cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
VIDEO EDUKASI DAN SIMULASI BERPENGARUH TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN GURU DALAM MELAKUKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA SISWA YANG MENGALAMI SINKOP (PINGSAN) DI SDN MERJOSARI 1 KOTA MALANG Mikael Mahore; Wahyu Dini Metrikayanto; Dudella Desnani Firman Yasin
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1983

Abstract

Pada dasarnya guru merupakan orang tua wali di sekolah sehingga pertolongan pertama oleh guru diperlukan. Masalah yang terjadi pada guru saat menolong siswa sinkop yaitu ketakutan karena belum sepenuhnya mengetahui cara penanganan yang benar, oleh karena itu guru perlu memahami dan menguasai penatalaksanaan siswa sinkop di sekolah. Pemberian video edukasi dan simulasi penanganan sinkop bertujuan memberikan informasi kepada guru untuk meningkatkan pengetahuan sehingga bisa melakukan penanganan sinkop apabila terjadi pada siswa di sekolah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh video edukasi dan simulasi terhadap pengetahuan guru dalam melakukan pertolongan pertama pada siswa yang mengalami sinkop di SDN Merjosari 1 Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain One-Group Pra-Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah guru, dengan teknik sampling menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 17 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji marginal homogenity ( P < 0,05. Hasil penelitian membuktikan sebelum diberikan video edukasi dan simulasi sebagian besar yaitu sebanyak 12 responden (70,6%) memiliki pengetahuan cukup dan sesudah diberikan video edukasi dan simulasi hampir seluruhnya yaitu sebanyak 15 responden (88,2%) memiliki pengetahuan baik dalam melakukan pertolongan pertama pada siswa yang mengalami sinkop. Hasil uji marginal homogenity didapatkan p value= (0,000) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh video edukasi dan simulasi terhadap pengetahuan guru dalam melakukan pertolongan pertama pada siswa yang mengalami sinkop di SDN Merjosari 1 Kota Malang. Basically the teacher is the guardian's parents in the school so the first aid needed by the teacher is needed. The problem that occurs when teachers help students in syncope is fear because they do not yet fully know how to handle it correctly, therefore teachers need to understand and master the management of syncope students at school. The provision of educational videos and simulation of syncope handling aims to provide information to teachers to increase knowledge so that they can handle syncope if it occurs to students at school. The purpose of the study was to determine the effect of educational videos and simulations on teacher knowledge in conducting first aid to students who experienced syncope at SDN Merjosari 1 Malang. The study design uses a One-Group Pre-Post Test Design. The population in this study was the teacher, with the sampling technique using simple random sampling to obtain a sample of 17 respondents. Data collection techniques using instruments in the form of a questionnaire. Data analysis method used is the marginal homogenity test (P
HUBUNGAN PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL FACEBOOK DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN ANGKATAN 2012 Manis Lestari; Joko Wiyono; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.616 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.427

Abstract

Pada umumnya pelajar belum memahami manfaat dari situs jejaring sosial (facebook) sehingga situs jejaring sosial ini sering disalahgunakan. Penggunaan situs jejaring sosial yang berlebihan dapat menurunkan motivasi belajar siswa. Menurunnya motivasi belajar siswa mengakibatkan hasil belajar mereka menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan jejaring sosial facebook dengan prestasi belajar mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Jurusan Ilmu Keperawatan Angkatan 2012. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu mahasiswa PSIK Unitri Malang berjumlah 139 orang dengan penetapan sampel 42 orang menggunakan random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan Kartu Hasil Studi mahasiswa. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden sering menggunakan facebook yaitu sebanyak 45 orang (59,5%) dan hasil prestasi belajar hampir seluruh responden termasuk kategori sangat memuaskan sebanyak 37 orang (88,1%). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara penggunaan jejaring social facebook dengan prestasi belajar mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Jurusan Ilmu Keperawatan angkatan 2012 (p-value= 0,02). Kata Kunci: Facebook, mahasiswa keperawatan, prestasi belajar, UNITRI
PERBEDAAN STATUS GIZI PADA ANAK SEKOLAH DASAR YANG TERKENA KARIES GIGI DAN TIDAK KARIES GIGI DI SEKOLAH DASAR NEGERI SUMBER SEKAR 01 KECAMATAN DAU KOTA MALANG Denny Dwi Wahyudi1; Roni Yuliwar; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.548 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.146

