cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 458 Documents
EVALUASI PERSEPSI PENGGUNA INTERNAL WEBSITE ITENAS BERDASARKAN WEBQUAL 4.0 Yoanita Yuniati; Oktaviana Oktaviana
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1b (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1b.2088

Abstract

Website merupakan salah satu sarana yang digunakan perusahaan atau organisasi dalam penyampaian informasi bagi pihak yang berkepentingan. Itenas sebagai salah satu perguruan tinggi swasta juga memiliki website dengan domain www.itenas.ac.id. Website sebuah institusi merupakan sumber informasi yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan civitas kampus, sehingga setiap institusi, termasuk Itenas, perlu melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas website secara berkala. Penentuan atribut prioritas perbaikan perlu dilakukan agar upaya institusi menjadi optimal dalam peningkatan kualitas websitenya. Untuk itu dilakukan evaluasi pengukuran terhadap persepsi tingkat kepuasan dan kepentingan yang didasarkan pada dimensi WebQual 4.0 menggunakan alat ukur kuesioner terhadap responden dosen dan mahasiswa sebagai pengguna internal. Penentuan prioritas atribut yang perlu ditingkatkan didasarkan pada metode Importance Performance Matrix (IPM). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 8 atribut yang harus diperbaiki, dan atribut yang dengan prioritas tertinggi adalah ketepatan waktu informasi, tampilan website, penggambaran website perguruan tinggi teknik dan desain, dan kedetailan informasi. Usulan perbaikan website Itenas antara lain peningkatan kapasitas teknologi, pembaharuan desain website, dan evaluasi jadwal update informasi secara berkala. 
Analisis implementasi model manajemen kinerja karyawan pada industri steel casting (Studi kasus PT. MB Indonesia) Utomo Utomo; Hendrik Hariyono; Rommy Febri Prabowo; Zulfa Fitri Ikatrinasari
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 2 (2020): Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i2.8002

Abstract

Tanpa adanya kinerja karyawan yang baik di perusahaan atau organisasi maka perusahaan tersebut akan mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan sehingga akan mengganggu stabilitas keuangan perusahaan. Meningkatnya kondisi pengangguran karyawan dalam melakukan pekerjaan, dan insentif karyawan untuk pindah (turn over) tinggi. Namun, manajemen kinerja karyawan adalah hal yang sangat sulit dilakukan jika perusahaan tidak memiliki manajemen yang baik dalam mengelola kinerja. PT. MB Indonesia yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri logam. Maka untuk menghasilkan sejumlah produk, manajemen kinerja perlu dilakukan kepada karyawan dengan meningkatkan kinerja karyawan untuk mencapai target yang telah ditentukan. Dengan memberikan umpan balik kompensasi dalam bentuk gaji, tunjangan, bonus dan insentif yang disesuaikan dengan kinerja yang telah dilakukan. Sehingga diharapkan penerapan manajemen kinerja yang baik di perusahaan akan dapat menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dengan kemampuan menghasilkan produk yang mampu bersaing di era globalisasi yang pada akhirnya akan mampu mencapai kelangsungan hidup masyarakat. organisasi atau perusahaan.
Konsep Rancangan Alat Ukur Resiko Ergonomi Yayan Harry Yadi
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.312

Abstract

Penyakit Akibat Kerja (Occupational Disease) merupakan penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan/lingkungan kerja, oleh karena itu kesehatan karyawan harus menjadi prioritas utama perusahaan salah satunya dengan melakukan evaluasi terhadap lingkungan kerja melalui pengukuran secara berkala. Pengukuran kesehatan lingkungan kerja meliputi tingkat kebisingan, polusi debu, temperatur, dan vibrasi akibat proses permesinan. Tujuan Penelitian ini adalah mengembangkan alat pengukur lingkungan kerja fisik yang dapat mengukur sekaligus melalui sensor debu, suara, getaran dan suhu. Metode yang digunakan dalam mengembangkan alat pengukur lingkungan kerja fisik yaitu dengan menggunakan metode Nigel Cross. Hasil penelitian ini didapatkan rancangan alat yang mampu mengukur kebisingan, temperatur, polusi debu, dan getaran sekaligus secara real time dapat dibaca di komputer melaui data logger. Spesifikasi produk untuk alat pendeteksi lingkungan fisik meliputi sensor, debu, getaran, suhu dan suara didapatkan spesifikasi produknya yaitu: (1) pembacaan Input dengan sensor getar, suhu, suara dan debu, (2) Desain Box Panel dengan tutup baut, (3) Bahan Box Panel dengan polymer, (4) Pelindung kabel dengan kain wol, (5) Jenis Output lampu dengan lampu LED. 
PENERAPAN METODE DIAGRAM SEBAB AKIBAT (FISH BONE DIAGRAM) DAN FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT) DALAM MENGANALISA RESIKO KECELAKAN KERJA DI PT. PERTAMINA TALISMAN JAMBI MERANG Faizah Suryani
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i2.3171

