cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 595 Documents
PELAYANAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) RUMAH PEMONDOKAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KOTA MALANG Viktoria Ningsih; Willy Tri Hardianto
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.605 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1949

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pelayanan izin mendirikan bangunan pemondokan. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan langkah-langkah pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi, observasi. Informan ditentukan melalui teknik snowball sampling. Untuk mengukur keabsahan data, dilakukan suatu teknik pemeriksaan berdasarkan derajat kepercayaan dan kepastian, dengan objek penelitian dengan triangulasi teknik. Dari langkah itu, data kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang sudah dilaksanakandiperolehkesimpulan bahwa Izin Mendirikan Bangunan Rumah Pemondokan dii Diinas Penanamann Modall Pelayannan Terrpadu Sattu pinttu Kotaa Malanng telah sesuaii dengan standarr pelayannan publik, yang meliputi: prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, biaya pelayanan, produk pelayanan, sarana dan prasarana, kompetennsi pemberri pertugas pelayanann. Prosedur pelayannan merupakan faktor pendukung pelayaanan izinn mendiirikan banguanan rumah pemondokan, sedangkan faktor penghambat yaitu waktu penyelesaian SK Izin Mendirikan Bangunan. Kata Kunci:Izin Mendirikan Bangunan; Pelayanan Satu Pintu;RumahPemondokan Abstract: The purpose of this research was to analyze and describe the permit services to build a building. This study used a qualitative method with the steps of data collection by interview, documentation, observation. Informants were determined through snowball sampling techniques. To measure the validity of the data, an examination technique based on the degree of trust and certainty was carried out, with the object of research being triangulated. From that step, the data were then analyzed with data reduction techniques, data presentation, and conclusions withdrawing. From the research that has been carried out, it can be concluded that the permit to build a dormitory in the Investment Office of One stop Integrated Services Malang has been in accordance with public service standards, which included: service procedures, completion time, service costs, service products, facilities and infrastructure, competence of service provider. The service procedure was a supporting factor for the permit to build a dormitory, while the inhibiting factor was the completion time of the building permit certificate. Keywords: Building Construction Permit; One Stop Service; Dormitory
PERAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN SISWA Karolus Charlaes Bego
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.592 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.306

Abstract

Abstract: Awareness morality multicultural future generation today increasingly faded, especially the next generation in the district of Ende. Now they must be introduced to the Pancasila, the Constitution of 1945, the Unitary Republic of Indonesia, and national unity. Citizenship Education teacher's role becomes one of the determining factors in shaping the character of the students and their implications for student resistance. The research found there are four obstacles faced Citizenship Education teachers, namely: quality of teachers is still low, the curriculum is always changing and hours of study is lacking, facilities were still lacking, and the welfare of teachers are still lacking. As for efforts to increase the role of civic education teachers by: Civics teachers who have pedagogical competence, Civics teachers who have personal competence, Civics teachers who have social competence, Civics teachers who have professional competence. Fifth grade students of Elementary Instruction Ende 7 will have the tenacity and toughness in him to maintain the existence of personality or excellence moral values amid the myriad moral values of other students so as to maintain, preserve, and maintain viability in Ende in the present and in future. Keywords: Role, Citizenship Education Teacher, Student Resilience Abstrak : Kesadaran moralitas multikultural generasi penerus saat ini semakin pudar khususnya generasi penerus di Kabupaten Ende. Kini mereka harus dikenalkan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika. Peran guru Pendidikan Kewarganegaraan menjadi salah satu faktor penentu dalam membentuk karakter siswa dan implikasinya terhadap ketahanan siswa. Hasil penelitian ditemukan ada empat kendala yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan, yaitu: kualitas guru yang masih rendah, kurikulum yang selalu berubah dan jam belajar sangat kurang, fasilitas yang masih kurang, dan kesejahteraan guru yang masih kurang. Adapun upaya peningkatan peran guru Pendidikan Kewarganegaraan dengan cara: guru PKn yang memiliki kompetensi pedagogis, guru PKn yang memiliki kompetensi kepribadian, guru PKn yang memiliki kompetensi sosial, guru PKn yang memiliki kompetensi profesional. Siswa kelas V SD Inpres Ende 7 akan memiliki keuletan dan ketangguhan dalam dirinya untuk mempertahankan eksistensi kepribadiannya atau keunggulan nilai-nilai moralnya ditengah majemuknya nilai-nilai moral siswa lainnya sehingga mampu menjaga, memelihara, serta mempertahankan kelangsungan hidup di Kabupaten Ende di masa kini dan di masa yang akan datang. Kata Kunci: Peran, Guru Pendidikan Kewarganegaraan, Ketahanan Siswa
PENGAMBILAN KEPUTUSAN RASIONAL DAN BOUNDED TERHADAP KINERJA PEGAWAI Dina .; Sugeng Rusmiwari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.838 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1484

