cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
EFEKTIFITAS PEDOMAN PENDOKUMENTASIAN DIAGNOSA DAN INTERVENSI KEPERAWATAN BERBASIS ANDROID TERHADAP PENINGKATAN MUTU DOKUMENTASI KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP Arif Puji Atmanto; Aggorowati Aggorowati; Muhammad Rofii
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.517

Abstract

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penulisan dokumentasi asuhan keperawatan di fasilitas kesehatan khususnya rumah sakit belum optimal. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti perawat yang lebih suka berinteraksi langsung dengan pasien, rendahnya pemahaman tentang menulis dokumentasi dan mencatat asuhan keperawatan dirasakan membebani sehingga diperlukan pedoman praktis dan mudah diinstal dan digunakan pada smartphone sehingga perawat mudah menerapkan dan hemat waktu dalam pendokumentasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pedoman pendokumentasian diagnosa dan intervensi keperawatan berbasis android terhadap peningkatan mutu dokumentasi diagnosis dan intervensi keperawatan. Desain penelitian ini adalah quasi experiment dengan pre-post test dengan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah 161 perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit SM. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling 35 perawat di ruang rawat inap kelas III dan untuk evaluasi menggunakan sampel dokumentasi asuhan keperawatan. Hasil penelitian pada kelompok intervensi menunjukkan peningkatan mutu dokumentasi diagnosa dan intervensi keperawatan, sebelum 31,4% dan setelah 97,1%; sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan penurunan mutu dokumentasi, sebelum 45,7% dan setelah 11,4%. Pedoman pendokumentasikan diagnosa dan intervensi keperawatan berbasis android  efektif meningkatkan mutu dokumentasi diagnosa dan intervensi keperawatan dari rata-rata: 1,31 hingga 1,97 dengan nilai p-value=0,000, ini berarti pedoman pendokumentasikan diagnosa dan intervensi keperawatan berbasis android efektif meningkatkan mutu dokumentasi diagnosa dan intervensi keperawatan. Kata kunci: Pedoman dokumentasi; Asuhan keperawatan; Mutu; Aplikasi 
KORELASI PARITAS DENGAN KEMAMPUAN IBU POST PARTUM DALAM MERAWAT BAYI BARU LAHIR Ervin Zulianti; Umi Aniroh
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i1.706

Abstract

ABSTRAKAngka kematian bayi di dunia maupun di Indonesia masih tinggi khususnya di Jawa Tengah.  Kemampuan ibu sangat penting dalam perawatan bayi untuk kesehatan bayi. Kemampuan ibu merawat bayi bisa dipengaruhi oleh faktor paritas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dengan kemampuan merawat bayi baru lahir pada ibu post partum.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan  cross sectional,menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner. Populasi dalam penelitian ini ibu post partum. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan 64 responden. Analisis data dilakukan dengan uji kendall’s tau.  Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden dengan paritas primipara sebanyak 34 responden (53,1%) dan sebagian besar responden mempunyai kemampuan merawat bayi baru lahir dalam kategori kemampuan baik sebanyak 56 responden (87,5%). Hasil uji statistik dengan kendall’s tau diperoleh nilai p-value 0,005 (?=0,05). Dari analisis  statistik  tersebut menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kemampuan merawat bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Kranggan. Kata kunci : Paritas, Kemampuan merawat bayi baru lahir
SINTESIS MEMBRAN SELULOSA TERMODIFIKASI NA2EDTA DARI BAGASE TEBU UNTUK ADSORPSI LOGAM Pb Rohmatun Nafi’ah; Susan Primadevi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i3.635

