cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MITRA SWARA GANESHA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
UPAYA PENDUKUNG PEMBELAJARAN LITERASI DENGAN MENGASAH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI TEKNIK BIBLIOLEARNING PADA SISWA Lucky Nindi Riandika Marfu’i
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 3 No. 2 (2016): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.984 KB)

Abstract

ABSTRAK Penerapan pembelajaran literasi di beberapa sekolah belum merata. Salah satu teknik bimbingan yang direkomendasikan sebagai salah satu upaya pendukung gerakan literasi dalam pendidikan. Teknik bibliolearning sebagai upaya preventif dan preservatif dalam pemberian pendekatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik pembelajaran pustaka secara terarah ini dianggap dapat meningkatkan wawasan mengenai kemampuan pemecahan masalah sesuai tahap perkembangan peserta didik. Teknik bibliolearning diharapkan mampu mereduksi permasalahan sosial pada peserta didik akibat salah suai dan penyesuaian diri yang kurang pada peserta didik pada masa transisi anak ke tahap remaja. Kebermanfaatan teknik bibliolearning dapat menjadi suatu referensi program bimbingan pribadi dan sosial di sekolah. Teknik bibliolearning akan diaplikasikan dalam bimbingan kelompok dengan tema permasalahan yang spesifik. Pelaksanaannya cukup dengan memanfaatkan fungsi perpustakaan seperti biasa untuk menerapkan tekniknya serta untuk mendukung pembelajaran literasi dengan mengelompokkan siswa untuk membahas suatu permasalahan. Implikasi dari hasil penerapan teknik ini adalah mampu mereduksi permasalahan peserta didik dan membuka wawasan peserta didik dalam lingkungan pergaulan sosial. Kata Kunci : Pembelajaran Literasi, Kemampuan Berpikir Kritis, Teknik Bibliolearning
IMPLEMENTASI METODE AL-HIKMAH, AL-MAU’IDHAH AL-HASANAH, DAN Al-MUJADALAH DALAM PRAKTIK PENDIDIKAN Ipah Latipah
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 3 No. 2 (2016): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.886 KB)

