cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN)
ISSN : 24600741     EISSN : 25489364     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) merupakan peer reviewed journal di bidang informatika. Jurnal ini diterbitkan 3 bulan dalam setahun (April, Agustus, dan Desember) oleh Program Studi Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 522 Documents
Pengembangan Deteksi Jatuh pada Manusia Menggunakan Metode Threshold Berbasis Data Akselerometer pada Smartphone Hardjianto, Mardi; Aryasanti, Agnes
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i1.72594

Abstract

Banyak sistem deteksi jatuh dikembangkan menggunakan akselerometer, giroskop atau kombinasi kedua sensor pada smartphone. Deteksi hanya menggunakan akselerometer banyak digunakan karena hampir semua smartphone memiliki sensor akselerometer. Alasan lain menggunakan satu sensor dapat menghemat daya baterai. Metode yang banyak digunakan untuk deteksi jatuh yaitu threshold. Metode ini digunakan untuk menghindari komputasi yang komplek agar dapat juga menghemat daya baterai. Sayangnya, metode ini masih memiliki kelemahan yang menyebabkan sejumlah alarm palsu. Pada penelitian kami sebelumnya, akurasi yang dihasilkan mencapai 98,1%, namun masih terdapat kekurangan, yaitu kegagalan membedakan gerak jatuh dan berlari. Pada penelitian ini, kami mencoba memperbaiki metode deteksi jatuh agar dapat membedakan gerak jatuh dan berlari. Walaupun belum sempurna, namun akurasinya sudah meningkat menjadi 99,2%.
Penerapan Framework COBIT 2019 pada Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi di Yayasan Pendidikan Sopacua, Frenando Julio; Haryani, Endang
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 2 (2024): Volume 10 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i2.79297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata kelola teknologi informasi di yayasan pendidikan, yaitu Yayasan Bethel Area (YBA) yang menaungi sekolah PAUD Satria Tunas Bangsa. Urgensi penerapan COBIT 2019 pada tata kelola yayasan pendidikan ini adalah dalam kepentingan menghasilkan layanan TI yang lebih sesuai dengan kebutuhan organisasi. Evaluasi menjadi sangat diperlukan karena analisis tata kelola TI yang belum pernah dilakukan dan keadaan yayasan yang menunjukkan adanya kebutuhan organisasi yang tinggi untuk pemanfaatan TI dalam penyelenggaraan pendidikan di masa mendatang. Riset ini menerapkan COBIT 2019 sebagai kerangka kerja. Setelah menyelesaikan tahapan riset menggunakan 11 faktor pada design factor toolkit dan menyebarkan kuesioner sesuai panduan RACI, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa YBA perlu memberi perhatian khusus pada tiga layanan tata kelola TI, yaitu pengelolaan program (BAI01), pengelolaan perubahan organisasi (BAI05), dan pengelolaan proyek (BAI11). Kapabilitas pengelolaan program (BAI01) pada YBA berada pada level 2, menunjukkan bahwa proses ini telah mencapai tujuannya melalui penerapan aktivitas dasar, namun aktivitas tersebut telah lengkap. Adapun kapabilitas pengelolaan perubahan organisasi (BAI05) dan pengelolaan proyek (BAI11) masih pada level 1, menjelaskan bahwa kedua proses ini kurang lebih mencapai tujuannya melalui pelaksanaan aktivitas, meskipun belum lengkap, serta masih pada tahapan aktvitas awal dan belum terlalu terorganisir. Untuk meningkatkan kapabilitas layanan pengelolaan program (BAI01) dan pengelolaan proyek (BAI11), rekomendasi untuk yayasan adalah pembentukan fungsi manajemen proyek TI, yang fokus pada operasional TI, serta bertugas menyusun dan membangun infrastruktur tata kelola TI, termasuk didalamnya adalah panduan, standar dan kebijakan. Sedangkan untuk meningkatkan kapabilitas pengelolaan perubahan organisasi (BAI05), saran bagi yayasan adalah mengevaluasi rentang dan implikasi perubahan, mengidentifikasi pihak yang terkena dampak dan tingkat keterlibatan, serta mengidentifikasi faktor eksternal baik itu ancaman maupun peluang.
Pengembangan Model Simulasi untuk Menentukan Waktu Operasional Terbaik Angkutan Kontainer Wijayanto, Dedi; Djanggu, Noveicalistus H.; Prima, Febri
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i1.71812

