cover
Contact Name
Haris Setyaningrum
Contact Email
haris.setyaningrum@unida.gontor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
haris.setyaningrum@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Gontor AGROTECH Science Journal
ISSN : 2460495X     EISSN : 24775800     DOI : -
Gontor AGROTECH Science Journal (GASJ) is a sciencetific journal published biannual (june and december), covered but not limited issues in agronomy, integrated farming, sutainable agriculture, plant cultivation, soil science, plant protection, pest and diseases. GASJ published research article, short notes, review papers or review concept in above mentioned subjects
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
THE EFFECT OF COMPOST FERTILIZER AND EFFECTIVE MICROORGANISMS 4 DOSES ON GROWTH AND YIELD OF PAKCOY (Brassica rapa L.) Sri Hariningsih Pratiwi
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 1 (2018): JUNE 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v3i1.960

Abstract

The purpose of this research was to find out the compost fertilizer and effective microorganisms 4 dosesin order to obtain the optimal growth and yield of pakcoy. The research was conducted at Klampisan Rejo, Kraton-Pasuruan on the altitude of ± 6,7 msl in June–August 2016. This research arranged by factorial treatments. The first factor was the doseof compost (K) namely; K1 (30 tons ha-1), K2 (40 tons ha-1) and K3 (50 tons ha-1) and the second factor was the dose of EM4 (D) namely; D1 (10 ml l-1), D2 (20 ml l-1) and D3 (30 ml l-1), so there were 9 combinations of treatments. This research used Randomized Completely Block Design which each combination was repeated three times. The results showed there was interaction between compost fertilizer and EM4dosetreatment on the number of leaveson age 28th day and weight of the total dry plant on age 14th day. The highest production was in 40 tons ha-1dose of compost which 5,27 ton ha-1, followed by 30 tons ha-1 dose of compostwhich produce 4,29 ton ha-1and the lowest yield was in 50 tons ha-1 dose of compost which produce 3,62 ton.ha-1, Mean while for the dose of EM4 treatment, the highest yields was from 20 ml l-1 dose of EM4 which produce 5,10 ton ha-1, followed by 30 ml l-1 dose of EM4 which produce 4,52 ton ha-1 and the lowest yield was from 10 ml l-1 dose of EM4 which produce 3,56 ton ha-1. Keywords:pakcoy,dose,compost, EM4
THE IMPACT OF ENDOPHYTE BACTERIA APPLICATIONS ON GROWTH AND YIELD OF PEANUT (Arachis hypogeae L.) Retno Tri Purnamasari
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 1 (2018): JUNE 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v3i1.1860

Abstract

The purpose of this research was to find out the impact of endophyte bacteria applications on the growth and yield of peanut crops. The research was conducted at Jl. Pahlawan No.55 C, Pasuruan with altitude of ± 14 m asl with an average temperature of  29ºC - 34ºC in April-July 2017. This research used Randomized Completely Block Design with the treatment of endophyte bacteria dose consists of four level that is: A0= without endophyte bacteria, A1= endophyte bacteria 10 ml, A2= endophyte bacteria 20 ml and A3= endophyte bacteria 30 ml.This research was conducted that the endophyte bacteria 20 ml in peanuts that is able to deliver growth and yield on all parameters of observation. The highest production was in endophyte bacteria 20 ml which 65,52 g plot-1, followed by endophyte bacteria 10 ml which produce 35,93 g plot-1, then 30 ml endophyte bacteria which produce 26,74 g plot-1 and without endophytic bacteria giving the lowest yield which produce 16,38 g plot-1. 
Kandungan Asam Amino Prolin Dua Varietas Padi Hitam Pada Kondisi Cekaman Intan Rohma Nurmalasari
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 1 (2018): JUNE 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v3i1.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh konten prolin untuk membandingkan beberapa varietas beras hitam, untuk mengetahui efek dari Polyethylene Glycol (PEG) administrasi, untuk membandingkan antara intensitas merespon stres air dan konsentrasi pengobatan Polyethylene Glycol (PEG) untuk pertumbuhan dan daya tahan hitam. Untuk mengetahui konsentrasi yang tepat dari Polyethylene glycol (PEG) pada benih skrining awal tanaman padi hitam dan untuk membandingkan isi dari hubungan prolin dengan konsentrasi yang berbeda dari PEG terhadap pertumbuhan beberapa varietas beras hitam.Data dari hasil observasi dianalisis menggunakan metode analisis varians didasarkan pada F-test pada tingkat 5%. Nilai rata-rata dibandingkan dengan menggunakan DMRT (Duncan Multiple Range Test) tes pada tingkat 5% di laboratorium dengan pengobatan solusi PEG. Konsentrasi 0%, 15%, 20%, dan 40% melakukan uji korelasi. Mempelajari pengaruh stres air dengan pemberian PEG menggunakan rancangan acak lengkap.Untuk mengetahui efek stres yang tinggi meningkatkan kandungan asam amino prolin di kedua varietas padi hitam. PEG 20% konsentrasi digunakan untuk screening benih awal untuk mengetahui tahan dari berbagai stres, untuk pengobatan PEG 20% menunjukkan konten peningkatan prolin. PEG konsentrasi yang lebih tinggi, juga meningkatkan kandungan asam amino prolin sebagai toleransi bentuk kedua varietas padi hitam untuk air stres.
Efektivitas Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss) sebagai Desinfektan Alami terhadap Daya Hambat Bakteri Total di Ruang Penampungan Susu Eulis Diah Sri Rahayu
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 1 (2018): JUNE 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v3i1.1380

