cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
PERBEDAAN INTENSITAS NYERI OSTEOARTRITIS PADA LANSIA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN KOMPRES HANGAT DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Yohana Yohana; Tanto Hariyanto; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.789 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.185

Abstract

Nyeri osteoartritis merupakan nyeri sendi yang berjalan secara lambat dan progresif yang sering diderita oleh orang dewasa hingga lansia. Di kabupaten Malang dan kota Malang ditemukan prevalensi osteoarthritis sebesar 10% dan 13,5%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri osteoarthritis pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat di Kelurahan Tlogomas RT 02 RW 06 Malang. Desain penelitian mengunakan desain analitik komparatif dengan pre-post design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 25 lansia dan sampel penelitian menggunakan total sampling yang berarti jumlah populasi dijadikan sempel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Peired Simple T-Test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum dilakukan kompres hangat terdapat 19 atau sebesar 76% lansia mengalami intensitas nyeri dan setelah dilakukan kompres hangat sebanyak 14 lansia atau sebesar 56% lansia mengalami intensitas nyeri, sedangkan hasil Peired Simple T-Test didapatkan pvalue = 0,00, atau 0,00< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan intensitas nyeri osteoarthritis pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat di Kelurahan Tlogomas RT 02 RW 06 Malang. Dengan demikian yang perlu dilakukan untuk mengurangi intensitas nyeri pada lansia yaitu dengan cara memberi kompres hangat pada bagian yang mengalami nyeri. Kata Kunci: Intensitas nyeri osteoartritis, lansia.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUANG RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIWA MUTIARA SUKMA PROVINSI NTB Rizhal Hamdani; Tanto Hariyanto; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.833 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.713

Abstract

Keluarga merupakan faktor yang sangat penting dalam proses kesembuhan pasien Skizofrenia. Keluarga yang bersikap terapeutik dan mendukung pasien, masa kesembuhan pasien dapat dipertahankan selama mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien Skizofrenia. Berdasarkan tujuan penelitian yang ada maka penelitian ini termasuk jenis retrospektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan “cross sectional”, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach), populasi sebanyak 546 orang sampel sebanyak 85 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan di Ruang Rawat Jalan Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB dengan instrumen penelitian (kuisioner tertutup) pada 12 Oktober – 17 Oktober 2015. Penelitian ini menunjukan bahwa dukungan keluarga terhadap pasien Skizofrenia yang sedang menjalani rawat jalan tergolong baik (67,1%). Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien Skizofrenia tergolong patuh (89,41%). Berdasarkan atas uji statistik spearman correlation dengan nilai p=0,000 < α=0,05 sehingga disimpulkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien Skizofrenia, dengan kriteria hubungan erat r=0,382. Berdasarkan hasil ini dapat dijelaskan dukungan keluarga merupakan bantuan atau dukungan yang diterima individu dari orang-orang tertentu dalam kehidupannya dan berada dalam lingkungan sosial tertentu yang membuat individu merasa diperhatikan, dicintai, dihargai serta diberikan dukungan kearah yang lebih baik. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan pada saat melakukan pengumpulan data menggunakan wawancara sehingga ketergesaan responden dapat teratasi.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS DINOYO MALANG Zahra Ipaenin; Sri Mudayatiningsih; Pertiwi Perwirangningtyas
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1932