Abstract

ABSTRAK Selulosa merupakan bahan dasar membran ultrafiltrasi yang sekarang banyak dikembangkan. Keunggulan selulosa dibandingkan senyawa lain dalam pembuatan membran yaitu senyawa selulosa tersebar secara luas di alam, murah, jumlahnya melimpah, mudah diperoleh, dan dapat mengembang di air. Namun, serat selulosa yang belum dimodifikasi memiliki kemampuan adsorpsi logam berat yang rendah.  Pada penelitian ini dilakukan modifikasi pada membran selulosa dari ampas tebu dengan Na2EDTA yang dijadikan sebagai adsorben yang bertujuan untuk memperoleh daya kemampuan pengikatan logam Pb oleh membran selulosa. Proses pembuatan membran selulosa meliputi tahap Isolasi selulosa, tahap sintesis membran selulosa, dan tahap pencetakan membran. Proses Isolasi selulosa menggunakan metode Sokletasi. Proses sintesis membran selulosa, Serbuk selulosa murni ditimbang sebanyak 2 gram, dimasukkan ke dalam beker glass. Kemudian ditambahkan 20 mL asam sulfat 2 M dan diaduk homogen selama 30 menit sambil dipanaskan di atas hot plate stirrer suhu 45°C. Campuran tadi ditambahkan Na2EDTA sebanyak 52 mg, diaduk homogen selama 20 menit menggunakan magnetic stirrer. Selanjutnya dilakukan uji analisis kualitatif (FTIR) dan Uji kuantitatif dengan kajian adsorpsi membran selulosa terhadap logam Pb. Hasil penelitian didapatkan nilai susut pengeringan simplisia bagase tebu sebesar 59,37%.  Rata-rata penentuan kadar air simplisia bagase tebu dengan replikasi 3 kali adalah 7,461%, Kadar abu simplisia bagase tebu diperoleh sebesar 9,205%. Nilai kapasitas adsorpsi yang paling optimal yaitu pada variasi pH 3 yaitu sebesar 1,875 mg/gram. Kata Kunci: Membran Selulosa, Bagase Tebu, Adsorben, Logam Pb
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 02 BANYUURIP KECAMATAN MARGOREJO KABUPATEN PATI Fiidatun Rohana; Sri Hartini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i2.594

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat yang di tandai dengan kemajuan pada bidang informasi dan teknologi. Kemajuan teknologi seperti gadget ini tentu memberi dampak positif terutama memudahkan seseorang mencari informasi, mempermudah pekerjaan dan mempersingkat proses informasi baik dalam pekerjaan bidang ekonomi, pendidikan dan lain-lain. Dilain pihak penggunaan yang tidak terkontrolkan memberi dampak negatif bagi penggunanya. Dampak dari permainan gadget itu sendiri adalah mengganggu saraf motorik halus, menghambat perkembangan interaksi sosial, mempengaruhi pola tingkah laku anak, mempengaruhi pola bicara, mudah emosi, terpapar konten kekerasan dan pornografi, bahaya radiasi, pola makan, obesitas, dan susah tidur. Untuk menganalisa hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia sekolah di SDN 02 Banyuurip Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Jenis penelitian ini yang digunakan yaitu kuantitatif dengan menggunakan  metode survey atau penggumpulan data dengan cara pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 39 anak dan sampelnya menggunakan total sampling jadi sampel yang digunakan sebanyak 39 anak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan paling banyak adalah responden penggunaan gadget tinggi dengan jumlah 23 responden (59,0%), dan paling sedikit adalah penggunaan rendah dengan jumlah 6 responden (15,4%), dan diantarnya adalah penggunaan sedang dengan jumlah 10 responden (25,6%). Penelitian tentang hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial menghasilkan nilai p value (p 0,000 < ? 0,05) maka terdapat hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial. Ada hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia sekolah di SDN 02 Banyuurip kecamatan margorejo kabupaten pati. 
EFEKTIVITAS PEMBERIAN KOMBINASI TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN JUS PEPAYA PADA PENDERITA HIPERTENSI Yulia Susanti; Izzati Alfusanah; Muhammad Khabib Burhanuddin Iqomh
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i1.711

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Penyakit tidak menular hipertensi telah menyumbang kematian. Tatalaksana penyakit hipertensi dilakukan dengan 2 cara yaitu secara farmakologi dan nonfarmakologi. Manajemen nonfarmakologi maupun intervensi keperawatan mandiri yang dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi seperti menciptakan keadaan rileks atau manajemen stres penggunaan relaksasi nafas dalam terbukti mampu untuk mencegah terjadinya hipertensi. Terapi teknik relaksasi nafas dalam yang dikombinasikan dengan pemberian buah pepaya sangat mudah dan tidak mahal untuk dilakukan. Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian kombinasi teknik relaksasi nafas dalam dan jus pepaya dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experiment one group design pretest-posttest. Alat yang digunakan untuk penelitian adalah Sphignomanometer, kuesioner data karaketristik reponden, lembar observasi, SOP teknik relaksasi nafas dalam dan jus pepaya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jenarsari Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal. Sampel: Responden dalam penelitian ini berjumlah 20 penderita hipertensi di Desa Jenarsari Kecamatan Gemuh yang diberikan terapi kombinasi teknik relaksasi nafas dalam dan jus pepaya. Hasil: Tekanan darah sebelum diberikan terapi menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik 162,30 mmHg dan diastolik 100,95 mmHg termasuk dalam klasifikasi hipertensi hipertensi Tingkat 2 atau HT sedang. Tekanan darah sesudah diberikan terapi menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik 145,65 mmHg dan diastolik 90,90 mmHg termasuk dalam klasifikasi hipertensi Tingkat 1 atau HT ringan. Hasil uji statistik dengan Uji Ttest didapatkan  p value  0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan tekanan darah pada penderita hipertensi sebelum dan sesudah diberikan terapi mengalami penurunan yaitu tekanan darah sistolik sebesar 16,65 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 10,05 mmHg. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian terapi kombinasi teknik relaksasi nafas dalam dan jus pepaya. Terapi kombinasi teknik relaksasi nafas dalam dan jus pepaya ini dapat diaplikasikan secara mandiri oleh penderita dan digunakan perawat dalam melakukan tindakan keperawatan mengatasi penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kata Kunci  : teknik relaksasi nafas dalam, jus pepaya, hipertensi 
PERSEPSI LANSIA HIPERTENSI DAN PERILAKU KESEHATANNYA Edy Soesanto; Riski Marzeli
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i3.627

