cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Pro Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Probisnis adalah jurnal ilmiah terbitan berkala yang memuat artikel bisnis dan manajamen.
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
PERUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI SMK TI BINA CITRA INFORMATIKA PURWOKERTO DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT Yusyida Munsa Idah
Pro Bisnis Vol 9, No 2: Agustus (2016)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.159 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v9i2.440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor eksternal berupa peluang dan ancaman serta faktor-faktor internal yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan dari Sekolah Menengah Kejuruan Informatika Purwokerto, kemudian dengan menggunakan alat analisis SWOT dirumuskan strategi pengembangan pendidikan apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja Sekolah tersebut.Dalam penelitian ini identifikasi faktor internal yang dilakukan adalah dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada di dalam internal sekolah yang meliputi semua bidang manajemen antara lain Sumber Daya Manusia, keuangan, kegiatan belajar mengajar, pemasaran, dan perkembangan teknologi. Sedangkan identifikasi faktor eksternalnya dengan mencari tahu ancaman apa saja yang dapat mengganggu kinerja sekolah, dan peluang apa yang bisa dimanfaatkan oleh sekolah untuk meningkatkan kinerja sekolah.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Sedangkan tehnik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Analisis SWOT. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja SMK TI Bina Citra Informatika Purwokerto.  Hasil dari penelitian ini adalah beberapa perumusan strategi untuk pengembangan pendidikan di SMK TI Bina Citra Informatika Purwokerto dengan menggunakan analisis SWOT.           Kata Kunci: perumusan strategi, pengembangan, Analisis SWOT.
ANALISIS REGRESI DUMMY UNTUK MENGETAHUI PENGARUH SEKTOR BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM LQ45 desty rakhmawati
Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.937 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v10i2.557

Abstract

Sektor adalah adalah  lingkungan suatu usaha seperti pertanian dan perindustrian. Sedangkan Sektor Bursa Efek Indonesia (BEI) menurut diklasifikasikan ke dalam sembilan sektor BEI. Ke sembilan sektor BEI tersebut yaitu sektor pertanian, sektor pertambangan, sektor industri dasar dan kimia, sektor aneka industri, sektor industri barang konsumsi, sektor properti Real Estate dan Konstruksi bangunan, sektor infrastruktur utilitas, dan transportasi, sektor keuangan, sektor perdagangan jasa dan investasi. Semua perusahaan publik yang mencatatkan sahamnya di BEI diklasifikasikan ke dalam sembilan sektor BEI. Saham adalah surat berharga yang dapat mewakili keamanan sebagai kepemilikan di perusahaan. Transaksi saham atau tempat untuk membeli dan menjual saham disebut dengan stock market atau pasar saham atau bursa efek. Stock market di Indonesia disebut BEI atau Indonesia Stock Exchange (IDX). Biasanya sebuah bursa efek akan menyediakan sebuah angka indikator untuk melihat kinerja bursa tersebut secara umum. Angka indikator ini berupa indeks saham. Indeks harga saham adalah harga rata-rata dari harga-harga saham yang terdaftar disebuah bursa. Dengan kata lain Indikator atau cerminan pergerakan harga saham tersebut disebut dengan indeks harga saham. Indeks merupakan salah satu pedoman bagi investor untuk melakukan investasi di pasar modal, khususnya saham, hal ini dikarenakan harga saham setiap saat mengalami pergerakan naik atau turun. Salah satu indeks harga saham yang tercatat di BEI adalah Indeks LQ45. Indeks harga saham dapat dipengaruhi oleh sektor yang ada di BEI. Dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sektor apa saja yang dapat mempengaruhi indeks LQ45, dengan menggunakan model estimasi regresi dummy, dan dalam analisis data menggunakan software R.2.11.1. Dan hasil dari estimasi diperoleh bahwa dari sembilan sektor yang berpengaruh terhadap indeks LQ45 adalah sektor keuangan. Dimana Dimana sebesar 115,11  menggambarkan efek rata-rata dari sektor non keuangan dan sebesar 10,60  menggambarkan efek rata-rata dari sektor keuangan.Kata Kunci: Regresi Dummy, Sektor BEI, Indeks LQ45, Software R 2.11.1 
Pengukuran Kinerja Sistem Informasi Tata Kelola Keuangan Kantor Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas Menggunakan Framework COBIT 5.0 Pada Domain MEA (Monitor, Evaluate, And Assess) Alizar Mustofa; Sitaresmi Wahyu Handani
Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.662 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v10i2.575