Abstract

Kota Pontianak memegang peran strategis dalam perekonomian Kalimantan Barat. Kota Pontianak menjadi pusat bisnis dan perdagangan skala lokal, nasional, dan internasional. Tingginya arus lalu lintas komoditas perdagangan menimbulkan tingkat pengangkutan peti kemas yang signifikan dan berdampak pada kemacetan lalu lintas. Tingginya arus lalu lintas yang dilalui oleh angkutan berat kontainer terjadi pada Jalan Tanjungpura, Jalan Iman Bonjol, dan Jalan Adi sucipto. Penelitian ini memiliki urgensi dalam efisiensi biaya total operasional angkutan kontainer di dalam kota pontianak. Peningkatan biaya angkut akan secara signifikan meningkatkan inflasi. Penelitian ini mengkaji karakteristik jalan yang dilalui angkutan kontainer menggunakan model yang menghubungkan volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas. Data pengamatan dan model simulasi digunakan untuk mengidentifikasi skenario simulasi berdasarkan waktu operasional terbaik. Melalui serangkaian tahap yang melibatkan pembuatan model konseptual, model simulasi oleh perangkat lunak Arena, verifikasi, dan validasi menggunakan analisis ANOVA. Pembuatan model simulasi didasari pada karakteristik lalu lintas yang direpresentasikan oleh persamaan distribusi probabilitas. Hasil simulasi menunjukkan bahwa waktu perjalanan minimum untuk angkutan kontainer terjadi pada cluster siang, yaitu pada pukul 11:00 hingga 14:00. Adapun waktu tempuh sejauh 7,8 km berdasarkan pengumpulan data dari segmen Utara ke Selatan atau dari Jalan Tanjungpura menuju Jalan Iman Bonjol adalah17,23 menit. Sedangkan untuk rute yang sama dengan arah yang berlawanan diperoleh waktu tempuhnya adalah 17,89 menit.
Analisis Kebutuhan Rancangan Knowledge Management System (KMS) Pemenuhan Indikator Manajemen Pengetahuan pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Wibowo, Angelina Elfrida; Ripanti, Eva Faja; Sukamto, Anggi Srimurdianti
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 2 (2024): Volume 10 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i2.81755

Abstract

 Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan suatu penyelenggaraan pemerintahan yang menggunakan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam hal layanan kepada Pengguna SPBE. SPBE tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 [1] dan Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 177 Tahun 2021. SPBE mempunyai 4 domain dan 47 indikator yang bertujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan sebagai penilaian evaluasi SPBE [2]. Penelitian ini bertempat di Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Barat, fokus mengimplementasikan Domain ke-3, yaitu Manajemen Pengetahuan SPBE dan Indikator ke-26, yaitu tingkat kematangan penerapan manajemen pengetahuan. Sebuah Knowledge Management System menjadi pilihan tepat dalam membantu organisasi mengumpulkan, mengelola, dan menyebarkan pengetahuan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah memberikan rekomendasi rancangan KMS pada SPBE DISKOMINFO Kalimantan Barat. Metodologi penelitian yang dilakukan, yaitu identifikasi masalah, studi literatur, mengumpulkan data, analisis dan perancangan model KM dengan framework, yaitu The 10-Step Knowledge Management Roadmap milik Tiwana (1999) [5], dan hasil rekomendasi model KMS. Pada framework hanya menggunakan 2 fase dan 6 langkah dari The 10-Step KM Roadmap, yaitu fase Evaluasi Infrastruktur dan fase Analisis Desain KM, serta metode perancangan sistem dengan UML dan ERD. Hasil penelitian ini adalah berupa rekomendasi rancangan KMS SPBE di DISKOMINFO Kalbar. Secara keseluruhan, KMS SPBE dapat membantu proses manajemen pengetahuan, terutama dalam penyimpanan, pengelolaan, dan penyebaran pengetahuan SPBE di lingkup DISKOMINFO Kalimantan Barat.
LOGAN: Log Analyzer Simulation Sebagai Media Simulasi Analisis Log Berbasis Data Generator Koprawi, Muhammad; Putra, Wahyu Sukestyastama; Ashari, Wahid Miftahul; Kuswanto, Jeki; Nugraha, Anggit Ferdita
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i1.61446