Abstract

Abstrak Pendidikan masih menjadi wahana strategis dalam melahirkan individu-individu yang mumpuni dalam beragam aspek. Individu yang siap menghadapi kemajuan dan tantangan zaman dengan kekuatan intelektual, kekuatan sosial, emosi, dan spiritual. Sekolah sebagai bagian dari lingkup pendidikan turut ambil peran dalam mencapai cita-cita pendidikan tersebut. Banyak cara yang dapat pendidik lakukan untuk membantu dan memfasilitasi proses perkembangan peserta didik, di antaranya yaitu mencari dan menggali metode yang lebih efektif dalam praktik pendidikan terutama proses pembelajaran di sekolah. Dalam artikel ini, penulis memaparkan kajian tentang tiga metode yang merujuk pada kandungan QS An-Nahl ayat 125. Tertarik dengan cara Rasululah mendakwahkan Islam melalui pendidikan yang telah mengukir sejarah luar biasa. Keberhasilan mengubah peradaban Jahiliyyah (diliputi kebodohan) menjadi peradaban yang Islam yang beradab. Ketiga metode tersebut di antara metode yang digunakan Rasulullah dalam pendekatan terhadap masyarakat saat itu. Metode Al Hikmah yang lebih menekankan pada pendekatan persuasif dan pemberian motivasi yang dapat menggugah dan membuka alam pemikiran peserta didik, nampaknya sesuai dengan fitrah psikologis peserta didik bahwa mereka dalam fase perkembangan mana pun senantiasa membutuhkan penghargaan. Metode Mau’idhah Al-Hasanah adalah metode pemberian nasihat yang baik dengan cara yang baik yang dapat dipahami dan diterima oleh peserta didik. Metode Al Mujadalah (jidal) adalah metode debat, bertukar pikiran, berdialog. Metode ini sesuai dengan kondisi peserta didik yang tentunya memiliki cara dan kapasitas berpikir yang beragam satu sama lain. Menggunakan metode yang bervariasi namun sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tentu dapat memberikan pengaruh yang sangat besar dalam mengokohkan pengetahuan, membangkitkan pemahaman, menggerakan kecerdasan, menerima nasehat dan membangkitkan perhatian orang yang mendengar. Kajian dalam artikel ini berdasarkan studi terhadap beberapa literatur.   Kata Kunci : Pendidikan, metode Al-Hikmah, Al-Mau’idhah Al Hasanah, Al Mujadalah.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PASSING DALAM BERMAIN SEPAKBOLA DENGAN MENERAPKAN PEMBELAJARAN YANG INOVATIF Ratna Kumala Setyaningum; Khoirul Anwar
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 3 No. 2 (2016): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.478 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dilakukan penelitian ini adalah (1). Mengetahui peningkatan prestasi penguasaan dasar-dasar khusunya pasing dalam bermaian sepakbola bagi siswa dengan diterapkannya pembelajaran yang inovatif. (2) Mengetahui pengaruh motivasi belajar dasar-dasar bermain sepakbola pada siswa setelah diterapkan metode pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N I Kedawung, Sragen tahun pelajaran 2016/2017. SMP N I Kedawung, yang berjumlah 30 siswa terdiri dari 10 siswa putra dan 20 siswi putri, dan seluruh populasi dari kelas 8a akan di jadikan sempel penelitian yaitu 30 siswa.  Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi, (4) Catatan Lapangan. Nilai rata-rata siswa pada kondisi awal sebesar 60,56 dengan persentase ketuntasan sebesar 6,67%. Kondisi tersebut mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu sebesar 62,20 dan persentase ketuntasan sebesar 10,00%. Namun, peningkatan tersebut masih belum mencapai target yang ditetapkan sebelumnya. Kemudian setelah melanjutkan ke siklus II nilai rata-rata kemampuan lari pendek siswa kembali mengalami peningkatan sebesar 74,70 dengan persentase ketuntasan sebesar 80,00%. Hal tersebut menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan sebelumnya sudah tercapai sehingga penelitian dihentikan pada siklus II. Proses pembelajaran pasing sepakbola depan melalui pendekatan pembelajaran variatif berlangsung dinamis dan menyenangkan dan hasil pengamatan terhadap guru saat pembelajaran juga meningkat di setiap pertemuan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) PADA SISWA KELAS III SD NEGERI SAYANGAN NO 244 SURAKARTA ASYHURI ASYHURI
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 3 No. 2 (2016): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.769 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan melalui pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) pada siswa kelas III SD Negeri Sayangan No 244 Surakarta. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Sayangan yang berjumlah 44 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, observasi, dan tes. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi peneliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yang pertama bahwa ada ada peningkatan pemahaman konsep pecahan setelah diadakan tindakan kelas dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) Hal itu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya pemahaman konsep pecahan sebelum dan sesudah tindakan. Pada siklus I ada peningkatan pemahaman konsep pecahan dari rata-rata 67 menjadi 73,9 dengan ketuntasan klasikal 71% dan pada siklus II ada peningkatan pemahaman konsep pecahan dari rata-rata 73,9 menjadi 79,1 dengan ketuntasan kalsikal 91%. Kedua adanya peningkatan kualitas proses pembelajaran matematika setelah diadakan tindakan kelas dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME). Hal itu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata kinerja guru pada siklus I nilainya 2,9 dengan kriteria baik dan meningkat pada siklus II nilainya menjadi 3,45 dengan kriteria sangat baik. Nilai rata-rata aktivitas siswa pada siklus I nilainya 2,45 dengan kriteria baik dan meningkat pada siklus II nilainya menjadi 3,1 dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian, dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas III SD Negeri Sayangan No 244 Surakarta.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING PADA MATA PELAJARAN IPS TERHADAP KETRAMPILAN SOSIAL SISWA KELAS V SD Aan Budi Santoso
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 3 No. 2 (2016): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.902 KB)

Abstract

ABSTRAK Keterampilan sosial sangat diperlukan dalam masyarakat agar individu dapat beradaptasi dan diterima oleh masyarakat, oleh karena itu keterampilan sosial perlu diajarkan pada pendidikan sebagai pondasi atau keterampilan awal anak-anak khususnya usia sekolah dasar dalam berinteraksi dalam lingkungan sekitarnya. Keterampilan sosial perlu dikembangkan oleh guru melalui metode, pendekatan, ataupun teknik-teknik pembelajaran. Banyak metode yang dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan proses pembelajaran IPS, khususnya dalam meningkatkan keterampilan sosialnya. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan, maka penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experiment). Adapun penelitian dilakukan di SD N Blagung Kecamatan Simo Boyolali, dengan jumlah siswa kelas 5 sebanyak 25 orang danSD N Tempuran Kecamatan Simo Boyolali dengan jumlah siswa kelas 5 sebanyak 25 orang. Desain eksperimen yang dilakukan menggunakan post-test only control group design. Dari analisis uji anova menunjukkan p-value sebesar 0,98492 atau lebih besar dari 0,5 yang berarti bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Perbedaan ini disebabkan adanya pengaruh treatment atau perlakuan yang diberikan pada masing-masing kelompok. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kelompok eksperimen atau kelompok yang mendapatkan treatment dengan metode role playing memiliki keterampilan yang lebih baik daripada kelompok kontrol. Hal ini berarti bahwa pengaruh metode role playing sangat besar terhadap keterampilan sosial khususnya keterampilan berkomunikasi pada mata pelajaran IPS kelas V di Sekolah Dasar. Kata kunci: Metode Role Playning, Keterampilan Sosial
Peningkatan Keterampilan Pengelolaan Waktu (Time Management) Pada Mahasiswa Melalui Program Pelatihan Dengan Teknik Kognitif Ima Ni’mah Chudari; Syamsu Yusuf LN; Anne Hafina
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.626 KB)

