Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2: Oktober 2012"
:
10 Documents
clear
RANCANG BANGUN APLIKASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF (E-LEARNING) MANASIK HAJI MENGGUNAKAN PENDEKATAN LTSA
Rahmanita, Eza;
Koeshardianto, Meidya
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (331.426 KB)
|
DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2129
Haji merupakan rukun islam ke lima, ibadah haji adalah perjalanan suci yang memerlukan kesiapan fisik dan mental serta pengetahuan tentang manasik haji dan proses pelaksanaan ibadahnya. Media pembelajaran interaktif mengenai tata cara pelaksanaan manasik haji akan sangat mendukung niat seseorang untuk melaksanakan ibadah haji ini, karena media ini menjadi alat bantu ajar bagi para calon jemaah haji supaya dapat melaksanakan ibadah haji ini dengan benar ketika nantinya mereka benar-benar berada di tanah suci. Sehingga setelah mempelajari media ini mereka nantinya akan memiliki keinginan juga untuk menunaikan ibadah haji. Aplikasi ini mengadopsi sebuah standar teknologi, Learning Technology System Architecture (LTSA), yaitu sebuah standar internasional untuk penunjang sistem pembelajaran yang didukung oleh teknologi informasi. Aplikasi ini menggunakan layer 3 yang mendiskripsikan komponen dasar Arsitektur pada LTSA, standar ini dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi multimedia pembelajaran interaktif yang di dalamnya memuat tentang tata cara atau tutorial manasik haji, drill and practice, simulasi dan problem-solving, dowload materi atau file manasik haji. Sedangkan berdasarkan polling atau quisioner yang di lakukan oleh penulis terhadap 74 orang yang terdiri dari masyarakat muslim secara umum, KBIH (Kelompok Bimbingan Haji), Orang yang sudah pernah menunaikan ibadah haji dan orang yang sudah mengikuti manasik haji tapi belum melaksanakan haji, maka dihasilkan sebagai berikut : yang mengatakan bahwa web manasik haji ini sangat bagus ada sekitar 42 %, yang mengatakan bagus 31 % , 23 % mengatakan biasa dan 4 % mengatakan jelek.
PENGEMBANGAN MESIN PENCARIAN DAN ANTI PLAGIARISME MENGGUNAKAN LATENCY SEMANTIC ANALYSIS PADA MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN (E-JOURNAL)
Hermawan, Hermawan;
Sholihin, Firdaus
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1200.341 KB)
|
DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2136
Information Retrieval (IR) memegang peranan kunci untuk mencari informasi yang relevan dari beragam jenis repository media baik terstruktur maupun tidak. Salah satu metode yang luas penggunaannya pada IR dan terus berkembang adalah Latency Semantic Analysis (LSA). LSA menggunakan pendekatan secara kontekstual dengan melakukan ekstraksi susunan kata pada korpus, untuk kemudian membangun ontologi domain pengetahuan yang saling terkait tanpa memerlukan referensi. Dengan Penggunaan metode LSA maka pencarian diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna dan memiliki tingkat fleksibilitas yang lebih baik karena tidak melakukan pencocokan secara teks penuh. Dalam penerapannya metode ini sesuai untuk pengembangan mesin pencarian dan anti plagiasi atau Computer Aided Plagiarism Detection (CaPD) yang diterapkan kedalam media pengelolaan e-Jurnal. Dikarenakan e-Jurnal memerlukan tingkat kebutuhan yang tinggi disertai tuntutan kualitas untuk terhindar dari plagiasi.
