cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN REALISASI ANGGARAN BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN(BOK) DI PUSKESMAS KOTA KENDARI Naomi Somaliggi; Kamalia Kamalia; Sanihu Munir
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.513

Abstract

Bantuan Operasional Kesehatan merupakan salah satu program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Sumber dana Bantuan Operasional Kesehatan yaitu APBN melalui Dana Tugas Pembantuan Kementrian Kesehatan. Bantuan Operasional Kesehatan merupakan upaya pemerintah pusat dalam membantu pemerintah daerah untuk mencapai target nasional di bidang kesehatan yang menjadi tanggung jawab daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan realisasi anggaran BOK dan cakupan program kesehatan.Metode penelitian yang digunakanadalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional Study yaitu penelitian yang dilakukan pada waktu dan tempat secara bersamaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program dana Bantuan Operasional Kesehatan pada tahap proses : yang menyangkut Perencanaan, Pengorganisasian Pelaksanaan, Pelaporan Pemantauan atau monitoring pada umumnya sudah berjalan sesuai juknis kecuali perencanaan masih perlu penekanan kepada Kepala Puskesmas.Sehingga dapat di simpulkan Ada hubungan sedang antara perencanaan dengan realisasi bantuan operasional kesehatan di Puskesmas Kata Kunci: BOK, Anggaran Operasional Kesehatan,  PUSKESMAS
STUDI PERILAKU SEKS MENYIMPANG TERHADAP KEJADIAN HIV FASE LATEN PADA KOMUNITAS LELAKI SEKS LELAKI (LSL) DI LSM KOMPEDA SURABAYA Erika Martining Wardani; Arif Helmi Setiawan; Difran Nobel Bistara
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.519

Abstract

Perilaku seksual menyimpang untuk mendapatkan kenikmatan seksual salah satunya adalah LSL. Hubungan seks anal (melalui dubur) paling berisiko terjadinya infeksi HIV karena lapisan dubur sangat tipis, sangat mudah dirusak saat berhubungan seks. Seseorang yang terinfeksi oleh virus HIV pada saat diperiksa antibodinya akan terdeteksi pada fase laten sekitar 1-20 bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku seks menyimpang terhadap kejadian HIV fase laten pada komunitas LSL. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif survey. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden, dengan kriteria inklusi yaitu responden yang bergabung dalam LSM Kompeda Surabaya dan berada dalam fase laten (dibuktikan dengan titer antibodi positif HIV). Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisa data menggunakan univariat. Penelitian ini menunjukan bahwa terbanyak adalah usia remaja akhir berusia 17-25 tahun (58,5%) dengan pendidikan SMA (55,4%) dan mayoritas sudah disirkumsisi (97%). Studi perilaku menyimpang pada kelompok ini diantaranya : melakukan hubungan seksual dengan lebih satu orang/thereesome (52,%), penggunaan kondom (40%); seksual anal (53,8%), mengeluarkan sperma didalam anus (52,3%); seksual oral (47,7%), mengeluarkan sperma di dalam mulut (50,8%); bergantian memasukan jari ke anus responden (52,3%) dan pasanganya (50,8%); rimming pada dirinya sendiri tidak pernah (53,8%) dan kadang-kadang ke pasanganya (61,5%); interfemoral coitus, responden (53,8%) dan pasanganya (52,3%); tidak pernah bergantian menggunakan alat bantu seks (87,7 %). Perilaku seksual kelompok LSL di LSM Surabaya tergolong beresiko menularkan HIV/AIDS. Penting memberikan pelayanan kesehatan secara proaktif dalam peningkatkan pengetahuan tentang perilaku beresiko HIV/AIDS. Kata Kunci : Studi perilaku, fase laten, LSL, HIV/AIDS.
PERUBAHAN INTENSITAS NYERI MELALUI PEMBERIAN TERAPI MUSIK GAMELAN PADA PASIEN DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSUD dr. LOEKMONOHADI KUDUS Emma Setiyo Wulan; Renny Wulan Apriliyasari
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.509

