cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@ubb.ac.id
Phone
+628117119676
Journal Mail Official
lppm@ubb.ac.id
Editorial Address
Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung, Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 33172
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
ISSN : 24075027     EISSN : 26226448     DOI : -
1. Penerapan Teknologi Tepat guna; 2. Edukasi dan Pendidikan; 3. Teknik dan Kejuruan; 4. Sosial ; 5. Bisnis dan Ekonomi; 6. Bahasa, Budaya dan Kesenian; 7. Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 179 Documents
IDENTIFIKASI POTENSI SUMBERDAYA MANGROVE DI PESISIR KECAMATAN SIMPANG PESAK KABUPATEN BELITUNG TIMUR SEBAGAI ALTERNATIF PENGEMBANGAN EKOWISATA BERKELANJUTAN Irma Akhrianti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v3i2.150

Abstract

Secara geografis Kecamatan Simpang Pesak merupakan kawasan pesisir dengan kondisi ekosistem mangrove yang cukup baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengkaji potensi sumberdaya mangrove di pesisir Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur sebagai alternatif pengembangan ekowisata berkelanjutan dengan pendekatan 1) Keanekaragaman jenis mangrove, 2) Pengetahuan masyarakat terhadap ekosistem mangrove, dan 3) Pembangunan sarana penunjang. Pengabdian berlangsung pada tanggal 20 Juli – 23 Agustus 2016 di Kecamatan Simpang Pesak, dengan metode survei, presentasi, dan observasi. Ditemukan 13 Jenis mangrove di Kecamatan Simpang Pesak, dengan jumlah terbanyak ditemukan pada Desa Dukong. Berdasarkan hasil identifikasi potensi sumberdaya mangrove yang melibatkan masyarakat, dapat dikatakan Kecamatan Simpang Pesak berpotensi untuk dijadikan kawasan ekowisata mangrove, hal ini tercermin dari tingginya minat masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Tingginya minat dan partisipasi masyarakat juga terlihat pada kegiatan pengabdian KKN Tematik dalam rangka peningkatan keterampilan (skill) ibuibu PKK maupun istri-istri nelayan.
IbM DESA PEDINDANG DALAM UPAYA IMPLEMENTASI KONSEP BLUE ECONOMY: PEMANFAATAN LIMBAH IKAN UNTUK PEMBUATAN PELOR (PELET ORGANIK) SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF BUDIDAYA IKAN LELE DUMBO Endang Bidayani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v3i2.151

Abstract

Biaya pakan menjadi kendala tersendiri bagi pembudidaya ikan khususnya di Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu pembudidaya mampu memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri, melalui pemanfaatan limbah ikan dan sayur. Selain itu, membantu pembudidaya mengatur keuangan usaha agar lebih professional. Metode pengabdian kepada masyarakat adalah aplikasi pembuatan pelet organik (pelor), sekaligus analisis kelayakan usaha pembuatan pakan meliputi analisa laba/rugi, payback period (PP), Return of Investmen (ROI), dan R/C Ratio. Hasil pengabdian, pembudidaya ikan dapat mengaplikasikan teknologi pembuatan pelor sederhana. Hasil analisa kelayakan usaha memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan pembudidaya ikan. Jika sebelum ada teknologi keuntungan pembudidaya ikan sebesar Rp 8.069.600,- per 7.000 ekor lele budidaya, maka setelah adanya teknologi, pendapatan pembudidaya meningkat 23% menjadi Rp 9.962.189,5 per 7.000 ekor lele budidaya selama periode pemeliharaan 3 bulan. Aplikasi teknologi ini memiliki periode pengembalian investasi cukup pendek yaitu 0,4 tahun, nilai pengembalian investasi (ROI) sebesar 245,7%, dan R/C ratio sebesar 1,3 atau lebih dari 1 sehingga usaha pembuatan pakan ini layak dikembangkan. Pembudidayajuga mampu mengelola keuangan secara lebih professional
DISEMINASI TEKNOLOGI PEMBUATAN PAKAN IKAN BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL DAN TEKNOLOGI APLIKATIF SEDERHANA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEUNTUNGAN BAGI PEMBUDIDAYA IKAN DI DESA TUA TUNU,KOTA PANGKALPINANG Eva Prasetiyono; Denny Syaputra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v3i2.152

