cover
Contact Name
ADITYA RACHMAN
Contact Email
aditya_rchmn@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
adityamprac@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
DINAMIKA Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 20858817     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Dinamika Teknik Mesin diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Mei dan November dan telah diterbitkan sejak tahun 2009. Redaksi menerima karangan ilmiah tentang hasil penelitian, survei, dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan bidang keteknikkan khususnya bidang Teknik Mesin.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
ANALISIS SISTEM HEAT RACE NET PLANT (NPHR) DI NII TANASA PADA PEMBANGKIT TENAGA UAP DENGAN KAPASITAS 2 x 10 MW Kadir Kadir; La Hasanudin; Al Ichlas Imran; Agustinus Lolok; Aminur Aminur; Salimin Salimin; Yuspian Gunawan; Abd Kadir; Citra Yusnidar Syah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v11i2.9739

Abstract

Net heat plant race (NPHR) adalah jumlah energi input yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi listrik dari pembangkit, semakin tinggi nilai NPHR, semakin rendah efisiensi termal pembangkit listrik tenaga uap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai perlombaan panas pembangkit listrik netto (NPHR) dari pembangkit listrik tenaga uap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Direct(Langsung), yaitu bahan bakar akan dibandingkan langsung dengan energi output yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan Net Race Heat Value (NPHR) Nilai rata-rata 4.986,87 kkal / kWh pada Januari 2018 dan nilai rata-rata 5.080,40 kkal / kWh pada Juni 2018. Ini menunjukkan bahwa nilai tersebut relatif tinggi untuk kapasitas daya ≤ 100 MW .
Rancang Bangun Mesin Peniris Minyak Irdam Irdam; Dani Setiawan; Ade Irmayanti; Aditya Aditya
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v11i2.11799

Abstract

Penirisan minyak pada makanan gorengan secara manual dipandang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah prototipe mesin peniris minyak dengan sistem rotari yang memanfaatkan gaya sentrifugal yang mampu melakukan penirisan minyak secara lebih cepat dengan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan cara manual. Kelebihan rancangan mesin peniris minyak dalam penelitian ini adalah dalam hal portabilitas dan kemudahan untuk membersihkan tabung peniris karena dapat dibongkar pasang. Tahapan pembuatan mesin ini terdiri atas tahap perancangan, manufaktur, perakitan dan pengujian mesin. Mesin dirancang dan dibangun dengan spesifikasi: tinggi 1155 mm, panjang 945 mm, dan lebar 600 mm. Hasil uji coba penirisan keripik dan kacang goreng menunjukkan bahwa penirisan menggunakan mesin peniris minyak terbukti lebih efektif dibandingkan penirisan secara manual. Penirisan keripik menggunakan mesin dengan kecepatan putaran 500 rpm selama 1 menit menghasilkan pengurangan massa sebesar 4,5%, sedangkan penirisan manual hanya menghasilkan pengurangan massa sebesar 1,8%. Penirisan kacang goreng menggunakan mesin selama 1 menit menghasilkan pengurangan massa sebesar 0,91%, sedangkan penirisan manual hanya menghasilkan pengurangan massa sebesar 0,45%. Untuk kacang goreng dibutuhkan waktu 5 menit agar diperoleh pengurangan massa sebesar 1,8%.
ANALISIS SPESIFIK KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP DI NII TANASA DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR RENDAH KALOR La Hasanudin; Al Ichlas Imran; Yuspian Gunawan; Ridway Balaka; Budiman Sudia; Agustinus Lolok; Aminur Aminur; Salimin Salimin; Samhudin Samhudin; Prinob Aksar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v11i2.10572

