cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI DASAR DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Yudi Yudi; Atti Yudiernawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.302 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.160

Abstract

Pengetahuan yang baik mengenai kejadian ikutan pasca imunisasi dasar sangat membantu ibu dalam mencegah terjadinya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dasar. Ibu diharapkan dapat memberikan imunisasi dasar secara lengkap dan sesuai dengan usia bayi. Kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar adalah salah satu perilaku positif ibu dalam mencegah penyakit yang dapat mengancam kesehatan bayinya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan ibu mengenai KIPI dasar dengan kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar pada bayinya di RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia antara 0-12 bulan di RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar kuosioner.Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik Koefisiensi Kontingansi. Hasil analisis data diperoleh temuan sebanyak 18 responden (60%) mempunyai pengetahuan yang baik mengenai KIPI dasar dan 27 responden (90%) patuh memberikan imunisasi dasar pada bayinya. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai p yaitu 0,025 (
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN PEMILIHAN MAINAN EDUKATIF ANAK USIA TODDLER DI PAUD MELATI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Hendra Hendra; Swito Prastiwi; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.346 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.473

Abstract

Banyak orang tua belum mengetahui manfaat dan fungsi dalam memilih mainan. Para orang tua/ibu membelikan mainan apa yang disukai anak tanpa memperhatikan fungsi dan manfaat mainan edukatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua dengan pemilihan mainan edukatif anak usia toddler di PAUD Melati RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah semua ibu di PAUD Melati RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Sampel dalam penelitian ini 49 orang diambil dengan teknik total sampling dan dianalisa dengan menggunakan uji statistik Spearman rank. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 34 orang (69,4%) memiliki pengetahuan baik dan 44 orang (89,8%) dapat memilih mainan edukatif dengan baik. Hasil analisis dengan uji Spearman rank menunjukan p-value 0,036. Artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua dengan pemilihan mainan edukatif anak usiatoddler. Saran bagi orang tua untuk meningkatkan pengetahuan tentang mainan edukatif dengan cara memperbanyak mendapatkan sumber informasi melalui media massa. Bagi peneliti selanjutnya perlu meneliti faktor-faktor yang terkait dengan pemilihan mainan edukatif. Kata kunci : Anak usia toddler, pengetahuan orang tua, pemilihan mainan edukatif.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMENUHAN GIZI ANAK DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA TODDLER Maria Helena; Joko Wiyono; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.374 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.192

Abstract

Status gizi merupakan salah satu permasalahan di Indonesia, merupakan keadaan kesimbangan antara asupan makanan dengan penggunanaan zat gizi. Asupan zat gizi pada toddler memerlukan dukungan keluarga dalam pemenuhannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dalam pemenuhan gizi anak dengan status gizi anak usia toddler di paud Mawar RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang. Metode dalam penelitian ini adalah korelasi yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam peneliti ini adalah keluarga yang mempunyai anak usia toddler di Paud Mawar RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang dan populasi yang diperoleh sebanyak 22 dengan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner statistic Uji Spearman rank dengan program SPSS for windows. Hasil penelitian Dukungan Keluarga dari 22 responden didapat hasil dukungan keluarga dalam kategori baik berjumlah 18 responden (81,8%), Status Gizi anak usia toddler dari 22 responden didapat hasil status gizi anak dalam kategori baik berjumlah 19 responden (86,3%), ada hubungan dukungan keluarga dalam pemenuhan gizi anak dengan status gizi anak usia toddler, dengan tingkat kemaknaan (Sig. (2-tailed)) ρ value sebesar 0,000
PERBEDAAN SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN METODE CERAMAH, VIDEO DAN DEMONSTRASI TERHADAP SKILL MAHASISWA DALAM MELAKUKAN RESUSITASI JANTUNG PARU DEWASA DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI Ardiwanto Umbu Tanda; Tanto Hariyanto; Wahyu Dini Metrikayanto
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1939

