cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jinopfkip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran)
ISSN : 24431591     EISSN : 24600873     DOI : 10.2229.
Core Subject : Education,
JINoP acts as medium of publicating the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in teaching and learning process.
Arjuna Subject : -
Articles 347 Documents
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Biologi UMM Melalui Lesson Study Sri Wahyuni; Roro Eko Susetyorini; Roimil Latifa
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): November 2015
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2571

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendiskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui kegiatan lesson study  serta menemukan Best Practices pembelajaran melalui pelaksanaan lesson study. Metode penelitian ini adalah diskriptif dengan menerapkan  lesson study dengan langkah Plan-Do-See (4 Siklus). Lesson Study dilakukan oleh kelompok dosen Prodi Pendidikan Biologi UMM, pada matakuliah Mikrotehnik dan Embriologi dengan menerapkan pembelajaran proyek dan Two Stay Three Stray pada mahasiswa Semester VI Angkatan 2011. Subyek penelitian mahasiswa program studi pendidikan biologi sem  VI yang berjumlah 30 orang pada tahun ajaran 2013-2014 yang menempuh matakuliah mikroteknik dan embriologi. Parameter kemampuan berfikir kritis meliputi:kejelasan (clarity), tingkat akurasi (accuracy) presisi (precision), relevansi (relevance), logika berpikir yang digunakan (logic), keluasan sudut pandang (breadth) kedalaman berpikir (depth), kejujuran (honesty)tetap, kelengkapan informasi information) dan bagaimana implikasi dari solusi yang dikemukakan (implication).Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan pembelajaran proyek pada matakuliah Mikroteknik dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis sebesar 18,5%. Sedangkan penerapan pembelajaran Two Stay Three Stray pada matakuliah Embriologi dapat meningkatkan berfikir kritis sebesar 15%. Best practices Kegiatan Lesson Study di Prodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang adalah adanya kekompakan dan semangat kerja tim dosen dan mahasiswa dalam pemecahan masalah pada matakuliah Mikroteknik dan Embriologi, serta adanya perubahan paradigma pada diri dosen dari teaching menjadi learning. Kata kunci: Lesson study, Kemampuan berfikir kritis, Pembelajaran inovatif  (Pembelajaran Proyek, Two Stay-Two Stray)
Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dengan Pendekatan Pengajuan Soal Pada Materi Peluang di SMK Negeri 2 Kediri Titin Rustini
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): November 2015
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2572

Abstract

AbstrakPelajaran matematika bagi sebagian siswa merupakan pelajaran yang sulit, tidak menyenangkan atau kadang menakutkan, sehingga siswa tidak termotivasi untuk belajar matematika secara mendalam. Siswa perlu diberikan suatu tugas dimana siswa sendiri yang akan membuat soal dan menyelesaikannya sendiri, sehingga soal yang mereka buat dan selesaikan menjadi soal yang lebih bermakna bagi mereka. Salah satu model pembelajaran yang digunakan untuk mencapai hasil yang diinginkan adalah pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan pengajuan soal.Tujuan dari penelitian adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan pengajuan soal yang baik untuk materi teori peluang dan mendeskripsikan keefektifan pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan pengajuan soal pada materi teori peluang. Penelitan ini dilakukan dengan jenis pengembangan dengan data diperoleh melalui angket, observasi dan tes. Semua data dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dengan mengadopsi kesembilan unsur model desain sistem pembelajaran Kemp, diperoleh perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan pengajuan soal yang baik yaitu memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif pada materi peluang, (2) pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan pengajuan soal efektif untuk mengajarkan materi peluang di SMKN 2 Kediri karena memenuhi empat indikator yaitu ketuntasan hasil belajar secara klasikal sebesar 87%, aktivitas siswa untuk setiap kategori berada dalam kriteria waktu ideal, respons siswa positif, dan nilai rata-rata kemampuan guru mengelola pembelajaran untuk setiap RPP berkategori baik dan sangat baik. Kata Kunci: kooperatif tipe STAD, pengajuan soal, teori  peluang.         Abstract         Mathematics for some students is a difficult subject, unpleasant or scary sometimes, so that students are not motivated to learn mathematics in depth. Students need to be given an assignment in which the students themselves who will create their own problems and solve them, so that they make matter and resolve the matter more meaningful for them. One model of learning that is used to achieve the desired result is STAD cooperative learning with problem posing approach. This research was conducted with the type of development with the data obtained through questionnaires , observations and tests . All data were analyzed descriptively The purpose of the research is to produce devices STAD cooperative learning with problem posing approach about the probability theory is good and effectiveness of STAD cooperative learning with problem posing approach about the probability theory.The results showed that ( 1 ) by adopting the nine elements of the design model of learning systems Kemp , produce device the STAD cooperative learning with problem posing approach  that is good  meets the criteria of a valid , practically and effective on  opportunities theory , ( 2 ) the STAD cooperative learning with problem posing approach effective  for teaching about probability theory at SMK 2 Kediri because it meets the four indicators , namely mastery of learning outcomes in the class is 87 % , the activity of students for each category  within the ideal time criteria , student response is positive, and the average value of the teacher 's ability to manage the learning each lesson plan categorized well and very well . Keywords: the STAD cooperative learning, problem posing, probability
Penerapan Lesson Study pada Matakuliah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMM Sugiarti FKIPUMM; Purwati Anggraini; Ekarini Ekarini Saraswati
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): November 2015
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2603

