cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Pro Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Probisnis adalah jurnal ilmiah terbitan berkala yang memuat artikel bisnis dan manajamen.
Arjuna Subject : -
Articles 233 Documents
Tantangan dan Pendekatan Strategis dalam Implementasi Integrated Marketing Communication dalam e-Business Lingga Angling Wulung
Probisnis Vol 19, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v18i3.3279

Abstract

ABSTRAKStudi ini menyelidiki tantangan dan IMC dalam bidang e-Business di Indonesia melalui pendekatan studi kualitatif deskriptif dan pemeriksaan artefak publik lintas saluran, seperti media sosial, situs web, email, dan iklan berbayar, menggunakan kerangka Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi, tampilan, dan verifikasi data, bersama dengan triangulasi lintas saluran dan rentang waktu. Temuan ini berfokus pada lima tema utama. Pertama, konsistensi pesan lintas saluran memperjelas asosiasi merek dan mengurangi gesekan kognitif. Kedua, orkestrasi dan urutan AIDA menunjukkan bagaimana pengguna dapat dipandu langkah demi langkah dari perhatian ke tindakan. Ketiga, komunikasi dua arah yang autentik memperkaya wawasan pasar, membangun kepercayaan, dan mencegah eskalasi masalah. Keempat, penggunaan data dan algoritma meningkatkan relevansi tetapi juga dapat memicu kelelahan ketika frekuensi aplikasi rendah, kontrol inhibisi lemah, dan rotasi kreatif terbatas. Kelima, paradoks kelebihan informasi dalam tumpang tindih pesan, karusel kompak, dan multi-banner yang paradoksnya memiliki memori rendah dan kecenderungan klik rendah. Sebagai kontribusi, penelitian ini mengembangkan kerangka operasional IMC: AIDA × Simetri × Beban yang menerjemahkan teori ke dalam keputusan kampanye sehari-hari: menetapkan satu sumber kebenaran pesan dan kalender promosi, pemetaan KPI mikro per fase AIDA, siklus wawasan-ke-konten yang menutup umpan balik, kepatuhan terhadap batas frekuensi global dengan rotasi kreatif berbasis kinerja, dan audit beban informasi per titik kontak. Keterbatasan penelitian ini terkait dengan tidak adanya data mengenai perilaku pribadi; penelitian di masa depan direkomendasikan untuk menguji hubungan kausal kualitas integrasi pesan dengan kinerja setiap tahap AIDA dan untuk menilai model kreatif yang dibantu oleh bandit multi-lengan adaptif. Implikasi praktisnya melibatkan penyelarasan taksonomi pesan, penataan ritme kontak lintas platform, dan pelaporan terintegrasi untuk pengambilan keputusan manajerial.Kata Kunci: Integrated Marketing Communication; e-Business; AIDA; komunikasi dua arah; personalisasi data; information overload
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN STIE TOTALWIN SEMARANG Fauzan Asmara
Probisnis Vol 19, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v18i3.3268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di STIE Totalwin Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan STIE Totalwin Semarang. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, ketiga variabel independen tersebut juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Implikasi penelitian ini memberikan masukan bagi manajemen STIE Totalwin Semarang dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui peningkatan gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI EKSPOR TEKSTIL INDONESIA-AMERIKA SERIKAT MELALUI MULTIVARIATE ANALYSIS MENGGUNAKAN VAR MODEL Athaya Artanti Hanafi; Erlinda Maretnaningsih Suwarno; Mutyara Zahratu; Saproni Saproni
Probisnis Vol 19, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i1.3205

Abstract

Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) merupakan sektor vital bagi perekonomian Indonesia, namun kinerjanya yang fluktuatif kini menghadapi tantangan baru berupa kenaikan tarif impor Amerika Serikat (AS) sebesar 19% yang berlaku efektif 1 Agustus 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor TPT Indonesia ke AS dan membangun model prediktif untuk meramalkan trennya. Dengan menggunakan kerangka Cross Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM), penelitian ini menerapkan model Vector Autoregression (VAR) pada data time series bulanan periode Januari 2014 hingga Mei 2025. Variabel yang dianalisis meliputi nilai ekspor tekstil, penjualan pakaian di AS, harga kapas dunia, nilai tukar Rupiah, suku bunga BI, impor kapas, dan impor mesin. Hasil evaluasi menunjukkan model VAR(7) sebagai yang paling optimal dengan nilai R 2 sebesar 0,628. Uji Kausalitas Granger membuktikan bahwa penjualan pakaian di AS dan harga kapas dunia secara signifikan mempengaruhi ekspor tekstil Indonesia. Dari sisi domestik, kinerja ekspor mendorong impor bahan baku dan mesin, serta memiliki hubungan timbal balik dengan suku bunga BI. Kinerja ekspor tekstil Indonesia ditentukan oleh kombinasi faktor permintaan eksternal, biaya input global, dan dinamika ekonomi domestik. Hasil penelitian ini memberikan landasan strategi berbasis data bagi pemerintah dan pelaku industri dalam merumuskan kebijakan yang adaptif.
Hubungan Antara Modal Psikologis dengan Perilaku Caring Perawat Puskesmas di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Atyanti Isworo; Tesya Marisa
Probisnis Vol 19, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i1.3297

