cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal
ISSN : 25285149     EISSN : 24607819     DOI : -
Core Subject : Science,
Journal of Business and Management Application (JABM) published articles in the field of business and management applications such as business strategy management, financial management, human resources and organization, business value chain and other issues in the field of business and management. This scientific journal is published by School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB) associated with Indonesian Alliance of Magister Management Program (APMMI). JABM began the publication in August 2015 with a frequency of three times a year. Starting in 2016, JABM will be published in January, May and September.
Arjuna Subject : -
Articles 687 Documents
Rancang Bangun Model Strategi Operasional Implementasi Lean Manufacturing Berkesinambungan Untuk Peningkatan Produktivitas Industri Pengolahan Kayu di Indonesia Aminudin Soetara; Machfud Machfud; M. Joko Affandi; Agus Maulana
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.187

Abstract

The purposes of this research were to identify factors affecting the success and failure in implementing the continuous lean manufacturing (LM) of woodworking industry in Indonesia. This research applied Soft System Methodology (SSM) to construct PAM conceptual model (Purposeful Activity Model) through continuous implementations of Lean Manufacturing (LM) in Indonesia’s woodworking industry. The Purposeful Activity Model (PAM) has been compared with real world and verified by experts, practitioners and academicians. The results of Analytical Hierarchy Process (AHP) had determined the important roles of owners, and middle and top management. The commitment of middle and top management is required for the continuous implementation of Lean Manufacturing. The main strategic program includes employees’ lean basic training on its concept, philosophy, culture and basic techniques; in addition, the implementation of Lean Manufacturing should be in sequence to provide strong foundation to assure LM continuation. The results of Strategic Assumption Surfacing and Testing (SAST) indicated that there are 5 strategic assumptions which are required to assure successful LM implementation; i.e. the company’s maturity and readiness on lean foundation, supports from owners and executives to implement LM, harmonious working environment, the company’s good financial health condition, and being in an industrial environment running an excellent and proper Lean Manufacturing activities and systems.Keywords: AHP, lean culture, lean manufacturing, SAST, SSMAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan dan keberhasilan dalam implementasi lean manufacturing (LM) yang berkesinambungan pada industri pengolahan kayu di Indonesia. Studi ini menerapkan SSM (Soft System Methodology) yang menghasilkan model konseptual PAM (Purposeful Activity Model) implementasi LM berkesinambungan di industri perkayuan Indonesia. Model konseptual PAM telah dilakukan pembandingan dengan dunia nyata dan verifikasi dengan pakar, praktisi dan akademisi. Hasil AHP (Analytical Hierarchy Process) menunjukkan pemilik, manajemen puncak dan menengah sebagai aktor utama yang berperan, serta komitmen manajemen puncak dan menengah menjadi faktor utama yang berpengaruh dalam implementasi LM berkesinambungan. Strategi utama, yaitu (1) memberikan pelatihan kepada seluruh karyawan untuk mengikuti pelatihan dasar lean, konsep dan filosofi lean, budaya lean, dan teknik-teknik dasar LM serta (2) penerapan LM dasar secara bertahap sebagai pondasi yang kuat agar implementasi LM berjalan secara berkesinambungan. Berdasarkan hasil SAST (Strategic Assumption Surfacing and Testing) terdapat lima asumsi startegik sebagai prasyarat keberhasilan implementasi LM, yaitu Perusahaan telah memiliki tingkat kematangan atau kesiapan pondasi lean; Adanya dukungan pemilik perusahaan untuk mengimplementasikan LM; Kondisi kerja yang harmonis; Kondisi perusahaan yang sehat dari aspek finansial; Berada di lingkungan industri yang telah menjalankan excellent manufacturing atau sistem manufaktur yang baik dan benar.Kata kunci: AHP, lean culture, lean manufacturing, SAST, SSM
Efisiensi dan Produktivitas Perbankan Sebelum dan Setelah Krisis Keuangan Emil Fatmala; Dedi Budiman Hakim; Lukytawati Anggraeni
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.200