Abstract

Abstract: Human life is always filled by decision-making. Decision-making is a science and an art that must be sought, learned, owned and developed maximally to gain benefit and solutions that maximize value, in improving the performance of employees for the benefit of the organization. However, this problem is still an ecological phenomenon between rational and bounded decision making, so employees’ performance becomes the answer to the problem. This research is a quantitative research. The samples used was a purposive sampling, with the main data collection techniques with a questionnaire and supported by the documentation. The results of this study proved that rational and bounded decision making had a very positive effect on employees’ performance known by t count (2.521 and 3.624). There was a performance improvement of 66.7%. Based on these results, in improving the performance of employees required a quick and decisive decision-making process in order to play an important role to create employees’ behaviors. Based on the explanation above, it could be understood that the aspects of performance required loyalty, initiative, honesty, discipline, personality, cooperation, creativity, work result, skills and responsibilities and solutions; Completeness of facilities infrastructure, work facilities availability, and other adequate support such as telecommunications and informatics technology.  Keywords: Rational Decision, Bounded, Employee Performance Abstrak:         Kehidupan manusia selalu diisi oleh peristiwa pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan, ilmu maupun seni yang harus dicari, dipelajari, dimiliki dan dikembangkan secara maksimum dalam meraih manfaat serta solusi yang memaksimalkan nilai, dalam meningkatkan kinerja pegawai  untuk kepentingan organisasi. Namun, masalah ini masih fenomena ekologis antara pengambilan keputusan rasional dan bounded, sehingga kinerja pegawai menjadi jawaban atas persoalan tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data utama digunakan kuesioner didukung oleh dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengambilan keputusan rasional dan bounded memiliki pengaruh yang sangat positif terhadap kinerja pegawai diketahui dengan nilai thitung (2,521 dan 3,624) terdapat peningkatan kinerja sebesar 66,7%. Berdasarkan hasil tersebut maka dalam meningkatkan kinerja pegawai dibutuhkan proses pengambilan keputusan secara cepat dan tegas sehingga berperan penting untuk menciptakan perilaku pegawai. Berdasarkan penjelasan maka dapat dipahami bahwa aspek dalam kinerja diperlukan kesetiaan, prakarsa, kejujuran, kedisiplinan, kepribadian, kerjasama, kreativitas, hasil kerja, kecakapan dan tanggungjawab serta penyelesaian; kelengkapan sarana prasarana, tersedianya sarana kerja, dan pendukung lainnya yang memadai seperti teknologi telekomunikasi dan informatika. Kata Kunci: Keputusan Rasional, Bounded,  Kinerja Pegawai 
PENGARUH KARAKTERISTIK TUGAS, TEKNOLOGI INFORMASI DAN INDIVIDU TERHADAP TASK-TECHNOLOGY FIT (TTF), UTILISASI DAN KINERJA Childa Maulina; Endang Siti Astuti; Kertahadi .
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.836 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan secara empiris (1) Pengaruh karakteristik tugas, TI dan individu terhadap TTF; (2) Pengaruh karakteristik tugas, TI dan individu terhadap Kinerja dengan TTF sebagai variable mediasi; (3) Pengaruh TTF terhadap kinerja dengan utilisasi sebagai variabel mediasi. Populasi penelitian adalah seluruh kayawan bagian akademik S1 di Universitas Brawijaya. Jumlah sampel 160. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Analisis data menggunakan Generalized Structured Component Analysis (GSCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik Tugas, TI dan Individu berpengaruh signifikan terhadap TTF secara langsung. TTF menjadi variable mediasi untuk Karakteristik Tugas, TI, dan Individu terhadap Kinerja Individual. Utilisasi menjadi variable mediasi untuk TTF terhadap Kinerja. Berdasarkan pengaruh total, variable Karakteristik Individu merupakan variable yang paling berpengaruh terhadap TTF, Utilisasi dan Kinerja. Secara teoritis hasil penelitian ini dapat memberikan pedoman pada perbaikan manajemen organisasi khususnya Universitas Brawijaya agar tercipta kinerja karyawan yang optimal dan berdampak maksimal bagi organisasi yang dikelola. Kata Kunci: Karakteristik Tugas, Karakteristik TI, Karakteristik Individu, TTF, Utilisasi, Kinerja, Mediasi
AKUNTABILITAS PEMBANGUNAN FISIK PEMERINTAH DESA DI DESA JUNREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Nanang Bagus S; Anderias Dedo Ngara
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.232 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v9i1.2212

