cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PATIENT SAFETY TERHADAP PENERAPAN SASARAN V (PENGURANGAN RESIKO INFEKSI TERKAIT PELAYANAN KESEHATAN) Edy Bachrun
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2017): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1387.127 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v5i1.183

Abstract

ABSTRAK Laporan  insiden  keselamatan  pasien  menunjukkan bahwa  145  insiden  yang  dilaporkan  terjadi  di  Jakarta 37,9%, Jawa Tengah 15,9%, DI Yogyakarta 13,8%, Jawa Timur 11,7%.  Berdasarkan  kepemilikan  rumah  sakit  tahun  2010  pada triwulan III menunjukkan bahwa rumah sakit pemerintah daerah  memiliki insiden keselamatan pasien lebih tinggi  (16%) dibandingkan dengan rumah sakit swasta (12%). Penyebab infeksi nosokomial salah satuya adalah faktor pengetahuan perawat tentang patient safety. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat terhadap penerapan sasaran V di ruang rawat inap Rumah Sakit Paru Dungus Madiun. Desain penelitian ini adalah survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat (46,9%) memiliki pengetahuan cukup dan perawat yang tidak melakukan penerapan sasaran V sebesar 53,1%. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value = 0,011, sehingga ada hubungan pengetahuan perawat tentang patient safety terhadap penerapan sasaran V di ruang rawat inap Rumah Sakit Paru Dungus Madiun.  Diperlukan peningkatan pengetahuan perawat tentang patient safety melalui pelatihan atau seminar  yang berhubungan dengan patient safety. Kata Kunci : Penerapan sasaran V, pengetahuan perawat
EVALUASI PELAKSANAAN PELAYANAN CAKUPAN K4 DI PUSKESMAS JAKENAN PATI Sulistiyani .; Ervi Rachma Dewi
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.338 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v0i0.119

Abstract

Pelayanan cakupan K4 merupakan cakupan pelayanan antenatal secara lengkap dengan memenuhi standar pelayanan. Jika pelayanan cakupan K4 tidak terpenuhi sesuai standar dapat menyebabkan bahaya bagi ibu hamil dan  bayinya. Presentase pelayanan cakupan K4 di Puskesmas Jakenan belum mencapai target SPM dari tahun 2013-2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan cakupan K4 di Puskesmas Jakenan dari sisi input, proses dan output. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam menggunakan daftar pertanyaan. Pada input pelayanan cakupan K4 di Puskesmas Jakenan, SDM masih kurang, sarana-prasarana lengkap dan memadai, adanya dukungan dana dalam pelaksanaan pelayanan cakupan K4, serta adanya SOP atau kebijakan pelayanan cakupan K4. Proses alur pelayanan cakupan K4 di Puskesmas Jakenan sudah sesuai dengan ketentuan tim akreditasi, namun dimodifikasi oleh pihak Puskesmas Jakenan sesuai kondisi Puskesmas. Pelaksanaan pelayanan cakupan K4 berdasarkan SOP pelayanan ibu hamil. Tidak tercapainya target pelayanan cakupan K4 dikarenakan  kurangnya sumber daya manusia, kesadaran ibu hamil kurang untuk melakukan pemeriksaan, terdapat ibu hamil yang tidak melakukan K1, dan ketidaktepatan prediksi dalam penentuan sasaran. Pelaksanaan pelayanan cakupan K4 masih mengalami kekurangan sumber daya manusia, kesadaran ibu hamil kurang untuk melakukan pemeriksaan, terjadinya kehilangan pemberian pelayanan K1, dan ketidaktepatan prediksi penentuan sasaran ibu hamil.Kata Kunci: cakupan K4, input, proses, output
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DAN PERILAKU KELUARGA DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DEMANGAN KOTA MADIUN Any Setyawati
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.9 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v6i1.245

