina dan normal musim serta harian mempunyai pola yang sama, yang mebedakan adalah nilai Ic. Aktifitas konvektif kuat terjadi di musim MAM dengan Ic > 30 K, selain itu daratan bagian utara terjadi pola aktivitas konvektif dan konvergensi sepanjang musim, diakibatkan dari topografi pegunungan dan terdapat teluk. Pola sebaran konvektif dan konvergensi di perairan terjadi di pagi dan dini hari (pukul 08.00 dan 02.00 WITA), di darat terjadi di siang hari dan malam hari (pukul 14.00 dan 20.00 WITA), hal ini diakibatkan kuatnya aktifitas angin darat dan angin laut yang menyebabkan perbedaan sebaran konvektif dan konvergensi.
Identifikasi Potensi Air Tanah di Bukit Gado-Gado Padang Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Wenner Sarah Khairunnisa Putri Elwira; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.482 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.455-461.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui potensi air tanah di Bukit Gado-Gado Padang menggunakan metode geolistrik tahanan jenis Konfigurasi Wenner. Dengan mengetahui potensi air tanah pada lokasi penelitian maka dapat dijadikan penentuan lokasi sumur bor di titik yang tepat.  Pengambilan data dilakukan pada 3 lintasan yang masing-masingnya memiliki panjang lintasan 60 meter, jarak elektroda terpendek 1 meter untuk elektroda arus dan elektroda potensial dan jumlah titik data yaitu 135. Pengolahan data dilakukan menggunakan software RES2DINV. Hasil penelitian berupa penampang bawah permukaan menunjukkan bahwa daerah penelitian diduga memeiliki potensi air tanah berupa lapisan alluvial dan batu lempung dengan nilai resistivitas berkisar antara 24,8 - 120 Ωm pada kedalaman 1,27 – 3,96 meter. 
Investigasi Bidang Gelincir Tanah Longsor Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis 2 Dimensi Konfigurasi Wenner (Studi Kasus: Padayo Bukit Atas Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang) Syinta Gussri Fatmawati; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.747 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.487-493.2022

Abstract

Telah dilakukan investigasi bidang gelincir tanah longsor di daerah perkebunan Desa Padayo Bukit Atas Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang menggunakan metode geolistrik tahanan jenis 2 dimensi konfigurasi Wenner. Pengambilan data dilakukan pada dua lintasan sejajar dengan panjang tiap lintasan yaitu 60 meter. Daerah perbukitan tersebut memiliki kemiringan kurang lebih 45º. Pengolahan data dilakukan menggunakan software res2dinv untuk menampilkan citra 2 dimensi lapisan bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Lintasan 1 terdapat bidang gelincir berupa batu genes dengan nilai resitivitas 100 Ωm  -179 Ωm pada kedalaman 2,50 m - 3,96 m dan ketebalan ± 3 meter. Sedangkan untuk Lintasan 2 diduga bidang gelincir berupa lapisan lempung dengan nilai resistivitas 31,1 Ωm – 55,8 Ωm pada kedalaman 1,27 m – 3,96 m dan ketebalan ± 3 meter.
Analisis Kecepatan Pergeseran Seismik Sesar Palu Koro Akibat Gempa Palu 2018 Menggunakan Data Global Navigation Satellite System Nurdin Nurdin; Dwi Pujiastuti; Marzuki Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.106 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.428-434.2022

Abstract

Kecepatan pergeseran seismik horizontal dari Sesar Palu koro akibat gempa Palu 28 September 2018 dengan kekuatan 7,4 SR telah dianalis menggunakan 10 stasiun InaCORS (Indonesian Continuously Operating Reference Stations) untuk melihat pergeseran yang terjadi sebelum gempa/praseismik, saat gempa/koseismik, dan setelah gempa/pascaseismik. Stasiun yang digunakan adalah CBAL, CRAU, PALP, CKEN, CTOL, CPRE, CMLI, CPAL, CMAK, dan CBIT. Penelitian ini menggunakan software GAMIT, GLBOK, dan GMT. Data pengamatan yaitu sebanyak 100 DoY (Day of Years) dimulai dari 6 Agustus sampai 28 November 2018 (DoY 218-317). Pada fase praseismik (DoY 218-270), stasiun InaCORS mengalami kecepatan pergeseran 0,245819 mm/hari-0,026816 mm/hari dengan arah pergerakan dipengaruhi oleh manifestasi tektoknik yang ada di Sulawesi. Kecepatan Pergeseran meningkat pada fase koseismik (DoY 271-272) dimana stasiun InaCORS kecepatan pergeseran 1151,790819 mm/hari sampai 0,592832 mm/hari dengan arah yang berlawanan dengan fase praseismik. Stasiun yang bagian utara bergerak dominan ke utara dan yang selatan dominan ke selatan. Pada fase pascaseismik (DoY 273-318), Kecepatan pergerakan stasiun InaCORS mengikuti arah pergerakan pada fase koseismik, dengan besar kecepatan  sebesar 0,023154 mm/hari 0,283536 m.

Page 1 of 4 | Total Record : 40