Abstract

Daun mimba dapat dimanfaatkan sebagai desinfektan alami karena memiliki senyawa antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daun mimba sebagai desinfektan alami terhadap zona hambat bakteri total di ruang penampungan susu, serta mengetahui pengaruh larutan daun mimba sebagai desinfektan alami terhadap penurunan jumlah bakteri total di ruang penampungan susu. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 03 April hingga 17 April 2017 yang bertempat di Koperasi Peternak Susu Eka Putra Jaya dan Laboratorium Mikrobiologi dan Penanganan Limbah Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu P1 (larutan daun mimba dengan pelarut aquabides), P2 (larutan daun mimba dengan + 1% alkohol 70%) dan P3 (larutan daun mimba + 1% alkohol 70% + 0,2% detergen) dan lima ulangan. Peubah yang diamati adalah daya hambat dan penurunan jumlah bakteri total ruang penampungan susu. Larutan daun mimba dengan penambahan 1% alkohol 70% merupakan perlakuan paling efektif untuk daya hambat dengan rataan zona hambat sebesar 5,11 mm dan untuk penurunan jumlah bakteri dengan rataan persentase sebesar 61,00% pada meja dan 66,34% pada lantai.
KARAKTERISTIK SENSORI DAN KIMIA ASAM DRIEN (DURIAN OLAHAN KHAS ACEH) YANG DIFERMENTASI DENGAN WAKTU YANG BERBEDA murna muzaifa
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 1 (2018): JUNE 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v4i1.2173

Abstract

Fermentasi durian dapat mengatasi masalah melimpahnya buah durian pada masa panen puncak. Pengolahan durian dengan fermentasi menghasilkan produk yang disebut tempoyak (pasta durian fermentasi). Tempoyak di Aceh dikenal dengan sebutan asam drien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama fermentasi asam drien terhadap kualitas asam drien. Penelitian pembuatan asam drien dilakukan dalam skala rumah tangga. Daging buah durian dihancurkan diberi garam dan di fermentasi selama 7 hari. Sampling  untuk analisis dilakukan pada lama fermentasi yang berbeda (3,5,7 dan 9 hari). Analisis yang dilakukan adalah uji kesukaan (hedonik) yang meliputi kesukaan terhadah warna, rasa, aroma dan tekstur serta dilakukan uji biokimia sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam drien yang paling disukai adalah asam drien yang difermentasi selama 3  hari dengan karakteristik sensori dan biokimia yaitu warna 2,71 (suka), aroma suka (2,52), rasa 2,00 (biasa), tekstur 2,67 (suka), total bakteri asam laktat 57,67 x 107CFU/g, total asam  0,21 %, dan total padatan terlarut 4,3 %. 
FARMERS’ PERCEPTION OF CLIMATE CHANGE AND ADAPTATION IN KHYBER PAKHTUNKHWA PAKISTAN: A CASE STUDY OF NOWSHERA DISTRICT Muhammad Zafarullah Khan
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 2 (2018): December 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v4i2.2550