Abstract

Global financial crisis has given negative effects for economic growth especially in banking industry. This research aimed to analyze the efficiency and productivity of banks before and after the financial crisis. To examine the bank efficiency, this research used Data Envelopment Analysis (DEA), and the Malmquist Index was used to determine the bank productivity. This research concluded that Indonesian banking is inefficient in its intermediation function. The results showed that the performance efficiency score before crisis was 0.806, and the after crisis score was 0.812. The banks that were efficient are shown in Bank Mandiri (Persero), Tbk; Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk; and Bank Central Asia, Tbk which have the highest assets. Banks with high assets have extensive market forces and networks making them more efficient than banks with smaller asset. That indicates a strong impact of the total assets to the bank efficiency level. Citibank NA and Standard Chartered Bank, known as foreign banks, are also efficient. The bank productivities after crisis are increasing. The results showed that Malmquist’s bank productivity was increasing during the research period, and the score was 1.002, indicating that technological change (frontier shift effect) index is the major source of productivity. Technological changes would support banks to be more efficient and productive.Keywords: Banks, data envelopment analysis (DEA), malmquist index, Global financial, financial crisisAbstrak: Krisis keuangan global telah memberikan dampak buruk bagi perkembangan perekonomian dunia khususnya perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dan produktivitas sebelum dan setelah krisis keuangan serta mengetahui strategi yang dapat diterapkan. Metode analisis yang akan digunakan untuk mengetahui efisiensi bank, yaitu Data Envelopment Analyis (DEA) dan Indeks Malmquist akan digunakan untuk mengetahui produktivitas bank. Kondisi yang efisien ditunjukkan oleh angka satu. Hasil analisis diketahui bahwa fungsi intermediasi perbankan di Indonesia belum efisien. Nilai efisiensi rata-rata sebelum krisis adalah sebesar 0,806 dan mengalami peningkatan pada periode setelah krisis menjadi sebesar 0,812. Bank yang efisien, yaitu Bank Mandiri (Persero), Tbk; Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk dan Bank Central Asia, Tbk merupakan bank dengan aset terbesar. Bank dengan aset besar memiliki kekuatan pasar dan jaringan yang luas sehingga lebih efisien dibandingkan dengan bank dengan aset yang lebih kecil. Hasil penelitian juga menujukkan bahwa Citibank NA dan Standard Chartered Bank yang termasuk dalam kelompok Kantor Cabang Bank Asing merupakan bank yang efisien. Produktivitas bank pada periode setelah krisis mengalami peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas malmquist mengalami peningkatan pada periode penelitian dengan nilai rata-rata 1,002. Peningkatan produktivitas didominasi oleh perubahan teknologi (efek frontier shift). Perubahan teknologi akan mendorong perbankan agar lebih efisien dan produktif.Kata kunci: bank, data envelopment analysis (DEA), indeks malmquist, keuangan global, krisis keuangan
Pengaruh Investasi CSR Dalam Meningkatkan Profitabilitas dan Harga Saham Perusahaan yang Terdaftar di Indeks Sri Kehati Periode 2011–2015 Gugah Praharawati; I Made Adyana; Fachruddin M Mangunjaya
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.210

Abstract

This research aimed to analyze the impact of corporate social responsibility (CSR) in increasing the profitability and stock price. This research used an explanatory research approach or a quantitative analysis. The sampling took thirteen companies registered in Sri Kehati Index at the period of 2011–2015. The developed model consists of three independent variables and two dependent variables. This research used the purposive sampling method. The analytical method used in this study was multiple regression analysis on annual data of 2011 to 2015 period. The results of this study indicated that the environmental CSR has no significant to the profitability (NPM), yet has a positively significant effect on stock price. In addition, economic CSR has no significant on profitability (NPM) and stock price, while social CSR has a positively significant effect on profitability (NPM) and has no significant effect on stock price. The correlation between the three CSR variables to profitability (NPM) and stock price is still relatively weak; i.e. 34.5% for profitability (NPM), and 27.3% for stock price, while the contribution of this variable to NPM is only 11.9%, and 7.5% to the stock price.Keywords: environment_CSR, economic_CSR, social CSR, NPM , and stock_priceAbstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh investasi CSR dalam meningkatkan profitabilitas dan harga saham. Studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research atau studi penjelasan dengan pendekatan Kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah 13 perusahaan yang terdaftar pada indeks Sri Kehati periode 2011–2015. Model yang dikembangkan terdiri dari tiga varibel bebas dan dua variabel terikat. Metode yang dipakai dalam pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis menggunakan model regresi berganda dan data tahunan periode 2011–2015. Hasil studi ini memperlihatkan bahwa CSR_lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas(NPM), tetapi berpengaruh signifikan positif terhadap harga_saham. CSR_ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (NPM) dan harga_saham, sedangkan CSR_sosial berpengaruh signifikan positif terhadap profitabilitas (NPM) dan tidak berpengaruh signifikan terhadap harga_saham. Hubungan antara ketiga variabel CSR terhadap profitabilitas (NPM) dan harga_saham masih tergolong lemah yaitu 34,5% untuk profitabilitas (NPM) dan 27,3% untuk harga_saham, Adapun untuk kontribusi variabel ini terhadap profitabilitas (NPM) hanya 11,9% dan 7,5% terhadap harga_saham.Kata kunci: CSR_lingkungan, CSR_ekonomi, CSR_sosial, NPM, harga_saham
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kinerja Pegawai Bank BJB Syariah Cabang Bekasi Ahmad Yasin; Muhammad Findi; Muhamad Nadratuzzaman Hosen
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.222

