cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 50 Documents
Search results for , issue " 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014" : 50 Documents clear
Internalisasi Karakter Sosial Melalui Budaya Sekolah
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mendeskripsikan proses internalisasi karakter sosial anak melalui budaya sekolah di  Taman kanak-kanak berbasis Islam di Purwokerto. 2) Mengkaji faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat proses internalisasi karakter sosial anak melalui budaya sekolah di  Taman kanak-kanak berbasis Islam di Purwokerto. Informan primer adalah guru di TK Harapan Bunda di Purwokerto Timur, TK Diponegoro 16 di Purwokerto Selatan, TK Aisyiyah 14 di Purwokerto barat dan TK Al Fattah di Purwokerto Utara.  Metode pengumpulan data menggunakan obervasi dan wawancara  dengan instrumen berupa panduan observasi dan panduan wawancara. Analisis data menggunakan analisis model interaktif.  Hasil penelitian menunjukkan : 1) Karakter sosial yang dikembangkan di TK adalah  karakter kerjasama, karakter komunikasi, karakter hormat menghormati, karakter peduli, dan karakter kepatuhan.  2) Pengembangan karakter di TK lebih ke arah dimensi moral feeling. 3) Proses internalisasi karakter sosial di TK dimulai dengan internalisasi karakter sosial ke dalam visi misi sekolah. Implikasi budaya sekolah tampak dalam pendekatan ke siswa, pengelolaan kelas, interaksi sosial di sekolah, penerapan peraturan sekolah dan  hubungan antara sekolah dengan orangtua. Pendekatan yang digunakan dalam pendidikan karakter di TK adalah behavior action. 4) Faktor pendukung internalisasi karakter sosial di TK adalah :visi misi sudah bermuatan karakter, pengalaman mengajar guru diatas 10 tahun, ada hubungan yang baik antara sekolah dengan orangtua. 5) Faktor penghambat internalisasi karakter sosial di TK adalah masih terbatasnya sarana dan prasarana dan media bermain anak. Kata Kunci : Internalisasi, Karakter Sosial, Taman Kanak-kanak.
Peran Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Sikap Nasionalisme Siswa SMP Muhammadiyah Purwokerto Sadeli, Ely Hasan; Makmur, Banani
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam pembentukan sikap nasionalisme siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PKn, siswa dan kepala SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa; Pertama, Pendidikan kewarganegaraan yang difokuskan pada materi yang bermuatan nilai-nilai nasionalisme, serta didukung oleh adanya aktifitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler secara langsung telah mengembangkan wawasan kebangsaan dan rasa nasionalisme pada diri siswa. Kedua, Keterbatasan sumber belajar, siswa yang kebanyakan masih pasif serta sarana dan prasarana yang kurang memadai, menjadikan pembentukkan nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran PKn menjadi kurang efektif. Ketiga, Pemilihan komponen pembelajaran bervariatif yang dilakukan guru PKn, didukung dengan kegiatan upacara bendera, pramuka, kompetisi olahraga serta acara kesenian daerah yang merupakan stimulus dalam membentuk sikap nasionalisme pada diri siswa. Kata Kunci : Pendidikan Kewarganegaraan, Nasionalisme
Implementasi Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus Di SMP Negeri 2 Purwokerto Dan SMP Negeri 1 Baturaden Kabupaten Banyumas) Praptanti, Isnaeni; Noorliana, Mrs
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kualitatif pengajaran Bahasa Indonesia di SMP berdasarkan kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Sumber data yang digunakan meliputi arsip atau dokumen, informan atau narasumber, tempat dan peristiwa atau aktivitas berupa proses belajar mengajar bahasa Indonesia di SMP. Sumber data ini akan memberikan informasi riil atau nyata tentang implementasi kurikulum 2013 bahasa Indonesia pada sekolah tempat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen kurikulum belum lengkap terutama silabus dan buku pegangan guru dan siswa, pelaksanaan pembelajaran belum sepenuhnya dapat berjalan dengan baik, penilaian pada kurikulum 2013 yang terlalu rumit dan kompleks. Dalam  mengimplementasikan kurikulum 2013 pada dasarnya sudah baik meskipun ruhnya belum tampak, aktivitas siswa belum sepenuhnya aktif, pada aspek pola pikir, pola mengajar guru belum banyak berubah dari deduktif ke induktif, aktivitas siswa harus dibangun seperti: mengamati gejala atau kondisi lingkungan, aktif menanyakan hal yang diamati, mencoba suatu kegiatan, mengasosiasikan dan menyimpulkan dari apa yang diamati. Kata Kunci: Kurikulum 2013; Mata Pelajaran Bahasa Indonesia; Sekolah                            Menengah Pertama      