Abstract

Akuntabilitas dalam pemerintah desa, dapat melibatkan kemampuan pemerintah desa untuk mempertanggungjawabkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan yang masih ada kaitannya dengan masalah pembangunan pemerintahan desa. Jenis penelitian yang digunakan, jenis penelitian kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, pengambilan sampel secara purposive sampling. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa tahapan perencanaan dalam pembangunan desa di Desa Junrejo kurang efektif dimana dilakukan dengan melihat proses musrembang desa untuk membahas rencana kegiatan pembangunan desa serta bagaimana proses pengelolaan pembangunan desa, dimana dalam tahapan perencanaan ini di ukur dengan jumlah pihak yang berpartisipasi dalam proses musrembang desa. Faktor penghambat akuntabilitas pembangunan fisik desa di desa Junrejo adalah masalah kemampuan sumber daya manusia, yang mana sebagian besar aparatur desa masih berpendidikan SMA/sederajat sehingga akan mengalami kesulitan jika terjadi perubahan kebijakan, masalah berikutnya adalah keterbukaan informasi yang dirasakan masih cukup lambat serta kelembagaan dan partisipasi masyarakat yang belum dimaanfaatkan secara maksimal.
PENGARUH SLOGAN “ AKU, JADI DUTA SHAMPO LAIN” PADA IKLAN PANTENE VERSI ANGGUN C. SASMI TERHADAP PEMBENTUKAN BRAND AWARENESS KHALAYAK Kristina Niya; Amanah Rakhim Syahida
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.514 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i3.1406

Abstract

Abstract: Ads tagline is a kind of recipe to make the words have power. This power used to influence the audience like develop brand awareness of product. Today, we can see on television, those are many uniqes tagline and one of them is tagline “ aku, jadi duta shampo lain?” at pantene ads. So, this research focus to the influence of tagline “aku, jadi duta shampo lain” in pantene ads Anggun C. Sasmi version toward brand awareness of public. This research took 72 respondents and using simple random sampling. Data analyses techniques used simple linear regression with SPSS 17. The results showed that tagline “ aku, jadi duta shampo lain” at pantene ads Anggun C. Sasmi version significantly influence brand awareness of public about 30.5% and simple linear regression analyses showed positive result with the equation Y= 16.920+1.513(X).The tagline specifically influence public to know the product, and after that the experience with the product will be decide how deep the brand awareness of person. Keywords: Ads, Tagline, Brand awareness, Public Abstrak: Slogan iklan ibaratkan sebuah resep untuk membuat kata-kata memiliki kekuatan. Kekuatan ini digunakan untuk mempengaruhi pemirsa seperti membangun kesadaran merk pada sebuah produk. Saat ini, kita bisa melihat di televise, disana terdapat banyak sekali slogan yang unik salah satunya adalah slogan “aku, jadi duta shampo lain?” di iklan pantene. Sehingga, pada penelitian ini focus pada pengaruh dari slogan “aku, jadi duta shampo lain?” pada iklan pantene versi Anggun C. Sasmi terhadap brand awareness khalayak. Penelitian ini mengambil 72 responden dan menggunakan simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan aplikasi SPSS 17. Hasilnya menunjukan bahwa tagline” aku, jadi duta shampo lain?” pada iklan pantene versi Anggun C.Sasmi secara signifikan mempengaruhi brand awareness khalayak sekitar 30,5% dan uji regresi linear sederhana menunjukan hasil yang positif dengan persamaan Y= 16.920+1.513(X). Slogan tersebut secara khusus mempengaruhi khalayak untuk mengetahui produk dan setelah itu pengalaman bersama produk tersebut akan menentukan tingkat kedalaman brand awareness dari seseorang. Kata kunci: Iklan, Slogan, Brand awareness, Khalayak.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA TERHADAP PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA PANDESARI KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG Rambu Hamu Eti
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.342 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i3.1594

