cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
PERAN DETERMINAN PERILAKU TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PROYEK BIDANG KONSTRUKSI Herawati, Cucu; Asih, Retno Citraning; Kristanti, Iin; Indragiri, Suzana; Sirait, Healthy Seventina; Taswidi, Didi
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v12i3.2264

Abstract

Angka kematian karena kecelakaan kerja masih cukup tinggi. APD sangat penting karena tingginya risiko kecelakaan di bidang konstruksi. Determinan perilaku sangat mempengaruhi penggunaan APD sehingga meningkatkan kesadaran dan disiplin karyawan dalam menggunakan APD. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran determinan perilaku dengan penggunaan APD. Metode penelitian ini kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian seluruh pekerja sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan telaah dokumen terhadap Dokumen Rencana Keselamatan Kontruksi (RKK) dan laporan mingguan pekerjaan. Data dianalisis secara statistik menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh responden hampir seluruhnya memiliki pengetahuan baik sebanyak 21 (84.0%), sebagian besar responden menyatakan sarana dan prasarana mendukung sebanyak 21 (52.5%), sebagian besar dukungan kebijakan menyatakan mendukung sebanyak 25  (62.5%), sebagian besar responden menggunakan APD  lengkap yaitu sebanyak 26 (65%), dan hampir setengah responden tidak lengkap menggunakan APD yaitu sebanyak 14 responden (35%). Ada hubungan antara  pengetahuan responden (p=0,004) dengan penggunaan APD, sarana prasarana (p=0,011) dengan penggunaan APD, dan dukungan kebijakan (p=0,004) dengan penggunaan APD pada proyek bidang konstruksi. Sebaiknya Perusahaan adanya upaya pelatihan bagi pekerja dan perlu dilakukan upaya pengawasan terhadap sarana prasarana, serta evaluasi dukungan kebijakan terhadap penggunaan APD. Bagi pekerja sebaiknya rutin mengikuti penyuluhan penggunaan APD dan  menerapkan kebijakan penggunaan APD dengan baik.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM X KOTA MEDAN Syahputri, Frisilia Ananda; Khairani, Khovifah; Gurning, Fitriani Pramita
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v12i3.2451

Abstract

Penggunaan INA-CBGs menunjukkan adanya upaya untuk menyelaraskan pembiayaan layanan kesehatan dengan standar yang lebih terukur dan efisien, berdasarkan diagnosis dan perawatan pasien. Pada pelaksanaan proses klaim JKN dilakukan administrasi klaim menggunakan sistem (Indonesian-Case Based Groups) INA-CBGs. Pembayaran klaim yang dilakukan berdasarkan kelompok penyakit yang diderita. Klaim yang diajukan oleh  penyedia layanan kesehatan terlebih dahulu dilakukan verifikasi oleh verifikator BPJS. Pola pembayaran dengan INA-CBGs yang diselenggarakan BPJS Kesehatan harus melalui tahap verifikasi berkas.  Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis faktor penyebab pending klaim BPJS Kesehatan  pasien rawat inap di RSU X Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif studi kasus. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di RSU X Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, pada bulan September - Oktober 2024. Informan yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 5 informan, yaitu 1 informan utama dan 4 informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab terjadinya pending klaim di RS X Kota Medan yaitu ketidaklengkapan dokumen yang diperlukan untuk klaim di bagian BPJS RSU X Kota Medan. Beberapa faktor penyebabnya termasuk resume medis yang belum dilengkapi oleh dokter dan hasil pemeriksaan yang masih belum lengkap, sehingga mengakibatkan keterlambatan proses klaim di BPJS. Selain itu, perbedaan persepsi antara pihak BPJS Kesehatan dengan pihak rumah sakit mengenai kelengkapan berkas juga turut memengaruhi tertundanya klaim tersebut.ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM X KOTA MEDAN
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALAT PEMASARAN TERHADAP KESADARAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Rahmadini, Salsabila; Ernawaty, Ernawaty
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v12i3.2196