Abstract

Asupan gizi yang adekuat sangat dibutuhkan selama masa-masa awal tumbuh kembang anak, anak-anak menjadi usia yang paling rentan terhadap kejadian karies gigi karena pola makan dan pola kebersihan anak yang kurang baik, sehingga apabila terjadi ketidakseimbangan gizi dapat menimbulkan akibat yang berkepanjangan dan dapat menetap terhadap fungsi biologis dan kelenjar saliva. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi pada anak sekolah dasar yang terkena karies gigi dan tidak karies gigi di Sekolah Dasar Negeri Sumber Sekar 01 Kecamatan Dau Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Observasional Komparatif dengan jenis korelasional dengan metode pendekatan Cross Secttional. Populasinya adalah siswa dan siswi di Sekolah Dasar Negeri Sumber Sekar 01 Kecamatan Dau Kota Malang sebanyak 82 orang. Pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling, dengan besar sampel sebanyak 35 orang. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik T-test independen dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian menggambarkan status gizi pada anak karies gigi sebagian besar termasuk dalam kriteria gizi baik (66%) dan pada anak yang tidak karies gigi hampir seluruh anak termasuk dalam kriteria gizi baik (91%). Hasil uji beda didapatkan Sig. (2-tailed)) ρ value 0,002 < 0,05. Terdapat perbedaan status gizi pada anak yang terkena karies gigi dan tidak karies gigi. peneliti merekomendasikan untuk meneliti tentang hubungan status gizi pada anak yang terkena karies gigi terhadap pola makan pada anak. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, ilmu keperawatan dan institusi terkait. Kata Kunci : Anak Sekolah Dasar, Karies Gigi, Status Gizi.
HUBUNGAN STRESS IBU PRE-OPERASI SEKSIO SESAREA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA OPERASI SESAREA DI RUANG NIFAS RUMAH SAKIT BEN MARI MALANG Mindasari, Yayan; Yulifah, Rita; Adi W., Ragil Catur
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.841 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.459

Abstract

Tindakan operasi atau pembedahan merupakan pengalaman yang sulit bagi hampir semua pasien. Berbagai kemungkinan buruk bisa saja terjadi pada pasien, maka seringkali pasien menunjukkan sikap yang berlebihan dengan stress yang dialami. Stress psikologis dapat meningkatkan level beberapa hormon dalam darah yang memperlambat migrasi komponen sitokin ke daerah luka untuk memulai proses penyembuhan luka. Jika proses lambat pada permulaan, maka luka akan memakan waktu yang lama untuk sembuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stress ibu pre-operasi seksio sesarea terhadap penyembuhan luka operasi di ruang nifas Rumah Sakit Ben Mari Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post-operasi seksio sesarea darurat yang dirawat di Rumah Sakit Ben Mari Malang sebanyak 30 orang. Penentuan jumlah sampel menggunakan consecutive sampling yaitu sebanyak 27 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden berada dalam tingkat stress sangat berat 33,3 persen, sedangkan sebanyak 74,1 persen ibu mengalami penyembuhan luka kurang baik. Berdasarkan hasil uji fisher exact probability didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,016 lebih kecil 0,05 maka H1 diterima. Disimpulkan ada hubungan stress ibu pre-operasi seksio sesarea terhadap penyembuhan luka operasi sesarea di ruang nifas Rumah Sakiit Ben Mari Malang. Disarankan kepada ibu-ibu yang menjalani pembedahan seksio sesarea sebaiknya dapat meminimalisir stress, mekanisme koping ditingkatkan dan dukungan sosial dari keluarga juga sangat diperlukan. Kata Kunci: Penyembuhan Luka, Seksio Sesarea, Stress
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU MELATI TLOGOMAS MALANG Munizar Munizar; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.188 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.178

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu tahap tumbuh kembang yang dilalui anak pada usia toddler dan pada umur tertentu anak belum bisa melakukan tugas perkembangan yang sesuai dengan kelompok umurnya, adapun tugas perkembangan itu dapat membahayakan perkembangan dan menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik, seperti motorik kasar dan motorik halus. Ibu berperan sebagai motor penggerak utama dalam perkembangan motorik halus anak, melalui stimulasi. Dalam melakukan stimulasi ibu dituntut memiliki pengetahuan yang luas tentang stimulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan motorik halus anak usia toddler. Desain penelitian ini deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak usia toddler dan semua anak usia toddler yang berjumlah masing-masing 42 orang, sampel penelitian di Posyandu Melati RW 02 Tlogomas Malang secara total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dengan Tehnik analisis datanya uji korelasi product moment pearson,dengan α = 0.05. Hasil penelitian disimpulkan bahwa sebanyak 42,86% pengetahuan ibu dalam kategori cukup baik, sebanyak 52,38% perkembangan motorik halus anak dalam kategori baik, dan ada hubungan yang rendah antara pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan motorik halus anak usia toddler dengan nilai uji statistik, p-value 0,035 dan nilai r hitung 0,326. Disarankan perlunya peningkatan pengetahuan ibu melalui pelatihan, mengikuti seminar, dan banyak membaca tentang stimulasi dan perkembangan anak. Kata kunci: Motorik halus, pengetahuan, stimulasi.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KESEPIAN PADA LANSIA YANG DITINGGAL PASANGAN DI DESA MENSERE Imam Munandar; Sugianto Hadi; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.792 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.491

