Articles
11 Documents
Search results for
, issue
" Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan"
:
11 Documents
clear
Pengaplikasian Ruangan Tawarikh Di Dalam Subjek Sejarah Sebelum Kemerdekaan Malaysia: Tumpuan Terhadap Majalah Guru
Mohd Nor, Mohd Roslan
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membincangkan mengenai aplikasi ruangan Tawarikh yangterdapat di dalam Majalah Guru sebagai medium bagi rujukan pelajar, guru danjuga masyarakat amnya. Penulisan artikel ini menggunakan metod pengumpulandata iaitu penyelidikan perpustakaan, metode dokumentasi dan akhir sekaliapabila semua data yang diperlukan sudah dikumpul maka olahan danpenganalisaan data dilakukan. Kesimpulan yang dapat dibuat dari penulisanartikel ini ialah, kemunculan persekutuan guru-guru Melayu pada dekad 20-antelah menjadikan Majalah Guru sebagai sumber rujukan selain buku teks yangdisediakan pada ketika itu bagi mata pelajaran sejarah. Ini menunjukkan bahawamajalah juga dijadikan sebagai sumber sejarah sepertimana yang telah disebutkanoleh Khoo Kay kim (1979).
Gaya Bahasa Dalam Syair âAl-iâtira>fâ Karya Abu Nuwas: Sebuah Analisis Stilistik
Fathoni, Hanif
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gaya bahasamerupakan cara yang digunakan pengarang dalam memaparkangagasan sesuai dengan tujuan dan efek yang ingin dicapainya. Dalam kreasipenulisan sastra, efek tersebut dilakukan untuk pemerkayaan makna, penggambaranobyek dan peristiwa secara imajinatif, maupun pemberian efek emotiftertentu bagi pembacanya. Wahana yang digunakan untuk memaparkan gagasandengan berbagai efek yang diinginkan tersebut bukan hanya mengacu padalambang kebahasaan melainkan juga pada berbagai macam bentuk sistem tandayang potensial dapat digunakan untuk menggambarkan gagasan dengan berbagaimacam kemungkinan efek estetis yang ditimbulkannya. Kaitan gaya bahasadengan bahasa, genre maupun budaya itu berarti gaya sangat erat kaitannyadengan pengarang, sebab pengarang itulah yang menciptakannya. Oleh karenaitu, sangat wajar kalau di katakan le style câest de lâhomme meme (gaya bahasa merupakancerminan sang penutur bahasa).Diantara karya sastra Arab yang monumental di Indonesia adalah puisiAbu Nuwas khususnya karyanya yag berjudul âal-Iâtiraf â. Syair âIâtiraf â iniadalah sajak-sajak yang diyakini dicipta oleh Abu Nuwas sebelum ia wafat.Jenis puisi ini dipilih karena cukup terkenal di kalangan pesantren di Indonesiakarena maknanya yang begitu berkesan dikalangan mereka. Namun benarkahpuisi ini hasil karya Abu Nuwas?, untuk itu perlu kiranya pembahasan tentanggaya bahasa puisi Abu Nuwas ini dikaji lebih dalam.
Pendekatan Komunikatif Dalam Pengajaran Bahasa Arab (Pengalaman Pondok Modern Darussalam Gontor)
Hafidz Zaid, Abdul
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pondok Modern Gontor dianggap sebagai salah satu lembaga pendidikandi Indonesia yang memberikan perhatian sangat besar dalam hal pengajaranbahasa asing, khususnya bahasa Arab dan Inggris. Dalam pengajaran bahasaasing ini, Gontor memakai Metode Langsung dengan beberapa perubahanyang disesuaikan dengan lingkungan sekolahnya.Dalam prakteknya, pengajaran bahasa asing membutuhkan latihan secaraterus-menerus, karena pada dasarnya kemampuan berbahasa berarti memilikiketerampilan dalam menggunakan bahasa itu, baik dalam bentuk lisan maupuntulisan, bukan hanya pandai dalam tata bahasanya. Di samping itu, guru tidakhanya mampu membuat muridnya menirukan, mampu membuat mereka ituberfikir dan berbicara dengan bahasa Arab dengan berani dan percaya diri.