Abstract

Pakan ikan merupakan permasalahan utama dalam kegiatan usaha bisnis budidaya ikan. Hal ini dikarenakan kebutuhan biaya untuk pembelian pakan ikan menghabiskan 60 – 70% biaya operasional produksi. Kondisi ini berdampak pada menurunnya pendapatan (income) bagi para pembudidaya ikan. Pembudidaya Ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang merupakan pembudidaya ikan yang bergerak dalam kegiatan budidaya ikan air tawar. Selama ini kegiatan budidaya ikan yang dilakukan oleh para pembudidaya terkendala oleh besarnya biaya pakan yang dikeluarkan. Bangka Belitung memiliki potensi perairan laut yang menghasilkan ikan-ikan rucah dalam jumlah yang berlimpah. Ikan rucah harganya murah dan bisa digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan pakan ikan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa pemanfaatan bahan baku lokal berupa ikan rucah untuk dijadikan bahan baku bagi pembuatan pakan ikan dengan menggunakan teknologi sederhana yang aplikatif. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya ikan yang dimiliki oleh para pembudidaya ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang. Hasil dari kegiatan ini yaitu Aplikasi dan desain teknologimampu membantu pembudidaya ikan dalam membuat pakan mandiri. Teknologi yang diterapkan berjalan dengan baik dan membantu mitra pembudidaya ikan dalam mendapatkan keuntungan yang optimal. Biaya produksi untuk pembelian pakan ikan berkurang. Bila dibandingkan dengan pakan pabrik (pakan komersil) terdapat perbedaan yang menunjukan pakan mandiri lebih menguntungkan.
RUMAH PENDIDIKAN DAN REVOLUSI MENTAL UNTUK FAKIR MISKIN DAN ANAK YATIM PIATU GUNA MENCERDASKAN ANAK BANGSA Echo Perdana Kusumah; Maya Yusnita; Nanang Wahyudin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v3i2.153

Abstract

Pendidikan mempengaruhi aspekaspek kehidupan manusia mulai dari segi ahlak, moral, pengetahuan hingga penghidupan seseorang di masa depan. Oleh karena itu pendidikan seharusnya menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan, karena tingkat pendidikan masyarakat sangat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di suatu negara yang berdaulat. Sebagian diantara masyarakat Indonesia mengalami kemiskinan yang cukup memprihatikan sehingga terjadinya mata rantai pendidikan yang terputus. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan IbM (IPTEK bagi Masyarakat), penulis mencoba berinisiatif untuk membuat sebuah wadah pembelajaran yang disebut Rumah Pendidikan dan Revolusi Mental bagi mereka yang kurang beruntung karena tidak memiliki orang tua, putus sekolah karena kekurangan biaya dan sebagai tindakan preventif dalam rangka menurunkan gejala vandalisme dan kriminalisme di Desa Balunijuk, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Rumah Pendidikan dan Revolusi Mental yang penulis sediakan dibuat dengan beberapa kluster kompetensi yang dimiliki oleh peserta dengan jumlah maksimal 20 peserta dan batas waktu efektif dua bulan. Metode observasi lapangan, wawancara dan survei langsung digunakan untuk mendapatkan gambaran deskriptif kualitatif dankuantitatif serta uji Wilcoxon dengan aplikasi SPSS versi 22 untuk mengetahui nilai kemampuan ilmu komputer sebelum dan sesudah pelatihan para peserta. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat perdesaaan dan memberikan kontribusi terhadap literatur pendidikan dalam bentuk publikasi ilmiah.
PENINGKATAN KUALITAS AIR MINUM MENGGUNAKAN PENYARINGAN SEDERHANA BERBASIS LIMBAH CANGKANG SIPUT GONGGONG DI DESA KULUR ILIR KABUPATEN BANGKA TENGAH Eka Sari Wijianti; Nurhadini Nurhadini; Saparin Saparin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v3i2.154