Abstract

ABSTRAKTujuan lesson study ini (1) mendeskripsikan penerapan lesson study untuk meningkatkan soft skill mahasiswa dalam mata kuliah Penelitian Tindakan Kelas, (2) peningkatan kemandirian cara belajar mahasiswa baik di luar kelas maupun di dalam kelas, (3) peningkatan proses pembelajaran yang mengakomodasi kepentingan mahasiswa yang bervariasi, (4) Peningkatan iklim belajar yang kondusif bagi mahasiswa dengan cara asah, asih dan asuh, (5) mengungkapkan praktik baik  (best practices) yang dilakukan dosen dan mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung.Lesson study dilaksanakan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada matakuliah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mulai 2 Juni 2014-13 Juni 2014. Satu siklus lesson study terdiri atas perencanaan (plan), tindakan (do), dan refleksi (see). Pembelajaran ini dibagi dalam empat siklus. Mahasiswa yang menempuh matakuliah PTK terlibat dalam kegiatan lesson study sebagai subjek pembelajaran. Target akhir dalam pembelajaran ini adalah mahasiswa dapat meningkatkan keterampilannya dalam menyusun proposal PTK.Hasil yang dicapai adalah (1) lesson study dilakukan dengan model pembelajaran cooperatif learning untuk meningkatkan soft skill mmahasiswa, (2) kemandirian belajar mahasiswa dapat terlihat dalam sesi diskusi dan ada proses saling asah, asih, dan asuh, (3) mahasiswa lebih bersemangat dan berkonsentrasi dengan adanya pengisian lembar kerja mahasiswa pada setiap proses pembelajaran dan adanya pendekatan khusus dari dosen pengampu mata kuliah, (4) ada proses saling asah, asih, dan asuh dalam proses pembelajaran, (5) ada proses menyusun perencanaan pembelajaran secara bersama-sama oleh tim pengajar, saling memberi koreksi antar kolega, dan proses evaluasi pembelajaran yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Kata kunci: lesson study, soft skill, PTK. ABSTRACTThe purpose of lesson study is (1) describe the application of lesson study to improve the soft skills of students in the subject of a Class Action Research, (2) increase the independence of the way of student learning well beyond the classroom and in the classroom, (3) improvement of the learning process that accommodates the interests of students varied, (4) Improved climate conducive to student learning by way of sharpening, and foster compassion, (5) reveal good practices (best practices) carried lecturers and students during the learning process.Lesson study conducted in Prodi Language and Literature Indonesia in the course of classroom action research (PTK) from 2 June 2014-13 June 2014. One lesson study cycle consists of planning (plan), action (do) and reflection (see). Learning is divided into four cycles. Students who take a course PTK engage in lesson study as a subject of learning. The final target in this study is the students can improve their skills in preparing proposals PTK.The results achieved are: (1) lesson study conducted by the learning model cooperative learning to improve soft skills mmahasiswa, (2) independence of student learning can be seen in the discussion session and a process of mutual grindstones, compassion, and custody, (3) students more excited and concentrate with the charging worksheets students at all learning process and the particular approach of the lecturer of the course, (4) a process of mutual grindstones, compassionate, and foster the learning process, (5) there is the process of planning the learning jointly by teaching team, giving each correction among colleagues, and learning evaluation process involving faculty and students. Keywords: lesson study, soft skills, Classroom Action Research
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Prosedur Kompleks Melalui Model Pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division) Pada Kelas X-IPA 3 SMAN Candipuro Lumajang Anis Dwi Winarsih
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): November 2015
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2604