PERILAKU PETANI BAWANG MERAH DALAM MEREDUKSI RISIKO SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHATANI (STUDI KASUS DI KECAMATAN BATUMARMAR KABUPATEN PAMEKASAN)
Zuhriyah, Amanatuz;
Ariyani, Aminah Happy M
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.344 KB)
|
DOI: 10.21107/rys.v5i2.2116
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran risiko usahatani bawang merah dan mendiskripsikan perilaku petani dalam mereduksi risiko. Penelitian dilakukan di Desa Bangsereh Kecamatan Batumarmar Kabupaten pamekasan. Metode penelitian dilakukan dengan cara kuantitatif dan diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah termasuk dalam kategori usahatani yang berisiko tinggi. Beberapa perilaku petani yang dilakukan untuk mereduksi risiko diantaranya : membeli bibit dari kios saprodi, mengendalikan organisme pengganggu tanaman dengan menggunakan pupuk kimia, menggunakan jarak tanam sesuai anjuran, memanfaatkan tenaga kerja dari luar desa, jika terjadi kegagalan mengambil tabungan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
ANALISA KANDUNGAN GIZI DAN SENYAWA BIOAKTIF KEONG BAKAU (Telescopium telescopium) DI SEKITAR PERAIRAN BANGKALAN
Hafiluddin, Hafiluddin
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.952 KB)
|
DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2131
Keong Bakau (Telescopium telescopium) merupakan salah satu jenis gastropoda yang. banyak dikonsumsi sebagai lauk pauk dan memiliki khasiat sebagai obat asma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan gizi dan senyawa bioaktif Telescopium telescopium di perairan Bangkalan. Telescopium telescopium memiliki kandungan nutrisi tinggi dengan nilai protein sebesar 12,16%, lemak 0,38%, mengandung asam amino essensial tertinggi berupa asam glutamat 1,20% dan asam amino non essensial berupa histidin sebesar 1,56%. Kandungan asam lemak jenuh tertinggi pada palmitat sebesar 27,81% dan asam lemak tidak jenuh pada lenoleat sebesar 9,03%. Ekstrak kasar daging Telescopium telescopium mengandung senyawa alkaloid, steroid dan flavonoid dengan IC50 aktivitas antioksidan tertinggi pada pelarut methanol sebesar 22,08 ppm.
MODEL PENENTUAN KAWASAN EKOWISATA BAHARI DENGAN PEMANFAATAN DATA CITRA SATELIT RESOLUSI TINGGI DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Wardhani, Maulinna Kusumo;
Hidayah, Zainul
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.886 KB)
|
DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2117
Pulau Gili Timur Bawean terletak di Kabupaten Gresik yang memiliki 3 ekosistem khas pesisir secara bersama-sama (ekosistem mangrove, lamun dan terumbu karang). Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan potensi sumber daya alam pesisir Pulau Gili Timur Bawean dan menganalisa kesesuaian wilayah pesisir Pulau Bawean untuk dikembangkan sebagai obyek ekowisata bahari. Metodologi penelitian ini mengunakan metode survei dengan analisis kesesuaian kawasan ekowisata menggunakan skoring dan pembobotan. Potensi sumberdaya pesisir dan lautan Pulau Gili Timur Bawean Kabupaten Gresik antara lain persentase tutupan terumbu karang hidup mencapai 60% pada kedalaman 5 meter dan 37.70% pada kedalaman 10 meter, vegetasi mangrove dengan tegakan sekitar 300-400 pohon dengan luas kurang lebih sekitar 14.887,255 m2 (1.488 Ha), dan ekosistem lamun dengan persentase penutupan lamun kuran lebih 20%. Potensi ekowisata selam dan rekreasi pantai berada di sebelah barat, timur atau selatan pulau. Parameter yang paling mendukung daerah ini adalah terumbu karang yang indah dengan persentase tutupan karang dengan kategori baik, yaitu 50-65 %.