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat desa Kulur Ilir adalah kurang tersedianya sumber air yang memenuhi baku mutu air minum terutama derajat keasaman air (pH) yang rendah yaitu berkisar antara 3,9– 5,6. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat diharapkan dapat membuat dan menggunakan alat penyaringan air sederhana skala rumah tangga untuk memperoleh sumber air yang memenuhi baku mutu air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Metode yang digunakan adalah membuat penyaringan sederhana menggunakan bahan-bahan yang tersedia di desa Kulur Ilir, antara lain : serbuk arang, batu kerikil, pasir pantai, ijuk/sabut kelapa, limbah cangkang siput gonggong yang terdapat di pesisir pantai desa Kulur Ilir. Cangkang siput gonggong dapat meningkatkan pH air karena mengandung kalsium karbonat yang tinggi. Selain itu menggunakan wadah penampungan air sumur dari drum 520 liter. Program ini membuat masyarakat desa Kulur Ilir memperoleh pengetahuan tentang pentingnya mengkonsumsi air minum yang baik untuk kesehatan. Selain itu, masyarakat mengetahui cara pembuatan alat penyaringansederhana. Berdasarkan hasil pengukuran pH air (7-8) dan fisik air (tidak berwarna, tidak berasa dan berbau) sesudah dilakukan penyaringan maka penyaringan sederhana berbasis cangkang siput gonggong dapat meningkatkan kualitas air minum masyarakat yang bersumber dari air sumur. Peninjauan (survey) kembali ke masyarakat diperoleh bahwa masyarakat mengaplikasikan kegiatan yang telah dilakukan.
PEMANFAATAN PERAIRAN SUNGAI TANAH BAWAH MELALUI TEKNOLOGI BUDIDAYA POLIKULTUR BERWAWASAN LINGKUNGAN Khoirul Muslih; Ahmad Fahrul Syarif
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v3i2.155

Abstract

Desa Tanah Bawah memiliki potensi lahan dengan ketersediaan sumber air yang melimpah. Selain dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air baku konsumsi, mandi dan cuci, potensi lahan perairan dapat dioptimalkan untuk pengembangan budidaya perikanan. Budidaya polikultur diharapkan dapat memberdayakan masyarakat serta menjadikan Desa Tanah Bawah berpotensi menjadi desa mandiri pangan dari produksi padi sawah dan hasil perkebunan yang melimpah serta perikanan budidaya. Teknologi budidaya polikultur dinilai ramah lingkungan karena didesain untuk meminimalisir limbah buangan sisa pakan yang tidak termanfaatkan. Daya dukung lingkungan perairan bisa tetap dipertahankan. Selain itu secara hitungan ekonomi, pilihan teknologi budidaya polikultur dengan sistem KJA dinilai sangat menguntungkan karena hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem monokultur. Hasil panen ikan yang berlipat dari dua komoditas yang dibudidayakan (ikan nila dan ikan mas), otomatis akan mendatangkan keuntungan yang berlipat juga walaupun dengan input biaya produksi yang sama, karena efisiensi dan pemanfaatan pakan yang optimal. Pelaksanaan IbM ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat secara signifikan dan dapat berkelanjutan.
APLIKASI KOLAM BUNDAR DAN BIOFLOK PADA PEMBESARAN IKAN LELE DI KELOMPOK REMAJA MASJID PARITPADANG, SUNGAILIAT, BANGKA Ardiansyah Kurniawan; Euis Asriani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v3i2.156

Abstract

Permasalahan umum pada budidaya ikan lele yang juga terjadi pada kelompok pembudidaya ikan di Sungailiat, kabupaten Bangka adalah penekanan biaya produksi dan peningkatan produktifitas. Penekanan biaya produksi dapat meningkatkan pendapatan atau keuntungan dimana harga ikan lele telah terstandart oleh pasar dan memiliki fluktuasi yang rendah sehingga potensi peningkatan pendapatan pada pengelolaan biaya produksi. Penekanan jumlah kematian, pencegahan penyakit, dan percepatan pertumbuhan dapat memberikan pendapatan yang lebih baik bagi pengusaha budidaya ikan. Remaja masjid di Parit Padang, Bangka telahmerintis usaha bersama dalam pembesaran ikan Lele dan bekerjasama sebagai mitra dalam penerapan teknologi kolam bundar dan bioflok. Teknologi kolam bundar dan pemanfaatan bakteri probiotik dalam teknologi bioflok memiliki potensi membantu penyelesaian masalah dengan produktifitas yang tinggi. Kolam bundar dan bioflok meningkatkan kepadatan tebar, menyediakan pakan alami berupa flok, membantu pencernakan ikan dan mempertahankan kualitas air dengan perombakan unsur organik dalam kolam yang berpotensi meningkatkan kadar amonia dalam media budidaya. Penerapan teknologi dilaksanakan secara bersama antara tim UniversitasBangka Belitung dengan kelompok pembudidaya ikan mitra dengan metode demplot melalui tahap penyamaan visi dan teknis program, pembuatan kolam, persiapan bioflok, penebaran benih, pemeliharaan ikan dan monitoring serta evaluasi. Aplikasi teknologi kolam bundar dan bioflok terlaksana dengan kerjasama yang baik dan memberikan pengalaman berbeda dengan teknologi yang telah digunakan sebelumnya dalam pembesaran ikan lele. Penerapan teknologi bioflok meminimalkan pergantian air, proses grading dan dapat diaplikasikan dengan mudah karena tidak membutuhkan lahan yang luas untuk kepadatan yang tinggi.
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI DAN PEMASARAN PRODUK KELOMPOK KERAJINAN PEWTER DI PANGKALPINANG Rodiawan Rodiawan; Firlya Rosa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v3i2.157