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil  belajar  siswa pada mata pelajaran  bahasa Indoneisa Teks Prosedur Kompleks dengan menggunakan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division). Penelitian ini dilaksanakan di SMAN Candipuro Lumajang dengan  menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian ini berupa observasi aktivitas guru,  aktivitas siswa dan kemampuan mengerjakan soal dalam bahasa Indonesia tentang Teks Prosedur Kompleks. Data Penelitian bersumber pada peserta didik kelas X-IPA 3 dan observer yang melaksanakan penelitian di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division) terlaksana dengan baik sesuai dengan sintak pembelajaran yang  direncanakan. Kemampuan setiap siswa dalam belajar dan mengajarkan materi/pokok bahasan kepada temannya yang lain dalam kelompok dapat berlangsung dengan baik, sehingga temannya mampu untuk memahami dan memecahkan masalah bahasa Indonesia Teks Prosedur Kompleks dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan prosentase belajar siswa dalam menulis teks prosedur kompleks dari 30% menjadi 83,3%. Kata Kunci: Kemampuan menulis, teks prosedur kompleks, model pembelajaran STAD
Peningkatan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Listening Materi Part of Speech Text Narative melalui Audio Lingual Method Siswa SMA Muhammadiyah I Malang Yuni Lestari
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): November 2015
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2605

Abstract

Kondisi kemampuan menulis puisi siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah I Malang yang masih rendah. Hasil observasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa terhadap materi part of speech pada text narative pelajaran listening masih rendah. Permasalahanya adalah bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan audio lingual method untuk meningkatkan kemampuan mengerjakan soal part of speech pada soal narative pelajaran listening siswa pada tahap pramengerjakan, mengerjakan, dan pascamengerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan hasil belajar siswa SMA Muhammadiyah I Malang pada mata pelajaran listening materi part of speech pada text narative melalui audio lingual method  dengan menggunakan audio lingual method.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Rancangan yang diterapkan adalah tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan di kelas SMA Muhammadiyah I Malang, sedangkan subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI  SMA Muhammadiyah I Malang sebanyak 23 siswa.  Data penelitian ini berupa perilaku siswa serta skor siswa dalam proses pembelajaran mengerjakan materi part of speech pada text narative pelajaran listening dengan menerapkan audio lingual method. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif untuk mengetahui hasil peningkatan belajar siswa SMA Muhammadiyah I Malang pada mata pelajaran listening materi part of speech pada text narative melalui audio lingual method.Pembelajaran dengan menggunakan audio lingual method dapat meningkatkan belajar siswa SMA Muhammadiyah I Malang pada mata pelajaran listening materi part of speech pada text narative melalui audio lingual method , hal itu dapat dilihat dalam keberhasilan siswa siswa secara individu. Pada siklus I dengan kualifikasi cukup,  siklus II kemampuan siswa dalam mengerjakan materi part of speech pada text narative pelajaran listening dengan kualifikasi baik.  Kata kunci: Listening materi part of speech, text narative, audio lingual method, Tindakan Kelas.
Desain Pembelajaran Statistika Menggunakan Konteks Mal di Kelas V Apriana Surya
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): Mei 2016
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v2i1.2624

