cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah
ISSN : -     EISSN : 23553324     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan penerapan ilmu dan analisis resiko bencana berdasarkan kondisi geologis, biologis, hidrologis, klimatologis, geografis, sosial budaya, politik, ekonomi dan teknologi. Jurnal Ilmu Kebencanaan dikelola oleh PPs-Unsyiah dan terbuka untuk umum.
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
PERANCANGAN MODEL E-LEARNING PADA MATERI KEPERAWATAN BENCANA TERHADAP ANAKDI AKADEMI KEPERAWATAN TJOET NYA’ DHIENBANDA ACEH Deviana, M. Dirhamsyah, Sri Adelila Sari.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 1, No 2: November 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.693 KB)

Abstract

Abstract: This study, entitled "Designing E-learning model to Content Disaster Nursing Against Children at college of nursing Tjoet Nya’ Dhien Banda Aceh. Aims to design a model of e-learning on the matter of children in disaster nursing students Children at college of nursing Tjoet Nya’ Dhien Banda Aceh by way of e-learning validation by experts. This study is a Research and Development (R D). Methods This study starts from the data collection, naming the site (domain/subdomain), the arrangement of the display, the input content (material), to validate the site. Assessment consists of four components, namely the content, language, and presentation graphics. Whole grain components and assessment is good and fit for use. Feasibility contents we can see the results got a score of 4 (good) as much as 94.44% and a score of 3 (quite) as much as 5.56%. for linguistic got a score of 4 (good) as much as 91.67% and 8.33 remaining% got a score of 5 (very good). For presentation component 73.33% got a score of 4 (good), 13.33% received a score of 5 (very good) and the remaining 13.33% in the category with a score of 3, while sufficient for as much as 41.67% design categories are in categories with a score of 4, and 58.33% were in the excellent category or got a score of 5.Keywords:E-learning, disaster nursing, validity, college of nursing and design Abstrak: Penelitian ini berjudul “Perancangan Model E-learning Pada Materi Keperawatan Bencana Terhadap Anak di Akademi Keperawatan Tjoet Nya’ Dhien Banda Aceh” bertujuan untuk merancang model e-learning pada materi keperawatan bencana terhadap anak pada mahasiswa di Akademi Keperawatan Tjoet Nya’ Dhien Banda Aceh dengan cara validasie-learning oleh paraahli. Penelitian ini bersifat Research and Development (RD). Metode penelitian ini dimulai dari pengumpulan data,  penamaan situs( domain/subdomain), penataan tampilan, input konten(materi), hingga validasi situs. Penilaiannya terdiri dari 4 komponen, yaitu isi, kebahasaan, sajian dan kegrafisan. Seluruh komponen dan butir-butir penilaian adalah baik dan layak digunakan. Kelayakan isi dapat kita lihat hasilnya. mendapat skor 4 (baik) sebanyak 94.44% dan skor 3 (cukup) sebanyak 5.56%. untuk kebahasaan mendapat skor 4 (baik) sebanyak 91.67% dan sisanya 8.33% mendapat skor 5 (sangat baik). Untuk komponen sajian 73.33% mendapat skor 4 (baik), 13.33% mendapat skor 5 (sangat baik) dan sisanya 13.33% dalam kategori cukup dengan skor 3. Sedangkan untuk kategori kegrafisan sebanyak 41.67% berada dalam kategori baik dengan skor 4 dan58.33% berada dalam kategori sangat baik atau mendapat skor 5.Kata kunci: E-learning, keperawatan bencana, validitas, akademi keperawatan dan rancangan
ANALISIS POLA KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MENGGUNAKAN METODE GIS DI KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH TAHUN 2014 Dahrul Fakri, Hermansyah, Nizamuddin.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 2, No 3: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.036 KB)