Abstract

Selama periode perawatan di ruang intensif, pasien memerlukan pemantauan dan terapi yang intensif, oleh sebab itu pasien menjalani banyak prosedur rutin dan perawatan, yang sering menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri. Manajemen nyeri dilakukan dengan penatalaksanaan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi non farmakologi diantaranya adalah dengan menggunakan terapi musik, dimana penelitian ini menggunakan terapi musik gamelan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan intensitas nyeri pada pasien yang diberikan terapi music gamelan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 25  responden pada kelompok yang diberikan terapi musik gamelan. Instrumen yang digunakan adalah Verbal Discriptor Scale (VDS) dan Critical-Care Pain Observational Tool (CPOT).Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan pengukuran intensitas nyeri sebelum dan sesudah pemberian terapi musik gamelan. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui perubahan intensitas nyeri adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan dengan terapi musik gamelan terjadi perubahan intensitas nyeri baik menggunakan VDS maupun CPOT dengan nilai p= 0,001 dan p=0,002. sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skor pre test dan post test intensitas nyeri pada kelompok tersebut. Hasil penelitian dapat menjadi bahan masukan bagi perawat dalam manajemen nyeri non farmakologi bagi pasien. Untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan kelompok budaya lain, atau membandingkan terapi musik gamelan jawa dengan musik klasik yang lain. Kata Kunci : Nyeri, Musik Gamelan
EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK KLASIK MONZAT DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSI PADA ANAK SEKOLAH USIA DASAR Alvi Ratna Yuliana; Sri Endang Pujiastuti; Elis Hartati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.514

Abstract

Musik klasik monzart , dapat menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri sehingga dapat digunakan untuk  terapi meningkatkan kecerdasan emosi pada anak. Penelitian ini bertujuan melihat efektifitas Pemberian Terapi Musik Klasik monzart  dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosi pada Anak Usia sekolah Dasar.penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimental design tipe non equivalent control group design. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan kuisioner. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon signed ranks test dan Mann-Whitney U test.Hasil penelitian didapatkan bahwa 1) hasil skor total kecerdasan emosi perlakuan pada kelas kontrol dan pada kelas intervensi didapatkan bahwa harga sig adalah 0,001 atau < 0,05, maka Ho ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor nilai total kecerdasan emosi pada kelas kontrol dan pada kelas intervensi dengan perlakuan pemberian terapi musik klasik, 2) Berdasarkan hasil uji data analisis didapatkan hasil bahwa nilai p-value kelompok instrument melebihi ?=0,05. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh terapi masik klasik yakni Mozart  terhadap kecerdasan emosional anak usia sekolah. Dalam hal ini nilai  p-value = 0,001 kelompok instrument lebih besar dari ?=0,05, 3) Kata Kunci: Efektivitas Pemberian Musik Klasik, Kecerdasan Emosional, Anak SD
Front Matter Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol. 9 No. 1 Tahun 2020 Eko Prasetyo
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.520

Abstract

HUBUNGAN ASPEK SOSIAL PEKERJAAN DAN KONDISI KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI PUSKESMAS DI KABUPATEN KONAWE UTARA Sri Rahayu; La Ode Saafi; Sanihu Munir
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.510