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan salah satu aspek kesehatan yang penting dan sering kali menjadi topik yang sensitif di kalangan remaja. Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi remaja. Media sosial menawarkan peluang untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan reproduksi remaja melalui kampanye pemasaran sosial yang dirancang dengan baik. Strategi promosi kesehatan yang memanfaatkan media sosial dapat menciptakan interaksi yang lebih interaktif dan praktis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kegunaan media sosial sebagai alat pemasaran yang dapat mempengaruhi kesadaran, meningkatkan pengetahuan dan perilaku yang positif terkait kesehatan reproduksi remaja. Studi ini menggunakan pendekatan systematic literature review yang diambil dari jurnal nasional. Penelusuran sumber pustaka dalam artikel ini melalui database Google Scholar dan ResearchGate. Hasil penelitian ini adalah penggunaan media sosial telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan pada remaja yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Dalam melakukan promosi kesehatan melalui media sosial dapat mencapai audiens yang lebih luas. Kesimpulan penelitian ini adalah media sosial telah terbukti menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, terutama di kalangan remaja. Penggunaan media sosial dalam kampanye pemasaran sosial memungkinkan penyebaran informasi yang lebih cepat dan interaktif yang dapat menjangkau audiens lebih luas dan beragam. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi Remaja, Media Sosial, Pemasaran Sosial, Promosi Kesehatan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI RSUD DRS. JACOBUS LUNA, M. SI KABUPATEN BENGKAYANG Yusta, Diana; Suwarni, Linda; Ruhama', Ufi
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v12i2.2156

Abstract

Anemia pada kehamilan adalah kondisi atau kondisi yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Menurut WHO prevalensi anemia pada kalangan wanita hamil di seluruh dunia adalah 41,8%, sedangkan kasus anemia pada ibu hamil di RSUD Kab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang terkait dengan terjadinya anemia pada wanita hamil di RSUD Drs. Jacobus Luna M.Si Kab. Studi ini menggunakan desain cross-sectional. Sebuah sampel dari 211 orang diambil menggunakan teknik total sampling. Analisis tes Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil, pendidikan, pekerjaan dan paritas pada wanita hamil dengan kejadian anemia. Masing-masing memperoleh hasil nilai p yang sama dari 0,000, di bawah nilai p dari 0.05 dengan Prevalensi Ratio dan Interval Kepercayaan (CI) tingkat kepercayaan 95% yaitu usia ibu PR = 4,598, Pendidikan PR = 4,033, Pekerjaan PR = 3,188, dan Paritas PR = 3,548 di RSUD Drs. Jakobus Luna M.Si distrik Bengkayang. Rekomendasi ke RSUD Drs. Jakobus Luna M.Si distrik Bengkayang untuk mengembangkan kegiatan PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) dengan membuka tempat pendidikan dan informasi tentang anemia dan kelas ibu, mempromosikan kerjasama dengan Layanan Kesehatan untuk pencegahan tingkat dasar. 
ANALISIS KOMPOSISI KIMIA SEREAL BERBASIS TEPUNG BEKATUL DAN BIJI NANGKA SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL Lisana Lathifah, Rahma; Novri Supriatiningrum, Dwi
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2928

Abstract

Pemanfaatan bekatul dan biji nangka sebagai hasil samping agrikultur di Indonesia masih terbatas, meskipun keduanya kaya gizi dan berpotensi sebagai bahan baku pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak substitusi tepung komposit bekatul-biji nangka pada berbagai proporsi terhadap komposisi kimia (kadar protein, lemak, air, abu) produk sereal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu perbedaan proporsi tepung komposit. Terdapat empat taraf substitusi bekatul yang diuji: F0 (kontrol 0%), F3 (30%), F2 (50%), dan F1 (70%). Analisis komposisi kimia dilakukan untuk setiap formulasi dan data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah One-Way ANOVA pada taraf signifikansi 5%, dilanjutkan dengan uji Post-Hoc Tukey HSD. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa substitusi tepung komposit memberikan pengaruh yang sangat nyata (p < 0.05) terhadap seluruh parameter komposisi kimia yang diuji. Formulasi F1 (70% bekatul) menunjukkan nilai gizi paling unggul, mencatat kadar protein tertinggi (10.13%) dan kadar abu tertinggi (1.83%) secara signifikan. Tren ini sejalan dengan tingginya kandungan protein dan mineral pada bekatul. Sebaliknya, formulasi kontrol F0 menunjukkan kadar protein (8.74%) dan abu (0.77%) terendah. Menariknya, pada kadar lemak, F0 justru menunjukkan nilai tertinggi (12.23%), sedangkan F1 memiliki nilai terendah (10.48%). Kadar air bervariasi signifikan, dengan F3 (2.63%) sebagai yang terendah. Kadar karbohidrat (dihitung by difference) juga berbeda nyata, dengan F3 (75.52%) mencatat nilai tertinggi. Secara keseluruhan, Formulasi F1 memiliki potensi terbesar sebagai sereal pangan fungsional karena unggul signifikan dalam kandungan protein dan mineral.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA DI INDONESIA: A SYSTEMATIC REVIEW Habibah, Ulil Albab; Putra Asmara, Satria Akbar; Lucyana, Vatia
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2998