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menghasilkan lintasan belajar untuk membantu siswa dalam pembelajaran statistika menggunakan konteks mal di kelas V. Penelitian ini berdasarkan PMRI yang dikaitkan dengan pembelajaran tematik integratif Kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah design research type validation study yang bertujuan untuk membuktikan teori-teori pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SD Islam Az-Zahrah Palembang dengan melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 24 siswa. Aktivitas-aktivitas pembelajaran yang dilakukan siswa meliputi: 1) membuat turus, 2) menggambar dan menyusun toko baju, 3) memotong dan menyambung batang, 4) menentukan banyak toko baju anak yang sering terdapat di setiap lantai mal, menata ulang susunan toko baju di setiap lantai mal, menentukan toko baju yang terbanyak dan paling sedikit di setiap lantai mal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui serangkaian aktivitas yang telah dilakukan membantu siswa dalam pembelajaran statistika. Kata kunci: statistika; mal; pendekatan PMRI; design research.  AbstractThis research is used to help the fifth grade of elementary school statistic easily through mall conteks. It is based on PMRI which is connected to the learning integrative 2013 curriculum. It is used design research type validation study methodology to prove learning theories. This research involved 24 students os Az-Zahrah Palembang in fifth grade level. The students did some activities like (1) making tally (2) drawing and arranging the clothes store (3) cutting and connecting bar chart (4) deciding the clothes stores which is attended in every floor, re arranging the clothes stores every floor, deciding which mall is less and more every floor. And the result shown that by doing same activities above able to help the students in learning statistics. Key words: statistics; mall; PMRI approaching; design research.
Analisis Rencana Pembelajaran Guru Matematika di Madrasah Aliyah Bilingual Batu Baiduri Baiduri
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): Mei 2016
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v2i1.2625

Abstract

AbstrakTujuan dari makalah ini adalah menganalisis rencana pembelajaran (RPP) guru matematika di Madrasah Aliyah Bilingual Batu, khusunya pada kegiatan inti proses pembelajaran yang akan dilakukan.  Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk maksud tersebut. Seorang guru matematika kelas X dijadikan subjek. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan focus group discussion serta dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis memperlihatkan bahwa komponen RPP yang disusun oleh guru sesuai dengan permendikbud Nomor 81A tahun 2013. Pada komponen inti kegiatan pembelajaran guru sudah menggunakan berbagai model, metode dan pendekatan sebagai upaya meningkatkan keterlibatan peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Kata Kunci: Rencana pembelajaran, kegiatan pembelajaran, matematika.
Pengaruh Pelaksanaan Program Pengurangan Risiko Bencana Terintegrasi Menggunakan Model Problem Based Learning Berbasis ICT Bagi Siswa Kelas IV SD IT IQRA’ 1 di Kota Bengkulu Endang Widi Winarni
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 2 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v2i2.2626

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengetahui efek pelaksanaan PRB terintegrasi ke dalam pembelajaran tematik menggunakan model Problem  Based Learning (PBL) berbasis ICT untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan siaga bencana siswa SD. Jenis penelitian adalah “Pretest-Postest Kelompok Tunggal”.Populasi adalah siswa kelas IV SD IT Iqra 1 Kota Bengkulu tahun 2015/2016.Sampel diambil secara random terpilih adalah kelas IVA berjumlah 31 siswa. Instrumen yang digunakan  adalah  tes tertulis dan lembar observasi keterampilan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji-t tak mandiri. Simpulan yang diperoleh adalah penggunaan model PBL berbasis ICT dalam pembelajaran tematik terpadu dapat memberikan efek secara nyata terhadap peningkatan  sikap, pengetahuan, dan keterampilan siaga bencana siswa kelas IV SD. Kata kunci: PBL, sikap,pengetahuan, dan keterampilan siaga bencana Abstract          The study purpose is to determine the effect of Disaster Risk Reduction (DRR) that integrated in thematic learning with Problem Based Learning (PBL) model and Information Communication Technology (ICT) to develop disaster preparedness for elementary students. This research type is single group pretest and posttest. Our population is student in fourth grade elementary school IT Iqra 1 Bengkulu at 2015/2016year. Sample was taken randomly in the IV-A class and amounted 31 students. Instrument that used in this study are written test and skills observation sheet. Data analysis technique performed using dependent T-test. We can conclude that the use of PBL and ICT in integrated thematic learning can give real effect to attitude, knowledge, and skills improvement for disaster preparedness in fourth grade elementary school students. Keywords: PBL, attitude, knowledge, and skill of disaster preparedness.
Pengembangan Model Pembelajaran Komprehensif dalam Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar Usep Supriatna Supriatna
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): Mei 2016
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v2i1.2627

