cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM
ISSN : -     EISSN : 24600059     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Gigi Klinik or abbreviated to MKGK is a scientific periodical written in Indonesian language published by Dentistry Faculty of Gadjah Mada University twice a year on every June and December. The process of manuscript submission is open throughout the year
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2018)" : 5 Documents clear
Perawatan saluran akar dengan restorasi resin komposit teknik semi-indirek disertai penguat pita fiber Isyana Ginarsi Kalalembang; Raphael Tri Endra Untara
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.61362

Abstract

Perawatan saluran akar merupakan perawatan konservatif non bedah pada gigi dengan kerusakan atau kematian pulpa. Tahapannya meliputi pembersihan, pembentukan, sterilisasi serta pengisian saluran akar. Laporan kasus ini bertujuan untuk memaparkan keberhasilan perawatan saluran akar dengan restorasi resin komposit teknik semi-indirek disertai penguat pita fiber. Seorang pasien wanita usia 42 tahun datang ke RSGM UGM Prof. Soedomo untuk menambalkan gigi belakang kiri bawah yang berlubang. Terdapat kavitas pada bagian oklusal hingga mesial dengan pulpa terbuka. Gigi pernah sakit spontan, namun saat datang tidak ada rasa sakit. Pemeriksaan radiograf menunjukkan kavitas telah  mencapai pulpa disertai lesi periapikal. Restorasi resin komposit teknik semi-indirek dengan penguat pita fiber dipilih dengan mempertimbangkan sisa jaringan keras gigi yang ada untuk mencegah gigi fraktur, memudahkan contouring serta mengurangi waktu kunjungan. Pencetakan flexible model dengan irreversible hydrocolloid, diisi dengan light body dan putty, aplikasi resin komposit onlei lalu dilakukan polimerisasi. Hasil evaluasi setelah enam bulan menunjukkan adaptasi tepi restorasi baik, tidak terdapat keluhan dan hasil pemeriksaan radiograf menunjukkan lesi periapikal mengecil. Dapat disimpulkan bahwa dengan pemilihan kasus dan diagnosis yang tepat serta restorasi yang adekuat maka perawatan saluran akar dapat berhasil dan tahan lama.
Perawatan saluran akar dengan instrumen putar dan restorasi resin komposit penguat fiber Andina Widyastuti; Pribadi Santosa
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.61407

Abstract

Perawatan saluran akar (PSA) merupakan perawatan dengan prinsip triad endodontic (cleaning and shaping, medikasi dan obturasi saluran akar). Pulpitis ireversibel merupakan salah satu indikasi dilakukannya pulpektomi (PSA pada gigi vital). Restorasi gigi posterior pasca PSA dengan jaringan sehat gigi yang adekuat dapat dilakukan menggunakan resin komposit dengan penguat pasak fiber prefabricated. Studi kasus ini bertujuan untuk menunjukkan keberhasilan PSA pulpitis ireversibel dengan restorasi akhir menggunakan resin komposit yang diperkuat pasak fiber prefabricated. Pasienperempuan berusia 26 tahun datang ke klinik Konservasi Gigi RSGM UGM Prof. Soedomo dengan keluhan nyeri pada gigi geraham kanan bawah setelah mengunyah makanan. Nyeri dirasakan berdenyut dengan durasi semalaman hingga pagi harinya. Gigi tersebut pernah dilakukan perawatan kaping pulpa satu bulan sebelumnya. Pemeriksaan radiografmenunjukkan terdapat kavitas dengan pulpa terbuka pada permukaan distal gigi 46. Diagnosa kasus ini adalah pulpitis ireversibel disertai periodontitis apikalis. Dilakukan perawatan saluran akar multi kunjungan menggunakan instrumen putar (ProTaper NextTM, Dentsply Maillefer, Ballaigues, Switzerland) pada gigi 46. Satu minggu pasca PSA dilakukan tumpatan resin komposit dengan penguat pasak fiber prefabricated. Evaluasi satu minggu pasca restorasi menunjukkan kondisi klinis baik dan tidak ada keluhan yang dirasakan pasien. Perawatan saluran akar dengan instrumen putar disertai restorasi resin komposit dengan penguat pasak fiber prefabricated menunjukkan keberhasilan pada kasus pulpitis ireversibel dengan periodontitis apikalis.
Gigi tiruan lengkap kerangka logam sebagai alternatif perawatan pasien dengan refleks muntah Ardhianing Hardita; Heriyanti Amalia Kusuma; Titik Ismiyati; Erwan Sugiatno
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.61408