Abstract

This research aimed to identify the effect of work ability, motivation, and Islamic work ethics on the employee performance in Sharia BJB Bank in Bekasi branch. This research was conducted by distributing online questionnaires to the respondents, the Sharia BJB Bank employees in Bekasi branch. This research used the structural equation modeling (SEM) to measure the relationships among three latent variables, i.e. work ability, work motivation, and Islamic work ethic; as well as the relationships between those latent variables and their indicator variables. The SEM model was processed by using PLS software. The research results showed that the work ability significantly influences the employee performance in Sharia BJB Bank in Bekasi branch at 95% confidence level. The research results also showed that work motivation significantly influences the employee performance in Sharia BJB Bank in Bekasi branch. The research results showed that the Islamic work ethic significantly influences the employee performance in Sharia BJB Bank in Bekasi branch. These steps must be maintained, and the management must design the managerial implications to support the employee performance improvement in Sharia BJB Bank in Bekasi branch. This should be synergized, communicated, and coordinated among managements of Head Quarter, Head Branch, and the employees of Sharia BJB Bank in Bekasi branch.Keywords: islamic work ethic, performance of employees, structural equation modeling, work ability, motivationAbstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemmapuan kerja, motivasi kerja dan etika kerja Islam terhadap kinerja pegawai Bank BJB Syariah Cabang Bekasi. Penelitian ini dilakukan melalui penyebaran kuisioner secara online dengan responden pegawai Bank BJB Syariah Cabang Bekasi. Penelitian ini menggunakan structural equation modeling (SEM) untuk mengukur hubungan antar antar tiga variabel laten, yaitu kemampuan kerja, motivasi kerja dan etika kerja Islam, serta hubungan antara variabel laten tersebut dengan varaibel indikatornya. Model SEM pada penelitian ini diolah menggunakan software PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja terhadap kinerja pegawai Bank BJB Syariah Cabang Bekasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan dengan kinerja pegawai.Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika kerja Islam berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Bank BJB Syariah Cabang Bekasi.Hal ini menjadi awal yang bagus, dengan kebijakan yang dilakukan membuat perubahan bagi kinerja pegawai Bank BJB Syariah Cabang Bekasi. Langkah ini harus terus dipertahankan, serta manajemen harus membuat implikasi manajerial yang akan menunjang peningkatan kinerja pegawai Bank BJB Syariah Cabang Bekasi. Hal ini harus saling bersinergi, berkomunikasi, dan berkoordinasi antara manajemen Kantor Pusat, Pimpinan Cabang dan Pegawai Bank BJB Syariah Cabang Bekasi.Kata kunci: etika kerja islam, kemampuan kerja kinerja pegawai motivasi kerja, dan kinerja, SEM
Pengaruh Pengetahuan Konsumen, Kualitas Produk dan Kepercayaan Konsumen terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Pengisian Angin Merek Green Nitrogen Mutammam Mutammam; Ujang Sumarwan; Netti Tinaprilla
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.231