Abstract

Tiap kecamatan di Kabupaten Banyumas memiliki sistem informasi tata kelola keuangan yang disebut dengan istilah Satria Keuangan. Salah satu kecamatan di Kabupaten Banyumas yang menggunakan system informasi ini adalah kecamatan Kemranjen. Berdasarkan wawancara dengan pihak terkait, sistem ini telah digunakan selama lebih kurang tiga tahun di Kecamatan Kemranjen. Dalam kurun waktu tiga tahun tersebut belum pernah dilakukan pengukuran kinerja terhadap sistem yang digunakan. Pengukuran kinerja sistem informasi perlu dilakukan sebagai salah satu proses evaluasi dan perbaikan terhadap sistem yang digunakan. Pengukuran kinerja sistem informasi dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 5.0 pada domain MEA (Monitor, Evaluate, and Assess). Hasil pengukuran kinerja terhadap sistem yang digunakan berupa rekomendasi bagi instansi agar di masa depan system yang digunakan dapat diimplementasikan dengan lebih baik lagi.Kata Kunci: pengukuran kinerja, system informasi, COBIT 5, MEA
MEASURING STUDENTS’ SATISFACTION TOWARDS STATE POLYTECHNIC OF CILACAP SERVICE QUALITY (SERVQUAL) WITH IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS METHOD Ganjar Ndaru Ikhtiagung
Pro Bisnis Vol 10, No 1: Februari (2017)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.797 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v10i1.496

Abstract

This research is a research to measure the service quality (SERVQUAL) at State Polytechnic of Cilacap towards students’ satisfaction. The result of this research aims to give evaluation about service quality aspect at State Polytechnic of Cilacap (PNC) as stated in the National Regulation No. 25/2009 about Public Service. Method used in this research is by using Importance Performance Analysis. This technique used analysis in Frequency & Descriptive to describe the gap between the importance/expectation/priority and customers’ satisfaction/performance towards PNC’s service satisfaction. The total subjects in this research are 98 Electrical Engineering students, 138 Mechanical Engineering students, and 114 Informatics Engineering students. The effect of this research was shown in Cartesian coordinate system and Customer Satisfaction Index (CSI) analysis. From the result of them, it can be concluded that PNC needed to improve its service quality (ServQual). The attributes that work as the main priority of this case is the attribute in A quadrant, i.e. the cleanliness and tidiness of classrooms and the facilities in the laboratories. The second priority needed to improve is the attribute in C quadrant, i.e. 1) administration policy, 2) cleanliness of the bathroom, 3) administration handling, 4) campus atmosphere, 5) facilities in the classroom, 6) service procedure, 7) lecturers ability to understand students, 8) responsiveness of the employees, 9) internet access, 10) lecturers control on the students’ study, and 11) parking area. The most important and the ideal attribute to develop is the attribute in B quadrant. The excessive attribute is the attribute in D quadrant. CSI calculation is needed to calculate the students’ satisfaction. The result of this calculation showed that 62,61% of the students showed “Somewhat Satisfied” in the students’ satisfaction option.
Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada RSIA Bunda Arif Purwokerto Menggunakan Framework COBIT 5 Tri Muryanti; Muliasari Pinilih; Luzi Dwi Oktaviana
Pro Bisnis Vol 11, No 1: Februari (2018)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.92 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v11i1.690