Abstract

Kesepian adalah sebuah perasaan dimana orang mengalami kehampaan dan kesendirian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kesepian pada lansia ditinggal pasangan di Desa Mensere. Penelitian ini menggunakan desain deskiptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Analisa data yang digunakan adalah uji korelasi spearman rank. Populasi terdiri dari semua lansia yang ditinggal mati pasangan baik laki-laki maupun perempuan, berumur 60 tahun keatas, dan tinggal bersama keluarganya di Desa Mensere dan mengambil sampel sebanyak 35 orang.Hasil penelitian didapatkan sebanyak 32 lansia (91,40%) mengalami kesepian, sedangkan lansia yang mendapat dukungan baik sebanyak 30 orang (85,70%). Hasil uji spearman rank diperoleh koefisien korelasi 0,691 dan nilai sig 2 tailed = 0,000 pada taraf signifikan (α = 0,05), dimana nilai sig < α (0,000 < 0,05) dengan demikian H0 ditolak artinya ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kesepian pada lansia ditinggal pasangan di Desa Mensere.Dari hasil yang didapat diharapkan lansia yang ditinggal pasangan bisa beradaptasi sehingga tidak mengalami kesepian. Direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya cara pengumpulan data pada dukungan keluarga pada lansia diobservasi. Kata kunci : Dukungan keluarga, kesepian, lansia.
ADA HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ASI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PEKERJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDALKEREP KOTA MALANG Alovisia Kandi; Aprillia Choirun Nisa; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1974

Abstract

Data ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu pekerja masih ada waktu luang untuk memberikan ASI Ekslusif pada anaknya sampai usia 0-6 bulan.Cara mempertahankan pemberian ASI eksklusif pada bayi dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian ASI. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang ASI dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu pekerja di wilayah kerja Puskesmas Kendalkerep Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 45 ibu pekerja yang menyusui dan sampel penelitian sebanyak 40 orang dengan penentuan menggunakan simple random sampling.Instrumen berupa kuesioner pengetahuan tentang ASI dan pemberian ASI eksklusif. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji Chi-Square.Hasil penelitian dapat dipahami bahwa tingkat pengetahuan ibu pekerja yang baik mampu meningkatkan motivasi,sikap dan tindakan untuk memberikan ASI. Pengetahuan yang baik akan membuat seseorang untuk merubah perilaku termasuk dalam praktek menyusui. Hasil uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang ASI dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu pekerja di wilayah kerja Puskesmas Kendalkerep Kota Malang didapatkan nilai p value = (0,000) < (0,05). Peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan faktor-faktor lain yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI Ekslusif pada ibu pekerja misalnya faktor motivasi dari puskesmas, ketersediaan sarana prasarana menyusui tempat ibu bekerja dan puskesmas. This data shows that the majority of working mothers still have free time to give exclusive breastfeeding to their children until the age of 0-6 months. How to maintain exclusive breastfeeding to infants by increasing the knowledge and attitudes of mothers in breastfeeding. The research objective is to determine the relationship of knowledge about breastfeeding with exclusive breastfeeding to working mothers in the work area of the Kendalkerep Health Center in Malang. The study design used a correlative design with cross sectional approach. The study population was 45 working mothers who breastfeed and the study sample as many as 40 people with the determination using simple random sampling. The instrument was in the form of a knowledge questionnaire about breastfeeding and exclusive breastfeeding. The data analysis method used is the Chi-Square test. The results of the study can be understood that a good level of knowledge of working mothers can increase motivation, attitudes and actions to give breast milk. Good knowledge will make a person to change behavior including the practice of breastfeeding. The Chi-Square test results showed that there was a relationship between mother's knowledge about breastfeeding and exclusive breastfeeding for working mothers in the working area of Kendalkerep Public Health Center in Malang, obtained p value = (0,000)
PERBEDAAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA 2-3 TAHUN PADA IBU BEKERJA DAN IBU TIDAK BEKERJA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Lastri Lastri; Ngesti W. Utami; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.087 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.516

Abstract

Profesi ibu baik sebagai ibu bekerja atau ibu rumah tangga juga memberikan perkembangan social anak yang kurang baik jika pendampingan kurang maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perkembangan sosial anak usia 2-3 tahun pada ibu yang bekerja dan tidak bekerja di RW 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain cross sectional dengan pendekatan studi komparatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 17 ibu bekerja dan 14 ibu tidak bekerja yang diambil menggunakan teknik accidental sampling dimana pengambilan sampel sesuai dengan sumber data yang cocok. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu mann whitney dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa lebih dari separuh (64,7%) perkembangan sosial anak usia 2-3 tahun kurang sesuai pada ibu yang bekerja danlebih dari separuh (71,4%) perkembangan sosial anak usia 2-3 tahun kurangsesuai pada ibu yang tidak bekerja di RW 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, sedangkanuji mann whitney dinyatakan ada perbedaan perkembangan sosial anak usia 2-3 tahun pada ibu yang bekerja dan tidak bekerja di RW 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dengan p-value (0,004 < 0,050). Diperlukan peran kedua orang tua untuk meningkatkan kualitas pendampingan terhadap anak dan memberikan perhatian yang cukup kepada anak dengan menyediakan waktu luang untuk berinteraksi bersama. Kata Kunci : Anak usia 2-3 tahun, ibu yang bekerja dan tidak bekerja, perkembangan sosial
HUBUNGAN KINERJA KADER DENGAN KEPUASAN LANSIA DI POSYANDU LANSIA PERMADI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Syamsul H. Rizal Latuapo; Ani Sutriningsih; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.25 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.418

Abstract

Kinerja kader merupakan hasil kerja yang dilakukan kader dalam melakukan tugas serta tanggungjawab yang diberikan. Kinerja yang dilakukan dengan baik merupakan suatu proses yang akan menghasilkan input berupa kepuasan lansia sebagai pengguna posyandu lansia. Kepuasan merupakan harapan yang dirasakan lansia saat menerima pelayanan atau kegiatan yang diberikan kader dalam pelaksanaan posyandu lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kinerja Kader dengan Kepuasan Lansia di Posyandu Lansia Permadi Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Sampel penelitian yang digunakan berjumlah 50 lansia anggota aktif. Teknik sampling yang digunakan menggunakan teknik Sampel Jenuh. Desain penelitian yang digunakan adalah Observasi Analitik. Pengumpulan data menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan kinerja kader lebih dari separuh (68%) masuk kategori bagus. Sedangkan kepuasan lansia hampir separuh (44% masuk kategori puas. Hasil uji statistic menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kinerja dengan kepuasan lansia dengan p value sebesar 0,000 atau α< 0,05. Peneliti menyarankan agar kader mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya dengan mengikuti pelatihan kader yang dilakukan petugas puskesmas serta mengoptimalkan peran perawat sebagai pendidik untuk member informasi serta pelatihan kader dalam melaksanakan kegiatan posyandu lansia. Kata Kunci : Kader, kinerja, kepuasan, lansia, posyandu
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN DIET RENDAH GARAM DI POSYANDU LANSIA WILAYAH PUSKESMAS WAGIR KABUPATEN MALANG Dewi Maghfiroh; Farida Halis Dyah Kusuma; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.137 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.816

Abstract

Hipertensi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam arteri secara terus – menerus lebih dari suatu periode. Hipertensi sering terjadi pada usia lanjut (lansia). Salah satu penyebab hipertensi adalah riwayat dari konsumsi makanan tinggi garam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan diet rendah garam pada lansia di Wilayah Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini semua penderita hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Puskesmas Wagir sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Besar sampel 30 orang lansia dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa data yang digunakan menggunakan Uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil diet kurang, bisa disebabkan karena dukungan keluarga yang kurang dengan nilai 6,246 yang lebih besar dari 2 tabel dengan df=2, yaitu sebesar 5,991, dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,044 yang lebih kecil dari alpha 0,05, sehingga tolak Ho dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan (bermakna) antara dukungan keluarga dengan diet pada lansia penderita hipertensi di wilayah Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Direkomendasikan bagi keluarga lansia untuk memberikan dukungan keluarga terhadap diet rendah garam guna mengubah pola hidup lansia.