Abstract

Green Nitrogen is one of the nitrogen service brands in Indonesia available at some Pertamina Gas Stations. The purposes of this research were to examine the effect of consumer knowledge, product quality, and consumer trust on customer loyalty, and to formulate strategies to increase consumer loyalty. This research used Structural Equation Model (SEM) analytical tool. The result indicated that factors affecting Green Nitrogen consumer loyalty were sequentially starting from the highest R-Square value with the most significant effect was consumer trust with a weight of 0.371; then, the product quality with a weight of 0.136, and consumer knowledge with a weight of 0.093. The results of t values indicated that consumer knowledge and product quality have no significant effect on consumer loyalty. The process of consumer loyalty is affected by how much trust the consumers have on Green Nitrogen’s reputation and responsibilities in dealing with claims proposed by consumers compared with the elements of product quality and consumer knowledge. Therefore, Green Nitrogen needs to create a platform to accommodate complaints, claims, and suggestions from its consumers so that the consumers feel satisfied with the services provided.Keywords: custoumer knowledge, product quality, customer trust, customer loyalty, Structural Equation Modeling (sem)Abstrak: Green Nitrogen merupakan salah satu merek penyedia jasa pengisian angin nitrogen yang terdapat di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Pertamina di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan konsumen, kualitas produk, dan kepercayaan konsumen terhadap loyalitas pelanggan serta menyusun strategi pemasaran untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Green Nitrogen secara berurutan dari nilai R-Square terbesar adalah kepercayaan pelanggan dengan bobot 0,371, kualitas produk dengan bobot 0,136 dan pengetahuan konsumen dengan bobot  0,093. Nilai t menunjukkan bahwa pengetahuan konsumen dan kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Proses loyalitas pelanggan banyak dipengaruhi oleh seberapa besar konsumen memiliki kepercayaan atas reputasi dan tanggung jawab Green Nitrogen atas klaim yang diajukan pelanggan dibandingkan elemen-elemen pembentuk kualitas produk dan pengetahuan konsumen. Oleh sebab itu, Green Nitrogen perlu membuat wadah untuk menampung pengaduan, klaim dan saran dari pelanggannya agar pelanggan merasa puas atas pelayanan yang telah diberikan.Kata kunci: pengetahuan konsumen, kualitas produk, kepercayaan pelanggan, loyalitas pelanggan, struktural equation model (sem)
Pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan PT Satu Visi Edukasi Ramya Inggita Manikottama; Lukman M Baga; Aida Vitayala S Hubeis
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.242

Abstract

This research aimed to determine the effect of motivation, work environment, and leadership on employee performance in PT Satu Visi Edukasi. The methods utilized in this research were SEM (Structural Equation Model). The results of this research showed that motivation has a positive and significant relation to employee performance. Work environment has a negative and significant relation to independent variable of employee performance. Leadership has a positive and insignificant relation to employee performance. Motivation has the highest effect followed by the work environment and leadership. The best suggestion to improve employee performance is to increase employee motivation in obtaining achievements by giving rewards based on the employees’ length of time in the company and work results in the company’s upcoming programs.Keywords: employee performance, leadership, motivation, work environment, SEMAbstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh motivasi, lingkungan kerja dan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT Satu Visi Edukasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SEM (Structural Equation Model). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap variabel bebas yaitu kinerja karyawan. Kepemimpinan memiliki hubungan positif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Motivasi memiliki pengaruh tertinggi yang diikuti oleh lingkungan kerja dan kepemimpinan. Saran terbaik untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah meningkatkan motivasi karyawan untuk berprestasi melalui pemberian penghargaan berdasarkan lama karyawan bekerja dan hasil kerja karyawan di dalam program perusahaan kedepannya.Kata kunci: kepemimpinan, kinerja karyawan, lingkungan kerja, motivasi, SEM
Transformasi Budaya Organisasi Otoritas Perpajakan Indonesia Menghadapi Era Ekonomi Digital Maria R.U.D. Tambunan; Rozan Anwar
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.253