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyumbang terbesar penyebab kematian di dunia dan menjadi masalah kesehatan public utama di seluruh dunia. Peningkatan hipertensi dalam lima tahun terakhir sebesar 8,3% harus menjadi perhatian khusus pemerintah dalam mengatasi angka hipertensi. Salah satu faktor resiko yang harus diubah pada hipertensi adalah perilaku dan gaya hidup, mulai dari pola makan yang tidak sehat sampai kurangnya aktivitas olahraga serta persepsi individu yang keliru terhadap penyakit hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan antara persepsi lanjut usia hipertensi dengan perilaku kesehatan. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan menggunakan desain Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 96 responden lanjut usia yang menderita hipertensi dan masih mampu melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri di desa Sumberrejo Mranggen, Demak dengan menggunakan Teknik proporsional random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan  uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat  64 responden (66,7%) memiliki perilaku kesehatan yang baik, 64 responden (66,7%) memiliki persepsi keuntungan, 52 responden (54,2%) memiliki persepsi hambatan dan ada hubungan antara persepsi manfaat dan persepsi hambatan dengan perilaku Kesehatan lanjut usia hipertensi dengan nilai p value masing-masing sebesar 0,000 dan 0,0458 (p value <0,05).  Berdasarkan hasil tersebut diharapkan lanjut usia hipertensi memiliki persepsi keuntungan yang baik terhadap penyakitnya dan perilaku kesehatan yang baik agar penyakit hipertensi yang dideritanya dapat dikendalikan atau terkontrol dengan baik. Kata Kunci: Persepsi, Lansia, Hipertensi, Perilaku Kesehatan
PENGARUH MASSAGE EFFLURAGE DENGAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TERHADAP PENCEGAHAN DEKUBITUS PADA PASIEN BEDREST DI RUANG INSTALASI RAWAT INTENSIVE (IRIN) RS MARDI RAHAYU KUDUS Santiko Santiko; Noor Faidah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i2.600

Abstract

Salah satu faktor eksternal yang dapat menyebabkan gangguan integritas kulit adalah imobilisasi. Dampak buruk dari imobilisasi yaitu gangguan integritas kulit yang dapat mengakibatkan terjadinya iritasi dan luka tekan. Salah satu terapi pijat yang telah disebutkan diatas yaitu teknik massage efflurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) yang mana merupakan teknik mengusap sekali atau dua kali sehari efektif dalam mencegah luka tekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage efflurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap pencegahan dekubitus pada pasien bedrest di Ruang Instalasi Rawat Intensive (IRIN) RS Mardi Rahayu. Jenis penelitian Quasi experimental design dengan rancangan control grup design pretest dan posstest. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua pasien Bedrest yang dirawat di ruang Instalasi Rawat Intensive (IRIN). Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling sehingga besar sampel 46 responden. Teknik analisa data menggunakan Chi Square. Sebelum dilakukan massage efflurage dengan VCO pada kelompok kontrol dan intervensi hasilnya sama tidak ada yang dekubitus dikarenakan responden yang dipilih sesuai dengan kriteria eklusi yaitu pasien tidak terjadi dekubitus. Sesudah dilakukan massage efflurage dengan VCO hasil menggunakan uji Chi Square menggunakan Fisher Exact diperoleh p-value 0,022. Terdapat pengaruh secara signifikan massage efflurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap pencegahan dekubitus pada pasien bedrest di Ruang Instalasi Rawat Intensive (IRIN) RS Mardi Rahayu Kudus.
HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOASRI KABUPATEN MADIUN Avicena Sakufa Marsanti; Hanifah Ardiani
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i2.590