Abstract

Kepuasan kerja adalah kondisi pada tingkat yang dirasakan seseorang atas peranan atau pekerjaannya dalam sebuah organisasi.  Jadi secara umum  kepuasan kerja menyangkut psikologis individu didalam organisasi, yang diakibatkan oleh keadaan yang ia rasakan dari lingkungannya. PUSKESMAS sebagai pusat kesehatan masyarakat  yang bersentuhan langsung dengan masyarakat merupakan ujung tombak pemerintah dalam bidang kesehatan. Selanjutnya aspek sosial adalah segala hasil aktivitas yang meliputi hubungan manusia dengan alam disekitarnya. Tujuan penelitian in adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan kerja pegawai Puskesmas dan menganalisis hubungan aspek sosial dalam pekerjaan dengan kepuasan kerja. Metode yang digunakan adalah mengginakan literature review yang dipadukan dengan  metode Importance-Performance analysis (analisis tingkat kepentingan dan kinerja/kepuasan) dan kuantitatif. Hasil yang dicaoai adalah dapat mengetahui sejauh mana kepuasan bekerja pada PUSKESMAS berdasarkan pada kebijakan yang ada.  Kesimpulan yang diperoleh bahwa terdapat Hubungan Aspek Sosial Dalam Pekerjaan Dengan Kepuasan Kerja Pegawai Puskesmas Kata Kunci: PUSKESMAS, Kepuasan Kerja,  Importance-Performance analysis
NURSE SOCIAL SUPPORT TO COPING MECHANISM OF FAMILY MEMBERS OF CRITICAL PATIENTS IN THE INTENSIVE CARE Merina Widyastuti; Imroatul Farida; Novelda Febriyanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.515

Abstract

Keluarga hadir dengan kondisi kelelahan fisik serta psikologis saat mendampingi pasien di ruang Intensive. Fakta tersebut merupakan masalah penting yang harus mendapatkan perhatian perawat dalam mengelola asuhan keperawatan. Dukungan sosial yang tidak diperoleh keluarga, menjadikan keluarga tidak mampu berpikir secara rasional dan menampilkan koping maladaptif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan sosial perawat dengan mekanisme koping keluarga pasien kritis di ruang intensive. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian adalah keluarga pasien sejumlah 108 yang diambil dengan teknik Quota Sampling, antara lain ruang ICU, ICCU, dan HCU. Instrumen penelitian dukungan sosial perawat menggunakan kuesioner CCFNI yang dimodifikasi oleh Nursalam, mekanisme koping menggunakan kuesioner JCS. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara dukungan sosial perawat dengan mekanisme koping keluarga pasien kritis dengan r = 0,000 (r< a = 0,05). Dukungan sosial mayoritas terpenuhi berjumlah 72 (66.7%) dengan rincian 83.3% memiliki koping adaptif, dukungan sosial belum terpenuhi berjumlah 36 (33.3%) dengan rincian 66.7% responden memiliki koping maladaptif. Implikasi penelitian ini adalah peran perawat di ruang intensive mampu mengembangkan perencanaan keperawatan dalam memberikan dukungan sosial baik secara informasi maupun emosional. Rumah sakit diharapkan mampu menyediakan ruang khusus serta jadwal edukasi secara rutin kepada keluarga pasien di ruang intensive. Kata Kunci:     Dukungan Sosial, Mekanisme Koping, Keluarga Pasien Kritis, Ruang Intensive.
PENGARUH PENDAMPINGAN PETUGAS PENGELOLA OBAT PUSKESMAS TERHADAP PERENCANAAN OBAT DAN KETERSEDIAAN OBAT DI KABUPATEN BUTON UTARA Irnawati Irnawati; Sunarsih Sunarsih; Ramadhan Tosepu
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.511

Abstract

PUSKESMAS adalah sebuah organiisasi yang memberikan fasilitas pelayanan kesehatan dalam upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya pertolongan pertama, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Obat merupakan salah satu komponen utama ynng ada dalam PUSKESMAS dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat yang sakit. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pendampingan pengelola obat Puskesmasdalam meningkatkan perencanaan obat dan ketersediaan obat di Kabupaten Buton Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain Pre Eksperimen yakni peneliti memberikan perlakuan pada responden penelitian. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan acuan dalam melakukan perencanaan obat sehingga ketersediaan obat di Puskesmas aman dan terjamin serta tepat sasaranserta menjadi acuan untuk pengembangan penelitian selanjutnya. Kesimpulan yang diperoleh bahwa terdapat peningkatan perencanaan obat dan ketersediaan obat terhadap pendampingan petugas pengelola obat puskesmas. Kata Kunci: Puskesmas, Obat,Petugas Pengelola Obat, Pendampingan, Pendampingan
PENGEMBANGAN INTERVENSI KEPERAWATAN MANDIRI DENGAN ALAT DIGITAL MASSAGER ANOCHOR DAN PENGARUHNYA TERHADAP KENYAMANAN PADA PASIEN TERINFEKSI HIV Ummu Muntamah; Siti Haryani
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.516