Abstract

Resusitasi Jantung Paru(RJP) merupakan sekumpulan intervensi yang bertujuan untuk mengembalikan dan mempertahankan fungsi vital organ pada korban henti jantung dan henti nafas melalui pemberian kompresi dada dan bantuan nafas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah diberikan metode ceramah, video dan demonstrasi terhadap skill mahasiswa dalam melakukan resusitasi jantung paru dewasa di Fakultas Teknik Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Desain penelitian yang digunakan pre eksperiment dengan rancangan one group pre-post test design. Teknik Sampling menggunakan purposive sampling dengan sampel berjumlah 30 orang responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Paired T-Test dengan tingkat signifikan 0,05.Hasil penelitian sebelum diberikan ceramah, video dan demonstrasi lebih dari separuh responden (66,7%) memiliki skill kategori kurang dalam melakukan RJP dewasa. Sesudah diberikan ceramah, video dan demonstrasi, hampir seluruh responden (93,3%) memiliki skill kategori baik dalam melakukan RJP dewasa. Uji paired T-test didapatkan p-value = 0,000 yang berarti terdapat perbedaan sebelum dan sesudah metode ceramah, video dan demonstrasi terhadap skill mahasiswa dalam melakukan resusitasi jantung paru dewasa di Fakultas Teknik Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Peneliti selanjutnya disarankan dapat meneliti pemberian RJP kepada masyarakat awam karena dalam penelitian ini hanya menggunakan prosedur Hand Only CPR agar menambah jumlah bystandar RJP di lingkungan masyarakat dalam memberikan pertolongan. Cardiac Pulmonary Resuscitation (CPR) is a set of intervensition that aim to restore and maintain the vital function of organs in the victims of cardiac arrest and stop breathing through the provision of chest compressions and breathing assistance. This study aims to determine the differences before and after being given lecture, video and demonstration methods on student skill in performing adult pulmonary heart resuscitation at the Faculty of Engineering, University of Tribhuwana Tunggadewi. The design research design used pre eskperiment with the design of one group pre-post test design. Sampling technique uses purposive sampling with a sample of 30 respondents. Data collection uses observation sheets. Data analysis using Paired T-test with a significance level of 0.05. The results of the study before being given lectures, videos and demonstrations of more than half of respondents (66.7%) had less category skills in conducting adult CPR. After giving lectures, videos and demonstrations, almost all respondents (93.3%) had good category skills in conducting adult CPR. Paired T-test was obtained p-value = 0,000, which means that there were differences before and after the lecture, video and demonstration methods on student skill in performing adult pulmonary heart resuscitation at the Faculty of Engineering, University of Tribhuwana Tunggadewi. Further researchers are advised to examine the provision of CPR to ordinary people because in this study only using the Hand Only CPR procedure to increase the number of standard CPR in the community in providing help. Keywords: Lecture, Demonstration, CPR, Video
HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Enny Nurcahyani; Dyah Widodo; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.382 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.400

Abstract

Stres yang dialami perawat dalam melakukan tugasnya dapat mengurangi kinerja. Sebagian besar perawat, terutama di ruang perawatan inap selalu menghadapi berbagai keluhan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara stres dan kinerja perawat di ruang perawatan inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di ruang perawatan inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Sampel adalah 109 orang dengan teknik sampling area proportional random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden memiliki tingkat stres ringan sebanyak 108 orang (99,1%), sedangkan kinerja sebagian besar responden memiliki kinerja yang baik sebanyak 87 orang (71,5%), dan ada korelasi antara tingkat stres kerja dan kinerja ( 0,000
PERBEDAAN KONSUMSI SAYUR SEBELUM DAN SESUDAH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE STORYTELLING PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN MULYOAGUNG 04 DAU MALANG Ari Suryandi; Tanto Hariyanto; Wahyu Dini Metrikayanto
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.697 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.785