Abstract

SIMRS  merupakan  sistem  suatu  aplikasi  sistem  enterprise  pengelolaan pelayanan  rumah  sakit  yang  bertujuan  untuk  membantu  rumah  sakit  dalam meningkatkan  pelayanan  yang  ada  dirumah  sakit  tersebut.  RSIA  Bunda  Arif Purwokerto merupakan salah satu rumah sakit swasta yang menggunakan SIMRS. Adapun  permasalahan  dari  pemakaian  SIMRS  ini  belum  dilakukannya  tindakan evaluasi sehingga belum diketahui seberapa jauh pencapaian tujuan dan masalah yang terjadi pada kinerja SIMRS yang ada. Dari permasalahan tersebut maka perlu dilakukan  tindakan  evaluasi  dalam  pengelolaan  SIMRS  pada  RSIA  Bunda  Arif  Purwokerto.  Dalam  penelitian  ini  menggunakan  framework  COBIT  5,  karena penggunaan sistem informasi tidak lepas dari kebutuhan bisnis dan fungsi sistem informasi  yang  mendukung  sistem.  Penelitian  ini  fokus  menggunakan  domain MEA (Monitor, Evaluate, and Assess)  berdasarkan permasalahan yang ada pada RSIA Bunda Arif Purwokerto yaitu dengan proses penilaian kebutuhan rumah sakit dan sistem informasi yang sedang berjalan sesuai atau tidak dengan proses bisnis yang ada. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan kuesioner. Responden  yang  dilibatkan  dalam  pengisian  kuesioner  yaitu  pegawai  yang mengoperasikan dan memiliki tanggung jawab terhadap SIMRS. Berdasarkan dari hasil  perhitungan  capability  level  diperoleh  hasil  sebesar  2  yang  artinya  proses tersebut  masih  berada  pada  level  2  (managed)  dimana  proses  telah di implementasikan  mencapai  tujuan  prosesnya.  Untuk  mendapatkan  hasil  yang diharapkan  maka  dibuatkan  beberapa  rekomendasi  untuk  meningkatkan  kinerja SIMRS dimasa selanjutnya.Kata kunci : Evaluasi, SIMRS, RSIA Bunda Arif Purwokerto, COBIT 5, MEA
PENERAPAN GREEN MARKETING MELALUI DESAIN PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP BRAND IMAGE DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN Harini Abrilia Setyawati; Sri Kartinah
Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.264 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v10i2.581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan green marketing melalui desain produk dan promosi terhadap brand image dan keputusan pembelian air mineral Ades. Populasi dari penelitian ini yaitu mahasiswa STIE Putra Bangsa dengan jumlah sampel 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji t, variabel desain produk berpengaruh terhadap brand image. Variabel promosi berpengaruh terhadap brand image. Variabel desain produk berpengaruh terhadap variabel keputusan pembelian. Variabel promosi berpengaruh terhadap variabel keputusan pembelian. Variabel brand image berpengaruh terhadap variabel keputusan pembelian.Kata kunci: green marketing, desain, brand image.
Model Probability Unit (Probit) Pinjaman Mikro Terhadap Kemiskinan Rumah Tangga di Indonesia Suratini Suratini
Pro Bisnis Vol 11, No 1: Februari (2018)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.709 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v11i1.569

Abstract

Model Probit digunakan untuk menguji tingkat kemiskinan dalam penelitian ini dinyatakan dalam bentuk dummy variabel. Variabel Dummy tingkat kemiskinan dibuat dari nilai kuantitatif yang menjadi ukuran tingkat kemiskinan. Nilai 1 adalah dummy rumah tangga miskin dan dummy 0 adalah rumah tangga tidak miskin. Definisi miskin yang digunakan dalam penelitian adalah rumah tangga yang berada dalam kelompok 40 persen terbawah dari PCE. Berdasarkan hasil estimasi model Probit dapat disimpulkan bahwa pinjaman tahun 2000 tidak berpengaruh signifikan terhadap probabilitas penurunan tingkat kemiskinan rumah tangga tahun 2007. Tidak signifikannya pengaruh pinjaman mikro terhadap probabilitas tingkat kemiskinan rumah tangga tahun 2007 dikarenakan pinjaman mikro saja dirasa tidak mampu untuk mengatasi kemiskinan karena masalah asymemetric information dan moral hazard tetap menjadi isu negatif  pengembangan pinjaman mikro. Pola masyarakat yang melakukan pinjaman berulang (multiple loan) dapat menjadi bomerang karena salah memanfaatkan pinjaman tersebut.Kata Kunci: probability, probit, pinjaman, mikro, kemiskinan.
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI PEMASARAN DAN PELAYANAN PADA HOTEL(Studi Kasus : Grand Kanaya Baturraden) Pipit Andri Himawan; Tri Astuti
Pro Bisnis Vol 10, No 1: Februari (2017)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.275 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v10i1.498