Kritik Atas Pendidikan Toleransi Perspektif Multikulturalisme
Ismail, Muhammad
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan toleransi adalah salah satu upaya untuk memahamkan anakdidik akan pentingnya hidup dalam komunitas yang berbeda. Baik dalam suku,ras maupun berkeyakinan, anak didik harus paham dan menjunjung tinggitoleransi. Akan tetapi, pendidikan toleransi saat ini disalahartikan oleh beberapapihak. Mereka ingin melebur keyakinan setiap anak dalam satu bingkai toleransiperspektif multikulturalisme. Dengan asumsi bahwa manusia hidup harusmenghargai perbedaan (termasuk dalam berkeyakinan). Meskipun dalamkesesesatan, siswa harus tetap menghormati pendapat atau pilihan orang lain.Bahkan, siswa diarahkan untuk meyakini kebenaran agama selain Islam. Inimerupakan doktrin yang berbahaya bagi Islam. Untuk itu, makalah ini mencobamengkritik pola pendidikan toleransi perspektif multikulturalisme yangditerapkan ke dalam pendidikan agama Islam dengan mengkaji konsep terkait.Adapun hasilnya adalah bahwa secara konseptual, toleransi perspektifmultikultural tidak sesuai untuk diterapkan dalam pendidikan agama Islam. Sebab,Islam memiliki konsep toleransi sendiri yaitu tasamuh.
Integrasi Aqidah Syariâah Dalam Dunia Pendidikan Membaca Potret Pengalaman Pondok Modern Darussalam Gontor
Arroisi, Jarman
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Aqidah dan syariâah merupakan dua elemen penting dalam bangunanpendidikan pondok pesantren. Aqidah 1 sebagai pijakan dasar berdirinya pesantrensementara syariâah 2 merupakan seperangkat tatanan yang menjelaskan bagaimanakegiatan pendidikan pesantren itu dijalankan. Kedua elemen tersebut dalamdunia pendidikan pesantren tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yanglain. Bahkan integrasi keduanya menjadi prasyarat penting untuk membentukkarakter alumni yang berkualitas tinggi, disamping beberapa factor penting lainya.Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan salah satu pesantrendiantara pesantren yang ada di Indonesia. Pondok Modern Darussalam Gontorini, sebagaimana lazimnya pesantren, menjadikan aqidah dan syariâah sebagaielemen kunci dalam praktik kegiatan pendidikan dan pengajaran didalamnya.Begitu pentingnya arti kedua elemen tersebut bagi kelangsungan hidup PondokModern Gontor, maka Gontor sangat memperhatikan dan menekankan aqidahanggota keluarganya, sejak dari santri, guru, kyai bahkan sampai pada karyawan-nya. Namun persoalanya adalah bagaimana integrasi kedua elemen tersebut,bisa dimanifestasikan dalam praktik pendidikan dan pengajaran di Gontor ?Tulisan ini hadir untuk membaca bagaimana potret integrasi aqidah syariah ituditerapkan dalam kegiatan pondok serta bagaimana pula keterkaitan integrasikedua elemen itu dengan upaya membangun generasi ummat yang bermartabat,keduanya menarik untuk didiskusikan.
Pendidikan Islam Dalam Lingkaran Globalisasi
Setiyadi, Alif Cahya
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan memiliki peran sangat penting dalam kehidupan manusiabahkan tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan proses kehidupan manusia.Dengan kata lain, kebutuhan manusia terhadap pendidikan bersifat mutlak dalamkehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat, bangsa dan negara. Untuk itusistem pendidikan yang memegang kendali akan kebutuhan manusia tersebutharus berfungsi secara optimal. Sehingga kemajuan yang dicita-citakanya akanterwujud dan sebaliknya bila proses pendidikan yang dijalankan tidak berjalansecara baik maka tidak dapat mencapai kemajun yang dicita-citakan.Optimalisasi pendidikan sebagai usaha pengembangan potensi diri melaluiproses pembelajaran atau cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat danberlandaskan pada ajaran agama harus selalu ditingkatkan, terlebih pada eraglobalisasi seperti saat ini. Hal itu dimaksudkan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalah pendidikan yang dihadapi di era globalisasi ini. Baik itu masalahyang bersifat internal maupun eksternal.Makalah ini berusaha mengidentifikasi dan memahami permasalahanpermasalahanpendidikan Islam di era globalisasi dan bagaimana seharusnyapendidikan Islam menyikapinya agar tidak masuk lebih dalam ke dalam pengaruhglobalisasi.