Abstract

Abstract: Jaya Baru Sub-district is one of the sub-districts in Banda Aceh City with the most cases of dengue hemorrhagic fever (DHF) in 2010. Cases of DHF always fluctuate from year to year so that an accurate and responsive strategy for controlling it is required in order for the cases of DHF to be prevented from reoccurring in the future. This research aims to investigate the case pattern based on sex, occupation, education, age group, distance between residences of DHF patients and the health centre (puskesmas), and the level of vulnerability of the villages in which DHF spread out from 2012-2014. The research design employed a qualitative descriptive approach. The research population was all DHF patients in 2014 totalling 24 respondents from 9 villages. The type of data used was primary data obtained from the questionnaire distributed to the respondents and secondary data from related governmental institutions conducted from 04 to 31 May 2015. The analysis of data by using the Geographic Information System (GIS) method shows that 50% are males and the other 50% females; 33% work and 67% do not work; 33% are senior high school graduates; most of the respondents belong to the age group of 13 to 55 years; the nearest patients’ residence with health centre is 60 metres away and the farthest one is 2737 metres away. Regarding the level of endemicity of the villages from the years of 2012-2014, it was found that 6 villages were DHF endemic and three villages were sporadic. There is a need for the mapping in spatial form showing the spread of DHF in Jaya Baru Sub-district Banda Aceh in order to enable to visually show the spread of DHF which can have an important role in controlling DHF.Keywords: Case pattern, Geographic Information System, DHF. Abstrak: Kecamatan Jaya Baru merupakan salah satu kecamatan di Kota Banda Aceh dengan kasus Demam Berdarah Dengue tertinggi pada tahun 2010. Kasus DBD selalu fluktuatif dari tahun ke tahun sehingga diperlukan strategi penanggulangan yang tepat dan cepat sehingga kasus DBD dapat dicegah dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kasus berdasarkan jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, kelompok usia, jarak tempat tinggal penderita dengan puskesmas dan tingkat kerawanan desa yang terjangkit DBD dari tahun 2012-2014. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi penelitian adalah seluruh penderita DBD tahun 2014 yang berjumlah 24 responden yang tersebar di 9 gampong. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui hasil penyebaran kuesioner pada responden penelitian dan data sekunder dari instansi terkait yang dilakukan dari tanggal 04-31 Mei 2015. Analisis data menggunakan metode Sistem Informasi Geografis (SIG) menunjukkan bahwa 50% berjenis kelamin laki-laki dan 50% wanita, 33% bekerja dan 67% tidak bekerja, 33% berlatar belakang pendidikan SMA, kelompok usia paling banyak pada usia 13-55 tahun, jarak tempat tinggal dengan puskesmas terdekat 60 meter dan terjauh 2737 meter. Tingkat endemisitas gampong dari tahun 2012-2014 di dapatkan enam gampong endemis terhadap DBD dan tiga gampong sporadis. Perlu adanya peta sebaran DBD dalam bentuk spasial di Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh agar dapat menjelaskan secara visual mengenai penyebaran DBD yang menjadi peranan penting dalam penanggulangan DBD.Kata Kunci: Pola Kasus, Sistem Informasi Geografis, DBD.
ANALISIS TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN MEUREBO KABUPATEN ACEH BARAT Saifuddin, Indra, Hermansyah.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 2, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.762 KB)