Abstract

Aktivitas pengunjung sebuah website akan tersimpan di server pada file yang bernama access log. Access log menyimpan berbagai informasi penting seperti IP address pengunjung sampai user agent yang digunakan (browser, sistem operasi, dan sebagainya). Untuk mendapatkan file access log setidaknya harus memiliki akses ke server sehingga file tersebut dapat diambil kemudian dianalisis. Pada penelitian ini, dibuat sebuah sistem yang digunakan sebagai alat untuk membuat file access log secara otomatis dan dirancang mirip seperti format file access log yang ada pada server. Selain sebagi alat untuk membuat file access log, sistem ini juga dirancang untuk melakukan analisis informasi terhadap file access log tersebut dengan menyajikannya dalam bentuk visualisasi. Metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem ini adalah metode pengembangan Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih salah satunya karena siklus pengembangan yang relatif lebih cepat dan singkat tetapi tetap dapat menghasilkan kualitas sistem yang baik. Untuk pengujian terhadap sistem dilakukan beberapa skenario yaitu membuat file temporary access log dengan 1000 baris log yang menghasilkan waktu rata-rata 0,791 detik, proses insert data ke database yang bersumber dari file temporary access log menghasilkan waktu rata-rata 0,271 detik, dan skenario terakhir yaitu membuat log on the fly kemudian langsung insert data ke database menghasilkan waktu rata-rata 4,833 detik. Sehingga dari hasil pengujian tersebut didapatkan skenario yang efektif dan tidak membebani sistem terutama bagian database yaitu membuat file temporary access log terlebih dahulu kemudian insert data ke database yang bersumber dari file temporary access log.
Rancang Bangun Aplikasi Manajemen Penyewaan Fasilitas Olahraga di Kota Pontianak Masrudini, Masrudini; Sukamto, Anggi Srimurdianti; Pratama, Enda Esyudha
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i1.75073

Abstract

Saat ini masih banyak fasilitas olahraga yang menggunakan cara konvensional, dengan mencatat data pesanan dan penjadwalan di dalam buku ataupun papan jadwal untuk memanajemeni penyewaan fasilitas olahraga khususnya di Kota Pontianak. Kondisi tersebut berdampak pada sulitnya pemilik fasilitas olahraga dalam manajemen penyewaan fasilitas olahraga yang mereka miliki. Penyelesaian permasalahan ini memerlukan suatu sistem yang mampu memanajemen penyewaan fasilitas olahraga. Metode yang diterapkan untuk peningkatan kerangka kerja adalah siklus hidup pengembangan kerangka kerja dengan pendekatan waterfall, dan untuk mendukung proses pengembangan, digunakan Unified Modeling Language (UML) yang melibatkan class diagram dan use case diagram. Pengujian sistem dilakukan dengan metode Black-Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT) untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan analisis kebutuhan yang telah dilakukan. Adapun seluruh kebutuhan sistem telah terpenuhi dengan adanya pengujian Black-Box Testing untuk menguji fungsionalitas sistem menggunakan 28 kasus pengujian dengan hasil semua kasus pengujian sesuai tanpa adanya kesalahan pada sistem dan pengujian UAT dengan hasil pengujian 84,8% untuk customer dan 92% untuk owner, hasil ini menunjukkan bahwa sistem sesuai dengan kebutuhan customer dan owner.
Automatic Wound Image Segmentation with U-Net Model for Smartphone Application Sasongko, Agung; Maulana, Muhammad Sony; Mustopa, Ali; Nugraha, Wahyu
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 2 (2024): Volume 10 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i2.78548

Abstract

Pengenalan citra luka memiliki potensi yang sangat penting dalam analisis luka, termasuk klasifikasi jenis luka, identifikasi infeksi, estimasi penyembuhan, dan penentuan perawatan yang tepat. Salah satu perkembangan terbaru dalam bidang ini adalah segmentasi otomatis pada citra, yang memanfaatkan kemajuan dalam deep learning untuk melakukan ekstraksi citra luka dengan menghilangkan piksel yang tidak relevan dengan luka. Dalam penelitian ini, kami melakukan evaluasi terhadap kinerja arsitektur U-Net dasar dan membandingkannya dengan tiga model pre-trained yang terkenal, termasuk MobileNet, MobileNetV2, EfficientNetB0, dan NasNet mobile sebagai backbone untuk meningkatkan kualitas segmentasi citra luka
Metode Heuristik untuk Menentukan Jadwal Periodik Rute Kendaraan Distribusi Produk dengan Permintaan Stokastik Sofitra, Mohamad; Wijayanto, Dedi; Djanggu, Noveicalistus H.
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i1.72376

