cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jinopfkip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran)
ISSN : 24431591     EISSN : 24600873     DOI : 10.2229.
Core Subject : Education,
JINoP acts as medium of publicating the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in teaching and learning process.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PEMBAGIAN PADA SISWA KELAS II SD MUHAMMADIYAH 4 BATU mariani mariani
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i2.5306

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan observasi awal yaitu mengamati hasil belajar matematika siswa tentang materi pembagian.Berdasarkan hasil observasi , terdapat adanya beberapa permasalahan yang dialami oleh  siswa dan guru di SD Muhammadiyah 4 Batu.  Pengamatan sebelum diadakan penelitian tindakan kelas, menunjukkan bahwa siswa yang belum paham pada materi pembagian 30% dari 32 siswa yang ada di kelas II pada tahun pelajaran 2011–2012. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa siswa kelas II masih kurang faham dalam menentukan pasangaan bilangan pembagian yang hasil baginya diketahui. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya karena siswa kurang antusias dalam proses  pembelajaran,guru pun sering mengalami kendala dalam mengajarkan materi tentang  pembagian, yaitu dalam menentukan pasangan bilangan pembagian yang hasil baginya diketahui. rerata hasil belajar siswa masih belum maksimal atau belum  mencapai KKM yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tentang materi pembagian dengan penerapan model pembelajaran Make a Match. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut digunakan penelitian kualitatif jenis penelitian tindakan kelas. Pembelajaran matematika materi pembagian yaitu  dalam menentukan pasangan bilangan pembagian yang hasil baginya diketahui dengan model pembelajaran Make a Match  dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kartu soal dan kartu jawaban. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah identifikasi masalah, perancangan tindakan, pengumpulan data, serta analisis data yang  dilaksanakan  dalam dua siklus.Siklus pertama dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dengan fokus pembelajaran  melakukan kegiatan bermain kartu soal dan kartu jawaban untuk mengamati antusias, keaktifan dan kerjasama siswa dalam pembelajaran dan hasil belajar belajar siswa. Siklus kedua juga dilaksanakan dlam dua kali pertemuan dengan fokus pembelajaran mengacu pada tindakan I dan sama dengan pelaksanaan pembelajaran pada siklus pertama,akan tetapi dilakukan modifikasi terhadap kartu soal dan kartu jawaban serta bentuk soal evaluasi yang sama dengan kartu soal dan kartu jawaban . Selanjutnya hasil evaluasi digunakan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar yang dicapai oleh siswa.Berdasarkan hasil tes pembelajaran, diketahui bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari rerata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 77,8 dan rerata hasil belajar pada siklus II menjadi 92,5.Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari jumlah siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa dengan persentase klasikal sebesar 56,7 % pada siklus I menjadi 29 siswa dengan persentase klasikal sebesar 87,5 % pada siklus II, hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar melebihi kriteria keberhasilan yaitu ≥75 %. Kata kunci:Hasil Belajar Matematika, Pembagian, Model Pembelajaran Make a Match
PERBEDAAN PENGGUNAAN PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE ROUND TABLE DAN WRITE AROUND TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERPEN Rahayu Fitri
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.5535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hal-hal sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMA Kartka 1-5 Padang yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan kooperatif tipe Round Table. Kedua, kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMA Kartka 1-5 Padang yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan kooperatif tipe Write Around. Ketiga, perbedaan kemampuan menulis teks cerpen siswa XI SMA Kartka 1-5 Padang yang diajarkan dengan pendekatan kooperatif tipe Round Table dan Write Around. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptifdan rancangan quasi experimental research. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pada penelitian ini, ditetapkan kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen I yang berjumlah 31 orang dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen II yang berjumlah 29 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes unjuk kerja menulis teks cerpen. Hasil penelitian ini ialah sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMA Kartika 1-5 Padang dengan menggunakan pendekatan kooperatif tipe Round Table ialah 77,06. Kedua, kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMA Kartika 1-5 Padang dengan menggunakan pendekatan kooperatif tipe Write Around ialah 78,93. Ketiga, tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMA Kartika 1-5 Padang yang belajar dengan pendekatan kooperatif tipe Round Table dengan Write Around.
NILAI AGAMA DALAM PERJUANGAN HIDUP NOVEL NUN, PADA SEBUAH CERMIN SEBAGAI BAHAN AJAR Nada Hafizha
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.5663