Abstract

Abstract: West Aceh District, particularly the Meureubo subdistrict, is one area that often experienced floods. Various trainings and socializations have been conducted by the Regional Disaster Management Agency (BPBD) as well as the stakeholders in improving community preparedness. The objective of this study was to determine the level of community preparedness in facing disastrous floods in Meureubo subdistrict in West Aceh district. This study used multiple linear regression design of quantitative approach that had been carried out in June 2015. The population of this study was the society of Meureubo subdistrict of West Aceh district; consisting of 3 villages (Gampong), namely Pasie Mesjid village, Ranto Panyang Barat village and Pulo Teungoh village, with a total of 509 householders, while the chosen sample was 85 people who had experienced floods disaster. The results showed that the level of public knowledge in dealing with floods disaster is not good (65.9%) and good (34.1%). The majority of respondents’ attitude is negative, as many as 53 people (62.3%), and the level of preparedness of the majority of respondents is less prepared (39%). The statistical results obtained showed that there is a significant influence between knowledge (p = 0.001) and attitude (p = 0.003). It can be concluded that the level of community preparedness in dealing with flood disaster in Meureubo subdistrict is considered less prepared due to the influences of both attitude and knowledge towards the community preparedness in dealing with floods. Therefore, the measures and strategies to improve the public knowledge and build the positive attitude of the society in dealing with flood disaster are necessary to be conducted sustainably.Keywords : :knowledge, attitude, preparedness, and floods Abstrak: Kabupaten Aceh Barat khususnya Kecamatan Meureubo merupakan salah satu daerah yang sering terjadi banjir. Berbagai pelatihan dan sosialisasi telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun stakeholder dalam peningkatan kesiapsiagan di masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan desain Regresi Linear Berganda yang menggunakan pendekatan kuantitatif, dilaksanakan pada bulan Juni 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat yang terdiri dari 3 Gampong yaitu Gampong Pasie Mesjid, Ranto Panyang Barat dan Pulo Teungoh dengan jumlah kepala keluarga 509 KK, dengan besar sampel sebanyak 85 orang yang mengalami banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir adalah kurang baik (65,9%) dan baik (34,1%) , sikap responden mayoritas negatif yaitu sebanyak 53 orang (62,3%),  dan tingkat kesiapsiagaan mayoritas kurang siap (39%),. Hasil statistik diperoleh ada pengaruh yang bermakna antara pengetahuan (p=0,001), dan sikap (p=0,003). Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Kecamatan Meureubo masih kurang siap karena antara sikap dan pengetahuan ada pengaruh terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, untuk itu dibutuhkan langkah-langkah dan strategi dalam peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap positif masyarakat secara berkelanjutan.Kata kunci : pengetahuan, sikap, kesiapsiagaan, dan banjir
HUBUNGAN SIKAP TENTANG REGULASI, PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PEMERINTAH ACEH TAHUN 2013 Bukhari, Mudatsir, Sri Adelila Sari.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 1, No 2: November 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.657 KB)

Abstract

Abstract: Hospitals are included in the group vulnerable to disasters that it is necessary to determine how attitudes of regulation, knowledge and attitudes of nurses are related to earthquake preparedness. The purpose of this study was to determine the relationship of regulation, knowledge and attitudes to disaster preparedness in the Regional Public Service Agency (BLUD) of Ibu dan Anak Hospital. This study used quantitative research, with cross-sectional study method. The population of this study was all nurses in BLUD of Ibu dan Anak Hospital of Aceh Government. Samples were collected by using purposive sampling technique with total samples of 74 people. The variables of this study consists of independent variables were attitudes of regulation, knowledge, attitudes of nurses and dependent variable was earthquake disaster preparedness. The results showed that the value of c2-count (regulation=8.644, knowledge=10.014, attitude=13.682) c2-tabel (3.841). It could be concluded that there was a relationship between regulation, knowledge and attitudes to the earthquake disaster preparedness in BLUD of Ibu dan Anak Hospital of Aceh Government.Keywords: regulation, knowledge, attitude, preparedness, and earthquakeAbstrak: Rumah sakit termasuk dalam kelompok rentan terhadap bencana maka dipandang perlu untuk mengetahui bagaimanakah sikap tentang regulasi, pengetahuan dan sikap perawat berhubungan dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan sikap tentang regulasi, pengetahuan dan sikap perawat terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Ibu dan Anak. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif, dengan metode cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di BLUD Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh, pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 74 orang, variabel penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu sikap tentang regulasi, pengetahuan, sikap perawat  dan variabel dependen kesiapsiagaan bencana gempa bumi, selanjutnya data di analisis menggunakan chi-kuadrat.  Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai x2 hitung untuk sikap tentang regulasi adalah 8.644, pengetahuan 10,014 dan sikap perawat 13.682 dari x2 tabel (3,841) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara sikap tentang regulasi, pengetahuan dan sikap perawat terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi di BLUD Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh.Kata kunci : regulasi, pengetahuan, sikap,  kesiapsiagaan,  gempa bumi
DESAIN SISTEM KOMANDO DAN KOMUNIKASI DALAM MENGHADAPI BENCANA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Yennizar, Hermansyah, Dirhamsyah.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 2, No 2: Mei 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.938 KB)