Pemberian Ekstrak Rumput Laut untuk Meningkatkan Imunitas Udang Purbomatono, Cahyono; Husein, Arief
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udang merupakan salah satu komoditas andalan dibidang perikanan. Dalam usaha budidaya maupun pembenihan, umumnya terdapat beberapa kendala yang dapat mempengaruhi produktivitasnya. Biasanya penyakit menjadi kendala utama dan parameter patologis menjadi indikatornya. Namun parameter kesehatan udang jarang dilakukan pengamatan pada saat udang sehat. Terdapat beberapa indicator yang dapat  menjadi petunjuk kesehatan udang yaitu melalui pemeriksaan hemositnya (sel darah udang). Penelitian ini menggunakan ekstrak rumput laut untuk mengetahui pengaruhnya terhapat profi hemosit. Rumput laut diambil dari Kabupaten Brebes. Hasil pemeriksaan mikroskopis hemosit terhadap pemberian ekstrak rumput laut masing-masing dengan konsentrasi 10% dan 20% memberikan gambaran diameter dan granulasi yang berbeda diantara perlakuan maupun terhadap kontrol. Baik kontrol maupun perlakuan memberikan hasil sintasan yang baik karena nilai sintasanya diatas 70%.     Kata kunci: udang, ekstrak rumput laut, profil hemosit dan sintasan
Kajian Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Beton Ringan Juanita, Mrs; Anjarwati, Sulfah
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyumas sebagai penghasil gula kelapa mempunyai banyak limbah tempurung kelapa yang dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis tinggi. Salah satu pemanfaatannya yaitu digunakan sebagai bahan alternatif beton ringan. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah tempurung kelapa bisa digunakan untuk beton ringan dan seberapa kuat tekan serta berat jenis beton. Sampel yang digunakan menggunakan proporsi tempurung kelapa sebagai pengganti agregat kasar sebesar 0%, 8%, 25%, 50%, 75% dan 100% dengan kuat tekan rencana 17 Mpa. Hasil penelitian yang diperoleh dengan faktor air semen 0,6 dan nilai slump 10 serta ukuran agregat kasar maksimal 4 cm diperoleh hasil : Berat jenis beton normal 2350,03 kg/m3, 8 % tempurung kelapa 2202,52 kg/m3 masuk kedalam jenis beton normal. Berat jenis beton dengan proporsi 25 % adalah 2017,92 kg/m3 bukan termasuk beton ringan. Berat jenis beton dengan proporsi 50 %, 75 % dan 100% tempurung kelapa masing-masing 1654,40 kg/m3; 1297,17 kg/m3; 1118,3 kg/m3 termasuk beton ringan, Kuat tekan beton normal sesuai dengan kuat tekan rencana 17 Mpa, proporsi 8% kuat tekan 15,776 Mpa, proporsi 25 % kuat tekan 7,32 Mpa, proporsi 50% kuat tekan 2,801 Mpa, proporsi 75 % kuat tekan 0,442 Mpa dan proporsi 100% kuat tekan 0,059 Mpa. Kata kunci : Tempurung kelapa, bahan, alternatif, beton ringan
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Alokasi Pembiayaan Perbankan Syariah Untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia Purwidianti, Wida; Hidayah, Arini
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio(CAR), Non Performing Financing (NPF), Return On Asset (ROA) dan Tingkat Inflasi terhadap besarnya pembiayaan yang diberikan perbankan syariah untuk UMKM. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analaisis regresi linier berganda.Penelitian ini menemukan bukti bahwa dana pihak ketiga mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap pembiayaan perbankan syariah untuk UMKM, Capital Adequacy Ratio(CAR) tidak mempunyai pengaruh positif terhadap pembiayaan perbankan syariah,  non performing financing mempunyai pengaruh positif  terhadap pembiayaan perbankan syariah untuk UMKM, Return on Asset (ROA) tidak mempunyai pengaruh positif terhadap pembiayaan perbankan syariah untuk UMKM, dan tingkat inflasi mempunyai pengaruh positif terhadap pembiayaan perbankan syariah untuk UMKM. Hasil uji F  memperlihatkan kelima variabel independen tersebut di atas secara bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap pembiayaan untuk UMKM Kata kunci: Capital Adequacy Ratio, Dana Pihak Ketiga, ,  Non Performing Financing , Return On Asset, Pembiayaan UMKM dan Tingkat Inflasi   