Abstract

Industri perhotelan merupakan salah satu aspek yang mempunyai peranan penting dalam perkembangan pariwisata. Perhotelan  menyediakan jasa akomodasi bagi para wisatawan, salah satu hotel yang sedang berkembang di Baturraden adalah hotel Grand Kanaya. Hotel Grand Kanaya memiliki 55 kamar, namun belum maksimal dalam pengelolanya, proses bisnisnya meliputi pendaftaran, pemilihan kamar, sumber daya manusia yang kurang berkompeten, begitupun dalam hal pemasaran yang dinilai harus di tingkatkan. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan perencanaan strategis sistem informasi yang selaras dengan strategis bisnis hotel dan rencana  pengembangan Hotel Grand Kanaya yang dapat memberikan keunggulan kompetitif dalam persaingan bisnis. Metode Perencanaan strategis sistem informasi menggunakana metode Ward and Peppard, dengan masukan berupa analisis lingkungan bisnis intrernal, analisis bisnis lingkungan eksternal, analisis lingkungan SI/TI internal, analisis lingkungan SI/TI eksternal.  Analisis yang digunakan yaitu analisis critcal succes factor, SWOT, PEST dan value chain. Hasil akhir dari analisis ini menghasilkan  usulan berupa website profil Grand Kanaya Baturraden, data warehouse, sistem informasi manajemen hotel, sistem informasi kepegawaian,  sistem informasi penerimaan tamu, sistem informasi keuangan hotel sebagai media pemasaran dan pelayanan pada Hotel Grand Kanaya Baturraden.Kata Kunci: Perencanaan Strategis, Hotel, Ward and Peppard
Pengukuran Kualitas Sistem Informasi Pelayanan Pasien Pada Klinik XYZ Menggunakan ISO 9126 Retno Waluyo; Melia Dianingrum; Gianni Dean Dewi
Pro Bisnis Vol 11, No 1: Februari (2018)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.728 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v11i1.691

Abstract

Klinik  XYZ  merupakan  salah  satu  klinik  yang  menyediakan  pelayanan kesehatan  ibu  dan  anak.  Untuk  meningkatkan  pelayanan  terhadap  pasien  Klinik XYZ  sudah memanfaatkan teknologi informasi yaitu sistem informasi pelayanan pasien. Sistem informasi pelayanan pasien  yang digunakan pada Klinik XYZ  belum pernah dilakukan pengukuran kualitas perangkat lunak, Tujuan dari penelitian ini mengukur kualitas  sistem informasi pelayanan pasien di Klinik XYZ  sesuai ISO 9126.  Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi pustaka. Uji validitas dan Reliabilitas menggunakan SPPS 22. Hasil dari penelitian ini  menunjukkan  pengukuran  kualitas  sistem  informasi  pelayanan  pasien  yang dilakukan  dengan  standard  ISO  9126  diperoleh  sebagai  berikut:  Variabel fungtionality  sebesar 70%,  Variabel  reliability  sebesar 60,33%,  Variabel usability sebesar  62,57%,  Variabel  efficiency  sebesar  64,66%,  Variabel  maintenability sebesar 58,4% dan  Variabel  portability  sebesar 68%.  Dan melalui persentase uji kelayakan dapat disimpulkan  sistem informasi pelayanan pasien di Klinik X kurang memenuhi  standard  ISO  9126  dengan  persentase   yang  diperoleh  rata-rata  skor aktual sebesar 63,99% atau  kriteria rata-rata “kurang”.Kata  Kunci  :  Sistem  Informasi  Pelayanan  Pasien,  Standard  ISO  9126,  Kualitas Sistem
AUDIT SISTEM INFORMASI PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 4.1 Damar Rivaldi Zulkarnaen; Rizki Wahyudi; Andik Wijanarko
Pro Bisnis Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.385 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v10i2.556

Abstract

Penerapan sistem informasi di RSUD Banyumas bertujuan untuk mempermudah proses administrasi. Agar kinerja sistem informasi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, dan tujuan bisnis rumah sakit maka dibutuhkan pengukuran atau audit guna mengetahui kematangan kinerja sistem informasi tersebut agar dapat memberikan peranan teknologi informasi yang baik. Audit sistem informasi menggunakan Framework COBIT 4.1 sangat berguna baik bagi pengguna dan auditor maupun bagi manajemen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan Sistem Informasi di RSUD Banyumas. Tujuan lain dari penelitian ini adalah agar dapat memberikan rekomendasi yang dapat digunakan sebagai bahan perbaikan sistem informasi di masa yang akan datang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan skor tingkat kematangan sistem informasi di RSUD Banyumas yang diperoleh yaitu 3 atau berada pada level Defined Process dari total 22 sudomain yang ditemukan hanya 6 menunjukkan skor tingkat kematangan level 2 (Repeatable but Intuitive) yang diberikan rekomendasi.