Abstract

Kecelakaan kerja adalah sesuatu yang tidak pernah diharapkan dalam setiap pekerjaan, namun kemungkinan dapat terjadi dan dapat menimbulkan kerugian. Untuk mengurangi dampak atau resiko kecelakaan di PT. Talisman Jambi Merang tersebut digunakan suatu manajemen  resiko yang menggabungkan dua tools, yaitu metode metode diagram sebeb akibat (diagram  fishbone) dan FMEA. Metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi semua aktivitas yang berisiko menimbulkan kecelakaan dan menganaalisis tingat keperahannya, sedangkan metode fishbone digunakaan untuk menganalisis penyebab terjadinya kecelaakaan. Dari perhitungan didapaatkan bahwa resiko paling parah terjadi pada bagian produksi, dimana tingkat RPN melebihi titik kritis yaitu sebesar  7,7. Sedangkan penyebab kcelakaan ada empat faktor, yaitu faktor manusia, lingkungan, alat dan manajemen
Kebijakan Penentuan Kuantitas Pemesanan Kembali Produk Obat Menggunakan Pendekatan Fuzzy Inventory (Studi Kasus: PT Dos Ni Roha, Samarinda, Kalimantan Timur Deasy Kartika Rahayu Kartika Rahayu; Meidiva Arfenila
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 2 (2016): Maret 2016
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i2.1528

Abstract

Pengendalian persediaan adalah suatu proses dan metode untuk mengatur total persediaan barang pada suatu perusahaan. Banyak perusahaan yang telah menentukan metode untuk mengendalikan persediaan barang dengan melihat kondisi permintaan dari konsumen pada beberapa periode sebelumnya. Akan tetapi, metode ini tidak mampu menyelesaikan permasalahan jumlah persediaan barang yang dipesan oleh perusahaan. Ditinjau dari segi pemesanan bahan dapat dibagi menjadi dua, yaitu pemesanan yang dilakukan secara statis dan pemesanan yang dilakukan secara dinamis. Sedangkan jika ditinjau dari segi jumlah kebutuhan bahan pada waktu yang akan datang, masalah persediaan dapat diketahui dengan pasti atau tidak sama sekali. Dilihat berdasarkan kuantitasnya, penentuan jumlah pemesanan yang tepat serta mengetahui kapan proses pemesanan akan dilakukan kembali (reorder) adalah hal yang tidak mudah karena adanya fluktuasi permintaan dan ketidakpastian supplier. Metode yang bisa digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan dan ROP yaitu salah satunya metode fuzzy Mamdani. hasil perhitungan fuzzifikasi menggunakan MATLAB maupun manual tidak jauh berbeda yakni untuk manual hasil jumlah pemesanan sebesar 6.404 sedangkan untuk perhitungan MATLAB sebesar 6.400 dan masing-masing perhitungan ROP manual dan MATLAB yakni berada dinilai 757, sehingga dapat dikatakan bahwa hasil keduanya valid dan program MATLAB bisa digunakan untuk penentuan jumlah pemesanan dan ROP dimasa yang akan datang.
PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM MENENTUKAN SISWA BERPRESTASI PADA SMK SUMPAH PEMUDA JAKARTA Dita Amanda Putri; Ruhul Amin
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i1.4098