Abstract

Climate change has a devastating effect on yields of major crops and is considered to become a threat to national food security. Therefore, this study was designed to explore farmers’ perception of climate change and investigate changes in seasonal temperature and rainfall over the last two decades. Focus Group Discussion (FGD) was employed to analyze the perceptions of farmers about climate change vulnerabilities and their adaptation strategies to cope with the changing climatic conditions. The results revealed that regarding environmental services, water availability was decreased due to low rainfall. In addition, the supply of firewood was also decreased due to a high demand on fuel and construction purposes. Furthermore, there was an increase in population density and a decrease in medicinal plants and wildlife due to deforestation. The temperature increased over the last 20 years and the length of the summer period was longer due to less rainfall while the duration of winter turned to be short. It is reported that the spring season is almost merged in the summer season, with the increase of temperature during the spring. Therefore, agriculture research should develop a variety of crops that can adapt to climatic extremes and educate farmers through seminars and campaigns to build their adaptive capacity dealing with the use of cultural practices to mitigate climate change.
PENGARUH PENAMBAHAN (NH4)2H2PO4 PADA EKSPLORASI KHAMIR INDEGENOUS NIRA AREN, KELAPA, NIPAH, DAN SIWALAN YANG POTENSIAL UNTUK PRODUKSI BIOETANOL Trianik Widyaningrum; Listiatie Budi Utami
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 2 (2018): December 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v4i2.1938

Abstract

ABSTRAK             Sumber energi utama pada umumnya berasal dari energi fosil yang semakin lama semakin langka ketersediaanya. Berdasarkan hal ini perlu dikembangkan berbagai energi alternatif yang dapat diperbaharui, ramah lingkungan, dan berkelanjutan  salah satunya adalah bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan (NH4)2H2PO4 pada eksplorasi khamir indegenous nira aren, kelapa, nipah, dan siwalan yang potensial untuk produksi etanol. Penelitian ini diawali dengan sampling nira aren dan kelapa serta nira nipah dan nira siwalan. Langkah berikutnya adalah skrining khamir penghasil etanol dengan penambahan (NH4)2H2PO4 pada Nira meliputi pH, kadar gula reduksi dengan menggunakan metode DNS, waktu fermentasi (0, 2,4,6) hari, dan jumlah sel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kondisi awal nira, yaitu pH nira aren 4,9 kelapa 3,7, nipah 4,3, dan siwalan 4,7, kemudian gula reduksi nira aren 13,41 mg/mL, kelapa 17,09 mg/mL, nipah 33,38 mg/mL, dan siwalan 43,35 mg/mL, kadar etanol nira aren 1,53%, kelapa 4,4 %, nipah 0,3%, dan siwalan 0,23%. Berdasar data tersebut terlihat kadar etanol tertinggi pada nira kelapa, sehingga skrining berikutnya dengan menggunakan nira kelapa dengan penambahan (NH4)2H2PO4. Berdasar isolasi khamir dari keempat Nira diperoleh isolat sejumlah 48. Berdasar skrining yang dilakukan dengan penambahan (NH4)2H2PO4 dan memperhatikan pH nira, waktu fermentasi, gula reduksi, dan jumlah sel diperoleh isolat yang unggul untuk produksi etanol sejumlah 18 isolat  dengan waktu fermentasi 4 dan 6 hari. term 1: eksplorasi
Identifikasi Penyakit yang Disebabkan oleh Virus pada Tanaman Pepaya (Carica papaya L.) di Malang, Jawa Timur Fery Abdul Choliq; Tutung Hadi Astono; Istiqomah Istiqomah; Miladiyatul Fauziyah
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 2 (2018): December 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v4i2.2442