Transformasi Wilayah Di Koridor Purwokerto-Purbalingga Dalam Perspektif Geospatial Sutomo, Mr; Shalihati, Sakinah Fathrunnadi
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi dan klasifikasi transformasi wilayah, derajat aksesibilitas dan keselarasan antara transformasi wilayah dengan derajat aksesibilitas di desa-desa sepanjang Koridor Purwokerto-Purbalingga. Metode penelitian menggunakan analisis data sekunder. Unit analisisnya berupa 4 desa sampel di Koridor Purwokerto-Purbalingga. Teknik analisis kualitatif dengan bantuan software Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk analisis peta transformasi wilayah, peta derajat aksesibilitas dan peta keselarasan antara transformasi wilayah dengan derajat aksesibilitas di Koridor Purwokerto-Purbalingga. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa desa di Koridor Purwokerto-Purbalingga mengalami transformasi wilayah yang bervariasi, 2 desa mengalami transformasi tinggi yaitu Desa Dukuh Waluh yang berada di ring road Purwokerto timur dan Desa Karangsentul yang berada di ring road Purbalingga barat, keduanya berada di zona urban fringe, kemudian 1 desa mengalami transformasi sedang yaitu Desa Padamara dan transformasi rendah yaitu Desa Kembaran, keduanya berada di zona rural. Derajat Aksesibilitas ditemukan hanya menjadi 2 kategori yaitu derajat aksesibilitas tinggi untuk Desa Dukuh Waluh dan Desa Karangsentul, derajat aksesibilitas sedang untuk Desa Kembaran dan Desa Padamara. Sedangkan tingkat keselarasan antara transformasi wilayah dengan derajat aksesibilitas terjadi selaras untuk Desa Dukuh Waluh, Desa Karangsentul dan Desa Padamara, dan terjadi ketidak selarasan di Desa Kembaran. Kata Kunci : Transformasi Wilayah, Derajat Aksesibilitas, Geospatial
Fungsi Teks Babad Banyumas Versi Darmasumarta B Priyadi, Sugeng
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBabad Banyumas versi Darmasumarta B mencirikan teksnya dengan deskripsi relasi klien dan patron yang berbeda sesuai dengan periodisasi kerajaan Jawa dari zaman Majapahit dan diakhiri dengan Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda. Patron Majapahit menjadi kebanggaan bagi klien Wirasaba karena Majapahit adalah kerajaan besar yang pernah berkuasa di Nusantara dan berpengaruh di Pulau Jawa. Patron Demak difungsikan dalam teks dengan berita Islamisasi di Wirasaba yang berkaitan dengan kasus perkawinan secara Islam yang menyangkut putri Adipati Warga Utama I dengan putra Demang Toyareka. Patron Pajang difungsikan dalam teks sebagai landasan legitimasi bagi Bagus Mangun yang menggantikan mertuanya dengan gelar Adipati Warga Utama II, yang menjadi pendiri Banyumas setelah membagi Wirasaba menjadi empat sehingga disebut Adipati Mrapat. Patron Mataram difungsikan untuk menjelaskan munculnya nama Kalikethok (Kaligathuk) dan kedudukan Banyumas lebih sempit. Yudanegara dianggap mempunyai masalah sehingga mereka dipecat, kecuali Yudanegara III, yang dianggap sebagai trah Banyumas yang mengalami mobilitas sosial yang tinggi dengan jabatan Pepatih Dalem Kasultanan Yogyakarta. Yudanegara V yang dipecat tidak digantikan oleh keturunannya karena Banyumas dibagi menjadi dua,Kasepuhan dan Kanoman. Pembagian Banyumas menjadi dua memasuki masa penjajahan Belanda di Banyumas pasca-Perang Jawa. Keturunan Cakrawadana dan Bratadiningrat mengisi masa kolonial, terutama keturunan Bratadiningrat, yaitu Gandasoebrata sebagai penutup teks Babad Banyumas versi Darmasumarta B.  Kata kunci: filologi, terbitan diplomatik, khazanah perbabadan, teks Darmasumarta B, klien-patron, legitimasi, Islamisasi, dan mobilitas sosial. 