Abstract

Abstract: Abstract: The system of command and communication are two important elements in the Hospital Disaster Plan. dr. Zainoel Abidin Banda Aceh is the organ of Aceh Disaster Management Agency. The aim of research is to get the system of command and communication systems as well as creating a standard operating procedure in disaster management in RSUDZA Banda Aceh. which is carried out for 4 months. This study is a Research and Development with the implementation stages: analysis of the potential and problems, data collection, design of structures, design validation, revision of the structure and the final result. Research issues through interviews to policy makers and direct field observations to design systems of command and communication systems in disaster management. Design validation conducted by Focus Group Discussion on the policy makers and experts in disaster. This research has resulted in the design of the command system, communication systems and standard operating procedures in RSUDZA. Evaluation of these systems needs to be done konstijensi Plan and drill so it can test the design perfection. This result has been agreed to be implementedinthehospital. Keywords: hospital disaster plan, command system, communications system. Abstrak: Sistem komando dan komunikasi merupakan dua elemen penting dalam Hospital Disaster Plan. RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh merupakan satu organ dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh. Tujuan penelitian untuk mendapatkan sistem komando dan sistem komunikasi serta membuat standar prosedur operasional dalam penanggulangan bencana di RSUDZA Banda Aceh. yang dilakukan selama 4 bulan. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan tahapan pelaksanaannya:  analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain stuktur, validasi desain, revisi struktur dan hasil akhir. Penelitian masalah dilakukan melalui wawancara kepada pengambil kebijakan dan observasi lapangan langsung untuk mendesain sistem komando dan sistem komunikasi dalam penanggulangan bencana. Validasi desain dilakukan dengan Focus Group Discussion terhadap pengambil kebijakan dan beberapa pakar kebencanaan. Penelitian ini telah menghasilkan desain sistem komando, sistem komunikasi dan standar prosedur operasional di RSUDZA. Evaluasi sistem ini perlu dilakukan konstijensi Plan dan drill sehingga dapat di uji kesempurnaan desain. Hasil ini telah disepakati untuk dapat diimplementasikan di rumah sakit.Kata kunci: hospital disaster plan, sistem komando, sistem komunikasi.
KAJIAN PEMETAAN KAWASAN RISIKO GEMPA BUMI DI KABUPATEN ACEH TENGAH Mahdi Anzala, Eldina Fatimah, Nazli Ismail.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 2, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.522 KB)