Abstract

Abstrak Di latar belakangi oleh masih  adanya mahasiswa UPI Kampus Serang  yang belum  mematuhi jadwal kehadiran di kelas, mengumpulkan tugas  kuliah, kurang memanfaatkan waktu di kampus,  maka dibutuhkan sebuah program pengelolaan waktu yang efektif untuk mahasiswa dengan menggunakan teknik Kognitif. Metode penelitian yang dipergunakan adalah  quasi experiment, dan  menggunakan desain penelitian dari salah satu nonequivalent groups designs yaitu the one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah mahasiswa UPI Kampus Serang tahun akademik 2012/2013 dan 2013/2014, yang  dipilih secara purposive sampling. Sampel penelitian dipilih berdasarkan data pendahuluan  mahasiswa yang memiliki keterampilan pengelolaan (time management) yang rendah dan sedang. Subjek penelitian dibagi menjadi tiga kelompok dan pengelompokkan  dilakukan secara acak. Angket dengan skala Likert dipilih untuk mengukur keterampilan Time management (TM). Pelaksanaan pelatihan TM dilakukan terhadap tiga kelompok subjek penelitian dengan menggunakan teknik kognitif yang berbeda. Kelompok 1 menggunkan teknik planning, kelompok 2 menggunakan  teknik problem solving dan kelompok 3 menggunakan teknik self-instruction. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui teknik yang paling efektif dalam meningkatkan TM.   Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan TM sesudah melakukan pelatihan, hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai dari pretest ke posttest. Uji perbedaan rata-rata menunjukkan  bahwa ketiga teknik kognitif tidak memiliki perbedaan yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan TM, artinya ketiga teknik kognitif memiliki tingkat efektifitas yang sama dalam meningkatkan keterampilan TM.   Kata kunci : Program pelatihan, keterampilan pengelolaan waktu (time-management), teknik kognitif, mahasiswa.
PENDEKATAN BIMBINGAN KONSTRUKTIF MELALUI BIBLIOTERAPI UNTUK PENGEMBANGAN DISIPLIN DIRI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Linna Nurwulan Apriany; Syamsu Yusuf L.N; A. Juntika Nurihsan; Nandang Rusmana
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.805 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang mengindikasikan ketidakdisiplinan peserta didik kelas awal di sekolah dasar. Temuan empiris menunjukkan bahwa disiplin peserta didik kelas I, II, dan III sekolah dasar menunjukkan pada tingkat konstruktif, namun mereka belum mampu menunjukkan perilaku disiplin yang diharapkan. Tujuan penelitian adalah menghasilkan program bimbingan konstruktif sebagai salah satu strategi dalam proses pembelajaran dengan menggunakan teknik biblioterapi untuk mengembangkan disiplin diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan disain studi kuasi eksperimen serta pendekatan gabungan kuantitatif dan kualitatif. Uji efektivitas dengan menggunakan uji F menunjukkan program bimbingan konstruktif melalui teknik biblioterapi efektif untuk mengembangkan disiplin diri peserta didik kelas I, namun kurang efektif untuk kelas II dan kelas III. Hasil penelitian menunjukkan program bimbingan konstruktif melalui biblioterapi terbukti efektif di kelas I dalam mengembangkan disiplin diri pada indikator membuat aturan bagi diri sendiri pada struktur kognitif komponen disiplin pengembangan perilaku efektif, dan indikator percaya terhadap penilaian diri sendiri pada keyakinan komponen disiplin keinginan yang muncul dari sendiri untuk kepentingan pribadi.   Kata Kunci: Bimbingan Konstruktif, Biblioterapi, Disiplin Diri
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN TES HASIL BELAJAR AKHIR SEMESTER I MELALUI SUPERVISI AKADEMIK PADA KELAS V DABIN II PATTIMURA KECAMATAN JATIYOSO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Marimin Marimin
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.49 KB)