Abstract

 Konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) dalam pembangkit listrik tenaga uap sangat penting untuk diketahui karena terkait dengan perbandingan total konsumsi bahan bakar, di mana Pembangkit Listrik Tenaga Uap Nii Tanasa menggunakan bahan bakar batubara terhadap tenaga listrik yang dihasilkan oleh generator listrik. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa efisien pembangkit listrik di industri pembangkit listrik di pembangkit listrik tenaga uap di Nii Tanasa dan juga untuk kemungkinan nilai kalor bahan bakar yang akan digunakan untuk pembakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Konsumsi Bahan Bakar Spesifik yang dibutuhkan dalam pembangkit listrik tenaga uap. Metode yang digunakan adalah metode langsung, input yang diperlukan adalah Gross kWh, Net kWh, penggunaan bahan bakar batubara. Jenis bahan bakar yang digunakan adalah lignit rendah kalori. Hasil Konsumsi Bruto pada bulan Januari terlihat 1,08 kg / kWh sedangkan Konsumsi Bahan Bakar Bersih adalah 1,25 kg / kWh. Pada bulan Desember nilai Konsumsi Bahan Bakar Spesifik Bruto adalah 1,04kg / kWh sedangkan jumlah Konsumsi Bahan Bakar Spesifik adalah 1,17kg / kWh. Nilainya relatif tinggi pada kapasitas ≤ 100 MW.Kata Kunci: Specific fuel consumption, Tenaga Uap, batu bara, Listrik, Pembakaran   
STUDI EKSPERIMENTAL PEMBUATAN BIOETANOL HASIL FERMENTASI BERAS KETAN PUTIH, KETAN HITAM DAN SINGKONG Rachmat Subagyo; Arry Eko Pristiwanto; Muchsin Muchsin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v11i2.11579

Abstract

Krisis energi sudah dirasakan oleh beberapa negara, kelangkaan bahan bakar harus segera diatasi. Banyak negara-negara di eropa sudah mulai menggunakan bahan bakar alternatif yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Beras ketan dan singkong dapat diubah menjadi bioetanol dengan metode fermentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan cara fermentasi kemudian melakukan destilasi untuk memperoleh bioetanol. Hasil bioetanol kemudian dideteksi untuk mencari optimasi waktu fermentasi yang tepat, pengujian dengan Pen refractometer dan Gas Chromatography. Hasil penelitian penambahan massa ragi dari 5-15 gram terbentuk kadar etanol yang semakin meningkatan dari 3,5-18,5 %, hal ini menunjukkan penambahan jumlah ragi berpengaruh signifikan terhadap hasil fermentasi bioetanol. Pengaruh ketidakstabilan mikroba yang mengurai karbohidrat menjadi etanol, saat fermentasi mengakibatkan terbentuknya senyawa-senyawa asam. Hal ini yang menyebabkan penambahan massa ragi tidak signifikan terhadap hasil fermentasinya. Waktu fermentasi yang optimal terjadi pada hari ke-4 dengan jumlah waktu 96 jam. Hasil Uji Gas kromatografi dua bahan memenuhi syarat SNI yaitu: Hasil fermentasi Ketan Putih dan Singkong.
APLIKASI PLTMH PENGHASIL ENERGI LISTRIK DI SUNGAI LAWANG DESA SIMBANG JAYA KECAMATAN BAHOROK Eswanto Eswanto; Satri JP Sitompul; Tony Siangian; Iwan Gunawan; Aminur Aminur
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v11i2.11678

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak potensi energi berkelanjutan yang harus terus dimanfaatkan, salah satunya adalah air sebagai energi penghasil listrik. kekuragan energi listrik khusunya daerah terpencil berdampak pada penyediaan energi nasional. Energi terbarukan yang berpotensi untuk dikembangkan adalah pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Dalam penelitian ini aplikasi PLTMH dilakukan di lokasi sungai lawang desa simbang jaya kecamatan bahorok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya listrik yang dihasilkan PLTMH di sungai lawang. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi lapangan, pembuatan PLTMH, pengujian dan aplikasi langsung PLTMH ke lokasi sungai lawang. Hasil penelitian aplikasi PLTMH secara langsung di sungai lawang desa simbang jaya menunjukkan bahwa daya listrik terbesar yang dihasilkan oleh generator yaitu  1100,8 Watt dengan tegangan yang diperoleh sebesar 200 Volt sedangkan untuk kuat arus yang dihasilkan adalah 5,5 Amper . Memperhatikan dari data-data hasil keluaran PLTMH yang telah diperoleh di sungai lawang, dapat disimpulkan bahwa energi dalam bentuk daya listrik tersebut dapat digunakan masyarakat sekitar sungai lawang dalam memenuhi kebutuhan listrik sehari hari.Kata kunci: PLTMH, sungai lawang , energi listrik, daya, turbin, generator
KAJIAN KONTRIBUSI SEKTOR TRANSPORTASI DARAT TERHADAP PENINGKATAN EMISI CO2 SERTA INVENTARISASI KEMAMPUAN SERAPAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA KENDARI Rajab Jandipo Kaebansiha; Laode Muhammad Golok Jaya; Lukas Kano Mangalla
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v11i2.10215