Abstract

Abstract: The earthquake that occurred on July 2nd, 2013 is the base of background on this study. The methodology used in this research is qualitative methods and techniques is made by the method of weighing and scoring of the parameters analyzed, whereas data obtained a secondary data collected from various sources such as government and other organizations. In conducting the study area mapping earthquake risk index takes some analysis to produce a map of earthquake risk. Index of threats are analyzed to obtain the map of threat, vulnerability index to get a map of vulnerability, and capacity indices to obtain the map capacity. The three indexes continued analysis by overlaying process analysis using ArcGIS software. Raster calculator process is then performed to produce a map of earthquake risk. From the analysis, the result for the earthquake risk maps for the districts of Aceh Central region shows an area of 178.541 ha (37.69%) identified with moderate risk and covering 257.975 hectares (54.46%) identified with high risk. There is an area of 40.094 hectares (7.83%) were not affected or the area is very low on the total area of Central Aceh district..Keywords : threats, vulnerabilities, capacities, risks, ArcGIS, Central AcehAbstrak: Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 2 Juli 2013 menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan teknik yang dilakukan yaitu dengan metode pembobotan dan skoring terhadap parameter-parameter yang dianalisis, sedangkan data yang diperoleh merupakan data sekunder yang dikumpulkan dari berbagai sumber baik pemerintahan maupun organisasi lainnya. Dalam melakukan kajian pemetaaan kawasan risiko gempa bumi dibutuhkan beberapa analisis indeks agar menghasilkan peta risiko gempa bumi. Indeks yang dianalisis yaitu indeks ancaman untuk mendapatkan peta ancaman, indeks kerentanan untuk mendapatkan peta kerentanan, dan indeks kapasitas untuk mendapatkan peta kapasitas. Ketiga indeks tersebut dilakukan analisis lanjutan dengan proses tumpang susun analisis dengan menggunakan software Arcgis. Selanjutnya dilakukan proses raster calculator agar menghasilkan peta risiko bencana gempa bumi. Dari analisis yang dilakukan, diperoleh peta risiko gempa bumi untuk kawasan kabupaten Aceh tengah menunjukkan seluas 178.541 hektar (37,69 %) teridentifikasi dengan risiko sedang dan seluas 257.975 hektar (54,46 %) teridentifikasi dengan risiko tinggi. Terdapat seluas 40.094 hektar (7,83 %) area yang tidak terdampak atau sangat rendah dari total luas keseluruhan kabupaten Aceh Tengah.Kata kunci : ancaman, kerentanan, kapasitas, risiko, Arcgis, Aceh Tengah
IDENTIFIKASI KESIAPSIAGAAN KOMUNITAS SEKOLAH SMA NEGERI 2 KLUET UTARA DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI Fadli Suhada, Khairuddin, M. Dirhamsyah.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 1, No 2: November 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.538 KB)

Abstract

Abstract: This study identifies the preparedness and awareness of State Senior High School (SMAN) 2 Kluet Utara community members including the facilities and infrastructures towards the earthquake and tsunami disaster. It is a qualitative descriptive and quantitative research. The population of this study is all community members of SMAN 2 Kluet Utara consisting of the principal, deputy of principal, head of administration, administration staff, teachers, school guard, canteen waiters, school committee, and students. From the population, 41 people were selected as sample. Data were collected by distributing questionnaires to the respondents and documentation. Data were analyzed by counting the questionnaires distributed to the school community members by using the percentage formula. Based on the data analysis, it revealed  that the knowledge and preparedness of SMAN 2 Kluet Utara community members towards the earthquake and tsunami disaster has been categorized as good. The average score of school community knowledge towards the disaster was 61.41%, and preparedness average score was 59.98%. It also showed that the facilities and infrastructures in encountering the earthquake and tsunami disaster of the school have been good. Now the school has the telephone lines  and internet connection. However, it does not have safe haven.Keywords : Knowledge, preparedness, facilities, Disaster Preparedness School.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan dan pengetahuan komunitas SMA Negeri 2 Kluet Utara terhadap bencana gempa bumi dan tsunami, mengetahui kesiapsiagaan sarana dan prasarana komunitas SMA Negeri 2 Kluet Utara terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Populasi yang dipakai dalam penelitian ini adalah seluruh komunitas sekolah SMA Negeri 2 Kluet Utara yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala tata usaha dan staf, guru, penjaga sekolah, penjaga kantin, komite sekolah dan murid. Sampel penelitian diambil sebanyak 41 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada responden serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan menghitung kuesioner yang dibagikan kepada komunitas sekolah dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis data dapat dijelaskan bahwa pengetahuan dan kesiapsiagaan komunitas sekolah SMA Negeri 2 Kluet Utara terhadap bencana gempa bumi dan tsunami sudah termasuk kategori baik. Dengan nilai rata-rata pengetahuan komunitas sekolah terhadap bencana adalah 61,41%, dan rata-rata kesiapsiagaan 59,98%, serta sarana dan prasarana dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami sekolah tersebut juga sudah memiliki saluran telepon dan jaringan internet, namun belum ada tempat terlindung.Kata kunci : Pengetahuan, kesiapsiagaan, Sarana, Sekolah Siaga Bencana.
ANALISIS PENDATAAN DAN PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH KOTA BANDA ACEH TERHADAP PENGGUNAAN ALAT SIAGA BENCANA GEMPA BUMI Putri, Nyak Amir, Alamsyah.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 2, No 3: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.754 KB)