SISTEM PENGUKURAN KINERJA PRODI DENGAN METODE INTEGRATED PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEMS (IPMS) DAN MULTI-ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT) (STUDI KASUS: PRODI TEKNIK INFORMATIKA UTM)
Rachman, Fika Hastarita;
Satoto, Budi Dwi
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.689 KB)
|
DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2133
Peningkatan kualitas pendidikan merupakan tolok ukur Perguruan Tinggi, sehingga perlu mengambil langkah-langkah prioritas dalam menyelesaikan permasalahan dan meningkatkan kinerjanya. Peningkatan kinerja digunakan untuk penilaian akreditasi dan evaluasi diri institusi yang dilakukan terhadap Perguruan Tinggi. Sehingga penelitian ini akan melakukan pengukuran kinerja Program Studi (Prodi) dengan merancang sistem pengukuran kinerja (SPK) yang terintegrasi dengan metode IPMS (Integrated Performance Measurement Systems) dan MAUT (Multi-Attribute Utility Theory). Dengan metode IPMS, Key Performance Indicators (KPI). Prodi ditentukan berdasarkan stakeholder requirement dan identifikasi KPI yang dikelompokkan dalam kriteria kinerja prodi yang terdiri: kurikulum, mahasiswa, finansial, SDM, administrasi akademik, proses pembelajaran, alumni, evaluasi dan pengendalian, serta external party. Dalam penelitian ini terdapat 9 kriteria umum dan 38 sub kriteria, untuk hasil pembobotan bobot terbesar adalah kriteria kurikulum yaitu 0.223 dan bobot yang terkecil adalah kriteria masyarakat yaitu 0.042. Untuk kriteria umum yang memperoleh bobot terbesar adalah kriteria kurikulum sebesar 0.223 dan bobot yang terkecil adalah kriteria masyarakat sebesar 0.042. Ini memberikan keterangan bahwa kriteria kurikulum lebih penting daripada kriteria-kriteria lainnya sedangkan tingkah kepentingan yang paling rendah adalah kriteria masyarakat. Dalam hasil akhir evaluasi kinerja program studi beberapa KPI yang sudah mencapai target yang diinginkan oleh program studi. Rata-rata scoring system dari KPI adalah 81.53% ini memberikan keterangan bahwa kinerja Program Studi Teknik Informatika Trunojoyo secara keseluruhan kinerjanya sudah baik, dengan skor terbesar adalah diatas 100%.
EFEKTIFITAS ADITIF NON-KIMIA DALAM MEMPERCEPAT PROSES KRISTALISASI DAN MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI GARAM RAKYAT DI MADURA
Triajie, Haryo;
Insafitri, Insafitri
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.452 KB)
|
DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2118
Garam merupakan salah satu kebutuhan yang merupakan pelengkap dari kebutuhan pangan dan merupakan sumber elektrolit bagi tubuh manusia. Walaupun Indonesia termasuk negara maritim, produksi garam belum mencukupi. Produksi garam nasional hanya dapat memasok sekitar 60 persen tingkat kebutuhan nasional. Ketidakcukupan tersebut baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Di lain pihak untuk memenuhi kebutuhan garam dalam negeri banyak diimpor dari luar negeri, terutama untuk pasokan garam beryodium serta garam industri. Selain itu cuaca merupakan faktor yang paling dominan dalam proses pembuatan garam. Penelitian ini bertujuan mendapatkan formulasi campuran bahan-bahan aditif dengan hasil (kuantitas dan kualitas) paling baik dalam waktu yang singkat dan diperolehnya metode standar produksi garam dengan menggunakan bahan aditif beserta cara mengaplikasikannya. Rancangan penelitian ini menggunakan RAL dengan 6 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali yakni : P0 = air tua (kontrol positif); P1 = air tua + aditif formulasi 1 + Polibag hitam; P2 = air tua + aditif formulasi 2 + Polibag hitam; P3 = air tua + aditif formulasi 3 + Polibag hitam; P4 = air tua + aditif formulasi 4 + Polibag hitam; dan P5 = air tua + aditif formulasi 5 + Polibag hitam. Dari perlakuan tersebut akan didapatkan 18 perlakuan. Kesimpulan yang didapat yakni perlakuan tidak berpengaruh terhadap kecepatan proses kristalisasi tetapi berpengaruh terhadap berat garam yang dihasilkan dan terbaik adalah pada P3 sebesar 271 g/L (arang aktif rumput laut : arang aktif sekam padi : tepung cangkang 1:1:2) dengan kandungan NaCl tertinggi yakni 98,4%.
