cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
PEMANFAATAN HANDPHONE PADA MASYARAKAT PEDESAAN DI DESA SUKATARIS KABUPATEN CIANJUR Risa Sunarsi; Dida Dirgahayu
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.867 KB) | DOI: 10.33299/jpkop.19.1.336

Abstract

AbstrakPenggunaan teknologi informasi dan komunikasi dikatakan efektif apabila memberi nilai tambah pada penggunanya. Nilai tambah tersebut tidak hanya sekedar memberi hiburan, tetapi bisa berupa peningkatan pengetahuan atau bahkan untuk kepentingan peningkatan ekonomi. Dengan perkembangan teknologi informasi, masyarakat perdesaan yang dulu hanya menjadi konsumen ataupun objek informasi, kini masyarakat desa bisa juga menjadi subjek atau penyedia informasi. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan handphone pada masyarakat pedesaan. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Sukataris Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif melalui pendekatan kuantitatif. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, wawancara , studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat perdesaan telah memahami fungsi handphone, walaupun terdapat sebagian kecil yang tidak mengetahui secara keseluruhan tentang fungsi handphone. Saran yang diberikan diantaranya, masyarakat perdesaan perlu mendapatkan pengetahuan yang berkaitan dengan dampak negatif handphone seperti dampak yang berhubungan dengan kesehatan, pemborosan, perubahan sikap yang ditimbulkan oleh penggunaan handphone.Kata Kunci : pemanfaatan, handphone, masyarakat perdesaan
REPRESENTASI FEMINISME LIBERAL DALAM SINETRON: ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP SINETRON KITA NIKAH YUK Nur Zaini
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 18, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.496 KB) | DOI: 10.33299/jpkop.18.3.327

Abstract

Penelitian ini mengambil topik tentang representasi feminisme liberal dalam sinetron Kita Nikah Yuk. Permasalahan yang diungkap bagaimana representasi feminisme liberal dalam sinetron tersebut. Sesuai dengan permasalahan, tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan representasi feminisme liberal dalam sinetron tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika C.S. Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi feminisme liberal dalam sinetron tersebut mencakup 5 hal antara lain perempuan bukan kelompok marginal, perempuan bukan kelas kedua, perempuan juga berpikir secara cerdas, kesetaraan sosial antara laki-laki dan perempuan, serta perempuan tidak lemah. Kelima representasi tersebut terlihat melalui penampilan tokoh Mawar dan Mirna. Pemilihan tema seperti ini perlu dipertahankan dan diikuti oleh pembuat sinetron lainnya agar sinetron tidak hanya sebagai tontonan melainkan juga sebagai tuntunan.Kata kunci : representasi, feminisme liberal, sinetron, semiotika.
APRESIASI DOSEN TERHADAP PEMANFAATAN SUMBER-SUMBER RUJUKAN ILMIAH BERBASIS DIGITAL Femy F Umboh; Muhammad Nadjib
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 18, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.02 KB) | DOI: 10.33299/jpkop.18.1.318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mengevaluasi seberapa jauh dosen mengenal, memahami, memanfaatkan, menilai secara kritis, dan menghargai sumber-sumber rujukan ilmiah berbasis digital dalam menjalankan tugas-tugas pengajaran dan penelitian ilmiah. Penelitian ini merupakan penellitian deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan pertanyaan terstruktur dan wawancara untuk mendapatkan data primer. Selain itu penelitian ini juga menggunakan observasi data sekuder berupa sumber-sumber tercetak di perpustakaan dan sumber-sumber digital melalui internet atau rujukan elektronik lainnya untuk menggambarkan beberapa kriteria literacy informasi dalam mengenal sumber literatur dan melakukan penelusuran literatur ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengenalan dan pemahaman dosen FISIP Unhas terhadap sumber-sumber literatur digital (resource literacy) yang tinggi, pemanfaatan sumber tersebut untuk penelusuran informasi dan penulisan karya ilmiah (research dan publishing literacy) masih sangat rendah, dan penghargaan mereka terhadap sumber-sumber rujukan berbasis digital tersebut yang bervariasi tergantung dari tingkat pengenalan dan pemahaman mereka.Kata kunci : apresiasi dosen, rujukan ilmiah, sumber digital.
POLA PENGGUNAAN TIK DI MANAJEMEN BISNIS UKM (Studi Kasus pada UKM Buana Property di Provinsi Bali) Fajar Rulhudana
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.256 KB) | DOI: 10.33299/jpkop.19.2.341

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mencari tahu  pola penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk meningkatkan produktifitas Usaha Kecil dan Menengah (UKM).  Metode yang digunakan dengan kulaitatif dan wawancara dan observasi lapangan sebagai cara mengumpulkan data dan dianalisis menggunakan teori TAM (Technology Acceptance Model) sebagai acuan pertimbangan sebagai rujukan untuk memudahkan menemukan pola penggunaan TIK di UKM. Studi ini menemukan dua pola utama penggunaan TIK di UKM, yaitu TIK yang digunakan merupakan teknologi yang mudah digunakan oleh karyawan dan yang memberi kemudahan dalam pekerjaan.  Hal ini terlihat dari pola pemilihan perangkat keras dan perangkat lunak (aplikasi) yang disesuaikan dengan deskripsi pekerjaan. Karyawan di salah satu bagian, menggunakan perangkat yang berbeda dan aplikasi yang berbeda dengan karyawan di bagian lain, yang dapat dibedakan berdasar pola penggunaan TIK untuk proses perencanaan pekerjaan, pengorganisasian pekerjaan, pelaksanaan pekerjaan dan pengendalian pekerjaan.Kata Kunci: pola penggunaan TIK UKM, komunikasi bisnis
PERAN MEDIA CETAK DALAM MENGAWAL KEBIJAKAN PUBLIK DI KOTA AMBON Said Lestaluhu
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 19, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.948 KB) | DOI: 10.33299/jpkop.19.1.332

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sampai sejauhmana peran media cetak dalam mengawal kebijakan publik di Kota Ambon. Penelitian ini dilakukan di Kota Ambon dengan pertimbangan bahwa Kota Ambon merupakan pusat pemerintahan serta sebagai pusat dimana banyak media cetak melakukan aktivitasnya. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara berdasarkan pedoman wawancara yang bersifat terbuka dan terstruktur terhadap sejumlah informan, serta akan menjadi instrumen utama dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran media cetak dalam mengawal kebijakan publik yang dilakukan oleh pemerintah sudah dilakukan dengan baik sehingga memberikan dampak terhadap perubahan sosial masyarakat dalam bidang pendidikan dan lingkungan. Namun dalam pendekatan yang berkaitan dengan pelaksanaan fungsi kontrol terlihat bahwa media cetak belum mampu secara maksimal melakukan peliputan yang berkaitan dengan berbagai bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga-lembaga publik. Itu berarti bahwa selama ini pers masih terbatas hanya dalam melakukan fungsi informasi saja tanpa ditindaklanjuti dengan tindakan investigatif. Selain itu, dalam melakukan pemberitaan selama ini, pers belum dapat memberikan pengaruh yang berarti terhadap lembaga-lembaga publik dalam pengambilan keputusan terkait dengan berbagai pelanggaran yang dilakukan baik secara perorangan ataupun secara institusi.Kata kunci : media massa, pers, kebijakan publik.
KREDIBILITAS BERITA TENTANG PEMILIHAN LEGISLATIF 2014 DI HARIAN FAJAR DAN TRIBUN TIMUR Christiany Juditha
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 18, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33299/jpkop.18.2.323

Abstract

Kehadiran surat kabar lokal di Makassar seperti Fajar dan Tribun Timur banyak memberikan beragam informasi termasuk tentang pemilihan anggota legislatif yang merupakan isu terhangat 2014. Tetapi hal ini juga melahirkan kondisi yang mengarah pada terciptanya monopoli media massa oleh para calon legislatif dari partai yang memiliki anggaran besar untuk menguasai pemberitaan media. Sehingga munculnya persepsi publik bahwa media massa tidak lagi kredibel. Karena itu tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran kredibilitas berita tentang pemilihan umum legislatif 2014 di Harian Fajar dan Tribun Timur dengan menggunakan teori kredibilitas berita dari Gaziano dan Mcgrath. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harian Fajar dan Tribun Timur mampu menjunjung tinggi kredibilitas berita (keseimbangan, kejujuran dan kekinian) mereka sebagai media informasi khususnya dalam pemberitaan pemilu legislatif.Kata kunci : kredibilitas berita, pemilihan legislatif 2014, Harian Fajar, Tribun Timur.
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL PADA RITUAL KAPONTASU DALAM SISTEM PERLADANGAN MASYARAKAT ETNIK MUNA Hardin M.Si
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 20, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33299/jpkop.20.1.481

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan ritual kapontasu dalam kaitannya dengan komunikasi transendental dan menganalisis simbol-simbol yang terdapat di dalamnya berupa bhatata (mantra), sesaji, bahan-bahan ritual, serta waktu dan tempat  pelaksanaan ritual kapontasu untuk menemukan makna yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kecamatan  Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ritual kapontasu  terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap pra-pelaksanaan ritual  kapontasu meliputi: (a) pemeriksaan keadaan tanah, (b) detughori (menebang pohon); (c)  petani membabat rumput; (d) pembakaran rumput yang sudah dibabat; (e) petani membersihkan lahan; (f) petani memagar kebun; (2) tahap pelaksanaan, meliputi: (a) penentuan waktu pelaksanaan ritual kapontasu; (b) penentuan tempat pelaksanaan ritual kapontasu; (c) perlengkapan dan bahan sesaji ritual kapontasu; (d) pelaksanaan ritual  kapontasu; (3) kegiatan terakhir adalah menanam. Ritual kapontasu merupakan praktik komunikasi transendetal yang dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi dengan makhluk halus agar padi ladang yang ditanam petani berhasil dipanen dan tidak mengalami gangguan yang datangnya dari bangsa jin. Tujuannya adalah  a) untuk memberi makan makhluk halus (jin) agar tidak mengganggu tanaman padi ladang petani; b) untuk mengusir segala bentuk penyakit pengganggu padi pada saat berbuah; c) untuk menghindarkan petani dari penyakit akibat gangguan makhluk halus.Kata kunci: komunikasi transendental, makna, ritual kapontasu, masyarakat etnik Muna ABSTRACT               This study aimed to describe the process ritual of kapontasu in relation to communication transcendental and analyze the symbols contained in it be bhatata (mantra), offerings, materials ritual, as well as the time and place ritual of kapontasu to find meaning contained in it. This study used descriptive qualitative method. This study will be conducted in the District kusambi, Muna West, Southeast Sulawesi Province.               The results showed that the implementation ritual of kapontasu consists of three stages: (1) pre-implementation ritual of kapontasu including: (a) examination of the state of the ground, (b) detughori (cut trees); (c) farmers chop the grass; (d) the burning of grass that have been cleared; (e) farmers clearing land; (f) the farmer fence garden; (2) the stage of implementation, including: (a) the timing of the implementation ritual of kapontasu; (b) the determination of the place ritual of kapontasu; (c) equipment and materials ritual of kapontasu offerings; (d) the implementation ritual of kapontasu; (3) The last activity was farming. Ritual of kapontasu transendetal communication is a practice that can serve as a means of communication with the spirits so that the rice fields are planted by farmers successfully harvested and is not susceptible to interference coming from the jinn. The aim is a) to feeding the spirits (jinn) so as not to disturb the rice crop farmers' fields; b) to expel any form of disease at the time of fruiting rice bullies; c) to prevent farmers from diseases caused by disorders delicate creatures. Keywords: communication transcendental, meaning, ritual kapontasu, ethnic communities Muna 
TANTANGAN DESA DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI ERA GLOBALISASI robby darwis nasution
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 20, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33299/jpkop.20.1.525

Abstract

Perkembangan teknologi informasi merupakan pertanda akan dimulainya era globalisasi dimana dalam era ini semakin tipis batas antara negara satu dengan negara lain. Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi ini juga telah merubah sistem pemerintahan di Indonesia menuju sistem pemerintahan berbasis internet (e-governance). Dengan masuknya era globalisasi ini maka pemerintah harus merubah arah kebijakan publik dari pola tradisional kearah berbasis internet. Perubahan arah kebijakan publik dari pemerintah serta terbukanya akses kerjasama antara pemerintah didalam negeri dengan pemerintah di luar negeri pada akhirnya akan terbentuk jalinan kerjasama secara global. Jalinan kerjasama ini tidak menutup kemungkinan akan dilakukan oleh pemeritahan desa sehingga konsep globa village bukan lagi suatu keniscahyaan. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Kesimpulan yang bisa diambil dari penelitian ini adalah  kendala utama dalam penerapan global village ini adalah kesenjangan Sumber Daya Manusia (SDM) antara wilayah core (kota) dengan wilayah periphery (pinggiran). Kesenjangan SDM itulah yang selanjutnya menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Indonesia guna memakmurkan negara ini, karena desa sebagai tumpuan atau garda terdepan dan merupakan harapan keberhasilan dalam segala urusan dan segenap unsur yang berada diatasnya. Indonesia bisa dikatakan makmur jika desa ikut makmur.Kata Kunci : desa, globalisasi, global village, teknologi informasi
STRATEGI PROGRAMMING RRI JAYAPURA & MERAUKE DALAM PENGUATAN NKRI DI WILAYAH PERBATASAN Christiany Juditha,
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 20, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33299/jpkop.20.1.526

Abstract

Abstract- Radio Republik Indonesia (RRI) is a medium for broadcast coverage of strategicinformation to the border areas with neighboring countries. However, many issues that arise in thisarea such as about sovereignty, security, as well as concerns the erosion of a sense of nationalismthat have an impact on the integrity of the Unitary Republic of Indonesia (NKRI). RRI is expected tospearhead the dissemination of information to resolve the issue. The purpose of this study was toobtain an overview of the programming strategy of RRI Jayapura and Merauke in the strengtheningof the NKRI in the border region. This research method is a case study with a qualitative approach.The study concluded that RRI Jayapura and Merauke has developed programs tailored broadcast(compability) with the needs of people in the border region. Both also seek to build habits (habitformation) listeners that there is a program of nationalism that could be heard at certain times. RRIalso remains a source of reliable information society, so as to memaksilkan number of listeners(control of audience flow) is not hard to do. Availability of materials and other resources(conservation of program resources) also remains a part that counts both. Including packedprogram of events that attract and accommodate their interests (bredth of appeal) listeners.Keywords: Strategy programming, RRI, NKRI, border.
PERANCANGAN APLIKASI E-CANTEEN BERBASIS ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN METODE OBJECT ORIENTED ANALYSIS & DESIGN ( OOAD ) Bella Chintya Neyfa; dony dn tamara; Ghina s Salsabila; bayu adityo ramadhan; fathiyah rahma mutmainah; dimas ardi rosatama
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 20, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33299/jpkop.20.1.532

Abstract

Perkembangan teknologi pada saat ini telah berkembang pesat, beberapa aplikasi berbasis android pun telah banyak diciptakan dan digunakan dalam berbagai bidang. Salah satu penggunaannya adalah dalam bidang pemesanan makanan. Aplikasi android untuk pemesanan makanan pada umumnya digunakan untuk lingkup besar, seperti pada sebuah restoran. Sementara itu, pada lingkup yang lebih kecil seperti kantin, aplikasi pemesanan makanan jarang sekali ditemukan padahal hal tersebut dapat memudahkan proses yang ada pada kantin tersebut. Aplikasi e-Canteen merupakan inovasi yang dapat mempermudah layanan pada sebuah kantin dimana aplikasi ini mengambil uji lokasi di area kantin Politeknik Negeri Jakarta. Layanan utama yang ditawarkan oleh aplikasi e-Canteen adalah pengaksesan menu yang terdapat pada kantin serta pemesanan menu. Melalui aplikasi e-Canteen, pelanggan dapat memiliki akses terhadap menu yang ditawarkan dalam sebuah area kantin. Pelanggan dapat melihat seluruh menu yang ditawarkan tiap penjual dalam kantin lengkap dengan harga serta hitungan sisa porsi yang tersedia, sehingga pelanggan dapat mengetahui terlebih dahulu apakah menu yang ingin mereka pesan masih tersedia atau sudah habis. Selanjutnya, pelanggan dapat menikmati kemudahan pemesanan menu dengan mengikuti prosedur yang telah diatur oleh sistem dalam aplikasi. Pelanggan dapat memilih menu pesanan serta jumlah pesanan yang diinginkan. Proses pun berlanjut ke tahap pembayaran, dimana pelanggan melakukan pembayaran sesuai dengan total harga pembelian dengan menggunakan sistem saldo. Setelah proses pembayaran berhasil, pesanan pun dapat langsung diproses dan diantar ke meja tanpa pelanggan harus mengantri lama serta penjual dapat menerima daftar pesanan secara lengkap serta pembayaran yang sesuai.Kata Kunci: Aplikasi, Kantin, OOAD, Android

Page 4 of 12 | Total Record : 115