Abstract

Refleks muntah merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang normal untuk mencegah benda asing masuk ke dalam trakea, faring, atau laring. Ada beberapa tingkatan refleks muntah pada pasien yaitu dari ringan hingga berat. Pasien dengan refleks muntah ringan jika diberi stimulus dapat merasa mual namun dapat mengkontrol respon tersebut. Pasien yang memiliki refleks muntah lebih berat menunjukkan respon yang berlebihan ketika diberi stimulus fisik atau psikologis, pada kategori ini pasien mungkin tidak dapat menerima Tindakan pencetakan, prosedur operatif, atau insersi gigi tiruan. Permukaan basis gigi tiruan akrilik yang halus jika dilapisi oleh saliva mengakibatkan sensasi licin sehingga timbul refleks muntah dan mual pada pasien. Basis gigi tiruan lengkap yang dibuat dari bahan kerangka logam memiliki kekasaran pada permukaan palatal seperti rugae palatina dan lebih tipis sehingga lebih nyaman digunakan oleh pasien. Penggunaan kerangka logam sebagai basis gigi tiruan lengkap dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi refleks muntah pasien. Tujuan laporan kasus ini yaitu mengkaji kemampuan gigi tiruan lengkap kerangka logam untuk mengurangi refleks muntah pada pasien. Kasus: Pasien laki-laki, 58 tahun datang dengan keluhan kesulitan menggunakan gigi tiruan yang lama karena refleks muntah yang dialami pasien. Pemeriksaan intraoral menunjukkan daerah tidak bergigi pada seluruh rahang atas dan bawah pasien. Tata laksana kasus: Anamnesa, pemeriksaan klinis, dan rehabilitasi protesa gigi tiruan lengkap kerangka logam pada rahang atas dan bawah. Kesimpulan: Gigi tiruan lengkap kerangka logam dapat mengurangi refleks muntah pada pasien.
Gigi tiruan sebagian lepasan immediate pada pasien dengan periodontitis agresif Iwa Arya Sakti; Suparyono Saleh; Erwan Sugiatno; Endang Wahyuningtyas
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.61412

Abstract

Gigi tiruan sebagian lepasan immediate adalah gigi tiruan yang proses pemasangannya dalam mulut pasien, dilakukan langsung setelah pencabutan gigi. Periodontitis agresif merupakan salah satu bentuk penyakit periodontal yang memiliki karakteristik berupa kerusakan jaringan periodontal yang parah dan cepat. Biasanya terjadi pada usia muda dengan kesehatan sistemik yang baik. Hal ini menyebabkan terjadinya kegoyahan hingga lepasnya gigi menjadi lebih cepat. Studi kasus ini bertujuan untuk mengkaji penatalaksanaan perawatan gigi tiruan sebagian lepasan immediate paska pencabutan gigi akibat periodontitis agresif untuk mengembalikan estetik, fonetik dan mastikasi. Pasien laki-laki usia 35 tahun datang ke RSGM UGM Prof Soedomo ingin mencabutkan gigi depan yang goyang dan ingin langsung memakai gigi tiruan karena pasien tidak mau terlihat ompong. Pada pemeriksaan intra oral gigi 16, 21, 25, 34, 44 dan 46 sudah hilang, gigi 13, 12, 11 dan 22 goyang derajat 3 serta gigi 14, 23 dan 24 goyang derajat 2. Pada gigi 33, 32, 31, 41, 42 dan 43 sudah dilakukan splinting karena mengalami kegoyahan dan resesi gingiva yang parah. Anamnesa, pemeriksaan klinis, splinting gigi 15, 14, 13, 23 dan 24, pembuatan gigi tiruan sebagian lepasan immediate, pencabutan gigi 12, 11 dan 22 dilanjutkan pemasangan gigi tiruan sebagian lepasan immediate serta dilakukan pengecekan estetik, fonetik dan oklusi. Pada saat kontrol terlihat estetik pasien menjadi lebih baik, pengucapan menjadi lebih jelas serta proses mastikasi menjadi lebih baik. Gigi tiruan sebagian lepasan immediate dapat memperbaiki estetik, fonetik dan mastikasi paska dilakukan pencabutan secara langsung pada pasien dengan periodontitis agresif.
Gambaran CBCT osteomyelitis dan osteoradionecrosis Anak Agung Gede Dananjaya Agung; Lusi Epsilawati; Merry Anissa Damayanti
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.61413

Abstract

Osteomyelitis adalah peradangan yang terjadi pada tulang termasuk pada tulang rahang. Inflamasi ini menyebar dengan melibatkan sumsum pada spongios tulang bahkan sampai ke korteks dan periosteum. Osteomielitis disebabkan adanya invasi dari organisme piogenik yang masuk menginfeksi tulang dari berbagai macam cara. Osteoradionekrosis merupakan kondisi kematian jaringan tulang dikarenakan bebrapa hal seperti penggunaan radioterapi. Radioterapi merupakan salah satu penyebab umum dikeranakan radioterapi dapat merusak jaringan veskularisasi dan darah pada tulang, sehingga tulang menjadi kekurangan nutrisi yang akhirnya mengarah ke kondisi nekrosis. Untuk menganalisis kedua kondisi ini, biasa digunakan cone beam computed tomografi (CBCT). Tujuan dari penulisan studi kasus ini adalah untuk memberikan gambaran spesifik antara osteomielitis dan osteonekrosis pada CBCT. Wanita berusia 48 dan 55 tahun datang ke RSGM UNPAD Bandung dengan keluhan adanya pembengkakan di regio mandibula disertai rasa sakit luar biasa. Kondisi umum compos mentis akan tetapi sangat lemah, lalu dirujuk untuk pemeriksaan CBCT. Pemeriksaan CBCT terlihat lesi nekrotik pada mandibula dengan tingkat keparahan antara kedua pasien berbeda. CBCT memberikan gambran spesifik yang membedakan antara kedua kasus, sehingga diagnosa dapat ditegakkan secara pasti. Jenis osteomiletis yang merupakan kondisi inflamasi pada rahang mampu didefinisikan dengan baik melalui CBCT.

Page 1 of 1 | Total Record : 5