Abstract

SMK Sumpah Pemuda adalah lembaga pendidikan menengah kejuruan dan mempunyai banyak siswa berprestasi. Pemilihan siswa berprestasi disetiap sekolah pada umumnya berdasarkan nilai rata-rata nilai saja hal ini dirasa kurang tepat. Sehingga sekolah ingin ada faktor-faktor lain yang dijadikan pertimbangan untuk menentukan siswa berprestasi. Siswa yang nilai rapotnya menduduki peringkat 1 sampai 3 tingkat sekolah akan dianggap siswa yang berprestasi akan tetapi sekolah tidak memiliki predikat siswa berprestasi yang memenuhi kriteria. Adapun kriteria yang digunakan adalah kriteria Rata-rata nilai memiliki bobot 55%, nilai Kepribadian memiliki nilai 15%, nilai Kehadiran memiliki nilai 15%, nilai Ekstrakulikuler memiliki nilai 15%. Maka diperoleh 33 siswa yang dijadikan sampel yang memperoleh presentase ≥90% dan yang menjadi predikat siswaberprestasi adalah sebanyak 3 siswa, yaitu Nirwana Hesti Suryani, Fadhli Azka , Sinta. Berdasarkan permasalahan diatas maka dari itu penulis akan membuatkan pemilihan siswa berprestasi dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) merupakan suatu model yang digunakan untuk mencari alternatif yang ada berdasarkan kriteria. Pemprosesan model ini memerlukan pembentukan matrik keputusan yang kemudian dilanjutkan dengan proses normalisasi untuk keputusan dan proses pembobotan yang diakhiri dengan proses perangkingan prestasi.
USULAN RANCANGAN RUTE TRANSPORTASI MULTI TRIP UNTUK MEMINIMASI BIAYA TRANSPORTASI DENGAN HETEROGENEOUS FLEET DAN TIME WINDOW MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA DI PT.XYZ Muhammad Zuhdi Aiman Anka; Luciana Andrawina; Meldi Rendra
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1a (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1a.2056

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang garmen yang terletak di daerah Bandung, Jawa Barat. Produk yang di hasilkan dari perusahaan ini antara lain adalah seragam sekolah meliputi kemeja, celana, rok hingga pesanan seragam khusus. Hingga rute awal PT. XYZ sudah memiliki 33 pelanggan tetap di daerah Bandung dan Cimahi. Selain daerah tersebut, PT. XYZ memiliki pelanggan tetap lainnya di daerah Purwakarta, Garut, Sumedang, Cirebon, Pamanukan, Batam dan Palembang. Penelitian ini membahas VRP dengan karakteristik time windows, heterogenous vehicle, multiple product, dan multiple trips dengan tujuan meminimasi biaya transportasi. Permasalahan VRP ini biasanya diselesaikan dengan menggunakan algoritma metaheuristik seperti genetika algoritma dengan populasi awal menggunakan algoritma heuristik seperti nearest neighbour seperti yang dilakukan pada penelitian ini. Hasil penelitian ini dapat menghasilkan meminimalkan jumlah jarak pengiriman, pengoptimalan penggunaan kendaraan, meminimalkan biaya transportasi dan meningkatkan jumlah pemenuhan permintaan. Dari hasil penelitan ini menghasilkan penurunan total jarak tempuh sebesar 35%, penurunan total biaya transportasi sebesar 31%, dan peningkatan pemenuhan permintaan dari 82,39 % menjadi 94, 89%.
Analisis strategi pemasaran klinik Universitas Mulawarman menggunakan metode quantitative strategic planning matrix (QSPM) Muhamad Najih Burhanudin; Dharma Widada; Anggriani Profita
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 1 (2019): Oktober 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i1.6509

Abstract

Klinik Universitas Mulawarman didirikan guna menunjang kesehatan civitas akademika dan masyarakat sekitar Universitas Mulawarman. Klinik Universitas Mulawarman memiliki posisi yang sangat strategis karena terletak di kawasan Universitas Mulawarman yang berada di jantung kota Samarinda. Namun, posisi yang strategis dan layanan yang variatif ini tidak diiringi dengan banyaknya pasien yang berobat di Klinik Universitas Mulawarman, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap strategi pemasaran Klinik Universitas Mulawarman. Strategi pemasaran dilakukan dengan tiga tahapan. Pada tahap pertama yaitu tahap input menggunakan matrik IFE dan EFE, t otal skor pada matriks IFE adalah sebesar 3,024 sedangkan total skor pada matriks EFE adalah sebesar 2,636 . Tahap kedua dilakukan tahap pencocokan menggunakan matriks IE, sehingga didapatkan matriks IE berada pada sel IV yang berarti tumbuh dan membangun. Selanjutnya dilakukan tahap ketiga yaitu tahap keputusan menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM ) . Dari alternatif strategi yang ada dilakukan perhitungan Total Atractive Score (TAS) menggunakan matriks QSPM didapatkan alternatif strategi terbaik adalah memanfaatkan lokasi yang strategis serta sarana dan prasarana yang memadai untuk menarik pelanggan dengan nilai TAS sebesar 6,371. Sarana dan prasarana yang memadai serta lokasi yang strategis karena dekat dengan civitas akademika Universitas Mulawarman dapat dimanfaatkan bagi pemasaran Klinik Universitas Mulawarman.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEMPE MENGGUNAKAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING Aulia Kusumawati; Agung Dwi Setiawan
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1b (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1b.2079