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang mempengaruhi persepsi, emosi, dan proses pikir, dengan prevalensi global sekitar 24 juta orang. Gangguan ini di Indonesia dialami oleh lebih dari 400 ribu penduduk. Tinjauan sistematis dilakukan pada Desember 2025 melalui pencarian di PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk studi tahun 2021–2025. Seleksi dilakukan mengikuti PRISMA. Risk of Bias dinilai menggunakan JBI Critical Appraisal Tools. Sebanyak tujuh studi cross-sectional memenuhi kriteria dengan risiko bias rendah ke sedang. Seluruh studi melaporkan hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (p<0.05). Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan obat pada pasien skizofrenia di Indonesia. Intervensi berbasis keluarga direkomendasikan untuk memperkuat keberhasilan terapi jangka panjang.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN Khotami, Khotami; Haryanti, Titik; Johar, Syefira Ayudia; Wartini, Wartini
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2735

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab langsung tertinggi Angka Kematian Ibu (AKI). Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi obstetri serta mengancam keselamatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil melalui kajian Systematic Literature Review (SLR). Penelusuran artikel dilakukan melalui empat database yaitu PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda dengan menggunakan kata kunci: “Anemia”, “Pregnancy”, dan “Factors”. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2015–2025), dan merupakan studi empiris. Dari hasil penelusuran awal sebanyak 2.859 artikel, dilakukan penyaringan dan diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan teknik critical appraisal. Hasil analisis menunjukkan bahwa anemia dalam kehamilan dipengaruhi oleh beberapa kelompok faktor. Faktor dasar mencakup kondisi sosial ekonomi, tingkat pendidikan, dan pengetahuan ibu. Faktor langsung meliputi pola konsumsi makanan yang rendah zat besi dan tidak seimbang. Sementara itu, faktor tidak langsung terdiri atas usia ibu saat hamil, paritas, status gizi, kualitas tidur, aktivitas fisik, konsumsi tablet zat besi (Fe), serta dukungan suami. Temuan ini menunjukkan bahwa anemia selama kehamilan merupakan masalah multidimensional yang tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga aspek sosial dan perilaku. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan dan penanggulangan anemia dalam kehamilan perlu dilakukan secara menyeluruh, melibatkan edukasi kesehatan, pemantauan gizi, serta dukungan keluarga, terutama dari pasangan.
KESIAPSIAGAAN PUSKESMAS DALAM PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN TAHAP PRAKRISIS DI KAPANEWON PONJONG KABUPATEN GUNUNGKIDUL Wardoyo, Devi; Budi Nugroho, Arif Rianto; Paripurno, Eko Teguh; Maharani, Yohana Noradika; Purwanta, Jaka
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2850