Abstract

Abstract: Leadership is a matter of relations and influence between leaders. leadership can appeal to activities between individuals and groups in an effort to achieve common goals.The leader must be willing to be able to trust others, in accordance with the position and position so that the lead runs smoothly, and inspires all employees or the community to work as best as possible to achieve the expected results.By being given authority to the Village to carry out their duties independently through the concept of granting Village autonomy. Therefore the question arises as to how the influence of the village head's leadership style influences the community in working together.This study uses descriptive quantitative research with data collection steps in the form of questionnaires from researchers to respondents and documentation, with purposive sampling technique.Data analysis techniques with the help of SPSS version 2.1 namely product moment validity, reliability and statistical tests of normality probability plot, homogeneity and model testing using simple linear correlation.From the results of research that has been carried out valid data with r count from r table, the pearson correlation value is 0.292 with a significant value of 0.157. According the value of the correlation interval 0.20-0.399 has a low relationship. From the results of the simple regression equation as follows: Y = 16.384 + 0.521X, in a constant or fixed state, the dependent variable (community participation) will increase by 16,384 from the original, and the coefficient for variables is 0,521, this shows that the leadership of the village head has influence positive for community participation.The magnitude of the influence of the existence of the village head's leadership on the participation of Pandesari village communities is 0.85%. Keywords: Leadership, Village Head, Community Participation Abstrak: Kepemimpinan adalah masalah relasi dan pengaruh antara pemimpin dan yang di pimpin. kepemimpinan dapat menghimbau  kegiatan antara individu dan kelompok dalam usaha mencapai tujuan bersama. Pemimpin harus bersedia dapat mempercayai orang lain, sesuai dengan posisi dan jabatan agar dalam memimpin berjalan dengan lancar, dan memberi inspirasi kepada semua karyawan atau masyarakat agar bekerja sebaik mungkin untuk mencapai hasil yang diharapkan. Dengan diberikan kewenangan kepada Desa untuk melaksanakan tugas secara mandiri melalui konsep pemberian otonomi Desa. Maka dari itu muncul pertanyaan bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan kepala desa mempengaruhi masyarakat dalam bekerjua sama. Penelitian ini menggunakan penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif dengan langkah pengumpulan data dalam bentuk kuisioner dari peneliti kepada responden dan dokumentasi, dengan teknik purposive sampling. Teknik analisa data dengan bantuan SPSS versi 2.1 yaitu validitas product moment, realibilitas dan uji statistik normalitas probability plot, homogenitas dan pengujian model dengan menggunakan korelasi linear sederhana. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan  data valid dengan nilai r hitung dari r tabel, nilai pearson correlation sebesar 0,292 dengan nilai signifikan 0,157. Nilai interval korelasi 0,20-0,399 mempunyai hubungan  yang rendah. Dari hasil persamaan regresi sederhana sebagai berikut: Y = 16.384 + 0,521X, dalam keadaan konstan atau tetap maka variabel dependent (partisipasi masyarakat) akan naik sebesar 16.384 dari semula, dan nilai koefisien untuk variabel sebesar 0,521, ini menunjukan bahwa kepemimpinan kepala desa mempunyai pengaruh positif terhadap partisipasi masyarakat. Besarnya pengaruh eksistensi kepemimpinan kepala desa terhadap partisipasi masyarakat desa pandesari sebesar 0,85%. Kata kunci : Kepemimpinan Kepala Desa, Partisipasi Masyarakat
FENOMENA CYBERBULLYING DI KALANGAN PELAJAR Nur Maya
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.69 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v4i3.125

Abstract

Mengakses internet sudah menjadi rutinitas kebanyakan masyarakat. Berbagai macam situs jejaring sosial yang menarikpun menjadi pilihan penikmat media, salah satunya yaitu jejaring sosial Facebook. Keberadaan facebook tentu saja memiliki dampak positif dan negatif. Sebagai salah satu dampak negatif dalam penggunaan facebook yaitu menggunakannya sebagai media tempat melakukan cyberbullying. Tindakan cyberbullying biasanya terjadi pada kalangan remaja. Beberapa alasannya yakni karena pengaruh lingkungan, perkelahian di lingkungan sekolah, adanya imitasi dalam penggunaan facebook yang berdampak terjadinya cyberbullying, cyberbullyer kurang memahami dampak penggunaan jejaring sosial facebook, kurangnya perhatian orang tua dan guru, korban cyberbullying lebih memilih bercerita kepada teman dan menyimpannya sendiri, dan yang terakhir cyberbullying yang terjadi dalam penelitian ini ialah Cyberstalking (Merendahkan). Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis bagaimana cyberbullying terjadi dikalangan pelajar ini, di analisis melalui metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif dan juga dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan, dan dokumentasi, maka data yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan model analisa data interaktif Miles dan Huberman (2012) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sehingga dari proses tersebut, dapat diketahui bagaimana cyberbullying terjadi di kalangan pelajar SMA/SMK Kota Malang, khususnya SMAN 03 Malang dan SMK PGRI 03 Malang. Kata Kunci : Fenomena, Cyberbullying, Fcebook, Pelajar
UPAYA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BATU DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Natalia .; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.146 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1444