Abstract

ABSTRAK Tata guna lahan, jaringan infrastruktur jalan dan pergerakan manusia dapat mempengaruhi perkembangan serta peningkatan sistem tranportasi perkotaan. Aktivitas transportasi yang tinggi akan berdampak pada peningkatkan emisi gas buang di udara seperti CO2, CO, HC, CH4, SO2, NO2 dan partikulat yang dapat memicu pencemaran udara.  Apabila tidak di imbangi dengan penambahan kawasan Ruang Terbuka Hijau maka daya dukung penyerapan emisi CO2 menjadi berkurang.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat emisi CO2 dari konsumsi bahan bakar kendaraan darat serta daya dukung Ruang Terbuka Hijau dalam menyerap emisi CO2 diKota Kendari. Data primer berupa konsumsi bahan bakar berdasakan penyaluran Terminal Bahan Bakar Minyak di kota kendari, sedangkan luasan Ruang Terbuka Hijau mengacu pada RTH yang dikelola oleh Pemerintah Kota Kendari. Analisis yang digunakan dalam menghitung emisi CO2 adalah metode “tier 1” yang dikeluarkan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2006, sedangkan analisis kemampuan daya serap RTH  menggunakan data luasan pada setiap jenis tutupan lahan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan emisi CO2 yang signifikan akibat konsumsi bahan bakar kendaraan di Kota Kendari sejak tahun 2015 sampai tahun 2018, dimana tingkat emisi tahun 2015 sebesar 265.910,92 ton/tahun, sedangkan tahun 2018 mencapai 326.039,40 ton/tahun.  Luas dan daya dukung Ruang Terbuka Hijau existing tidak mampu menyerap keseluruhan jumlah emisi CO2 yang disebabkan oleh konsumsi bahan bakar kendaraan darat, dimana jumlah emisi yang mampu diserap pada tahun 2018 sebesar 267.884,74 ton dari total emisi 326.039,40 ton sehingga Kota Kendari masih membutuhkan RTH seluas 102,9 hektar. Kata kunci: Emisi CO2, Kendaraan Darat, Ruang Terbuka Hijau ABSTRACT [Study Of Land Transportation Contribution On The Improvement Of CO2 Emissions And Inventory Of Ability Of Green Open Space Absorption In Kendari City]. Land use, road infrastructure networks and human movement can enhance the development and improvement of the transportation system. High transportation activities will increase emissions of CO2, CO, HC, CH4, SO2, NO2 and particulate emissions which can increase air pollution. If it is not balanced with the addition of the Green Open Space area, the carrying capacity of CO2 emissions will be reduced.This study aims to analyze CO2 emissions from land vehicle fuel consumption and carrying capacity of Green Open Space in saving CO2 emissions in Kendari City. Primary data consist of fuel consumption based on the distribution of fuel terminals in the city of Kendari, while the area of the Green Open Space is in accordance with the green space managed by the Kendari City Government. The analysis used in the calculation of CO2 emissions is the "level 1" method issued by the 2006 Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), while the analysis of the capacity of green space absorption uses area data on each type of land cover.The results of this study indicate a significant increase in CO2 emissions in vehicle fuel consumption in Kendari City from 2015 to 2018, where the level of emissions in 2015 amounted to 265,910.92 tons / year, while in 2018 it reached 326,039.40 tons / year. The extent and carrying capacity of the Green Open Space is unable to reduce the amount of CO2 emissions caused by vehicle fuel consumption, while the amount of emissions that can be absorbed in 2018 is 267,884.74 tons of the total emissions of 326,039.40 tons so that the City of Kendari needs to require green space covering an area of 102.9 hectares. Keywords: CO2 emissions, land transportation, green open space
PENGARUH KONSENTRASI INHIBITOR EKSTRAK DAUN TEH (CAMELIA SINENSIS) TERHADAP LAJU KOROSI BAJA API 5L Maulana Fazdri; Iman Saefuloh; Nufus Kanani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.14962