Abstract

Perilaku caring merupakan hal yang penting dalam pelayanan keperawatan. Modal psikologis yang meliputi efikasi diri, harapan, resiliensi, dan optimisme dimungkinkan dapat memengaruhi perilaku caring tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara modal psikologis dengan perilaku caring perawat puskesmas di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Instrumen dalam penelitian ini adalah Psychological Capital Quastionaire (PCQ) dan Caring Behavior Inventory (CBI). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat di Puskesmas Krui, Puskesmas Biha dan Puskesmas Ngambur di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,8% responden memiliki modal psikologis yang bagus, 81,9% responden memiliki perilaku caring yang bagus, 80,6% memiliki efikasi diri bagus, 76,4% memiliki harapan bagus, 69,4% memiliki resiliensi bagus, dan 95,8% memiliki optimisme dalam kategori bagus. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang bermakna antara modal psikologis dengan perilaku caring perawat (p=0,019). Pada aspek modal psikologis yang meliputi efikasi diri, harapan, resiliensi (p=0,040; p= 0,030; p=0,021) terdapat korelasi yang bermakna dengan perilaku caring perawat, sedangkan optimisme tidak terdapat korelasi yang bermakna dengan perilaku caring perawat (p=0,192). Semakin bagus modal psikologis perawat yang meliputi efikasi diri, harapan dan resiliensi, maka perilaku caring perawat juga akan semakin bagus.
PENGARUH PERSEPSI NILAI LAYANAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DI BANK PERKREDITAN RAKYAT Mugiarti Mugiarti
Probisnis Vol 19, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i1.3299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi nilai layanan dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas nasabah BPR.  Penelitian ini mengambil obyek penelitian pada Bank Perkreditan Rakyat yang berada di wilayah Banyumas Raya. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling melalui kuesioner yang bersifat tertutup. Ukuran sampel penelitian adalah 200 responden. Teknik analisis yang dipergunakan  adalah SEM-AMOS. Temuan hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif persepsi nilai layanan dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan
ANALISIS HUBUNGAN JOB CRAFTING DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PEKERJA GIG ECONOMY DI INDONESIA Sonya Dafa
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Job Crafting dengan Work Engagement pada pekerja Gig Economy di Indonesia. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan positif antara Job Crafting dengan Work Engagement pada pekerja Gig Economy, khususnya driver Shopeefood di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 251 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Work Engagement dan skala Job Crafting. Metode analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment dari Pearson dengan bantuan program Jamovi. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi (r) = 0,642 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima, sehingga disimpulkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara Job Crafting dengan Work Engagement. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,413 menunjukkan bahwa Job Crafting memberikan sumbangan efektif sebesar 41,3% terhadap Work Engagement.
ANALISIS LITERASI DIGITAL DALAM MEMANFAATKAN DIGITAL PAYMENT PELAKU USAHA di DESA PENGGUNG KIDUL ROWOKANGKUNG LUMAJANG Diko Agustino; Fidyah Jayatri; Dwi Yanuarindah Putri
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3423

Abstract

The digital technology development has transformed transaction systems, particularly in business activities that require digital literacy to make optimal use of digital payment applications. However, observations in Penggung Kidul Village reveal that many business owners still face several challenges, such as limited understanding of how to use the applications, changes to the application systems, and a lack of understanding regarding digital transaction security. This study aims to describe the level of digital literacy among business owners in utilizing digital payments and to explain how they apply these tools in their business activities in Penggung Kidul Village, Rowokangkung, Lumajang. This study employs a qualitative approach with a narrative methodology. The informants for this study include business owners, business customers, and the local hamlet head. Data collected by through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis involved reduction, display, and verification. Data validity was assessed through tests of credibility, transferability, dependability, and confirmability. This research has showed first business owners have a fairly good level of digital literacy, as evidenced by their ability to access devices and networks, operate applications, understand transaction information, utilize digital communication media, and implement digital security measures. Second, the use of digital payments has facilitated transactions, expedited service delivery, and improved business efficiency, although it is still hampered by an unstable internet connection. This study recommends that STKIP PGRI Lumajang continue to improve the quality of its educational services by strengthening adaptive learning to mitigate digital financial risks. Other researchers hopefully expand upon this study by incorporating additional variables that can foster digital literacy among business owners, such as family environment, access to information technology, and educational attainment.
PENGARUH JOB CRAFTING DENGAN PSYCHOLOGY WELL-BEING PADA PEKERJA GIG ECONOMY DI INDONESIA Ilham Ardiansyah
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Job Crafting dengan Psychology Well-Being pada pekerja Gig Economy di Indonesia. Di tengah ketidakpastian kerja dan tekanan tinggi pada sektor ini, job crafting berperan sebagai strategi proaktif bagi driver untuk menyesuaikan aspek pekerjaan dengan kebutuhan pribadi. Perilaku ini diharapkan mampu membantu individu mengelola tuntutan kerja secara mandiri demi mencapai kesejahteraan psikologis yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 251 driver ShopeeFood di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen pengumpulan data terdiri dari Skala Psychology Well-Being dan Skala Job Crafting yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan teknik Regresi Linier Berganda menggunakan program JAMOVI. Hasil uji hipotesis pada dimensi Self-acceptance menunjukkan nilai korelasi (R) = sebesar 0,611 dengan nilai F = 148,1 dengan signifikansi p = <0,001 serta nilai (R²) = 0,373, pada dimensi Personal Growth memiliki nilai korelasi (R) = sebesar 0,658 dengan nilai F = 94,8 dengan signifikansi p = <0,001 serta nilai (R²) = 0,433, pada dimensi Positive Relation With Other memiliki nilai koefisien (R) = 0,658 dengan nilai F = 62,9 dengan signifikansi p = <0,001 serta nilai (R²) = 0,433, pada dimensi Purpose in Life memiliki nilai koefisien (R) = 0,720 dengan nilai F = 66,2 dengan signifikansi p = <0,001 serta nilai  (R²) = 0,518 dan pada dimensi Enviromental Mastery memiliki nilai koefisien (R) = 0,730 dengan nilai F = 55,8 dengan signifikansi p = <0,001 serta nilai (R²) = 0,532 serta pada dimensi Autonomy memiliki nilai koefisien (R) = 0,733 dengan nilai F = 4,73 dengan signifikansi p = <0,001 serta nilai (R²) = 0,538. Hal tersebut menunjukan bahwa variabel Job Crafting memiliki sumbangan efektif sebesar 53,8 % terhadap Psychology Well-Being  serta sisanya 46,2% di pengaruhi oleh faktor lain.    
PERAN PENDIDIKAN EKONOMI KELUARGA DALAM MEMBENTUK POLA KONSUMSI PADA ANAK (Studi Pada Siswa Mts. Wahid Hasyim) Dimas Adi Pratama; Dwi Yanuarindah Putri; Triwilujeng Ayuningtyas
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3428

Abstract

Pendidikan ekonomi keluarga merupakan proses penanaman nilai, pengetahuan, dan kebiasaan dalam mengelola keuangan oleh orang tua untuk membentuk perilaku ekonomi anak yang rasional. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pendidikan ekonomi keluarga, pola konsumsi siswa, serta peran pendidikan ekonomi keluarga dalam membentuk pola konsumsi siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri 30 informan, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian data antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi keluarga diterapkan melalui pembiasaan hidup hemat, pemberian uang saku sesuai kebutuhan, pembiasaan menabung, keteladanan orang tua, serta komunikasi mengenai pengelolaan keuangan. Siswa yang memperoleh pendidikan ekonomi keluarga secara optimal cenderung mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, mengelola uang saku secara bijaksana, serta mengambil keputusan konsumsi yang rasional. Sebaliknya, siswa yang kurang memperoleh pendidikan ekonomi keluarga lebih mudah dipengaruhi lingkungan, tren, dan media sosial sehingga berperilaku lebih konsumtif. Dengan demikian, pendidikan ekonomi keluarga berperan penting dalam membentuk pola konsumsi siswa yang lebih rasional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas lokasi penelitian, menambah variasi karakteristik informan, serta mengembkan faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi pola konsumsi siswa agar diperoleh temuan yang lebih komprehensif dan mendalam.
Gambaran Perputaran Modal Usaha Pada Industri Rumah Tangga Tahu Di Desa Kunir Ismawati Ismawati; Fidyah Jayatri; Gati Ayu Likasari
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3413

Abstract

The most of tofu home industry operators in Kunir Kidul find it difficult to distinguish between business capital and household consumption. The purpose of this study is to examine how tofu home industry owners manage their business finances including capital, profits, and personal expenses. The research method employed a qualitative approach using a narrative framework. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was tested for credibility, transferability, dependability, and confirmability. The results of the study indicate that, the businesses run by the owners have not yet implemented simple bookkeeping or recorded cash inflows and outflows in their current operations. Second, a key driver of tofu marketing in Kunir Kidul Village is its distribution outside the region, which broadens the reach of buyers familiar with Kunir tofu; furthermore, the revenue generated from Kunir tofu sales can provide a stable income for home-based businesses. The findings of this study are recommended to the Economics Education Study Program as an educational institution to foster a stronger entrepreneurial spirit among students, particularly regarding working capital management, production cost efficiency, and business development strategies, so that graduates are not only oriented toward becoming educators but are also capable of becoming entrepreneurs. For future researchers, it is recommended to expand upon these findings by linking them to broader variables, such as entrepreneurial knowledge, business development strategies, and household business productivity. Keywords: business capital turnover, home industries