Abstract

This article aimed to exemplify the dynamic transformation stages of Indonesia Tax Authority’s shared values since the beginning of tax administration reform in 1983 until today, specifically in facing digital economic era. This article also aimed to comprehensively explain the dynamics of shared values followed by organization structural changes embedded to the shared value transformation. At the end, the shared-values are reflected to the readiness of Indonesia Tax Authority to face the challenges in tax business in this digital era. This research adopted constructivist paradigm with a qualitative research method. The techniques of data collection were literature reviews, documentation studies, and in-depth interview. The research showed that Indonesia Tax Authority has made shared-value transformation in an incremental pattern. On the other hand, the organization structural changes and supporting infrastructure to implement core business transformation have been quite progressive. Besides, changes in leadership have not been transformative. Therefore, it needs serious measure to internalize shared-values vividly on daily activities and to transform the leadership style.Keywords: shared-value, digital economy, tax administration, tax authorityAbstrak: Artikel ini membahas mengenai dinamika perubahan budaya organisasi otoritas pajak Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak sejak masa reformasi 1983 hingga masa terkini dalam menghadapi era ekonomi digital. Selain itu, perubahan budaya organisasi dari masa ke masa yang diikuti dengan perubahan struktur organisasi sejak dilaksanakannya reformasi perpajakan pada tahun 1983 akan dibahas dengan komprehensif sebagai acuan untuk memahami dinamika perubahan budaya yang telah dilaksanakan. Pada akhirnya perubahan budaya ini dihadapkan pada kesiapan institusi perpajakan dalam menghadapi tantangan pemajakan atas dinamika kegiatan entitas bisnis. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivis dengan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, studi dokumentasi serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan budaya organisasi terjadi di Direktorat Jenderal Pajak, namun bersifat incremental, berbeda dengan perubahan struktur organisasi dan infrastruktur pendukung pelaksanaan core business yang demikian progresif. Selain itu, perubahan gaya kepemimpinan juga masih belum bersifat transformatif. Dengan demikian, upaya untuk menginternalisasikan budaya organisasi yang telah diciptakan menjadi nilai-nilai bersama dalam kegiatan sehari-hari serta perubahan gaya kepemimpinan yang transformative masih sangat diperlukan. Kata kunci: shared-value, ekonomi digital, administrasi pajak, otoritas pajak
Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Pada Pabrik Gula Rafinasi di Indonesia (Studi Kasus: PT. XYZ) Sigit Priyono; Machfud Machfud; Agus Maulana
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.265

Abstract

This article aimed to analyze the application of Total Productive Maintenance (TPM) at one of the biggest sugar refinery companies in Indonesia, which encounters decline in productivity within these 4 years. Total Productive Maintenance (TPM) is a system for improving the factory productivity. The implementation of TPM pillars was evaluated through overall equipment effectiveness (OEE), visual management, lost time injury (LTI), and time accident rate (TAR) methods. The results of the analysis indicated that the accomplishment of 5S program implementation as the TPM foundation was around 65% for the total area, and 61% for production area, while the target was 85% for compliance score. Implementation of planned maintenance had not attained the standard target in terms of availability and performance rate parameters. Autonomous maintenance was the unimplemented pillar in the company. This research concluded that PT. XYZ has not implemented TPM effectively in its operational. The recommendation for PT. XYZ is to implement the autonomous pillar and scheduled part replacement to solve issues at the factory, and to focus on critical work areas; i.e. dryer-cooler station, areas with the highest breakdown duration and mean time to repair (MTTR), and the lowest mean time between failures (MTBF).Keywords: critical work area, OEE, productivity, sugar refinery, TPMAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM) di salah satu perusahaan gula rafinasi terbesar di Indonesia yang sedang mengalami penurunan produktivitas dalam kurun waktu empat tahun terakhir. TPM merupakan sistem yang bermanfaat dalam peningkatan produktivitas pabrik. Evaluasi penerapan pilar-pilar TPM dilakukan melalui metode analisis overall equipment effectiveness (OEE), manajemen visual, lost time injury (LTI) dan time accident rate (TAR). Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa penerapan program 5S sebagai pondasi TPM berkisar di nilai 65% untuk total area dan 61% untuk area produksi, sementara target yang ditetapkan adalah 85% untuk skor kepatuhannya. Hasil lainnya adalah implementasi pilar planned maintenance belum mencapai target sesuai standar, baik dari segi parameter availability dan performance rate. Pilar yang belum diterapkan di perusahaan ini adalah autonomous maintenance. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah PT XYZ belum secara efektif menerapkan TPM dalam operasional pabriknya. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya implementasi pilar autonomous maintenance dan penggantian komponen mesin secara terjadwal untuk memecahkan masalah yang ada di pabrik dan khususnya dapat difokuskan di area kerja kritis, yaitu dryer-cooler, area dengan durasi breakdown tertinggi, mean time to repair (MTTR) tertinggi, dan mean time between failure (MTBF) terendah.Kata kunci: area kerja kritis, OEE, pabrik gula rafinasi, produktivitas, TPM
Portofolio Reksadana Optimal Saham Bluechip pada Kondisi Pasar Saham Bearish dan Bullish Mohammad Yahya Arief
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.278