Abstract

ASI eksklusif adalah bayi diberi ASI saja pada usia 0-6 bulan tanpa pemberian apapun, termasuk susu formula, air gula, madu, air putih, atau makanan tambahan apapun. Proses pemberian ASI eksklusif perlu di dukung oleh peran keluarga dalam mengingat, memberi perhatian dan menginformasikan kepada ibu pentingnya ASI untuk tumbuh kembang bayi. Berdasarkan data Kemenkes RI tahun 2013 mengemukakan cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia sebesar 61,5%, sehingga perlu di tingkatkan. Tujuan penelitian untuk dapat mengetahui tingkat hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi di Puskesmas Dinoyo Malang. Desain penelitian mengunakan korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui dengan bayi usia 0-6 bulan yang diberi ASI, berjumlah 60 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji Fisher's Exact. Hasil penelitian membuktikan hampir seluruhnya 25 (83,3%) ibu mendapatkan dukungan keluarga baik untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi dan lebih dari separuh 19 (63,3%) bayi diberikan ASI eksklusif baik. Hasil uji Fisher's Exact didapatkan p value = (0,004) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi di Puskesmas Dinoyo Malang. Saran bagi keluarga diharapkan peran serta aktif pasangan atau suami untuk memberikan dukungan terhadap pemberian ASI eksklusif karena kesuksesan menyusui bukan merupakan tanggung jawab salah satu pihak melainkan tanggung jawab bersama suami dan istri. Keluarga bertanggung jawab untuk melakukan komunikasi dan memberikan dukungan yang baik dalam memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis ibu menyusui. Exclusive breastfeeding is only breastfed babies at 0-6 months of age without giving anything, including formula milk, sugar water, honey, plain water, or any additional food. The process of exclusive breastfeeding needs to be supported by the role of the family in remembering, paying attention and informing the mother the importance of breastfeeding for baby's growth and development. Based on data from the Republic of Indonesia Ministry of Health in 2013, the coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia was 61.5%, so it needs to be improved. The research objective was to determine the level of relationship between family support and exclusive breastfeeding for infants at Dinoyo. The population in this study were breastfeeding mothers with infants aged 0-6 months, totaling 60 people. The research sample was determined by simple random sampling technique with a total sample of 30 people. The data collection instrument used was a questionnaire. The data analysis method used is the Fisher's Exact test. The results showed that almost all 25 (83.3%) mothers received good family support to provide exclusive breastfeeding to infants and more than half 19 (63.3%) babies were given exclusively good breastfeeding. Fisher's Exact test results obtained p value = (0.004)
HUBUNGAN POLA ASUH OVER PROTECTIVE ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH DI SDN TLOGOMAS 1 KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Jojon Jojon; Tavip Dwi Wahyuni; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.883 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.498

Abstract

Pola asuh merupakan penerapan pendidikan atau ajaran yang diberikan orang tua kepada anaknya, sedangkan pola asuh overprotectivemerupakan pengasuhan yang berlebihan yang diberikan orang tua kepada anak mereka karena alasan tertentu dari mereka sehingga mereka tidak memberi kebebasan pada anak mereka untuk melakukan aktivitas yang mereka sukai. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis hubunganpola asuh overprotektive orang tua terhadap perkembangan anak usia sekolah di SDN Tlogomas 1 Kecamatan Lowokwaru Malang tahun 2015. Desain penelitian ini deskriptif korelasi. Jumlah populasi sebanyak 182 orang dengan Pendekatan cross sectional menggunakan teknik Purposive sampling. Jumlah sampel 36 orang tua yang mempunyai anak usia sekolah dan 36 anak usia sekolah. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2015 s/d 07 Agustus 2015. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian didapatkan pola asuh overprotektive orang tua 17 orang (47,22%) termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan untuk perkembangan anak usia sekolah 19 orang (52,78%) berkategori baik. Hasil uji statistik di ketahui p value sebesar 0,881 > 0,05 artinya H1 di tolak, berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh overprotective orang tua terhadap perkembangan anak usia sekolah di SDN Tlogomas 1 Kecamatan Lowokwaru Malang. Kata Kunci : Pola asuh overprotektive orang tua, perkembangan anak usia sekolah.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KATARAK DI POLIKLINIK MATA PUSKESMAS DAU KABUPATEN MALANG Gasper Awopi; Tavip Dwi Wahyuni; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.581 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.393

Abstract

Katarak adalah kekeruhan lensa mata atau kapsul lensa yang mengubah gambaran yang diproyeksi pada retina dan merupakan penyebab umum kehilangan pandangan secara bertahap. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yaitu umur, jenis kelamin, pekerjaan dan diabetes mellitus terhadap terjadinya penyakit mata katarak di Poli Mata Puskesmas Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Teknik sampling menggunakan Sampel Jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 26 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar hasil pemeriksaan. Analisi data menggunakan Uji Chi Square dengan menggunakan SPSS 16. Hasil dari penelitian ini menunjukkan umur merupakan faktor yang lebih berpengaruh terhadap kejadian katarak (p=0,001), jenis kelamin berpengaruh kedua (p=0,017), pekerjaan berpengaruh ketiga (p=0,024) dan DM berpengaruh keempat (p=0,022), sedangkan nilai p value < 0,05. Umur merupakan faktor utama penyebab terjadinya katarak, dibandingkan dengan tiga variabel lain. Diharapkan agar peneliti lain meneliti dengan variabel lain yang berpengaruh pada katarak. Kata kunci : umur, jenis kelamin, pekerjaan, diabetes melitus dan katarak
PENGARUH WARM BATH TERHADAP KELELAHAN PADA ATLET FUTSAL N’VIOR DI CHAMPION TLOGOMAS MALANG Charolin Viny Potindingo; Ragil Catur Adi W.; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1981