Abstract

Kelompok pengrajin pewter di Pangkalpinang telah berdiri sejak tahun 90-an dengan teknologi yang sangat sederhana. Perkembangan kelompok pengrajin tersebut sangat lambat baik dilihat dari teknologi yang digunakan maupun omset yang dikelola. Permasalahan yang dialami oleh para pengrajin adalah bagaimana memproduksi produk kerajinan pewter dengan berbagai motif yang dapat menarik calon konsumen dengan kemampuan produksi yang banyak. Permasalahan lain yang dialami pengrajin adalah bagaimana cara memasarkan produk kerajinan mereka sehingga dapat menarik minat calon konsumen untuk membeli. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan membuat berbagai motif cetakan pewter yang terbuat dari bahan alumunium sedangkan cara memasarkan produk kerajinan pewteradalah dengan mendatangi calon konsumen dengan menawarkan motifmotif yang melambangkan logo institusi, logo produk, ataupun merek dagang. Kegiatan ini dapat membuat berbagai motif cetakan dengan kemampuan produksi yang banyak serta mendapatkan tanggapan yang sangat positif dari calon konsumen
KOPERASI DESA “CARA JITU MEMBANGUN PEREKONOMIAN DESA’’ Wenni Anggita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.158

Abstract

Pedesaan dengan sektor pertanian sebagai komoditas utama memerlukan koperasi unit desa untuk dapat memberikan bimbingan teknis kepada petani yang masih menggunakan teknologi tradisional yaitu dengan mengadakan penyuluhan dan kursus bagi petani. Bimbingan dan penyuluhan bagi para petani sangat dibutuhkan karena untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Dengan adanya hal tersebut diharapkan tujuan akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan bagi petani yang ada wilayah pedesaan. Selain itu juga koperasi desa atau koperasi unit desa diharapkan dapat menjadi lembaga penjamin kesejahteraan petani.Melalui kegiatan pengabdian yang dilakukan Universitas Bangka Belitung dalam hal secara spesifik melalui kegiatan KKN bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro dan Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Komunitas Bangun Desa Indonesia melakukan upaya- upaya pembentukan koperasi bagi desa. Penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat untuk menjelaskan prinsip- prinsip Koperasi serta pentingnya Koperasi Desa.Mahasiswa sebagai kaum mda yang intelektual dan sebagai agent of change seharusnya mempunyai peranan penting dalam masyarakat. Peranan tersebut harus diwujudkandengan sebuah pengaplikasian yang nyata. Kuliah Kerja Nyata XI Universitas Bangka Belitung dibidang tematik yang diselenggarakan di Desa Paya Benua yang merupakan daerah mata pencarian masyarakatnya petani ini bertujuan untuk membangun perekonomian desa melalui “Koperasi’. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi ke masyarakat dan ke sekolah sekitar dan langsung memberikan pendekatan langsung ke masyarakat yang dilaksanakan mulai 20 Juli sampai dengan 24 Agustus 2016.
REVITALISASI HUTAN KOTA SUNGAILIAT BERBASIS PENDIDIKAN Yayuk Apriyanti; Endang S Hisyam
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i1.159

Abstract

Hutan Kota Sungailiat merupakan hutan wisata yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai tempat olahraga, perkemahan dan lomba. Manfaat revitalisasi hutan berbasis pendidikan adalah menghidupkan atau mengembangkan hutan kota sungailiat sebagai daya tarik masyarakat untuk rekreasi dan olahraga sekaligus sarana pembelajaran bagi anak-anak dengan adanya infrastruktur berbasis pendidikan tersebut. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan pengabdian ini yakni berupa pembenahan fisik hutan kota Sungailiat yang berada di kecamatan Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Dengan adanya kegiatan ini, potensi hutan kota sungailiat dapat dimaksimalkan secara menyeluruh terutama dalam aspek tempat wisata serta belajar.

Page 5 of 18 | Total Record : 179


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 2 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 1 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBB Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung More Issue