Abstract

In bullish and bearish markets, investors should seek the optimization of investments in the mutual funds. This research attempted to elaborate on how to divide funds that are less productive for the investors in accordance with the slogan, “don’t pull all of your eggs in one basket”; so that the objective of the return portfolio obtained becomes maximum, and the risk of the return becomes minimum all at once. By the operational and technical study, the data were analyzed by the goal programming model formulation and the simulation of the priorities. The results of the goal programming optimization analysis showed that in bearish market, the investors are risk averse who keep retaining the funds in the form of cash, at least 20% of cash to maintain the liquidity. As in the bearish market, it is not easy to trade the owned stocks although it is categorized as bluechip stocks. The risk averse investors will also invest the funds at the minimum rate (IDR 20,000,000) on the stock with the lowest return risk, i.e. TLKM stocks. For the risk-seeking investors, they will also optimize the investment of the stocks portfolio with a similar pattern; nonetheless, it is significantly different from the investment into BUMI stocks. The risk-seeking investors invest the funds with the largest proportion of BUMI stocks, while the risk averse investors invest in the smallest proportion. In contrast, in the bullish market, both risk averse and risk seeking investors leave no part of the funds in cash. Both types of investors precisely maximize the investment proportion in BUMI stocks.Keywords: bluechip stocks, bullish markets, bearish market, the goal programmingAbstrak: Pada pasar bullish dan bearish, investor harus mengupayakan optimasi investasinya dalam reksadana. Penelitian ini mencoba menjelaskan bagaimana membagi dana yang kurang produktif bagi investor, sesuai dengan slogan don’t pull all of your eggs in one basket; agar tujuan perolehan return portofolio menjadi maksimum dan sekaligus resiko return-nya menjadi minimum. Dengan kajian teknis operasional data dianalisis dengan formulasi model goal programming dan simulasi prioritas kepentingan. Hasil penelitian analisis optimasi goal programming menunjukkan bahwa pada saat pasar bearish, investor risk averter, selayaknya tetap menyisakan dananya dalam bentuk uang kas minimal 20% untuk menjaga likuiditas, karena pada pasar bearish tidak mudah memperjual-belikan saham yang dimiliki, walaupun saham itu terkatagori bluechip. Investor risk averter ini juga akan menginvestasikan dananya pada tingkat minimal (Rp20 juta) pada saham dengan resiko return terendah, yaitu saham TLKM. Untuk investor risk seeker, juga akan mengoptimalkan investasi portofolio saham dengan pola yang mirip. Namun, berbeda signifikan dalam investasi ke saham BUMI. Investor risk seeker menginvestasikan dana dengan proporsi terbesar pada saham BUMI. Sementara itu, investor risk averter dalam proporsi terkecil. Sebaliknya, pada pasar bullish baik investor risk averter maupun risk seeker tidak menyisakan sebagian dananya dalam bentuk kas. Kedua jenis investor tersebut justru memaksimumkan proporsi investasinya pada saham BUMI.Kata kunci: saham bluechip, pasar bullish, pasar bearish, goal programming
Hubungan Profesionalitas dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Terhadap Efektivitas Pemberdayaan Ekonomi Umat Muhammad Alfi Alhubbufillah; Didin Hafidhuddin; Hendri Tanjung
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.5.2.285