Abstract

Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebanyak 50% dari konsumsi kedelai Indonesia dijadikan untuk memproduksi tempe, 40% tahu, dan 10% dalam bentuk produk lain (seperti tauco, kecap, dan lain-lain). Konsumsi Tempe rata-rata per orang per tahun di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai sekitar 6,45 kg. Kebanyakan produksi tempe yang ada belum memiliki perencanaan bahan baku yang berakibat kekurangan pasokan atau persediaa yang berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan permintaan di masa mendatang dan melakukan persediaan bahan baku menggunakan Material Requirement Planning (MRP). Metode dalam penelitian ini menggunakan Single Moving Average (SMA), Single Exponential Smoothing (SES) dan Regresi Linier dalam melakukan peramalan dan metode MRP dengan Lot Sizing yaitu Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ). Hasil penelitian yang didapatkan dari perbandingan metode peramalan permintaan tempe diperiode kedepannya ialah metode Single Moving Average (5 bulan) dengan nilai standart error yang terkecil dengan nilai MAPE= 6, MAD=1731, MSD=3499000. Penggunaan Lot Sizing POQ memilki total biaya persediaan paling kecil sebesar Rp. 85.281,- dibandingkan dengan perhitungan LFL dan EOQ yang mampu meminimalisasikan biaya persediaan sebesar 41%. 
Pengendalian Persediaan Drop Cable Aerial G.657 2SC/UPC 35M untuk Proyek Instalasi Kabel Rumah dengan Model Probabilistik Sederhana (Studi Kasus di PT Industri Telekomunikasi Indonesia) Made Irma Dwiputranti; Maria Devi Sinaga
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.303

Abstract

PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT. INTI adalah Badan Usaha milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang telekomunikasi. PT. INTI berperan sebagai pemasok utama pembangunan jaringan telepon nasional yang diselenggarakan oleh perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Masalah yang sering dialami oleh PT INTI adalah tidak sesuainya jumlah pengadaan dengan permintaan user yang menyebabkan penumpukan atau kekurangan barang di Gudang. Salah satu Material yang mengalami penumpukan adalah Drop Cable Aerial G.657 2SC/UPC 35M yaitu salah satu material yang dibutuhkan untuk proyek Instalasi Kabel Rumah (IKR). Oleh karena itu, untuk meminimalisir terjadinya penumpukan Drop Cable Aerial G.657 2SC/UPC 35M, penulis merekomendaikan sebuah penelitian untuk memecahkan permasalahan tersebut dengan menggunakan metode Probabilistik Sederhana. Metode Probabilistik Sederhanan adalah metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan dengan data permintaan yang fluktuatif dimana informasi yang diketahui hanya pola permintaan saja yaitu harga rata-rata, simpangan baku, dan bentuk distribusi kemungkinan permintaannya. Sebelum menggunakan Metode Probabilistik Sederhana, perlu diketahui terlebih dahulu peramalan permintaan untuk masa yang akan datang agar hasil perhitungan bisa diterapkan untuk periode berikutnya. Berdasarkan metode yang digunakan di dalam penelitian ini diketahui bahwa ukuran lot pemesanan ekonomis adalah sebesar 12.189 unit per sekali pemesanan, safety stock sebesar 406 unit, pemesanan ulang dilakukan setelah sisa persediaan digudang sebesar 2.940 unit. Dari hasil perhitungan menggunakan Probabilistik sederhana ini diketahui tingkat pelayanan yang dapat dicapai adalah sebesar 99,7%. Penerapan perhitungan dengan menggunakan metode ini juga mampu mengurangi biaya inventori per tahun sebesar Rp. 49.679.210,5.