Abstract

Abstract: In order to realize the service in a region, there needs to be an important effort from local government so that a service can run effectively and efficiently. The Efforts of Population and Civil Registration Agency of Batu in improving its public services are very influential to Batu’s community. With the efforts of the agency, the service can be realized through service mechanisms that have been implemented. This study used a qualitative research method. The data collection was through observation, interview, and documentation. Meanwhile the research instruments were the researchers themselves, an interview guide, and field notes. The sampling technique included snowball sampling and the informant were the Population and Civil Registration Agency of Batu and Batu’s community. The results showed that, the efforts of Population and Civil Registration Agency of Batu in improving its public services led to improving the quality of human resources based on SOP. The supporting factors were the availability of work facilities and leader’s motivation and a good coordination among employees to increase the element of accuracy, speed, suitability and able to improve the quality of good services. The inhibiting factors were, the lack of understanding from citizens about the requirements in the management of documents, as well as the unstable of internet connections that affected the delay of the services. Keywords: Effort, Civil Registration, Public Service Abstrak: Dalam mewujudkan pelayanan di suatu daerah perlu adanya upaya penting dari pemerintah daerah agar pelayanan dapat berjalan secara efektif dan efisien. Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik sangat berpengaruh pada masyarakat Kota Batu. Dengan adanya Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu, maka pelayanan dapat diwujudkan melalui mekanisme pelayanan yang sudah terlaksana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, intrumen penelitian yakni peneliti sendiri, Interview Guide, dan catatan lapangan, Teknik sampling  meliputi snowball sampling, dan yang menjadi informan dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu, beserta Masyarakat Kota Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu dalam meningkatkan pelayanan publik mengarah pada peningkatan mutu SDM yang berpatokan pada SOP. Faktor pendukung ialah ketersedian fasilitas kerja dan motivasi pimpinan serta adanya koordinasi antar pegawai yang baik sehingga mampu meningkatkan unsur ketepatan, kecepatan, kesesuaian dan mampu meningkatkan mutu pelayanan yang baik.  Faktor penghambat yaitu masih kurang pemahaman warga tentang persyaratan-persyaratan dalam pengurusan surat menyurat, serta adanya hambatan koneksi internet yang berpengaruh terhadap keterlambatan pelayanan. Kata Kunci: Upaya, Pencatatan Sipil, Pelayanan Publik
INOVASI ANJUNGAN LAYANAN MANDIRI (ALM) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Bella Puspasari; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.505 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1778

Abstract

Abstract: Service is one form of improving welfare towards society by the government. The government is trying to minimize the existing problems with make innovation in service. One of the innovations developed in the Blimbing Village is Website-based technological innovation namely http://registra.malangkota.go.id called ALM (Self Service Platform). This study uses a qualitative method. Data collection technique use interviews, observation, and documentation. The data obtained in the form of primary data and data secondary. The technique of determining sampling uses purposive sampling. After the data is obtained, data analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Test the validity of the data researchers used a technique triangulation method. The results of the Independent Service Platform Innovation research in improving public services in the Blimbing Kelurahan will be held from the end of December 2017 and can be said to be successful because there are already 4 factors that influence success implementation of innovation. Supporting factors are the advantages of the Independent Service Platform, quality of human resources, time efficient and infrastructure. While the inhibiting factor is an unstable internet network and there are no special employees as ALM guides. Keywords: Innovation; Self Service Platform; ServiceAbstrak: Pelayanan merupakan salah satu bentuk dalam meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat oleh pemerintah. Pemerintah berupaya untuk meminimalisir permasalahan yang ada dengan membuat inovasi dalam pelayanan. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Kelurahan Blimbing adalah inovasi teknologi berbasis website yaitu http://registra.malangkota.go.id yang dinamakan dengan ALM (Anjungan Layanan Mandiri). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Teknik penentuan sampling menggunakan purposive sampling. Setelah data diperoleh, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Menguji keabsahan data peneliti menggunakan cara triangulasi teknik. Hasil penelitian Inovasi Anjungan Layanan Mandiri dalam meningkatkan pelayanan publik di Kelurahan Blimbing diselenggarakan mulai akhir bulan Desember 2017 dan sudah bisa dikatakan berhasil karena sudah terdapat 4 faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan inovasi. Faktor pendukungnya adalah keunggulan dari Anjungan Layanan Mandiri, kualitas sumber daya manusia, efisien waktu dan sarana prasarana. Sedangkan faktor penghambatnya adalah jaringan internet yang tidak stabil dan tidak terdapat pegawai khusus sebagai pemandu ALM.Kata Kunci : innovation; Self-service Platform; services