Abstract

Sayur merupakan salah satu makanan wajib dikonsumsi yang tidak disukai anak-anak, alasannya yaitu karena menurut anak-anak rasa sayur tidak enak dan pahit. Salah satu cara pemberian pendidikan kesehatan dan pengetahuan tentang pentingnya konsumsi sayur pada anak yaitu dengan storytelling (bercerita). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan konsumsi sayur sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan dengan metode storytelling pada anak sekolah dasar di SDN Mulyoagung 04 Dau Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain pre-experiment tanpa kelompok kontrol dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah anak sekolah dasar kelas II yang didapatkan dengan teknik total sampling sebanyak 24 anak. Data konsumsi sayur sebelum dan sesudah storytelling diperoleh dengan cara wawancara untuk mengetahui jumlah sayur yang dikonsumsi anak perhari dengan metode recall 24 jam, sedangkan storytelling diberikan sebanyak 4 kali dalam 1 minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata konsumsi sayur anak sebelum storytelling yaitu 90,21 gram perhari dengan 16 anak (66,7%) masuk dalam kategori kurang dan 8 anak (33,3%) masuk dalam kategori cukup, sedangakan sesudah storytelling rata-rata konsumsi sayur anak yaitu 128,71 gram perhari dengan 7 anak (29,2%) masuk dalam kategori kurang dan 17 anak (70,8%) masuk kategori cukup. Berdasarkan hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai signifikansi 0,002 dengan nilai p-value < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan konsumsi sayur sebelum dan sesudah storytelling.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS HIDROTERAPI METODE RENDAM AIR DENGAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF (ROP) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU Aprianus Bhoja; Arie Jefry Ka&#039;arayeno; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1988

Abstract

Hidroterapi dan relaksasi otot progresif dapat menurunkan tekanan darah namun belum diketahui efektivitas dari dua terapi tersebut. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan efektivitas hidroterapi metode rendam air dengan relaksasi otot psrogresif (ROP) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Posyandu Desa Landungsari Kecamatan Dau Malang. Desain penelitian yang digunakan quasi eksperiment. Teknik Sampling menggunakan simple random sampling dengan sampel sebanyak 34 responden. Pengumpulan data menggunakan alat sphymomanometer. Analisis untuk tiap intervensi menggunakan uji paired t test dengan hasil bahwa hidroterapi dan relaksasi otot progresif didapatkan nilai signifikansi 0,000 dan untuk nilai α adalah 0,05 yang berarti terdapat pengaruh dari hidroterapi dan relaksasi otot progresif terhadap lansia penderita hipertensi di posyandu desa landungsari kecamatan dau malang sedangkan untuk mengetahui perbedaan efektivitas kedua terapi menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sistole hidroterapi sebesar 14,117 dengan nilai signifikan 0,000 sedangkan ROP sebesar 9.411 dengan nilai signifikan 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa hidroterapi lebih besar mengalami penurunan jika dibandingkan dengan relaksasi otot progresif. Hydrotherapy and progressive muscle relaxation are claimed as a therapy method which could be reduced the blood pressure, however, the effectiveness of these two therapies method needs to be definited. This current research aimed to figure out the difference between the effectiveness of the hydrotherapy water soak method with progressive muscle relaxation (ROP) to reduce blood pressure at the elderly who have hypertension at the Integrated Healthcare Center Landungsari, sub-district Dau The current research used quasi-experimental as its research design. This research used Simple Random sampling as the sampling technique, and there were 34 respondents. In order to collect the data, the researcher used a sphygmomanometer as the tool to gain the necessary data. Analysis for each intervention used paired t-test with the result that hydrotherapy and progressive muscle relaxation obtained a significance value of 0,000 and for the value of α was 0.05, which means that there is an influence of hydrotherapy and progressive muscle relaxation to the elderly with hypertension at Integrated Healthcare Center Landungsari, sub-district Dau whereas to determine the difference about the effectiveness of the two therapies was using the independent t-test. The results showed that the average hydrotherapy systole was 14.117 with a significant value of 0.000 while the ROP was 9,411 with a significant value of 0,000. This shows that hydrotherapy is greater when compared to progressive muscle relaxation. Keywords: Hypertension, Hydrotherapy, Water Soak Method, Progressive Muscle Relaxation.
POLA MAKAN SALAH PENYEBAB GASTRITIS PADA REMAJA Eka Puji Lestari; Joko Wiyono; Erlisa Candrawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.612 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.432