Abstract

Kusta merupakan penyakit menular yang menyerang kulit. Pada Tahun 2018 Kasus Kejadian Kusta di Indonesia kembali meningkat yakni dari 15910 kasus menjadi 17017 kasus. Selama periode tahun 2015-2016 jawa timur merupakan satu-satunya provinsi di bagian barat Indonesia dengan angka beban Kusta tinggi. Sedangkan Kejadian Kusta pada Wilayah Kerja Puskesmas Wonoasri menduduki peringkat ke – 2 di Kabupaten Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Personal Hygiene dengan Kejadian Kusta. Penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian case control, Teknik sampling Simple Random Sampling dengan Jumlah sampel penelitian sebanyak 60 responden yang terdiri dari kelompok kasus dan control. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada Hubungan antara Personal Hygiene dengan Kejadian Kusta dibuktikan dengan nilai p Value = 0,026  (95% CI= 1,320 – 14,504). Personal Hygiene merupakan tindakan pencegahaan individu untuk meningkatkan kesehatan secara mandiri dalam membatasi menyebarnya penyakit menular, terutama yang ditularkan secara langsung dalam hal ini kejadian kusta. Praktek Personal Hygiene yang kurang baik meningkatkan resiko penularan kejadian penyakit kusta.
PENGETAHUAN DAN PERILAKU MENCUCI TANGAN PADA SISWA SMK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 Siti Haryani; Ana Puji Astuti; Joyo Minardo
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i1.705

Abstract

ABSTRAK Masih rendahnya perilaku cuci tangan pakai sabun pada masyarakat dapat menimbulkan resiko penyebaran penyakit infeksi. Penyakit infeksi yang sedang berlangsung sekarang ini adalah COVID-19 (Corona Virus Desases 19). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui serta memberikan gambaran mengenai pengetahuan dan perilaku mencuci tangan pada siswa SMK. Adapun manfaat dari penelitian ini secara teoritis adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit melalui perilaku mencuci tangan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif observasional dengan pendekatan   cross sectional, artinya pengumpulan data dilakukan terhadap responden untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku mencuci tangan. Sasaran penelitian adalah siswa SMK Muhammadiyah Sumowono Kab. Semarang, Jawa Tengah Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Jumlah sampel sebanyak 120 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% atau 90 siswa SMK Muhammadiyah Sumowono Kabupaten Semarang berpengetahuan baik, bahwa  85.8 % atau 103 siswa SMK Muhammadiyah Sumowono Kabupaten Semarang berperilaku baik. Analisis bivariat menunjukkan hasil ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku mencuci tangan dengan nilai signifikasi (p-value) sebesar 0.003, dimana p-value kurang dari ? (0.05). Saran ditujukan untuk meningkatkan upaya pencegahan terhadap Covid-19, sebaiknya tetap dilakukan protokol kesehatan dengan 3 M yaitu mencuci tangan mengguankan sabun, memakai masker dan menjaga jarak. Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku Mencuci Tangan,  Covid-19
PENGARUH KONSUMSI TEH DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI GROBOGAN Nurulistyawan Tri Purnanto; Laily Himawati; Nur Ajizah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i3.630

Abstract

ABSTRAK Rendahnya cakupan ASI eksklusif di Indonesia menjadikan anak terkurangi haknya untuk mendapatkan makanan bernutrisi tinggi bagi pertumbuhan. Hal ini dikarenakan kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui. Pemberian tindakan non farmakologi seperti teh daun kelor diharapkan mampu meningkatkan produksi ASI sehingga anak tetap mendapatkan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI di Kabupaten Grobogan. Metode penelitian ini berjenis quasi experimental study dengan menggunakan one group prepost test design pada 60 responden. Intervensi dilakukan selama 3 minggu untuk menilai produksi ASI antara Pre dan Post intervensi. Data dianalisa dengan menggunakan Uji Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ASI pada tahap pre-test sebanyak 152,00 meningkat menjadi 158,50 pada tahap post-test. Terdapat perbedaan jumlah ASI dengan p-value sebesar 0,002 dengan nilai korelasi sebesar 0,934. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada konsumsi teh daun kelor untuk produksi ASI.  Kata Kunci : Teh Daun Kelor, Produksi ASI

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue