cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Pro Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Probisnis adalah jurnal ilmiah terbitan berkala yang memuat artikel bisnis dan manajamen.
Arjuna Subject : -
Articles 233 Documents
THE INFLUENCE OF FUNDING POLICY, INVESTMENT POLICY, AND DIVIDEND POLICY ON THE FINANCIAL PERFORMANCE OF COMPANIES LISTED IN THE LQ45 INDEX Isnaeni Rokhayati
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3459

Abstract

Kinerja keuangan merupakan indikator utama yang mencerminkan keberlanjutan dan daya saing perusahaan. Namun, temuan empiris mengenai pengaruh kebijakan pendanaan, kebijakan investasi, dan kebijakan dividen terhadap kinerja keuangan masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pendanaan, kebijakan investasi, dan kebijakan dividen terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar dalam Indeks LQ45. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari 18 perusahaan yang dipilih dari populasi sebanyak 52 perusahaan LQ45 melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Random Effects Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendanaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi penggunaan pendanaan berbasis utang, semakin rendah kinerja keuangan perusahaan akibat meningkatnya beban bunga. Sementara itu, kebijakan investasi dan kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan pada kebijakan investasi dan kebijakan dividen tidak serta-merta meningkatkan maupun menurunkan kinerja keuangan perusahaan LQ45. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kebijakan pendanaan merupakan faktor yang lebih menentukan kinerja keuangan dibandingkan kebijakan investasi dan kebijakan dividen selama periode penelitian. Implikasi penelitian ini adalah manajemen perusahaan perlu mengelola struktur pendanaan secara lebih optimal untuk menjaga kinerja keuangan, sedangkan investor perlu memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kebijakan pendanaan dalam mengevaluasi prospek perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain, seperti profitabilitas, solvabilitas, pertumbuhan perusahaan, dan ukuran perusahaan, agar mampu memberikan penjelasan yang lebih komprehensif mengenai kinerja keuangan.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN KARIR MAHASISWA TINGKAT AKHIR STKIP PGRI LUMAJANG Satriyo Tegar Wicaksono; Dwi Yanuarindah Putri; Naily Rizqi Amaliyah
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3415

Abstract

Pemilihan karir merupakan hal penting bagi mahasiswa tingkat akhir sebagai penentu masa depan setelah menyelesaikan pendidikan. Pengambilan keputusan terkait pemilihan karir akan menentukan kepuasan kerja, kestabilan keuangan hingga kesejahteraan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi terkait pengambilan keputusan mahasiswa pendidikan ekonomi dalam pemilihan karir, melanjutkan sesuai latar belakang pendidikannya sebagai guru atau pada bidang lain. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi. Terdapat 8 informan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa tingkat akhir pendidikan ekonomi di STKIP PGRI Lumajang.  Pemilihan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan tiga teknik utama yaitu: wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis menggunakan tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Keabsahan data di uji melalui uji kredibilitas, uji transferbilitas, uji dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa telah bersikap rasional serta didasari oleh evaluasi matang dalam menentukan karir mereka, dengan mempertimbangkan minat, kemampuan, serta kesejahteraan jangka panjang. Proses pengambilan keputusan mahasiswa menekankan pada keselarasan antara kepribadian, minat, serta realita dunia kerja professiona, mengintegrasikan pemahaman diri dengan kebutuhan pasar kerjal. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat dikembangkan dengan menambahkan variabel pertimbangan ketersediaan lapangan pekerjaan dan tingkat pendapatan terhadap pengambilan keputusan dalam menentukan karir mahasiswa tingkat akhir.
HUBUNGAN PENDIDIKAN EKONOMI DAN PENGELOLAAN UANG SAKU DENGAN PERILAKU KONSUMSI SISWA MTS WAHID HASYIM KUNIR Denis Wiranti; Fidyah Jayatri; Dwi Yanuarindah Putri
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3422

Abstract

Students’ consumption behavior isone of the key aspects that reflects their ability to meet their needs rationally. However, findings from field observations indicate that there are still students at MTS Wahid Hasyim Sukosari, Lumajang, who exhibit consumptive behavior, lack the ability to manage their allowance, and have not yet optimally applied the economic values they have learned from their families. This study aims to analyze the relationship between family financial education and the management of allowance as well as consumption patterns behavior of students at MTs Wahid Hasyim Sukosari Kunir. This study used a descriptive quantitative approach with correlational analysis. The research involved a population of 162 students, from which 115 respondents were selected through a random sampling technique. The data were obtained through observations, questionnaires, and documentation. The data analysis was conducted using multiple correlation analysis after fulfilling the requirements of normality and linearity tests. The results indicate that, first, family economic education has a weak relationship with students’ consumption behavior. Second, pocket money management has a moderate relationship with students’ consumption behavior. Third, family economic education and allowance management simultaneously have a moderate relationship with students’ consumption behavior. These findings suggest that family economic education and allowance management are associated with students’ consumption behavior, with allowance management showing a stronger association than family economic education. The recommendation for future research is that researchers analyze other factors related to consumption behavior, such as digital literacy, peer influence, and economic literacy.