Abstract

Kejadian needle stick injury di kalangan perawat masih tinggi, salah satu faktor penyebabnya adalah pengetahuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan perawat dengan perilaku pencegahan needle stick injury. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu perawat ruang Rawat Inap Rumah Sakit Panti Waluya Malang berjumlah 52 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar perawat memiliki pengetahuan baik (67,3%), sebagian besar perawat menunjukkan perilaku pencegahan needle stick injury cukup baik (51,9%). Hasil uji chi square menunjukkan nilai OR= 21,4 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perawat yang memiliki pengetahuan baik memiliki perilaku pencegahan needle stick injury 21,4 kali yang lebih baik dibanding perawatn dengan pengetahuan kurang. Rumah sakit diharapkan meningkatkan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan perawat tentang needle stick injury. Kata Kunci : Perilaku pencegahan, needle stick injury, pengetahuan perawat.
PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI TELAPAK KAKI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Agus Arianto; Swito Prastiwi; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.061 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.830

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang berkaitan dengan penurunan angka harapan hidup penderita, peningkatan penyakit jantung dan risiko terjadinya stroke. Banyak pengobatan non farmakologi yang telah ditemukan untuk membantu menurunkan tekanan, seperti terapi pijat refleksi telapak kaki yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi pijat refleksi telapak kaki terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian mengunakan Quasi Experimental dengan pendekatan nonrandomized pretest and posttest with control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 responden, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 17 orang sebagai kelompok eksperimen dan 17 orang sebagai kelompok kontrol. Metode analisa data dengan paired t test untuk menilai tekanan darah sistolik pre-post test dan untuk menguji tekanan darah diastolik mengunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian dengan uji paired t test untuk tekanan darah sistolik dan uji Wilcoxon untuk tekanan darah diastolik diperoleh nilai signifikansi 0,00 (sig
PERBEDAAN STATUS GIZI BAYI YANG MENDAPATKAN ASI EKSKLUSIF IBU DENGAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) YANG BERBEDA DI POSYANDU MAWAR TLOGOMAS MALANG Selvi Nopianti; Atti Yudiernawati; Arie Jefry KA.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.091 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.151

Abstract

Pemenuhan gizi yang baik untuk ibu menyusui bermanfaat bagi dirinya dan bayinya selama menyusui. Indeks Masa Tubuh merupakan indikator status gizi untuk memantau berat badan normal pada orangdewasa dan bukan menentukan overweight/obesitas pada anak-anak dan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi bayi yang mendapatkan asi eklusif ibu dengan indeks masa tubuh yang berbeda Di Posyandu Mawar Tlogomas Malang. Penelitian ini menggunakan desain Komparatif.Populasinya adalahsemua ibu yang menyusui yang berjumlah dan mempunyai Kartu Menuju Sehat dengan jumlah populasi 52 ibu. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel dengan quota sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik Paired Simple T-Test dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil pengumpulan data penelitian hampir seluruh (86,7%) dari bayi responden memiliki status gizi baik sebanyak 26 orang, dan sebagian besar (66,7%) dariresponden memiliki status gizi normal sebanyak 20 orang. Hasil analisis bivariat menunjukan p value = 0,012 artinya p value < 0,05. Artinya ada perbedaan Status Gizi Bayi Yang Mendapatkan Asi Eklusif Ibu Dengan Indeks Masa Tubuh di Posyandu Mawar Tlogomas Malang. Kata kunci: ASI eksklusif, Indeks Masa Tubuh, Status gizi