Abstract

Abstract: The aim of this research is to find out whether some schools in Banda Aceh have the disaster equipments and to ensure that students understanding in using the equipments. The research method used is a survey that be applied in the sample schools and to find out the available of disaster equipment in those schools. The research subjects are the students from each schools, was taken 10%. The instruments used are observation sheets to accumulate the disaster equipments and questionnaires as some questions that used is used to know to what extend the students’ understanding about the ways of using. The test instruments became as interview guildelines and observation forms. The data analysis used in this research is qualitative statistic descriptive techniques with the average formula. The result research showed that most of schools in Banda Aceh have not the appropriate disaster equipments,the lack of students’ understanding toward the equipment, furthermore, most of students have not seen the equipments yet. These are result from the interview process.Keywords : disaster equipment, preparedness, earthquake                                                      Abstract: Penelitian dengan judul “Analisis Pendataan dan Pemahaman Siswa Sekolah Kota Banda Aceh Terhadap Penggunaan Alat Siaga Bencana Gempa Bumi” bertujuan untuk mengetahui apakah peralatan siaga bencana telah dimiliki oleh sekolah-sekolah di Kota Banda Aceh serta untuk mengukur pemahaman siswa terhadap penggunaan alat siaga bencana gempa bumi. Metode penelitian ini berbentuk survey pada sekolah yang menjadi sampel penelitian untuk melihat jenis alat siaga bencana yang ada. Subjek penelitian adalah siswa siswi dari setiap sekolah, diambil 10% dari total jumlah siswa secara keseluruhan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk mendata alat siaga bencana dan angket berupa pertanyaan yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap penggunaannya. Instrument tes berupa pedoman wawancara dan format observasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik statistik deskriptif kualitatif dengan rumus rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh sekolah di Kota Banda Aceh tidak memiliki peralatan siaga bencana yang lengkap, pemahaman siswa terhadap penggunaan alat siaga bencana juga sangat minim, bahkan banyak diantara siswa yang tidak pernah melihat langsung alat siaga bencana. Hal ini dibuktikan oleh hasil wawancara yang diajukan kepada siswa.Kata Kunci: Alat Siaga Bencana, Kesiapsiagaan, Gempa Bumi.
HUBUNGAN SIKAP TENTANG REGULASI, PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PEMERINTAH ACEH TAHUN 2013 Bukhari, Mudatsir, Sri Adelila Sari.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 2, No 2: Mei 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.158 KB)