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai agama dalam perjuangan hidup tokoh utama serta relevansinya sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah analasis dokumen dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah dalam novel NPSC, Nun sebagai tokoh utama digambarkan sebagai sosok yang menjalani kehidupannya dengan nafas agama islam. Budaya jawa dan agama islam dalam kehidupan Nun tidak bisa dilepaskan. NPSC memiliki nilai agama yang tersirat dalam perjuangan hidup tokoh utama, sehingga novel NPSC dapat dipertimbangkan sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Dengan menjadikan novel NPSC sebagai inovasi bahan ajar, akan menanamkan nilai-nilai agama dan moral kepada siswa.
PENGARUH EFIKASI DIRI (SELF EFFICACY) TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI SE-KOTA BANDUNG Lasmita Sihaloho
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.5671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri Se-Kota Bandung. Sampel sebanyak 362 siswa diambil dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan: (1) Skala efikasi diri; dan (2) Nilai UAS siswa. Penelitian ini merupakan penelitian konklusif menggunakan pendekatan deskriptif dan metode penelitian adalah survey. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar siswa kelas XI IPS SMA Negeri Se-Kota Bandung memiliki: tingkat efikasi diri yang tinggi, dan hasil belajar ekonomi berada dalam kategori sedang; (2) Efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa sebesar 60,5%, sedangkan sisanya 39,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian.
PEMBELAJARAN MENULIS KARYA ILMIAH BERBASIS DEEP DIALOGUE CRITICAL-CREATIVE THINKING (DDCCT) Umi Salamah
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.5718

Abstract

Abstrak:Kendala yang sering ditemukan dalam pembelajaran menulis karya ilmiah di perguruan tinggi adalah menemukan, memilih, memerinci, dan mengembangan topik menjadi tulisan karya ilmiah yang logis dan sistematis sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Beberapa semester terakhir, penulis menerapkanmetode deep dialogue critical dan creative thinking (DDCCT) untuk membimbing mahasiswa mengatasi kesulitan tersebut. Prinsip penerapan metode DDCCT dalam pembelajaran menulis karya ilmiah adalah untuk mengekplorasi pengalaman, pengetahuan yang dimiliki mahasiswa, mengamati potensi  lingkungannya melalui dialog secara mendalam dan berpikir kritis-kreatif untuk melakukan inovasi kreatif dalam tulisan karya ilmiah. Berdasarkan hasil penerapan metode DDCCT, ditemukan hasil yaitu: (1) DDCCT dapat meningkatkan antusias selama proses pembelajaran menulis karya ilmiah; (2) DDCCT dapat mengoptimalisasikan potensi inteligensi mahasiswa untuk menemukan, memilih, memerinci, dan mengembangkan topik berdasarkan pengalaman, pengetahuan, dan potensi di lingkungannya; (3) mental, emosional, dan spiritual mahasiswa berkembang seimbang selama dialog berlangsung; (4); mahasiswa dan dosen dapat menjadi pendengar, pembicara, penulis, dan pemikir yang baik; dan (5) metodeDDCT ini mudah diimplementasikan dalam matakuliah lainnya, karena lebih menekankan pada aspek nilai, sikap dan kepribadian (sportifivitas). Dengan demikian pembelajaran menulis karya ilmiah berbasis DDCCT dapat meningkatkan hard skill dan soft skill dalam menulis karya ilmiah maupun mengomunikasikannya secara lisan.Kata kunci: pembelajaran, menulis karya ilmiah, Kaidah Bahasa Indonesia, DDCCT Abstract: Frequent problems to be found in scientific writing learning in a higher institution are to find, choose, describe, and develop topic into a logic and sistematic scientific papers according to the Rules of Indonesian Language. For several last semesters, the writer applied a method of deep dialogue critical and creative thinking(DDCCT) to guide her pupils to solve those problem. The principal method of DDCCT in scientific journal writing’s learning was to explore the  experience, knowledge that was acquierd by the writer’s students, to observe its surrounding’s potential through deep dialogue and having a creative-critical thought to execute a creative innovation in scrientif journal. According to the result of DDCCT application, there were discovered (1) DDCCT could increase enthusiasm during learning process of writing scientific journal; (2) DDCCT could optimalize intellegence potential of students to find, choose, describe, and develop a topic based on experience, knowledge, and its surrounding potential; (3) mentality, emotional, and spiritual aspect of students was developed during dialogue; (4) students and lecturer could be a decent listener, talker, and thinker; and (5) DDCCT’s method was easy to be implemented in other subjects because it’s more emphasizing the aspect of attitude’s value and personality(sportivity). Therefore learning of scientific journal writing based on DDCCT can increase hard skill and soft skill in writing a scientific journal as well as communicating it verbally. Keyword:  learning, scientific papers, the Rules of Indonesian language, DDCTPEMBELAJARAN MENULIS KARYA ILMIAH BERBASISDEEP DIALOGUECRITICAL-CREATIVE THINKING
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS SISWA Amalina Amalina
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.5741