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih tingginya Angka kejadian HIV-AIDS di Indonesia. Sampai saat ini kasus HIV-AIDS Jumlah penderita HIV-AIDS di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dinilai semakin mengkhawatirkan. Sekarang ini, sedikitnya ada 289 orang dengan HIV, dan 145 orang menderita AIDS (ODHA) tengah mendapatkan pendampi ngan di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil lokakarya Review Penanggulangan HIV/AIDS didapatkan permasalahan bahwa 1) belum optimalnya kelembagaan dan lemahnya koordinasi serta jejaring kelembagaan yang menangani pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, 2) kurangnya akses layanan yang berkualitas, 3) belum tersedianya strategi dan metoda komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang tepat tentang HIV/AIDS 4) stigma masyarakat yang menganggap bahwa penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit AIB sehingga menyebabkan pasien HIV/AIDS dijauhi oleh masyarakat. Faktor-faktor tersebut menyebabkan pelayanan/perawatan pasien yang terinfeksi HIV/AIDS mudah sekali stress dan daya tahan tubuh makin menurun. Jenis dan desain penelitian ini menggunakan metode quasy experiment dengan menggunakan satu kelompok intervensi dan satu kelompok kontrol, yaitu tindakan yang dilaksanakan pada satu kelompok perlakuan dan satu kelompok kontrol sebagai pembanding. Sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok dilakukan pengukuran awal (pretest) dan post test termasuk pengukuran tekanan darah (TD), nadi, suhu, skala nyeri dan tingkat kenyamanan. Pengambilan sampel dengan menggunakan total sampel penderitayang ada. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok intervensi terdapat penurunan tingkat nyeri dari sedang menjadi ringan, serta mengalami tingkat kenyamanan. Kata Kunci : Massager, Kenyamanan, HIV 
HUBUNGAN SISTEM PENGELOLAAAN (KONSTRUKSI) AIR LIMBAH TANGKI SEPTIK DENGAN KANDUNGAN Escherichia coli TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR GALI Bromo Kusumo Achmad; Erwin Azizi Jayadipraja; Sunarsih Sunarsih
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i1.512

Abstract

Sumur gali merupakan tempat yang menyediakan air yang berasal dari lapisan tanah yang relatife dekat dengan permukaan tanah, oleh karena itu mudah terkena kontaminasi melalui rembesan yang berasal dari kotoran manusia, hewan, maupun untuk keperluan domestik rumah tangga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konstruksi septik tank dengan kandungan Escherichia Coli pada air sumur gali di Kelurahan Rahandauna, Indonesia. Metode penelitian yang akan digunakan Kuantitatif observasional dengan desain Crossectional Study, dengan jumlah sampel yaitu 35 unit sumur gali dan pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan juli 2019. Parameter yang diukur adalah kandungan Escherichia Coli dalam MPN/100 ml. Kualitas air di bandingan dengan baku mutu yang ditetapkan oleh Permenkes No 416 tahun 1990 untuk air bersih, lalu dihubungkan kualitas air sumur gali dengan konstruksi tangki septik dan jarak.Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh sumur gali terdapat kandungan Escherichia Coli yang melebihi baku mutu 0/100 MPN/ml. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan hubungan antara kontruksi dan jarak terhadap kualitas Escherichia Coli terhadap air sumur gali (p<0,05. Kesiompulan yang diperoleh adalah Ada hubungan konstruksi tangki septik dengan kandungan E.Coli air sumur gali ada hubungan jarak tangki septik  dengankandungan E.Coli air sumur gali. Kata Kunci: Kontruksi Tangki Septik, Sumur Gali,MPN. E.coli

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue