cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@ubb.ac.id
Phone
+628117119676
Journal Mail Official
lppm@ubb.ac.id
Editorial Address
Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung, Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 33172
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
ISSN : 24075027     EISSN : 26226448     DOI : -
1. Penerapan Teknologi Tepat guna; 2. Edukasi dan Pendidikan; 3. Teknik dan Kejuruan; 4. SosialĀ ; 5. Bisnis dan Ekonomi; 6. Bahasa, Budaya dan Kesenian; 7. Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 179 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENUJU DESA WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA KUNDI BERSATU KAB. BANGKA BARAT Novendra Hidayat
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.160

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi dalam pembangunan. Dalam konsep pembangunan, sumber daya manusia menjadi hal penting dalam upaya meningkatkan kemandirian dan kekuatan internal dari sumber daya materi dan nonmaterial yang ada. Konsep pemberdayaan mencakup kekuatan sendiri, kemandirian, pilihan sendiri, kedaulatan hidup sesuai dengan nilai-nilai yang dianut seseorang atau masyarakat, kapasitas untuk memperjuangkan hak, kemerdekaan, pembuatan keputusan sendiri, menjadi bebas, kebangkitan, dan kapabilitas, yang pada dasarnya tertanam dalam nilai dan sistem keyakinan lokal. Pemberdayaan masyarakat menuju desa wisata berbasis kearifan lokal (budaya, pertanian, kehutanan, budidaya kelautan, dan industri kreatif) menjadi penting artinya untuk mengembangkan lapangan kerja dan berusaha serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Kundi, Kundi Air Menduyung, dan Kundi Bukit Terak, sebagai suatu daerah yang memiliki potensi besar untuk diberdayakan menjadi daerah yang lebih berkembang secara sosial dan ekonomi berbasis budaya, pertanian, budidaya laut, dan industri kreatif.
IBM BUDIDAYA JAMUR PANGAN DAN KULTUR JARINGAN TANAMAN SKALA RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT Nur Annis Hidayati; Eka Sari; Anggraeni Anggraeni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.161

Abstract

Desa Namang dan Desa Balunijuk merupakan daerah di sekitar Universitas Bangka Belitung yang memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Mitra kegiatan IbM ini, yaitu Komunitas Pelawan Desa Namang dan Karang Taruna Desa Balunijuk merupakan kelompok masyarakat yang kurang produktif namun memiliki keinginan kuat untuk memperbaiki perekonomiannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait budidaya jamur dan penerapan teknologi perbanyakan tanaman dalam laboratorium skala rumah tangga. Dalam pelaksanaannya, para mitra dilatih beberapa teknik budidaya (sterilisasi, inisiasi dan pembibitan tanaman dan jamur), didampingi dalam melakukan teknikteknik tersebut dan dilatih untuk membuat analisis keuntungan sederhana untuk kegiatan lebih lanjut. Secara umum, mitra menyambut baik kegiatan ini. Rangkaian kegiatan yang direncanakan dapat dilaksanakan dengan dengan baik dan antusiasme yang tinggi. Mitra yang dilatih dapat mengikuti kegiatan pelatihan dengan baik dan menularkan semangat dan ilmu yang mereka peroleh kepada warga desa. Dengan adanya kegiatan ini, mitra dan masyarakat desa mitra dapat memahami teknik budidayajamur pangan dan kultur jaringan skala rumah tangga untuk meningkatkan produktivitasnya.
ANALISIS EKONOMI SUMBER DAYA KAWASAN KONSERVASI LAUT MARINE PROTECTED AREA (MPA) MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DAN PENGEMBANGAN WISATA BAHARI Desy Yuliana Dalimunthe; Ineu Sulistiana; Izma Fahria
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.162

Abstract

Marine Protected Area (MPA) merupakan salah satu instrumen yang didesain langsung pada pengendalian sumber daya alam, yaitu berupa penentuan suatu kawasan sebagai kawasan konservasi. Kawasan konservasi laut (Marine Protected Area) ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang tidak hanya bersifat tangible (terukur), namun juga bersifat intangible (tidak terukur). Manfaat terukur biasanya digolongkan ke dalam manfaat kegunaan, baik yang dikonsumsi maupun tidak, sementara manfaat tidak terukur berupa manfaat non kegunaan yang lebih bersifat pemeliharaan ekosistem dalam jangka panjang. Hal ini tentunya sejalan dengan konsep dari KKN Tematik XII UBB ini untuk adanya program KKN yang berkelanjutan (sustainable).KKN Tematik XII UBB Tahun 2017 di Desa Rebo Kabupaten Bangka ini diikuti sebanyak 44 mahasiswa dari berbagai fakultas, yakni dari Fakultas Ekonomi sebanyak 28 orang, Fakultas Hukum sebanyak 7 orang, 1 orang mahasiswa dari FISIP, 2 orang mahasiswa dari FPPB dan terakhir sebanyak 6 orang dari Fakultas Teknik.Program utama dari kegiatan KKN Tematik XII UBB Tahun 2017 ini yang tersentral pada kegiatan Marine Protected Area (MPA) ini terdiri dari beberapa sub program diantaranya: 1) Sosialisasi mengenai kawasan konservasi laut/Marine Protected Area (MPA) dan pentingnya tempat konservasi spesies laut yang bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Dinas Pariwisata, 2) Sosialisasi mengenai pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan daur ulang sampah melalui kreativitas masyarakat, 3) Pendampingan mengenai cara penangkapan ikan masyarakat pesisir khususnya nelayan setempat, 4) Pendirian spot mini konservasi ekosistem laut berupa penanaman mangrove, cemara laut, ketapang dan jambu mente di area tertentu guna mencegah abrasi serta tak luput pula adanya program tambahan berupa pendirian spot foto di area pantai dan adanya progam bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bangka mengenai bantuan terhadap anak putus sekolah, orang tua yang hidup sendiri, dan masih banyak lagi.Hasil dari KKN Tematik ini tentunya berdampak langsung dari sisi kehidupan warga Desa Rebo sendiri mengingat program utama yang memfokuskan kegiatan pada Marine Protected Area (MPA) melalui penanaman sebanyak 5000 bibit mangrove, bibit cemara laut dan ketapang ini bersifat sustainable atau berkelanjutan sehingga tentunya semua pihak bisa ikut serta untuk melestarikan area pesisir pantai terutama bagi masayarakat setempat dan sebagai planning kedepan dari Dinas Pariwisata serta dari Dinas Kelauatan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan didirikannya spot area pemeliharaan ekosistem kepiting bakau.
REVITALISASI FUNGSI DRAINASE DAN PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PRINSIP 4R (Reduce, Reuse, Recycle Dan Replace) DI KELURAHAN PARIT LALANG DAN KELURAHAN ASAM Guskarnali Guskarnali; Janiar Pitulima; Mardiah Mardiah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.163

Abstract

Banjir dan genangan air merupakan salah satu permasalahan lingkungan di perkotaan terutama kota Pangkalpinang. Hal inilah yang menjadi dasar untuk mengajak masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam merevitalisasi saluran drainase dan pengolahan sampah dengan prinsip 4R. Harapan yang ingin dicapai dari adanya KKNTematik ini dapat menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat akan menjaga lingkungan sekitarnya dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Dari hasil KKN yang telah dilaksanakan, diperoleh beberapa program kerja yang dapat menjaga dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan yaitu, pembuatan lubang biopori, penanaman bibit pohon, revitaslisasi drainase, pembuatan tong sampah, pemanfaatan limbah sampah dengan prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace), pembuatan tagline mengenai bahaya sampah dan lain sebagainya. Melalui hasil pengabdian KKN ini, masyarakat terutama di wilayah kelurahan Parit Lalang dan Asam mengalami perubahan terutama dalam kebiasaan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan disekitarnya agar tetap bersih, hijau dan sehat.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kurau Barat Untuk Pengembangan Ekonomi Produktif: Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Ikan Air Tawar Endang Bidayani; Ahmad Fahrul Syarif
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.165

Abstract

Desa Kurau Barat memiliki potensi pengembangan produk olahan ikan. Letaknya yang strategis di pesisir, memudahkan akses mendapatkan bahan baku. Namun, perikanan tangkap yang bersifat musiman, menjadi kendala bagi pengembangan usaha ini. Alternatif bahan baku ikan air tawar hasil budidaya masyarakat, dapat menjadi solusi bagi diversifikasi produk olahan ikan di Desa Kurau Barat. Diversifikasi merupakan solusi untuk mengatasi kendala perikanan tangkap yang bersifat musiman, dan melimpahnya sumberdaya ikan air tawar di Kabupaten Bangka Tengah sebagai sentra budidaya ikan air tawar. Pemanfaatan limbah ikan berupa tulang sebagai bahan baku pembuatan kemplang tulang, merupakan implementasi konsep blue economy (zero waste), diharapkan dapat meningkatkan keuntungan pengusaha olahan ikan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat utamanya pada masa paceklik. Analisa usaha pengolahan abon dan kemplang tulang layak dikembangkan, dengan kriteria keuntungan sebesar Rp. 10.616.000,per bulan, Return of Investment (ROI) sebesar 589,8%, Revenue Cost Ratio (R/C ratio) sebesar 1,44, dan Payback Period (PP) sebesar 0,05 tahun atau kurang dari satu bulan.
IbM MENINGKATKAN PRODUKSI IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN BAGAN TANCAP DESA REBO KAB. BANGKA DENGAN TEKNOLOGI LAMPU CELUP DALAM AIR (LACUDA) Kurniawan Kurniawan; Arthur Muhammad Farhaby
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.166

Abstract

Potensi perikanan yang terdapat di Kabupaten Bangka yang memiliki nilai ekonomi tinggi diantaranya adalah cumi-cumi dan teri. Biasanya, nelayan menangkap kedua jenis ikan ini dengan menggunakan alat tangkap bagan tancap (fixed bagan). Bagan tancap biasanya menggunakan lampu neon atau lampu AC yang menggunakan arus listrik yang kuat dan memakan banyak biaya dalam pengoperasiannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah nelayan yang menggunakan Lacuda sebagai alat bantu penangkapan ikan pada alat tangkap bagan tancap dan menyebarkan teknik perakitan lacuda dari lampu LED menggunakan bahan yang sederhana. Pengabdian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di laboratorium MSP UBB dan di Desa Rebo Kabupaten Bangka. Waktu pelaksanaan dilaksanakan pada Bulan Mei-Oktober 2017. Perakitan lacuda menggunakan bahan sederhana dan dilakukan perakitan berdasarkan metode Kurniawan (2017) dengan menggunakan lampu LED. Lacuda yang sudah dirakit dibagikan ke kelompok nelayan dan diberikan pengarahan terkait penelitian yang telah dilakukan dan teknik pengoperasiannya. Penyebaran IPTEK perakitan lacuda ini juga dilakukan dengan menggunakanmedia sosial dengan melakukan pembuaan video perakitan lacuda. Penyerahan lacuda rakitan diberikan kepada 2 (dua) kelompok nelayan yang diketuai oleh Bapak Asui dan Bapak Ibnu.
IbM REKAYASA BUDIDAYA ABALON (Haliotis asenina) TERHADAP PERTUMBUHAN DI PESISIR PERAIRAN DESA UWEDIKAN IbM OF ABALON (Haliotis asenina) CULTURE ENGINEERING TO THE GROWTH AT THE COASTAL OF UWEDIKAN VILLAGE Tasruddin Tasruddin; Yanti Mutalib
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.167

Abstract

Berdasarkan potensi perikanan, perairan laut kabupaten banggai, telah mengalami tekanan, dimana jumlah tangkapan menurun, baik ikan demersal, pelagis maupun kerangkerangan termasuk abalone. Untuk menjaga keseimbangan potensi perikanan, maka salah satu program untuk menjaga kelestarian tersebut diperlukan pengembangan budidaya abalon (Haliotis assenina). Desa Uwedikan merupakan desa yang memiliki perairan yang eksotik dan bioekonomi, namun karena faktor sumberdaya manusia yang terbatas sehingga pengelolaan sumber daya perairan perlu perhatian dan pengembangan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Program kemitraan, melalui pengolahan dengan sistem pengeringan, maupun pemasaran secara hidup dapat memenuhi permintaan pasar. Diharapkan desa Uwedikan menjadi sentral produksi abalon sehingga program Iptek bagi Masyarakat (IbM) melalui mitra, pengolahan abalone dengan inovasi sistem pengeringan, maupun pemasaran secara hidup dapat memenuhi permintaan pasar. Pertimbangan dalam rekayasa budidaya abalone yaitu, menipisnya stok abalon untuk indukan di alam, akibat penangkaran yang tidak selektifsehingga solusinya yaitu meningkatkan pengembangan budidaya dan ketersediaan pakan. Hasil analisis proximat abalon, menunjukkan bahwa kadar air ( 13,26%), abu (3,69 %), protein (59,70 %), lemak (3,86%) serat kasar (2,84 %) dan BETN (16,65%), sumber Lab. Nutisi BDP FPIK Institut Pertanian Bogor 2016. Luaran dalam kegiatan IbM Rekayasa Budidaya terhadap pertumbuhan abalon dapat terbitkan pada Jurnal Nasional terakreditasi atau telah terdaftar ISBN.
MENGKAMPANYEKAN HALAL LIFESTYLE BAGI MAHASISWA Budi Afriyansyah; Riwan Kusmiadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i2.168