Abstract

The objectives of this research were 1) to analyze the correlation of amil zakat professionalism and accountability of zakat management to the effectiveness of economic empowerment in LAZ Daarut Tauhiid Bogor; 2) to analyze inhibiting and supporting factors from the effectiveness of empowerment spirit in LAZ Daarut Tauhiid Bogor. This research used probability sampling and simple random sampling technique to provide equal chances for each random respondent without looking at the strata of the population. The number of respondents was 159 mustahik. This research used SEM model (Structure Equation Model) to support three simultaneous activities; i.e. checking the validity and instrument reliability (confirmatory factor analysis), testing correlation model on latent variables (path analysis), and getting a model useful for forecasting (equipped with structural model and regression analysis). The results of this research showed that the value of Amil Zakat Professionalism was 0.600, and the value of Zakat Management Accountability was 0.440. Amil Zakat Professionalism Variable (X1) and Zakat Management Accountability (X2) on endogenous variables of the Effectiveness of Community Economic Empowerment (Y) with a value of 0.920 or 92%, and 8% compared to other factors outside the model.Keywords: professional, accountability, effectiveness, economic empowerment, zakatAbstrak: Tujuan penelitian ini 1) menganalisis hubungan antara profesionalitas amil zakat dan akuntabilitas pengelolaan zakat terhadap efektivitas pemberdayaan ekonomi umat pada LAZ Daarut Tauhiid Bogor, 2) menganalisis faktor penghambat dan faktor pendukung dari efektivitas pemberdayaan umat pada LAZ Daarut Tauhiid Bogor. Metode pengambilan sampel yang digunakan, yaitu probability sampling dengan teknik pengambilan sampel, yaitu simple random sampling dimana memberi peluang yang sama bagi setiap responden secara acak tanpa melihat strata dalam populasi. Jumlah sampel responden sebanyak 159 mustahik. Dalam penelitian ini digunakan Model SEM (Structure Equation Model) karena mendukung tiga kegiatan secara serempak, yaitu pemeriksaan validitas dan reliabilitas instrumen (setara dengan faktor analisis konfirmatori), pengujian model hubungan antar variabel laten (setara dengan analisis Path) dan mendapatkan model yang bermanfaat untuk prakiraan atau peramalan (setara dengan model struktural atau analisis regresi). Hasil dari penelitian ini adalah nilai profesionalitas amil zakat sebesar 0,600 dan nilai akuntabilitas pengelolaan zakat sebesar 0,440. Adapun terdapat hubungan yang signifikan dari keseluruhan variabel eksogen profesionalitas amil zakat (X1) dan akuntabilitas pengelolaan zakat (X2) terhadap variabel endogen efektifitas pemberdayaan ekonomi umat (Y) dengan nilai sebesar 0,920 atau sebesar 92% adapun 8% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model.Kata kunci: profesional, akuntabilitas, efektivitas, pemberdayaan ekonomi, zakat

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 3 (2025): JABM Vol. 11 No. 3, September 2025 Vol. 11 No. 2 (2025): JABM Vol. 11 No. 2, May 2025 Vol. 11 No. 1 (2024): JABM, Vol. 11 No. 1, Januari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): JABM, Vol. 10 No. 3, September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): JABM, Vol. 10 No. 2, Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): JABM, Vol. 10 No. 1, Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): JABM Vol. 9 No. 3, September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): JABM Vol. 9 No. 2, Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): JABM Vol. 9 No. 1, Januari 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): JABM, Vol. 9 No. 1, Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): JABM Vol. 8 No. 3, September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): JABM Vol. 8 No. 2, Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): JABM Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol. 7 No. 3 (2021): JABM Vol. 7 No. 3, September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): JABM Vol. 7 No. 2, Mei 2021 Vol. 7 No. 1 (2021): JABM Vol. 7 No. 1, Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): JABM Vol. 6 No. 3, September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): JABM Vol. 6 No. 2, Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): JABM Vol. 6 No. 1, Januari 2020 Vol. 5 No. 3 (2019): JABM Vol. 5 No. 3, September 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): JABM Vol. 5 No. 2, Mei 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): JABM Vol. 5 No. 1, Januari 2019 Vol. 4 No. 3 (2018): JABM Vol. 4 No. 3, September 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): JABM Vol. 4 No. 2, Mei 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): JABM Vol. 4 No. 1, Januari 2018 Vol. 3 No. 3 (2017): JABM Vol. 3 No. 3, September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): JABM Vol. 3 No. 2, Mei 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): JABM Vol. 3 No. 1, Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): JABM Vol. 2 No. 3, September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): JABM Vol. 2 No. 2, Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): JABM Vol. 2 No. 1, Januari 2016 Vol. 1 No. 2 (2015): JABM Vol. 1 No. 2 Desember 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): JABM Vol 1. No 1, Agustus 2015 More Issue