STUDI PENYEDIAAN PELUANG USAHA DENGAN MODAL TERBATAS MELALUI MEDIA INTERNET
Novianti, Trisita;
Rahmat, Abdullah Basuki
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (382.046 KB)
|
DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2134
Perkembangan teknologi mempengaruhi perdagangan, transaksi, dan peredaran uang selama ini. Berbagai kemudahan yang ada mengakibatkan semakin berkembangnya electronic commerce (e-commerce). E-commerce menjadi semakin penting dengan adanya kemajuan di bidang telekomunikasi dan jaringan komputer yang terus berkelanjutan. Selain sebagai media informasi dan promosi, e-commerce juga memiliki kelebihan dengan daya jangkau yang luas serta biaya yang dibutuhkan terjangkau. Terdapat 20 buah alasan seseorang mengaplikasikan e-commerce. Ke 20 alasan tersebut dijadikan sebagai variabel penelitian yang melandasi pengaplikasian e-commerce. Setelah dilakukan analisis pemilihan variabel, terdapat 4 variabel yang tidak signifikan yaitu mempermudah transaksi, mengakses pasar global, meningkatkan keuntungan, dan modal tidak terlalu besar. Proses analisis faktor dilakukan pada 16 variabel yang tersisa dan dari proses analisis tersebut diperoleh 6 buah faktor baru antara lain Optimalisasi, Keberagaman Barang, Area Pemasaran, Perluasan Bisnis, Keberagaman Konsumen, serta Promosi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ke 6 faktor tersebut merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan implementasi bisnis menggunakan media e-commerce.
PENGEMBANGAN SISTEM PEROLEHAN CITRA BATIK MADURA YANG EFEKTIF SEBAGAI UPAYA INVENTARISASI KEKAYAAN BUDAYA MADURA
Wahyuningrum, Rima Tri;
Rochman, Eka Mala Sari
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.772 KB)
|
DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2128
Gaya hidup manusia yang serba praktis, cepat dan akurat menuntut pertumbuhan teknologi yang pesat untuk memenuhi kebutuhan. Salah satunya adalah kebutuhan akan data dan informasi yang akurat. Salah satu teknik yang digunakan adalah Sistem Perolehan Citra berbasis Isi (SPCI) atau Content Based Image Retrieval (CBIR), yaitu suatu teknik pencarian citra yang mirip dengan melakukan perbandingan antara citra query dengan citra database. Obyek yang digunakan pada penelitian ini yaitu batik Madura dengan tujuan sebagai upaya inventarisasi kekayaan budaya Madura. Pada penelitian ini telah dibuat pengembangan Sistem Perolehan Citra Batik yang efektik menggunakan fitur warna, tekstur dan bentuk. Metode yang digunakan adalah kombinasi Fuzzy Color Histogram (FCH), Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan Moment Invariants. Untuk mengukur kemiripan antar citra batik didasarkan pada perhitungan modifikasi Euclidean Distance. Dengan menggabungkan ketiga metode untuk ekstraksi fitur tersebut telah diperoleh tingkat akurasi perolehan citra yang tinggi, akurat dan efektif sesuai dengan yang diharapkan. Untuk mengevaluasi performansi dari sistem yang dikembangkan menggunakan Recall dan Precision. Berdasarkan hasil uji coba ditunjukkan bahwa dengan jumlah data yang ditampilkan sebanyak 10 pada nilai recall = 0.2 maka nilai precision yang dicapai cukup tinggi yaitu 0.93 yaitu saat jumlah data pelatihan yang digunakan sebanyak 160 dan jumlah data uji yang digunakan sebanyak 40 data.
PERBAIKAN KUALITAS MATERIAL STAINLESS STEEL 316L PADA APLIKASI IMPLAN PENYAMBUNG TULANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEFORMASI DINGIN, ANNEALING STRESS RELIEF, DAN SANDBLASTING
Pramudia, Mirza
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (949.205 KB)
|
DOI: 10.21107/rys.v5i2.2135
Material implan merupakan produk yang dibuat dengan tujuan untuk untuk membantu fiksasi, perbaikan, penggantian bagian tulang yang retak atau patah pada tubuh manusia. Material implan tersebut diharuskan untuk memiliki beberapa persyaratan antara lain bersifat biocompatible, bioadhesion, biofunctionality, memiliki ketahanan korosi dan sifat mekanik yang baik, dan lain sebagainya. Salah satu jenis material implan yang banyak digunakan adalah stainless steel 316l. penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh metode heat treatment dan sandblasting terhadap sifat mekanik dan ketahanan korosi stainless steel 316l. hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan panas annealing stress relief dan proses sandblasting dapat meningkatkan sifat mekanik dan ketahanan korosi material AISI 316L.