Abstract

Pneumonia adalah suatu peradangan pada paru-paru di sebabkan oleh bakteri, virus atau jamur. Pneumonia menyebabkan kematian lebih dari 2 juta balita setiap tahunnya. Laporan tahunan Dinkes Kota Madiun menunjukan bahwa kejadian pneumonia pada balita terbesar terjadi di wilayah kerja Puskesmas Demangan sebesar 237 balita. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis antara kondisi lingkungan rumah dan perilaku keluarga dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Demangan Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian survey analisis melalui pendekatan kuantitatif. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode random sampling dengan jumlah sampel 345 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan  ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian pneumonia (RP = 1,644 ; 95% CI = 1,059 – 2,551), sikap dengan kejadian pneumonia (RP = 5,192 ; 95% CI = 3,271 – 8,243), tindakan dengan kejadian pneumonia (RP = 1, 737 ; 95% CI = 1,368 – 2,206), ventilasi dengan kejadian pneunmonia (RP = 7,250 ; 95% CI = 3,357 – 15,657), kepadatan hunian dengan kejadian pneumonia (RP = 13,707 ; 95% CI = 7,512 – 25,010), pembuangan sampah dengan kejadian pneumonia (RP = 1,399 ; 95% CI =1,070 – 1,830), pencahayaan dengan kejadian pneumonia (RP = 1,369 ; 95% CI = 1,078 – 1,739). Variabel yang memiliki hubungan terbesar adalah kepadatan hunian, sedangkan variabel yang memiliki hubungan terkecil adalah pencahayaan. Kesimpulan penelitian ini adalah lingkungan mempunyai hubungan yang paling besar terhadap kesehatan kemudian disusul oleh perilaku. Kata Kunci : Lingkungan Rumah, Perilaku, Pneumonia
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT PARU DUNGUS MADIUN Sugeng Harijanto
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.597 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v6i1.246

Abstract

Ada dua faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan yaitu expected service dan perceived service. Apabila pelayanan yang diterima atau dirasakan  sesuai dengan  yang diharapkan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan baik dan memuaskan. Sebaliknya bila pelayanan yang diterima lebih rendah daripada harapan pelanggan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan buruk.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Paru Dungus Madiun Tahun 2016. Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang ada di instalasi farmasi rumah sakit paru dungus madiun. Besar sampel yaitu 92 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner.Teknik sampling menggunakan metode accidental sampling.Uji statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan baik (41.3%) dan tidak baik (58.7%). Kepuasan pasien  puas (42.4%) dan tidak puas (57.6%). Hasil analisa bivariat ada pengaruh yang signifikan antara Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien dengan nilai sig (p) 0,048 yang berarti < (α) 0,05 maka Ho di tolak dan H1 diterima. Dengan keeratan hubungan sebesar 0,222 yang berarti lemah. Disarankan bagi instalasi farmasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih optimal agar tercapai nilai kepuasan pasien yang maksimal. Jika kualitas pelayanan ditingkatkan maka kepuasan pasien juga akan ikut meningkat. Kata Kunci     : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN LAMA HIDUP PADA ODHA SETELAH 10 TAHUN DENGAN HIV/AIDS Rokhani Rokhani; Mustofa Mustofa
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.496 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v6i1.247

Abstract

Orang dengan infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) akan mengalami penurunan sistem imunitas pada tubuhnya, kondisi ini akan menyebabkan kondisi kesehatan semakin menurun hingga akan memunculkan berbagai macam gangguan kesehatan seperti infeksi oportunistik dan menurunnya berat badan hingga menjadi AIDS (Aquired Immune Deficiency Syndrome). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan titer virus yang dimiliki oleh pasien, dan mendiskripsikan kondisi kesehatan pasien serta karakteristik yang dimiliki pasien setelah terinfeksi oleh HIV selama 10 tahun. Penelitian ini menggunakan explanatory research dengan pendekatan cross-sectional study. Data diperoleh dengan teknik wawancara terpimpin pada 80 pasien yang terinfeksi HIV yang dianalisa dengan univariat menggunakan distribusi frequensi dan analisa bivariat dengan q-square. hasil penelitian menemukan adanya hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, kondisi kesehatan dan viral load dengan lama hidup orang dengan HIV/AIDS. Konsumsi ARV, penerimaan terhadap status HIV-nya dan sikap positif dalam meninggalkan perilaku beresiko sangat penting bagi orang yang hidup dengan HIV/AIDS. Kata kunci: Lama Hidup,  ODHA, 10 tahun dengan HIV/AIDS
EFEKTIVITAS BOOKLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PADA DOKTER KECIL TENTANG KEAMANAN PANGAN SEKOLAH Ervi Rachma Dewi; Sri Wahyuningsih
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.886 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v6i1.242