Abstract

Pada penelitian ini dirancang suatu metode solusi heuristik untuk menyelesaikan permasalahan Periodic Vehicle Routing Problem with Stochastic Demand pada kasus rural logistics. Tujuannya adalah memperoleh suatu set jadwal distribusi berupa tour apriori harian kendaraan ke sejumlah pengecer selama periode waktu  yang memberikan ekspektasi total waktu distribusi paling minimum. Algoritma solusi yang dirancang terdiri atas dua tahapan proses yaitu tahap konstruksi solusi dan tahap perbaikan solusi. Tahap konstruksi solusi dilakukan dengan menggunakan prinsip cluster-first-route-second. Sedangkan tahap perbaikan solusi digunakan strategi eksploratif dan strategi eksploitatif yang berfungsi mencari tetangga-tetangga solusi yang mungkin lebih baik dari solusi-solusi sementara yang telah berhasil ditemukan pada tahap konstruksi atau tahap perbaikan solusi pada iterasi sebelumnya. Strategi eksploratif terdiri atas dua metode yaitu metode inter-tour circular exchange dan overtime cut-off, sedangkan strategi eksploitatif menggunakan metode intra-tour swap. Pengujian kinerja algoritma solusi hasil rancangan dilakukan menggunakan 27 blok eksperimen hasil kombinasi tiga faktor yang diduga merupakan parameter-parameter yang berpengaruh pada kinerja algoritma solusi. Dengan menggunakan pengaturan parameter pencarian yang tepat, algoritma yang dirancang mampu menunjukkan kinerja yang memuaskan yaitu menghasilkan solusi yang berkualitas baik dengan waktu komputasi yang wajar.
Sistem Rekomendasi Lowongan Pekerjaan Menggunakan Content-Based Filtering Fitria, Alya; Zaman, Syahiduz; Yaqin, Muhammad Ainul
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 3 (2024): Volume 10 No 3
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i3.83801

Abstract

Pada era digital dan globalisasi saat ini, transformasi teknologi informasi telah mengubah lingkup pencarian pekerjaan, dengan platform online seperti LinkedIn menjadi alat utama bagi pencari kerja dan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi pekerjaan menggunakan metode content-based filtering, yang mencocokkan profil pencari kerja dengan lowongan pekerjaan berdasarkan karakteristik dan preferensi individu. Data diperoleh melalui web scraping dari situs JobStreet untuk data lowongan pekerjaan dan LinkedIn untuk data pencari kerja, meliputi 437 data lowongan pekerjaan dan 100 data profil pencari kerja. Proses analisis melibatkan preprocessing text, pembobotan kata dengan TF-IDF, dan perhitungan cosine similarity untuk menentukan tingkat kemiripan antar dokumen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem rekomendasi yang dikembangkan dapat memberikan rekomendasi yang relevan dengan rata-rata nilai presisi sebesar 0.53. Pengujian fungsionalitas dengan metode blackbox testing menghasilkan kinerja sistem yang sesuai dengan fungsinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan content-based filtering efektif dalam menciptakan rekomendasi pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang dan keterampilan pencari kerja, memberikan solusi praktis bagi mereka dalam menemukan pekerjaan yang relevan serta mengurangi ketidaksesuaian antara kualifikasi individu dan kebutuhan pasar kerja.
Technique For Others Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) untuk Pemilihan Coffee Shop dan Mapping Menggunakan Library Leaflet Rahmadani, Devi; Ripanti, Eva Faja; Irwansyah, M. Azhar
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 3 (2024): Volume 10 No 3
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i3.79470

Abstract

Budaya minum kopi sudah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat Indonesia khususnya di Pontianak sehingga banyak pengusaha yang membangun tempat minum kopi salah satunya disebut dengan coffee shop. Coffeeshop merupakan warung minum kopi yang mengangkat rancangan lebih modern dibandingkan dengan warung kopi tradisional, rancangan modern dalam artian di sini adalah coffee shop lebih mengedepankan suasana, fasilitas, menu, cara penyajiannya serta pelayanan yang dibuat lebih terbaru dan nyaman. Banyaknya coffee shop, membuat pengguna ragu untuk mengunjungi coffee shop baru karenacoffee shop yang dikunjungi tidak sesuai dengan prioritas yang mengakibatkan kurangnya informasi coffee shop yang mana lebih lengkap fasilitas, menu, harga yang lebih murah, dan jam operasional lebih lama dan lokasi yang akurat.Permasalahan lainnya masih banyak konsumen yang tidak mengetahui tempat-tempat coffee shop pada area kecamatan tertentu dan masih ada beberapa coffee shop yang tidak terdaftar di maps Sehingga, permasalahan tersebut membuat peneliti memiliki tujuan untuk membangun sistem pemilihan coffee shop yang memudahkan konsumen dalam menentukan coffee shop yang sesuai dengan prioritas bersamaTechnique For Others Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS)method yang menjadikan fasilitas, menu, harga, dan jam operasional sebagai kriteria dalam metode perhitungan dalam menentukan coffee shop terbaik serta menampilkan titik lokasi dengan library leaflet. Prioritas merupakan kriteria yang diperoleh dari permasalahan para konsumen kemudian melakukan observasi dan kuesioner sebagai tolak ukur menentukan sub kriteria untuk melangsungkan proses pengambilan keputusan. Penelitian ini melakukan pengujian UAT kepada responden untuk menilai kelayakan sistem pada sesi admin dan pengguna yang dihitung dengan skala likert menghasilkan skor antara 80% "“ 100% = Sangat (Setuju/Baik/Suka) atau "Sangat Baik".