Streamlining Education Institution Through Waqf Enlargement: An Experience of Gontor System
Bahroni, Imam
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Education is a process through which a person could actualize himselfto be powerful individual and part of community. Powerful because he couldnot only live in the society but develop the community, he is also ready to leadand ready to be led and make the people dynamic. A person in this instance,who wishes to actualize his potencies, needs various trainings, positive and rightmovements for physics, mind and heart. First, when the physical movementcontinuously carried out in this life, he becomes physically strong and healthy.That is why a person needs sport, good food, and enough resting. Second, themind also needs to be trained through various movements in the form of hardthinking on a positive and qualitative thing where the strong knowledge lays.Third, in order to strengthen his heart a person needs spiritual movement. Thismovement is naturally done through worship, pray and remembrance of Allah,fasting and night prayer. When these three kinds of movements practiced in lifeit becomes strength for the human being as an individual and part of the groupof people in the society.
Tinjauan Filosofis Tantangan Pendidikan Islam Pada Era Globalisasi
., Syamsirin
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Era globalisasi adalah sebuah era di mana setiap informasi dapat diterimadan diserap oleh seluruh penduduk bumi, tanpa batas penghalang yang dapatmenghalanginya. Luasnya dunia sudah tidak lagi menjadi penghalang untukpenyebaran berita dan isu apapun yang up todate. Hal ini tentunya menjadi halyang baru bagi beberapa orang yang belum memiliki pemikiran yang maju, danbahkan akan menjadikannya hanya akan terlindas oleh cepatnya pertumbuhanteknologi dan kemajuan zaman, karena tidak sanggup menghadapi perubahanyang demikian cepat.Melihat fenomena tersebut, pendidikan adalah faktor yang dapat dijadikansebagai jaminan bagi pengembangan sumber daya manusia, sehingga dapatmenghadapi tantangan globalisasi dengan era digital informasinya. Demikianpula pendidikan Islam, yang lebih cenderung membawa misi religiusitas punjuga harus ikut berperan di dalamnya. Dengan membekali para peserta didiknyadengan kekuatan keimanan, ketakwaan, ilmu pengetahuan, dan ketrampilan yangberimbang sehingga dapat membawa para peserta didik tersebut pada kondisiyang siap menghadapi segala tantangan era informasi.
Islamic Education in Indonesia and Malaysia (The Existence and Implementation until 20 th century)
Margono, Untung
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study discusses the comparison between the existence and theimplementation of Islamic Education in Indonesia and Malaysia both fromreligious educational institutions and public educational institutions. The mainproblem focuses on: what are the issues that covered equality and differencesbased on the existence and implementation, and also what matters are dominantlyand substantially considered as supporting factors for the cause of those twopoints (existence and implementation). The study describes the policy from thetwo countries toward Islamic Education including their goals and objectives.In addition, this study is also exploring the development of Islamic Educationin the two countries based on the historical facts and current situation. Eventually,the analysis of comparison emphasized on the existing facts and reality.
Menyusuri Hakikat Kebenaran: Kajian Epistemologi atas Konsep Intuisi dalam Tasawuf al-Ghazali
Hasan, Amin
AT TADIB Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nur (cahaya) yang Allah hujamkan ke dada adalah kunci sebagian besarilmu pengetahuan. Maka, barangsiapa yang mengira bahwa tersingkapnyapengetahuan hanya tergantung pada dalil-dalil saja, maka berarti ia telahmempersempit rahmat Allah SWT Yang Maha Luas. Dari cahaya itulahhendaknya dicari kasyf (tersingkapnya suatu ilmu). Cahaya itu terpancar darikemurahan Tuhan pada sebagian makhluk hidup dan harus dinanti-nantikan.Memastikan dengan bukti adalah ilmu, dan yang memproses esensikeadaan itu adalah dzauq, sedang yang menerima yang didengar maupunpercobaan lewat prasangka baik adalah iman. Jadi, inilah tiga tingkatan: âAllahakan mengangkat orang-orang yang beriman diantara kalian dan yang telah diberi ilmubeberapa derajat.â