Abstract

Keamanan pangan merupakan hak setiap orang, tidak terkecuali bagi anak sekolah yang sedang dalam masa pertumbuhan. Salah satu sumber pangan yang sangat dikenal dan disukai anak sekolah adalah pangan jajanan. Pangan jajanan di lingkungan sekolah dapat berasal dari kantin sekolah atau penjual keliling di luar sekolah. Tahun 2014 terdapat kasus keracunan yang dialami puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Imaduddin di Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Dari hasil uji sampling jajanan sekolah, ternyata keracunan tersebut disebabkan karena ditemukannya mie instan yang dijajakan di MI Imaduddin mengandung bakteri sehingga mengakibatkan sejumlah siswa keracunan. Salah satu untuk mewujudkan pemeliharaan keamanan pangan di sekolah adalah dengan mencetak kader kesehatan sekolah, dan  pada tingkat  Sekolah Dasar kader kesehatan sekolah yang dimaksud adalah Dokter Kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa efektivitas booklet terhadap peningkatan pengetahuan pada dokter kecil tentang keamanan pangan sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 responden yaitu terdiri dari dokter kecil di kecamatan Mejobo. Teknik analisa data yang digunakan adalah Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh booklet dalam meningkatkan pengetahuan dokter kecil di wilayah kecamatan Mejobo. Booklet memiliki peran meningkatkan pengetahuan dokter kecil tentang keamanan pangan sekolah karena pada booklet terdapat informasi mengenai keamanan pangan sekolah dan tugas tim dokter kecil sebagai tim keamanan pangan sekolah. Kata Kunci : Booklet, Pengetahuan, Keamanan Pangan Sekolah
PENGARUH MEDIA BUKU SAKU TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG SANITASI LINGKUNGAN PADA KADER KESEHATAN DESA CRANGGANG David Laksamana Caesar; Ervi Rachma Dewi
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.258 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v6i1.248

Abstract

Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia tahun  2015, cakupan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Indonesia memang masih rendah. Buruknya kondisi sanitasi ini, berdampak pada masih tingginya kasus water borne disease seperti diare. Selain itu, rendahnya akses sanitasi dasar mengakibatkan  tingginya jumlah balita stunting atau pendek. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan rendahnya cakupan sanitasi dasar ini adalah pengetahuan masyarakat tentang sanitasi yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh media buku saku terhadap pengetahuan tentang sanitasi lingkungan pada kader kesehatan Desa Cranggang. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen, dengan desain one group pre test post test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 sampel, dengan instrument yang digunakan untuk pengambilan data adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai pre test responden adalah 77, sedangkan rata-rata skor post test adalah 88. Hasil analisis statistik menggunakan uji regresi linier diperoleh nilai p value 0,0001 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pemberian buku saku terhadap pengetahuan tentang sanitasi lingkungan pada kader kesehatan di Desa Cranggang, dengan nilai koefisien 0,598. Kata Kunci : Buku Saku, Sanitasi, Pengetahuan
PERAN SUAMI DALAM KESEHATAN IBU HAMIL DI KOTA SEMARANG Sri Handayani; Kismi Mubarokah
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.886 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v6i1.243

Abstract

Peran suami dalam program kesehatan kehamilan merupakan hal yang penting. Angka kematian ibu di kota semarang masih tinggi dan penyebabnya merupakan faktor-faktor yang seharusnya dapat dicegah, salah satu faktornya adalah peran suami, penelitian ini bertujuan untuk ,emdeskripsikan peran suami dan faktor yang berhubungan. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan 45 suami sebagai sampel. Sampel diambil dengan cara accidental di area kerja puskesmas di kota Semarang. Variabel penelitian adalah demografi, pengetahuan, literasi kesehatan, dan peran suami. Data dianalisis dengan menggunakan uji rank spearman dan regresi logistic sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia responden adalah 33 tahun, dengan usia termuda 23 tahun dan tertua 51 tahun. Semua responden bekerja dengan prosentase 89,2% bekerja dibidang swasta dan 11,8% di negeri. Faktor yang berhubungan dengan peran suami adalah pengetahuan (pvalue=0,001). Literasi kesehatan memiliki hubungan yang signifikan dengan pengetahuan namun tidak memiliki hubungan dengan peran suami. Secara keseluruhan peran suami adalah baik.  Disarankan pada puskesamas untuk melakukan pendidikan terkait dengan peningkatan pengetahuan suami seputar kehamilan seningga meningkatkan peran suami dalam dukungan pemanfaatan pelayanan kesehatan kehamilan. Kata kunci: Kesehatan Ibu, Peran Suami, Pengetahuan
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI RW 1 DESA SAMBUNG KABUPATEN KUDUS Sri Hindriyastuti; Irma Zuliana
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.955 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v6i1.244

Abstract

Lansia merupakan suatu tahap lanjut dari kehidupan manusia yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh untuk melakukan adaptasi dengan stres lingkungan serta kegagalan dalam mempertahankan keseimbangan tubuh terhadap kondisi stres fisiologis. Salah satu dampak stres yang dialami oleh lansia adalah adanya gangguan tidur antara lain insomnia, hipersomnia, dan gangguan siklus tidur bangun. Di Indonesia insomnia menyerang sekitar 50% orang berusia 65 tahun. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia di Posyandu Melati Desa Sambung Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini 66 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa bivariat menggunakan chi square. Tingkat stres responden sebagian besar adalah stres ringan sebanyak 38 (57,6%), kualitas tidur responden sebagian besar adalah terjadi gangguan tidur sebanyak 40 (60,6%) responden, ada hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia dengan p–value 0,000 (p<0,05). Ada hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia di Posyandu Melati Desa Sambung Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Peneliti memberikan saran kepada lansia untuk dapat mengatur waktu tidur dengan baik dan menghindari faktor resiko gangguan kualitas tidur seperti stres. Kata Kunci     : Tingkat Stres, Lansia, Kualitas Tidur
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG BUKU KIA(KESEHATAN IBU DAN ANAK) DENGAN PERILAKU MEMBAWA BUKU KIA PADA KEGIATAN POSYANDU DI WILAYAH PUSKESMAS GAMBIRSARI Ika Budi Wijayanti; Deny Eka Widyastuti; Erlyn Hapsari
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.187 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v6i2.295

Abstract

Kepemilikan Buku KIA/KMS sebagai alat/kelengkapan ibu membawa anak bayi dan balita ke posyandu yang mana didalam buku KIA terdapat KMS bayi/balita yang dipergunakan dalam memantau tumbuh kembang anak. Melihat kurva KMS pada buku KIA, baik ibu maupun kader lebih mudah memahami dan mengetahui perkembangan anak. Hal ini sangat releven dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurut Adi (2005) bahwa sekitar 82,4% responden yang memiliki buku KIA/KMS pada dasarnya membawa buku tersebut dalam setiap melakukan penimbangan ke posyandu. Meskipun sekitar 17% ibu tidak membawa buku tetsebut saat kunjungan ke Posyandu. Tujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang buku KIA dengan perilaku membawa buku KIA pada kegiatan Posyandu di  wilayah Puskesmas Gambirsari.Manfaat Untuk mendapatkan pengetahuan tentang hubungan pengetahuan ibu tentang buku KIA dengan perilaku membawa buku KIA. Metode Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian potong lintang atau cross sectional. Penelitian akan dilakukan di posyandu Wilayah Puskesmas Gambirsari.   Waktu penelitian akan dilakukan mulai bulan Januari 2018 sampai dengan Juni 2018. Populasi terjangkau penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita di posyandu wilayah Puskesmas Gambirsari Surakarta yang berjumlah kurang lebihkurang lebih 3815orangdan sampel yang digunakan  peneliti menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 5% sehingga didapatkan total sampel sebanyak 362 sampel ibu yang memiliki balita di posyandu wilayah kerja Puskesmas Gambirsari.  Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang buku KIA dengan perilaku membawa buku KIA pada kegiatan Posyandu di Di wilayah Puskesmas Gambirsari Kata Kunci : Pengetahuan Dan Sikap Ibu, Buku KIA (Kesehatan Ibu Dan  Anak), Perilaku  Membawa Buku KIA

Page 4 of 21 | Total Record : 204


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 2 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2017): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2016 Edisi Agustus 2015 Edisi Agustus 2014 Edisi Agustus 2013 More Issue