Abstract

Abstrak Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menyusun Tes Hasil Belajar Akhir Semester I melalui Supervisi Akademik Pada Kelas V Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan karena guru dalam menyusun tes hasil bealajar ahkhir semester belum maksimal sehingga pemahaman peserta didik terhadap soal tidak maksimal. Untuk mengetahui apakah melalui supevisi akademik dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun tes hasil belajar akhir kelas V Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso semester 1 tahun pelajaran 2016/2017. Subjek dalam penelitian adalah seluruh guru kelas V di Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar semester 1 pada tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 8 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menguji validitas data adalah dengan menggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian dapat dismpulkan bahwa dengan adanya penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan kinerja guru menyusun tes hasil belajar akhir semester di Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar semester I tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat diketahui dari hasil penelitian dimana penilaian yang dilakukan oleh peneliti di kondisi awal rata-rata yang diperoleh adalah 62,13, setelah dilaksanakan supervisi akademik siklus I meningkat menjadi 66,69 dan pada siklus II menjadi 77,75. Selain itu guru dapat mengikuti supervisi akademik dengan baik.
BIMBINGAN KETERAMPILAN HIDUP PERSONAL BAGI ANAK TUNA GRAHITA RINGAN DI SLB KOTA BANDUNG Agung Amrih Gunawan; A Juntika Nurihsan; Juang Sunanto
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.552 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengembangan perilaku hidup bersih dan sehat, sebagai wujud keterampilan hidup anak tunagrahita ringan, akhir-akhir ini mendapatkan perhatian lebih baik dari berbagai pihak, tetapi belum menempatkan lingkungan perkembangan sebagai inti pengembangan perilaku tersebut. Tujuan akhir penelitian menghasilkan Bimbingan Keterampilan Hidup bagi Anak Tunagrahita Ringan. Untuk mencapai tujuan ini dilakukan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus yang menggunakan disain subjek tunggal.  Pene;litian ditempuh dalam tiga tahap penelitian, yakni (1) tahap pertama studi pendahuluan untuk mengungkap kondisi awal perilaku hidup bersih dan sehat pada anak tunagrahita di SLB Kota Bandung, kondisi layanan pembelajaran, dan kondisi obyektif penyelenggaraan bimbingan dan konseling dalam mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehatnya; (2) tahap kedua, perumusan Bimbingan Keterampilan Hidup bagi Anak Tunagrahita Ringan; (3) tahap ketiga, pengujian efektivitas penerapan Bimbingan Keterampilan Hidup bagi Anak Tunagrahita Ringan. Penelitian menemukan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat anak tunagrahita berada pada kategori kurang baik dan berubah menjadi baik pada saat intervensi dan baseline 2. Hal ini menandakan Bimbingan Keterampilan Hidup bagi Anak Tunagrahita Ringan secara empirik efektif dalam mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat anak tunagrahita ringan. Rekomendasi penelitian ditujukan bagi konselor/ guru bimbingan dan konseling, orang tua, staf kebersihan sekolah, dan penelitian selanjutnya. Kata kunci : bimbingan keterampilan hidup, anak tunagrahita ringan
PENDEKATAN SOCIAL CONSTRUCTIVIST DALAM MEMBANGUN KARIR ANAK MELALUI ASPIRASI KARIR ORANG TUA DAN KELUARGA DI BIDANG KEOLAHRAGAAN Siti Hajar
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.781 KB)

Abstract

ABSTRAK Studi ini, pendekatan social constructivist dalam membangun karir anak melalui aspirasi karir orang tua dan keluarga di bidang keolahragaan. Metode penelitian adalah studi kasus. Instrumen penelitian untuk mengumpulkan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian : (1) Peranan karir orang tua dengan mahasiswa POK, 8,2% orang tua yang memiliki dasar keolahragaan, selain itu 91,8 % di luar keolahragaan, namun olah raga sebagai minat diri dan memberikan makna karir; (2) Peranan orangtua mantan atlet dalam menanamkan nilai-nilai keolahragaan di keluarga dengan menjadikan olah raga sebagai bagian dari hidup, menjaga dan melatih fisik dengan berolah raga, nilai-nilai positif keolahragaan yang dibangun dalam keluarga, menjadi stimulus anak tertarik dan berminat untuk berkarir di bidang olah raga, tanpa memaksakan pemilihan karir pada anak; (3) Nilai-nilai keolahragaan yang dapat membangun karir di bidang olah raga, yaitu : bekerjasama, sportifitas, prestasi dan rasa cinta tanah air, gaya hidup sehat, tanggung jawab. Kata kunci : model konstruktivis sosial, karir di bidang olah raga

Page 3 of 16 | Total Record : 157