Abstract

Halal Lifestyle merupakan gaya hidup yang sesuai dengan tuntunan ajaran Agama Islam. Sekarang ini gaya hidup halal telah menjadi trend baru bagi masyarakat baik di Indonesia dan masyarakat internasional. Kampus UBB sebagai wahana meningkatkan kecerdasan intelektual, emosional dan mental mahasiswanya, rasanya tepat jika gaya hidup halal menjadi gaya hidup yang dijalankan oleh seluruh civitas akademika. Metode kegiatan ini dengan presentasi dari narasumber LPPOM MUI dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan ini, mahasiswa memahami konsep hidup halal sebagai gaya hidup dan memahami proses terbitnya sertifikat jaminan halal. Disamping itu terbentuknya Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA). Tindak lanjut, pelatihan TOT bagi mahasiswa agar mampu melaksanakan Halal goes to campus dan menginisiasikan unit kegiatan mahasiswa (UKM) halal center di kampus.
BUDIDAYA KEPITING BAKAU DI KELURAHAN AIR JUKUNG, KECAMATAN BELINYU, KABUPATEN BANGKA Eva Prasetiyono; Denny Syaputra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i2.169

Abstract

Perairan payau banyak dimanfaatkan oleh para pembudidaya ikan sebagai media pemeliharan bagi komoditi air payau seperti kepiting bakau. Namun kegiatan budidayayang dilakukan seringkali menghadapi permasalahan yang menyebabkan hasil produksi menjadi tidak optimal. Pembudidaya ikan di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka merupakan pembudidaya ikan yang bergerak pada kegiatan budidaya air payau khususnya kepiting bakau (Scylla serrata). Budidaya yang dilakukan selama ini tidak berjalan dengan baik dikarenakan keterbatasan dana, kurangnya teknologi dan pendampingan untuk kegiatan produksinya sangat kurang. Oleh karena itu pendampingan dan teknologi dalam teknis kegiatan budidaya harus ditingkatkan agar didapatkan keuntungan yang optimal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa sistem dan teknologi untuk menghasilkan kepiting bakau yang memiliki harga jual tinggi dan sesuai dengan keinginan pasar ekspor. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya kepiting bakau yang dimiliki oleh para pembudidaya di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Target khusus dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas produksi budidaya dengan teraplikasinya sistem dan teknologipada semua petak tambak budidaya bagi bagi para pembudidaya. Metode kegiatan ini yaitu melakukan kegiatan budidaya dengan menyisipkan aplikasi teknologi. Hasil dari kegiatan ini yaitu kepiting bakau yang dipelihara tumbuh optimal pada tambak budidaya. Jumlah kepiting bakau memenuhi kapasitas produksi.
IPTEK BAGI MASYARAKAT TUA TUNU DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MELALUI PEMANFAATAN PRODUK OLAHAN NANAS MENJADI PRODUK YANG MEMILIKI VALUE ADDED Christianingrum Christianingrum; Erita Rosalina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i2.170

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Tua Tunu adalah keterbatasan skill dalam mengolah nanas menjadi produk lain yang memiliki value added. Banyaknya Nanas di Daerah Tua Tunu menyebabkan hasil nanas melimpah hal ini mengakibatkan harga nanas di pasaran menjadi sangat murah. Oleh karena itulah perlu dilakukannya pemberian skill tambahan bagi masyarakat tua tunu untuk pengolahan nanas menjadi produk lain yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Adapun Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah memberikan sosialisasi tentang pemanfaatan nanas, memberikan skill pelatihan pembuatan kue berbahan dasar nanas, serta pemberian informasi tentang bagaimana cara mengemas dan memasarkan produk olahan nanas melalui media sosial ataupun melalui penjualan secara langsung.Tahap akhir adalah akan dilakukan evaluasi kegiatan dan publikasi di jurnal nasional.

Page 6 of 18 | Total Record : 179


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 2 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 1 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBB Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung More Issue