Abstract

Abstract: Hospitals are included in the group vulnerable to disasters that it is necessary to determine how attitudes of regulation, knowledge and attitudes of nurses are related to earthquake preparedness. The purpose of this study was to determine the relationship of regulation, knowledge and attitudes to disaster preparedness in the Regional Public Service Agency (BLUD) of Ibu dan Anak Hospital. This study used quantitative research, with cross-sectional study method. The population of this study was all nurses in BLUD of Ibu dan Anak Hospital of Aceh Government. Samples were collected by using purposive sampling technique with total samples of 74 people. The variables of this study consists of independent variables were attitudes of regulation, knowledge, attitudes of nurses and dependent variable was earthquake disaster preparedness. The results showed that the value of c2-count (regulation=8.644, knowledge=10.014, attitude=13.682) c2-tabel (3.841). It could be concluded that there was a relationship between regulation, knowledge and attitudes to the earthquake disaster preparedness in BLUD of Ibu dan Anak Hospital of Aceh Government.Keywords: regulation, knowledge, attitude, preparedness, and earthquake Abstrak: Rumah sakit termasuk dalam kelompok rentan terhadap bencana maka dipandang perlu untuk mengetahui bagaimanakah sikap tentang regulasi, pengetahuan dan sikap perawat berhubungan dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan sikap tentang regulasi, pengetahuan dan sikap perawat terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Ibu dan Anak. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif, dengan metode cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di BLUD Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh, pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 74 orang, variabel penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu sikap tentang regulasi, pengetahuan, sikap perawat  dan variabel dependen kesiapsiagaan bencana gempa bumi, selanjutnya data di analisis menggunakan chi-kuadrat.  Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai x2 hitung untuk sikap tentang regulasi adalah 8.644, pengetahuan 10,014 dan sikap perawat 13.682 dari x2 tabel (3,841) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara sikap tentang regulasi, pengetahuan dan sikap perawat terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi di BLUD Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh.Kata kunci : regulasi, pengetahuan, sikap,  kesiapsiagaan,  gempa bumi
IDENTIFIKASI KERENTANAN LINGKUNGAN DAN KERENTANAN EKONOMI WILAYAH DARI RISIKO BENCANA BANJIR ROB DI KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Asrul Indra, Nazli Ismail.
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 1, No 2: November 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.922 KB)

Abstract

Abstract: Baitussalam subdistrict of Aceh Besar is one of areas possessed vulnerability on tidal flooding or coastal flooding, especially on villages directly bordered with the sea. The occurrence of coastal flooding affects the economy sectors of the community, in which the productive areas of this community are inundated. This study aims at finding out the level of environmental and economic vulnerability of coastal communities in Baitussalam sub-district towards the risk of coastal flooding threat. This study used descriptive qualitative approach with interview and questionnaires techniques to obtain the data through the perspective with the strategies that are interactive and flexible. Data resource of this research consisted of primary data (field research) and secondary data (library research). The data analysis results showed that the degree of the environment vulnerability of Baitussalam subdistrict is included in the low class with a value of 0.294, while the degree of the economic vulnerability of Baitussalam subdistrict is included in the moderate class with a value of 0.528. In the efforts of reducing the level of economic vulnerability, the effective steps and strategies in managing land use both structural and nonstructural are needed. Keywords : Economic vulnerability, Risks, Coastal Flooding Abstrak: Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar merupakan salah  kecamatan yang rentan terhadap bencana banjir pasang surut atau banjir rob, terutama pada gampong-gampong yang berhadapan langsung dengan laut. Banjir rob yang terjadi mempengaruhi sektor perekonomian masyarakat, dimana lahan-lahan produktif masyarakat ikut tergenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui tingkat  kerentanan lingkungan dan kerentanan ekonomi masyarakat pesisir Kecamatan Baitussalam akibat risiko ancaman banjir rob. Penelitian ini menggunakan metodedescriptive kualitatif dengan teknik interview serta quesioner untuk mendapatkan data melalui perspektif dengan strategi-strategi yang bersifat interaktif dan fleksibel.Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer (field research) dan data sekunder (library research). Hasil analisis data menunjukkan bahwakelas kerentanan lingkungan termasuk dalam kelas rendah dengan nilai 0,294 dan untuk kerentanan ekonomi termasuk dalam kelas sedang dengan nilai 0,528. Untuk mengurangi kerentanan lingkungan dan kerentanan ekonomi di Kecamatan Baitussalam dibutuhkan langkah-langkah dan strategi-strategi yang efektif dalam pemanfaatan lahan baik secara struktural maupun nonstruktural.Kata kunci: Kerentanan ekonomi, Risiko, Banjir Rob.a