Abstract

Atlet futsal mempunyai kegiatan latihan dan turnamen yang dapat menyebabkan kelelahan. Kelelahan merupakan suatu fenomena fisiologis, yang terjadi pada keadaan penurunan toleransi terhadap kerja fisik. Penatalaksanaan kelelahan yang dapat dilakukan Atlet Futsal seperti warm bath merupakan mandi yang menggunakan air hangat dengan suhu 37-40ºC selama 10-30 menit untuk membantu tubuh berelaksasi sehingga fisik dan psikis relaksasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh warm bath terhadap kelelahan pada Atlet Futsal N’vior di Champion Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain quasi eksperimental dengan pretest-posttest with contol group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 Atlet Futsal dengan penentuan sampel penelitian menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 24 Atlet Futsal yang di bagi menjadi dua kelompok yaitu 12 orang kelompok perlakuan dan 12 orang kelompok kontrol. Instrumen data menggunakan lembar kuesioner fatigue assesment scale. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji marginal homogeneity dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum pemberian warm bath hampir seluruhnya (91,7%) responden dari kelompok perlakuan dan kontrol mengalami kelelahan, sedangkan sesudah pemberian warm bath hampir seluruhnya (83,3%) responden dari kelompok perlakuan tidak kelelahan dan hampir seluruhnya (91,7%) responden dari kelompok kontrol mengalami kelelahan. Hasil uji marginal homogeneity didapatkan p value= (0,001) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh warm bath terhadap kelelahan pada atlet futsal N’vior di Champion Tlogomas Malang. Saran untuk peneliti selanjutnya menambah sampel penelitian sehingga mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam pengukuran pengaruh warm bath terhadap penurunan kelelahan. Futsal athlete has exercise and tournament work than can make fatigue. Fatigue is a physiological phenomenon, a process of decreased tolerance of physical work. Fatigue management that can be done Futsal athletes such as warm bath is a bath that uses warm water with a temperature of 37-40ºC for 10-30 minutes to help the body relax so that physical and psychological relaxation. The aim of the study was to determine the effect of warm bath on fatigue in N'vior Futsal Athletes at Champion Tlogomas Malang. The research design used an experimental quasi design with pretest-posttest with contol group design. The population in this study were 30 Futsal Athletes with the determination of the research sample used by simple random sampling so that there were 24 samples of Futsal Athletes divided into two groups: 12 treatment groups and 12 control groups. Data collection techniques using instrumentation sheet fatigue assessment scale. Data was analyzed by marginal homogeneity with SPSS. The results of the study proved that before warm bath, almost all (91.7%) respondents from the treatment and control groups experienced fatigue, while after warm bath, almost all (83.3%) of the respondents from the treatment group were not exhausted and almost all (91.7%) respondents from the control group experienced fatigue. Marginal homogeneity test results obtained p value = (0.001)
PENGARUH PEMBERIAN PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN PADA REMAJA AWAL TENTANG BAHAYA NARKOBA DI MAN 1 KELAS X MALANG Restiara Wiyani; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.425 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.538

Abstract

Penggunaan narkoba pada remaja dapat dicegah dengan pemberian penyuluhan. Diharapkan setelah di berikan penyuluhan, remaja bisa menjauhi narkoba dan tidak akan mencoba-coba untuk menggunkan nya. Dengan diberikan penyuluhan, diharapkan agar remaja bisa mengerti tentang bahaya narkoba dan menjauhi narkoba. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahuiPengaruh Pemberian Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Pada Remaja Awal Tentang Bahaya Narkoba di MAN 1 Kelas X Malang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra expriemental design jenis One Group pretest-posttest desaign. Populasi berjumlah 200 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Pengambilan sampel dengan simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik Peired Simple T-Test dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil pengumpulan data penelitian sebagian besar pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan masuk kategori cukup sebanyak 28 orang (70%), sebagian besar pengetahuan responden sesudah dilakukan penyuluhan masuk kategori baik sebanyak 31 orang (77,5%). Hasil analisis bivariat menunjukan p-value= 0,00 artinya pvalue< 0,05. Artinya ada pengaruh antara pemberian penyuluhan terhadap pengetahuan pada remaja awal tentang bahaya narkoba di MAN 1 Kelas X Malang. Saran yang dapat direkomendasikan bagi peneliti untuk menelitipengaruh pengaruh bimbingan orang tua terhadap resiko pemakaian narkoba pada anak. Kata kunci : Bahaya narkoba, pengetahuan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI ANJURAN DENGAN MINAT MELAKUKAN IMUNISASI ANJURAN PADA BALITA DI POLIKLINIK IMUNISASI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Rani Kusumoningtyas; Sri Mudayati; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.556 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.425