Abstract

Penggunaan baja pada saat ini telah berkembang pesat dan digunakan dalam teknologi industri sebagai salah satu material penunjang. Ada beberapa penggunaan baja yang digunakan pada industri sepeda motor, kereta api, mobil, kapal laut, serta kontruksi lainnya. Namun dalam penggunaan baja, banyak faktor yang menyebabkan daya guna baja ini menurun. Salah satu penyebabnya yaitu fenomena korosi pada baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi inhibitor ekstrak daun teh terhadap laju korosi pada baja API 5L dan menghambat laju korosi pada baja API 5L. Metode yang digunakan adalah kehilangan berat. Medium korosif yang digunakan adalah NaCl dan HCl. Lama perendaman yaitu 10 hari untuk melihat kemampuan inhibitor menghambat laju korosi. Metode pembuatan inihibitor ekstrak daun teh menggunakan ultrasonic bath. Konsentrasi inhibitor yang dibuat pada penelitian ini adalah 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9%. Sebelum baja direndam dalam larutan korosif, larutan korosif dicampur terlebih dahulu dengan larutan inhibitor sesuai dengan konsentrasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi inhibisi korosi yang paling besar terjadi pada larutan korosif NaCl dengan konsentrasi 9% pada perendaman selama 10 hari yaitu sebesar 95% dan pada larutan korosif HCl dengan konsentrasi 9% sebesar 45%. Morfologi permukaan yang diperoleh menggunakan Scanning Electron Microscope dari baja API 5L memperlihatkan permukaan baja yang dilapisi dengan ekstrak daun teh mengalami korosi lebih sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa inhibitor ekstrak daun teh baik dalam menghambat laju korosi yang terjadi pada baja API 5L.
PERANCANGAN HRSG (HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR) SEBAGAI PEMANAS REFRIGRANT R-134a PADA SIKLUS ORGANIC RANKINE CYCLE D. L. Zariatin; I. G.E. Lesmana; R. C. Hartantrie; Aditya Nugroho
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.12894

Abstract

Udara buang proses pirolisis masih menyimpan energi panas yang cukup tinggi dengan temperatur mencapai 800°C sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media untuk merubah fase Refrigerant R-134a dari fase cair menjadi gas. Refrigerant R-134a yang sudah berubah menjadi gas digunakan untuk memutar turbin sebagai penggerak generator sehingga dapat menghasilkan aliran listrik dalam siklus Organic Rankine Cycle  (ORC). Refrigrant R-134a tidak menyerap panas dari proses pirolisis secara langsung. Panas dari pirolisis diserap melalui siklus thermal oil kemudian digunakan untuk mengubah fasa R-134a pada Heat Recovery Steam Generator (HRSG). Desain HRSG pada penelitian ini adalah tipe sistem Heat Exchanger shell  and tube. Dimana thermal oil yang memiliki suhu panas mengalir dalam shell dan refrigerant R-134a yang memiliki suhu dingin mengalir dalam Tube. Pertukaran panas terjadi ketika Refrigerant R-134a masuk ke dalam tube dan thermal oil masuk ke dalam shell. Dalam perancangan HRSG ini digunakan tiga variasi tekanan yaitu 8 bars, 10 bar, dan 12 bar. Data suhu, tekanan, diameter tube, dan mass flow rate di-input pada software HTRI Xchanger suite kemudian diproses oleh software tersebut sehingga menghasilkan output berupa laju perpindahan panas. Nilai laju perpindahan panas berturut turut sebesar turut 2,084 kJ/s, 2,622 kJ/s, dan 3,02kJ/s. Sehingga dapat disimpulkan hasil yang paling optimal berada pada tekanan 12 bar dengan nilai laju perpindahan panas sebesar 3,02 kJ/s Kata kunci: shell and tube HRSG, HTRI Xchanger suite, Organic Rankine Cycle
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TEMPERING TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN SIFAT FISIK BAJA AISI 1045 SEBAGAI BAHAN PISAU MESIN PENCACAH PLASTIK Khalid Khalid; Kardiman Kardiman; Viktor Naubnome
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.15007