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika yang masih bersifat teacher centered. Masih sedikit siswa yang aktif dan suasana kerjasama antar siswa belum tercipta selama pembelajaran.  Melihat gejala tersebut,  maka diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Padang. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hal ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa pada kelas yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hasil penelitian menunjukan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika yang cenderung meningkat.
MENYOAL KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI PROFESI GURU: KEGAGALAN LPTK ATAU PELUANG Moh Mahfud Effendi
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 14 No. 2 (2006)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v14i2.5864

Abstract

pada awal abad 20 ini, dunia pendidikan indonesia menghadapi 3 tantangan besar yaitu sebagai akibat krisis ekonomi, dituntuk untuk mempertahankan hasil-hasil pembangunan pendidikan yang telah dicapai, (2) untuk antisipasi era gelobal , dituntut  untuk mempersiapkan SDM yang kompeten agar mampu bersaing, (3) sejalan dengan otonomi daerah, perlu adanya perubahan dan penyesuaian sistem pendidikan nasional. untuk menjawab tantangan ini memerlukan perhatian dan komitmen bersama yang di motori pemerintah melalui kebijakan pembangunan pendidikan.sebagai suatu profesi, terdapat sejumlah kompetensi yang besar dimiliki oleh seorang pendidik, yaitu kompetensi pribadi, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial kemasyarakatan (Wina Sanjaya,2005). pemerintah juga secara tegas mengatakan hal tersebut dengan mengeluarkan peraturan pemerintah. PP No.19 tahun 2005 (SNP) mensyaratkan bahwa (Paulina, 2006) standar pendidik dan tenaga kependidikan harus memeliki kualifikasi akademik dan kompetensi (pedagogik, kepribadian, profesional, sosial) sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani , serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.Key Wood : Kualifikasi tenaga kependidikan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI SISTEM GERAK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH SISWA KELAS-XI IPA SMA NEGERI 8 MALANG Devie Apriliana Ataupah
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.5870

Abstract

ABSTRAK : Model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match merupakan model pembelajaran yang digunakan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa diakhir pembelajaran dengan menggunakan kartu soal dan kartu jawaban sehingga membangkitkan semangat belajar siswa. dengan tujuan 1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Make a Match sehingga dapat meningkatkan hasil belajar, 2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Make a Match di kelas XI SMA Negeri 8 Malang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Metode pengumpulan data diantaranya adalah observasi dan tes formatif secara tertulis serta permainan kartu soal dan kartu jawaban.  Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan tiap siklus adalah perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 8 Malang yang berjumlah 35 orang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 20 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keberhasilan model dan hasil belajar siswa adalah adalah lembar observasi kegiatan guru dan siswa melalui model Make a Match dengan permainan kartu soal dan kartu jawaban serta tes yaitu mengerjakan soal formatif. Data yang telah terkumpul, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis menunjukan: 1) keterlaksanaan kegiatan siswa dan guru dalam  model pembelajaran Make a Match dengan permainan kartu soal dan kartu jawaban pada siklus I sebesar 56% dan 76% ; dan pada siklus II meningkat menjadi 91% dan 93%; 2) hasil belajar siswa dengan bermain game pada siklus I diperoleh presentase sebesar 42.85% dan pada siklus II meningkat menjadi 82,85%
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Teks Diskusi Siswa SMP Kelas IX Indah Naryati
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.5939