Abstract

Abstract : Papaya ringspot merupakan penyakit baru pada tanaman pepaya di Indonesia yang disebabkan  oleh patogen Papaya ringspot virus (PRSV). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui virus penyebab penyakit pada tanaman pepaya di Malang. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Virologi, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya dan rumah kaca di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif  untuk mengetahui jenis virus pada tanaman pepaya. Hasil penelitian menunjukkan gejala pada tanaman pepaya di lapang yaitu mosaik dan klorosis pada lamina daun serta adanya bercak cincin atau ringspot pada permukaan buah. Hasil penularan pada tanaman indikator Chenopodium amaranticolor dan Chenopodium quinoa menghasilkan gejala lesio lokal nekrosis. Berdasarkan hasil identifikasi menggunakan TEM morfologi partikel virus tergolong kelompok Potyvirus, berbentuk filament flexuous dengan ukuran sekitar 800-900 nm x 12 nm. Virus yang diuji mempunyai kisaran inang tanaman dari famili Caricaceae dan dua jenis tanaman dari famili Cucurbitaceae yaitu Cucumis sativus dan Cucumis melo L. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisik virus diketahui nilai Dilution End-Point (DEP), Thermal Inactivation Point (TIP), dan Longevity In Vitro (LIV) virus yang diuji yaitu 10-5-10-6, 65oC, dan 24-48 jam pada suhu ruang. Berdasarkan nilai tersebut dapat disimpulkan virus yang menginfeksi tanaman pepaya di Malang termasuk dalam famili Potyvirus yaitu Papaya ringspot virus (PRSV).
ULAT PENGGULUNG DAUN PISANG Erionota thrax L. (Lepidoptera: Hesperiidae) DAN PARASITOIDNYA DI KEBUN PLASMA NUTFAH PISANG YOGYAKARTA Ichsan Luqmana Indra Putra
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 2 (2018): December 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v4i2.2645

Abstract

Pisang merupakan salah satu tanaman yang digemari masyarakat Indonesia diakrenakan mudah alam budidayanya. Dalam budidaya pisang, terdapat serangga hama yang dapat merusak hasil budidaya tanaman tersebut. Salah satunya adalah ulat penggulung daun pisang Erionota thrax (Lepidoptera: Hesperiidae). Sudah banyak penelitian tentang hama ini, salah satunya adalah tentang asosiasinya dengan parasitoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parasitoid yang memarasit E. thrax di kebun plasma nutfah pisang Yogyakarta.                Penelitian dilakukan dari bulan April – Juni 2018 dengan pengambilan sampel dilakukan seminggu sekali, Pengambilan sampel E. thrax dilakukan secara langsung. Pengambilan dilakukan beserta daun yang digulungnya. Sampling dilakukan dengan metode transek Penentuan titik transek ditentukan sejauh 500m antar titik sampling. Pada setiap titik sampling dilakukan pengambilan E. thrax dari 4 tanaman pisang yang dijadikan tanaman sampel. Hama yang diambil kemudian dibawa pulang untuk dipelihara sampai mati atau sampai keluar parasitoidnya. Hasil penelitian ditemukan 5 spesies parasitoid yang memarasit E. thrax pada lokasi penelitian. Ke-lima parsitoid tersebut adalah Brachymeria sp., Xanthopimpla sp., Telenomus sp., Ooencyrtus sp. dan Cotesia erionotae. Parasitisasi paling banyak pada E. thrax didapatkan dari Xanthopimpla sp.
PEMANFAATAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT SEBAGAI MEDIA TANAM JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) Fitria Nugraheni Sukmawati
Gontor AGROTECH Science Journal Vol 4, No 2 (2018): December 2018
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v4i2.2706

Abstract

Pleurotus ostreatus is one of wood fungus whose easier to cultivated, because it has good adaptability to grow. The use of oil palm empty bunches (tankos) as a medium for the growth of Pleurotus ostreatus was carried out  to determine the effect of tankos as a medium on Pleurotus ostreatus yield. The experiment was conducted at the Production House of Pleurotus ostreatus Desa Cerme, Grogol, Kediri. This experiment was used non factorial Randomized Complete Block Design consisting of 5 treatments which is the ratio of tankos and sawdust for medium, there are 0%:100%; 25%:75%; 50%:50%; 75%:25%; and 100%:0%. The results showed that tankos potential as a medium for Pleurotus ostreatus, as indicated by the content of lignin, cellulose, and hemicellulose which are nutrients for growth and development fungal, the higher the composition of the tankos, the higher the nutrient content. The observations for the hood diameter, harvest interval, and wet weight were best in the composition treatment of 50% Tankos: 50% Sawdust.  Keywords: tankos, medium, fungus

Page 3 of 16 | Total Record : 155