Kajian Morfologi Bahasa Jawa Dialek Banyumas Noorliana, Mrs; Praptanti, Isnaeni; Fathonah, Siti
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul Kajian Morfologi Bahasa Jawa Dialek Banyumas bertujuan  mendeskripsikan pembentukan kata beserta makna yang dimunculkan dalam dialek Banyumas.Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode cakap dan teknik pancing. Adapun sumber data dalam penelitian adalah informan orang Banyumas asli. Data penelitian berupa kata-kata hasil proses morfologis. Pada tahap analisis data digunakan metode padan intralingual.Metode padan intralingual tersebut diterapkan dengan teknik banding menyamakan (HBS) dan teknik hubung banding membedakan (HBB). Penyajian data dilakukan dengan metode informal. Dalam penelitian ditemukan data, yaitu (1) kata-kata berimbuhan yang meliputi kata-kata berawalan Nasal {ng-, m-, n-,ny-, nge-}, {di-/de-}, {tek-}, {ka-/ke-}, {sa-/se-}; kata berakhiran {-i}, {-ake/-aken}, {-na/-kna}, {-en}, {-e}, {-an}; kata berkonfiks {ke-an}, {ke-en}, {pa-an}, kata bersisipan {-um-}dan {-in-}, (2) kata ulang, dengan jenis-jenis kata ulang seluruh bentuk dasar, kata ulang berkombinasi imbuhan, dan kata ulang berubah bunyi, (3) kata majemuk dengan jenis-jenis kata majemuk koordinatif dan subordinatif. Pada proses pembentukan kata, pengimbuhan, perulangan, dan permajemukan membawa fungsi dan makna yang cukup bervariasi dalam dialek Banyunas.           Kata-kata kunci:    morfologi, bahasa Jawa, dialek Banyumas   
Analisis Prinsip Kesantunan Mahasiswa Asal Thailand Selatan Dalam Berkomunikasi Di Lingkungan Rumah (Sebuah Kajian Sosiolinguistik pada Gegar Budaya Mahasiswa Asing di Universitas Muhammadiyah Purwokerto). Nurliana, Laily; Fathonah, Siti
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  (1) Mendeskripsikan masalah – masalah komunikasi yang dihadapi mahasiswa asal Thailand ketika berbicara dalam bahasa Indonesia, (2) Mendeskripsikan perbedaan prinsip kesantunan antara Thailand dan Indonesia sehingga dapat menjembatani masalah komunikasi yang terjadi, (3) Mendeskripsikan perbedaan budaya antara Thailand dan Indonesia untuk memudahkan proses berinteraksi dengan masyarakat dan (4) Menjelaskan upaya – upaya yang dilakukan mahasiswa Thailand untuk mengatasi gegar         budaya di Indonesia. Pembahasan penelitian ini mengupas tentang contoh – contoh pelanggaran prinsip kesantunan, perbedaan budaya yang mencolok antara Thailand Selatan dan Indonesia (Purwokerto), percakapan – percakapan yang kurang tepat dalam kehidupan sehari – hari, kesalahan pilihan kata dan solusi untuk mengatasi masalah – masalah mahasiswa asing sehingga Universitas Muhammadiyah Purwokerto lebih siap ketika menerima mahasiswa asing tidak hanya dari Thailand Selatan tetapi juga dari negara lain.   Kata kunci : adaptasi, gegar budaya, pelanggaran prinsip kesopanan, solusi