Abstract

ABSTRAKLembar Kegiatan Siswa (LKS) adalah salah satu bagian dari bahan ajar. Sebagai salah satu bagian dari bahan ajar, LKS merupakan komponen yang penting dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan, LKS yang digunakan masih belum mengarah pada pola pembelajaran yang mengeksplorasi pengetahuan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS hasil pengembangan berbasis inkuiri terbimbing pada materi teks diskusi siswa SMP kelas IX yang valid dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan, kolaborasi model Borg & Gall dan Dick & Carey. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen (static group comparison design). Sampel penelitian adalah siswa SMP kelas IX, 30 siswa sebagai kelas pembanding, 33 siswa sebagai kelas eksperimen. Alat ukur berupa tes pilihan ganda pada evaluasi formatif sebagai posttest. Analisis data digunakan uji-t untuk sampel berpasangan pada taraf signifikan 5 % (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan LKS tergolong valid berdasarkan rata-rata penilaian pakar sebesar 74,7% dengan kategori cukup valid. Efektif berdasarkan 1) hasil belajar kognitif, rata-rata kelas 90,42 dan melebihi batas ketuntasan (KKM) yang ditetapkan yaitu 80. Hasil uji-t diperoleh nilai t = -9,574 dengan derajat kebebasan (dk) sebesar 61.  Sedangkan p-value (2-tailed)= 0,0000, karena p-value = 0,0000 lebih kecil dari α = 0,05 maka H0 : µ1 = µ2 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok eksperimen dengan kelompok pembanding. Kata Kunci: LKS, inkuiri terbimbing, materi tek diskusi.ABSTRACTStudent Activity Sheet (LKS) is one part of teaching materials. As one part of teaching materials, LKS is an important component in learning. Based on preliminary research results, LKS used still not lead to learning patterns that explore students' knowledge. This study aims to produce LKS based on guided inquiry based on the discussion material of students of SMP class IX class that is valid and effective. This type of research is a research and development, collaboration models Borg & Gall and Dick & Carey. The method used is quasi experiment (static group comparison design). The sample of the research is the students of SMP class IX, 30 students as the comparison class, 33 students as the experimental class. Measurers are multiple choice tests on formative evaluation as posttest. Data analysis used t-test for paired samples at 5% significant level (p <0,05). The result of the research shows that LKS is valid based on the average expert rating of 74.7% with the category is quite valid. Effective on the basis of 1) cognitive learning outcomes, grade averages 90.42 and beyond the defined limit of (KKM) which is defined as 80. T-test results obtained t value = -9.574 with degrees of freedom (dk) of 61. While p-value (2-tailed) = 0,0000, since p-value = 0,0000 is smaller than α = 0.05 then H0: μ1 = μ2 is rejected, so it can be concluded that there is a significant difference between the experimental group posttest and the comparison group. Keywords: LKS, guided inquiry, discussion material.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA Hodiyanto Hodiyanto; Rahman Haryadi
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.5941

Abstract

Berbagai hasil penelitian menunjukkan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa maupun mahasiswa dan salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah model yang selama ini diterpakan masih belum optimal. Oleh sebab itu, perlu dicarikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dan salah satu model yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan adalah model pembelajaran problem posing dengan pendekatan realistik. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) besarnya pengaruh model pembelajaran problem posing dengan pendekatan realistik terhadap kemampuan komunikasi matematis mahasiswa, (2) terdapat pengaruh model pembelajaran problem posing dengan pendekatan realistik terhadap kemampuan komunikasi matematis mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan kelas B Pagi semester II Program Studi Pendidikan Matematika sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpul data menggunakan pengukuran dan tes sebagai alat pengumpul data. Teknik analisi data menggunakan software SPSS 16. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PP dengan pendekatan realistik berpengaruh yang signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis mahasiswa.