Abstract

Abstrak: Pembelajaran secara komprehensif merupakan langkah implementasi dari rencana pembelajaran terpadu secara menyeluruh, berisi rincian dari prosedur pembelajaran. Sama dengan pada prosedur ada empat langkah utama yang merupakan sintaks dari model pembelajaran komprehensif dan terpadu hasil pengembangan, yaitu langkah: orientasi, eksplorasi, pendalaman dan penyimpulan. Langkah Orientasi atau kegiatan awal pembelajaran merupakan langkah untuk mendorong kelas memusatkan perhatian terhadap pembelajaran; Langkah Eksplorasi atau kegiatan inti pertama, merupakan langkah untuk mengajak dan mendorong siswa untuk mencari dan menemukan fakta, pengetahuan, masalah dan pemecahan; Langkah Pemantapan atau kegiatan inti kedua, merupakan langkah untuk memperdalam, memperluas, memantapkan, memperkuat penguasaan materi dan kemampuan yang telah dicapai pada langkah eksplorasi; dan Langkah Penyimpulan atau kegiatan akhir pembelajaran, merupakan langkah untuk menyimpulkan atau merangkumkan dan menegaskan tentang apa yang telah dipelajari.Kata Kunci: Metode, Pendekatan, Pembelajaran komprehensif, terpadu, keterampilan sosial, Student Teams-Achievement Divisions, Teams-Games Tournament (TGT), Jigsaw.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Membantu Meningkatkan Berfikir Kreatif Mahasiswa Udin Erawanto; Ekbal santoso
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 2 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v2i2.2629

Abstract

ABSTRAKMasalah penelitian adalah rendahnya kemampuan berfikir kreatif mahasiswa dalam menyelesaikan masalah. Tujuan penelitian menghasilkan  modul pembelajaran  berbasis masalah yang dapat membantu meningkatkan berfikir kreatif mahasiswa.Pengembangan modul menggunakan model 4D Thiagarajan dan Semmel, tetapi yang digunakan hanya 3D yaitu pendefinisian, perancangan, dan pengembangan.Untuk penyebaran tidak dilaksanakan karena tidak bertujuan melakukan generalisasi. Sasaran uji coba produk mahasiswa prodi PPKn STKIP PGRI Blitar angkatan 2014/2015.Istrumen merekam data menggunakan lembar validasi, lembar observasi, tes penguasaan bahan ajar, dan angket respon mahasiswa.Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian (1) berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan semua instrumen  memenuhi kevalidan  (2) kepraktisan modul dengan aspek keterlaksanaan modul mencapai skor  78.17% masuk dalam kategori baik  (3) aktivitas dosen dalam pembelajaran mencapai skor 83.06 masuk dalam kategori aktif (4) Dilihat dari aspek keefektifan modul dengan indikator ketuntasan belajar mencapai skor  90.27% dikatakan tuntas, aktivitas mahasiswa mencapai skor 76.61% masuk dalam kategori aktif. Respon mahasiswa atas penggunaan modul mencapai skor 1.66% memberi respon positif.Dengan mengacu pada indikator tersebut dapat disimpulkan bahwa modul PBL ini telah memenuhi syarat valid, praktis dan efektif. Kata Kunci : Modul , Problem Based Learning, Berfikir Kreatif Research problem is lack of creative thinking abilities of students to solve problems. The purpose of resulting of this research is a problem-based learning models which increase the ability of creative thinking of students. This module develop by using 4D model Thiagarajan and Semme, but only used the 3D model they are defining, designing, and developing. Dessemination is not executed because it does not aim to generalize. Target of resulting product are students of major PPKn in STKIP PGRI BLITAR 2014/201. Instruments to record data is using a validation sheets, observation sheets, test mastery of material, and students responses questioner. Data analysis use descriptive analysis of qualitative and descriptive statistic statistical analysis. Research result depends on (1) a criteria which established all the instruments are valid. (2) Practically modules which implementation  aspect modules are 78.18% which get good score (3) Lecturer activity in learning are 83.06% which get active category (4) From module affectiveness aspect, study accomplishment 90.27%, it’s a complete score, students activity get 76.61% it called by active respons. Student responses by using this modules are 1.66%. It gives a positive response. By using these indicators it can be concluded that PBL module are valid, practically, and effective. Keywords: Module, Problem Based Learning, Creative Thinking