Abstract

Pemberian imunisasi merupakan tindakan pencegahan agar tubuh terhindar dari penyakit tertentu. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi adalah pengetahuan Ibu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi anjuran dengan minat melakukan imunisasi anjuran pada balita di Poliklinik Imunisasi Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Metode rancangan penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu yg membawa balitanya untuk Imunisasi di Rumah Sakit Panti Waluya Malang sejumlah 40 orang. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuisioner pada Ibu untuk mengetahui pengetahuan Ibu dan Minat Ibu melakukan Imunisasi Anjuran. Analisis data melalui uji spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan Ibu yang baik: 47,5%, cukup: 35%, kurang 17,5% dan minat melakukan Imunisasi anjuran berminat:45%, cukup berminat 55%. Hasil Analisis menunjukkan nilai r = 0.611 sedang p = 0.000 ( < α 0.05 ) dengan arah korelasi yang positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan ibu tentang imunisasi anjuran maka hal ini akan meningkatkan minat ibu melakukan imunisasi anjuran. . Kata kunci: Imunisasi Anjuran, Ibu, Pengetahuan, Minat
PERBEDAAN KUALITAS TIDUR SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN AUTOHYPNOSIS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Felisiana Felisiana; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.436 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.144

Abstract

Sesuai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan modern, mahasiswa sering menunda waktu tidur. Sebagian besar mahasiswa tidur larut malam dan bangun lalu pergi ke kampus dengan kualitas tidur yang buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur sebelum dan setelah autohypnosis pada mahasiswa Program Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan metode satu kelompok pre-post test. Sampel terdiri atas 36 orang. Sampel diambil berdasarkan sampling purposive dengan kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan untuk menganalisis kualitas tidur PSQI kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji paired T dengan hasil tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian sebelum autohypnosis didapatkan sebanyak 44% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang baik dan sebanyak 56% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang buruk. Setelah autohypnosis didapatkan sebanyak 72% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang baik dan sebanyak 28% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang buruk. Hasil analisis data dengan uji t berpasangan diperoleh nilai p< 0,00 yang berarti ada perbedaan kualitas tidur sebelum dan sesudah autohypnosis. Dianjurkan untuk siswa yang memiliki kualitas tidur yang buruk dapat melakukan autohypnosis dua minggu untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Sebelum dan Sesudah Autohypnosis
HUBUNGAN MEKANISME KOPING KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN STROKE DI RUANG RAWAT INAP DEWASA RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Ratna Yuanita S.; Ani Sutriningsih; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.024 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.457

Abstract

Stroke adalah gangguan fungsional otak akut akibat terhambatnya aliran darah ke otak karena perdarahan ataupun sumbatan. Penyakit stroke dapat menimbulkan dampak psikologis pada keluarga pasien, salah satunya keluarga akan mengalami kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara mekanisme koping keluarga dengan tingkat kecemasan keluarga pasien stroke di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah salah satu keluarga pasien stroke yang berada di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang sejumlah 26 responden. Uji korelasi spearman digunakan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping keluarga dengan tingkat kecemasan keluarga pasien stroke. Hasil uji Spearman menunjukkan bahwa hasil koefisien korelasi sebesar -0,529 dengan p-value 0,005 = p-value < 0,05. Oleh karena itu, H0 ditolak artinya ada hubungan yang signifikan (bermakna) antara mekanisme koping keluargadengan tingkat kecemasan keluarga pasiendiruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Kata Kunci: Mekanisme Koping, Keluarga, Stroke , Tingkat Kecemasan.