Abstract

Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) setiap tahunnya tidak ada satu pun wilayah di Indonesia yang berisiko rendah terhadap bencana. Kejadian bencana tersebut, baik karena alam atau non alam, bisa menyebabkan terjadinya krisis kesehatan. Kabupaten Gunungkidul termasuk kategori wilayah yang memiliki indeks risiko bencana (IRB) sedang. Data BPBD Kabupaten Gunungkidul tahun 2024, jumlah kejadian bencana tertinggi berada di Kapanewon Ponjong. Kesiapsiagaan Puskesmas pada tahap pra krisis, merupakan kegiatan preventif promotif yang berperan penting dalam upaya penanggulangan krisis kesehatan di wilayah kerjanya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisa kesiapsiagaan Puskesmas di Kapanewon Ponjong Kabupaten Gunungkidul. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deksriptif kualitatif, dengan wawancara dan observasi. Teknik pengambilan data dengan cara purposive sampling di Puskesmas Ponjong I dan Puskesmas Ponjong II. Hasil penelitian ini adalah kesiapsiagaan Puskesmas yang meliputi 1) sistem peringatan dini, 2) kapasitas sumber daya manusia kesehatan, 3) upaya pemberdayaan masyarakat, 4) tim penanggulangan krisis: EMT, RHA dan PHRRT, 5) sarana prasarana, logistik dan perbekalan kesehatan, dan 6) simulasi/gladi bidang kesehatan.
DAMPAK PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN DI SEKOLAH TERHADAP ASUPAN GIZI PADA ANAK USIA SEKOLAH: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Agustina, Deva; Syafiq, Ahmad
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2938

Abstract

Program pemberian makanan di sekolah merupakan salah satu intervensi gizi yang penting untuk mengatasi rendahnya kualitas asupan gizi pada anak usia sekolah terutama di kelompok berpendapatan rendah yang rentan mengalami defisit energi dan mikronutrien. Kajian ini bertujuan menganalisis dampak program makanan sekolah terhadap asupan gizi melalui tinjauan literatur sistematis. Metode penelusuran dilakukan pada beberapa basis data PubMed, Scopus, dan MDPI dengan kriteria inklusi mencakup studi primer yang ditulis menggunakan bahasa inggris dan terbuka (open access) dalam rentang tahun 2021–2025 serta memiliki kaitan dengan makanan di sekolah yang mempengaruhi asupan gizi pada anak usia sekolah. Dari kajian menunjukkan bahwa program makanan sekolah mampu meningkatkan kualitas pola makan melalui penurunan konsumsi kalori berlebih, gula, dan lemak jenuh, serta memperbaiki keragaman pangan dan kecukupan beberapa zat gizi seperti protein, zat besi, seng, dan kalsium. Kombinasi program makan siang dengan edukasi gizi terbukti meningkatkan pengetahuan dan praktik makan sehat, disertai penurunan prevalensi anemia. Meskipun demikian, beberapa studi menekankan bahwa kontribusi energi, serat, vitamin C, dan beberapa mikronutrien lain masih belum optimal, terutama akibat variasi menu yang terbatas dan rendahnya konsumsi buah dan sayur. Program makan sekolah juga dipengaruhi oleh preferensi makan anak dan perilaku konsumsi yang menyebabkan tingginya sisa makanan. Temuan ini menunjukkan bahwa program pemberian makanan di sekolah berperan penting dalam meningkatkan kualitas diet dan status gizi, namun diperlukan perbaikan pada aspek keberagaman menu, penerimaan anak, serta integrasi edukasi gizi agar manfaat program dapat optimal dan berkelanjutan.
RISIKO KELUHAN MUSCULOSKELETAL PADA AKTIVITAS BEKERJA KELOMPOK MAMALAM DI PT. ANTAM TBK. UBPB KALIMANTAN BARAT Hakim, Fajar; Saleh, Ismael; Trisnawati, Elly; Marlenywati, Marlenywati; Puspitasari, Eka
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2895

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) sering dialami pekerja, terutama akibat aktivitas berulang dan posisi kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja kelompok Mamalam di PT. Antam Tbk. UBPB Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif analitik, melibatkan 52 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara durasi kerja (p = 0,006), lama postur kerja (p = 0,011), dan jenis postur kerja (p = 0,015) dengan keluhan muskuloskeletal. Sedangkan faktor usia, jenis kelamin, masa kerja, kebiasaan merokok, olahraga, dan peregangan tidak menunjukkan hubungan bermakna (p > 0,05). Kesimpulannya, durasi kerja yang lama dan postur tidak ergonomis menjadi penyebab utama keluhan muskuloskeletal, sehingga penerapan prinsip ergonomi dan pengaturan waktu kerja yang seimbang sangat diperlukan untuk mengurangi risiko MSDs dan menjaga kesehatan pekerja.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 2 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2017): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2016 Edisi Agustus 2015 Edisi Agustus 2014 Edisi Agustus 2013 More Issue