Abstract

Pisau merupakan suatu komponen pemesinan yang digunakan untuk memotong  benda menjadi potongan dan bagian. Begitu juga dengan pisau mesin pencacah plastik yang diharapkan bisa memotong plastik menjadi ukuran yang lebih kecil, dengan hasil potongan yang lebih kecil dapat memudahkan pada proses selanjutnya dan diolah menjadi produk jadi lainnya. Proses pencacahan plastik diharuskan mesin untuk bekerja terus menerus agar didapat ukuran plastik yang lebih kecil maka dari itu dilakukan peningkatan kekerasan pada material pisau pemotongnya, untuk meningkatkan material pisau pemotong dilakukan proses perlakuan panas. Perlakuan panas ini digunakan untuk meningkatkan kekerasan pada komponen pisau pemotong pada mesin pencacah plastik agar didapat kinerja pisau pemotong yang maksimal, metode perlakuan panas yang digunakan yaitu tempering dengan variasi temperatur 300°C, 400°C, dan 500°C. Data hasil pengujian kekerasan dengan metode vickers yang ditampilkan pada tabel dan grafik terlihat peningkatan kekerasan baja yang berbeda, selanjutnya dianalisa dan didapat nilai rata – rata kekerasan raw material sebesar 211 HV, kemudian baja yang ditempering dengan temperatur 300°C memiliki nilai kekerasan 257,73 HV, selanjutnya untuk tempering dengan temperatur 400°C memiliki nilai kekerasan 269,3 HV, dan untuk hasil tempering dengan temperatur 500°C memliki nilai kekerasan 250 HV. Untuk pengujian menggunakan struktur mikro terjadi perubahan struktur dari pearlite dan ferrite menjadi bainit dan martensite yang disebabkan oleh proses perlakuan panas pada spesimen uji.
PENGECORAN BLOCK MESIN RC CAR NITRO ENGINE 27 CC METODE INVESTMEN CASTING Bambang Pamungkas; Syahbuddin Syahbuddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.12895

Abstract

Rc nitro engine adalah sebuah mesin dengan pengendaliannya menggunakan remot control dan dalam proses pembakarannya rc engine menggunakan bahan bakar methanol dengan mesin motor torak. Dalam pengaplikasiannya rc nitro engine ini biasanya dipakai pada mainan mobil remot control, rc helicopter, dan remot control board. Blok mesin rc engine biasanya bermaterial aluminium ADC12 dimana material itu khusus digunakan untuk pembuatan blok mesin. Didalam dunia industri biasanya blok mesin diproduksi menggunakan metode pengecoran logam die casting. Dimana dalam proses pengecorannya memaksa logam yang sudah dilebur sampai cair lalu dimasukan kedalam cetakan baja (Die) dengan menggunakan tekanan yang tinggi. sama halnya dengan die casting ada satu metode yang biasanya digunakan oleh home industri yaitu investment casting metode lebih sering digunakan oleh perorangan (home industri) dari hasil investment casting dapat memperoleh nilai kekerasan benda kerja, struktur mikro dan makro, penyusutan benda kerja .Kata kunci : Rc nitro engine, blok mesin,piston,sejarah rc radio control,investment casting