cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jinopfkip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran)
ISSN : 24431591     EISSN : 24600873     DOI : 10.2229.
Core Subject : Education,
JINoP acts as medium of publicating the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in teaching and learning process.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
Pengembangan Video Pembelajaran Pembuatan Sabun Herbal Minyak Atsiri Kayu Manis Yuni Tasmalina TE; Dwi Atmanto; Ernita Maulida
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.6374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan  video pembelajaran tentang proses pembuatan sabun herbal dengan penambahan minyak atsiri kayu manis yang  tepat untuk digunakan sebagai media pembelajaran; dan 2) menguji kelayakan  video pembelajaran  yang dihasilkan  guna meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata kuliah Kimia Kosmetika. Media pembelajaran yang dikembangkan pada penelitian ini adalah video pembuatan sabun herbal dengan tambahan minyak atsiri kayu  manis dimulai dari proses penyulingan kulit kayu manis hingga menjadi produk sabun herbal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan  gabungan antara model Borg & Gall, Model Dick & Carey dan Model Hannafin & Peck. Prosedur pengembangan media meliputi tahap desain, pengembangan dan evaluasi. Teknik analisis data untuk uji coba produk menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian sebagai berikut. (a) media yang dikembangkan dinilai layak digunakan dalam pembelajaran ditinjau dari aspek media dan materi. Kelayakan tersebut dapat dilihat dari skor penilaian ahli media 3,88 dan skor ahli materi 4,0 dengan kategori sangat baik. (b) Multimedia pembelajaran tata rias wajah korektif dinilai efektif karena dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Hal ini dibuktikan melalui hasil nilai pre-test aspek kognitif dengan rata-rata nilai 51,22 dan nilai post-test dengan rata-rata nilai 75,33. Hasil nilai ranah psikomotorik dengan rata-rata nilai 81,98. 
ANALISIS PROSES PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS MOODLE V.3.1. PADA MATA KULIAH BELAJAR DAN PEMBELAJARAN Anangga Widya Pradipta; Amy Nilam Wardathi
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.6576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbantuan internet. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendesain dan mengembangkan e-learning berbasis Moodle V.3.1. untuk meningkatkan pemahaman konsep mata kuliah Belajar dan Pembelajaran Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi IKIP Budi Utomo Malang. Langkah yang ditempuh adalah menggunakan prosedur pengembangan yang merupakan kombinasi antara prosedur-prosedur pengembangan dari Alessi dan Trollip. Prosedur pengembangan meliputi 4 tahap utama yaitu perecanaan, desain, pengembangan dan evaluasi sumatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengolah maupun dan menginterpretasikan hasil tinjauan dan uji coba produk pengembangan bahan ajar yaitu teknik analisis kuantitatif. Analisis data kuantiatif digunakan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen tes pemahaman konsep. Analisis data dijadikan acuan untuk memperbaiki atau merevisi produk. Hasil pengembangan produk e-learning berupa manajemen pembelajaran online dengan software aplikasi moodle versi 3.1 dengan revisi  versi 3.5.7 dengan alamat https://widyapradipta.com. Kelayakan produk e-learning pada aspek materi mendapatkan nilai 76,34 % dan termasuk dalam kategori baik, pada aspek media mendapatkan nilai sebesar 81,83 % dan termasuk dalam kategori sangat baik, aspek respon mahasiswa mendapatkan nilai 88% dalam kategori baik dan pemahaman onsep mahasiswa meningkat 23,6% menjad 83,6% kategori sangat baik.
STUDI KASUS MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS POWERPOINT KARYA MAHASISWA SEMESTER 6 PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA UMS Naufal Ishartono; Adi Nurcahyo
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.6624

Abstract

ABSTRAK. Matematika memiliki objek kerja yang bersifat abstrak, oleh karena itu diperlukan sebuah media pembelajaran yang dapat memvisualisasikan objek-objek abstrak dari matematika. Salah satu media visual tersebut adalah PowerPoint. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskribsikan kualitas media pembelajaran matematika berbasis PowerPoint yang dikembangkan oleh mahasiswa semester enam Prodi Pendidikan Matematika FKIP UMS. Kriteria yang digunakan dalam menilai kualitas tersebut adalah syarat didaktis, syarak konstruksi dan syarat teknis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan validasi ahli, deskripsi, dan analisis. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa hanya 5% dari total PowerPoint yang dikembangkan oleh mahasiswa memiliki kualitas yang baik. Dari 95% sisanya, mayoritas memiliki kekurangan dalam pemenuhan syarat konstruksi. Dara fakta tersebut, kajian lebih mendalam tentang bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan media pembealajaran matematika berbasis PowerPoint yang memiliki kualitas mutu yang baik dipandang perlu untuk dilakukan khusunya pada keterpenuhan syarat konstruksi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Dhedhi Novianto; Yari Dwikurnaningsih; Thersa Septyani Saputri
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 5 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v5i1.6630

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pembelajaran tematik melalui pendekatan pembelajaran model contextual teaching and learning dan mengetahui langkah-langkah penerapan pendekatan pembelajaran saintifik model contextual teaching and learning dalam meningkatkan hasil belajar pembelajaran tematik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas pendekatan pembelajaran saintifik model contextual teaching and learning. Penelitian dilakukan dengan prosedur persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Subjek penelitian berjumlah 29 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, penilaian produk, dan tes. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ketercapaian KKM menunjukkan peningkatan hasil belajar pembelajaran tematik muatan ppkn dari 86,2% dengan rerata kelas 86,2 pada fase pra siklus menjadi 96,6% dengan rerata kelas 90,6 pada siklus 2, muatan bahasa Indonesia dari 51,7% dengan rerata kelas 70,7 pada fase pra siklus menjadi 82,8% dengan rerata kelas 82,6 pada siklus 2, dan muatan matematika dari 48,3% dengan rerata kelas 65,8 pada fase pra siklus menjadi 82,8% dengan rerata kelas 84,8 pada siklus 2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran saintifik model contextual teaching and learning dengan langkah-langkah konstruktivisme, menemukan (menalar), bertanya, mengumpulkan informasi, mengamati, refleksi, dan penilaian nyata dapat meningkatkan hasil belajar tematik. Kata kunci: saintifik, contextual teaching and learning, tematik, hasil belajar
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN 5E DAN SETS BERBANTU APLIKASI MEDIA SOSIAL Abdul Ghofur; Nahdia Rupawanti Basuki Raharjo
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.6678

Abstract

This study aims to examine the effect of 5E learning approaches (Engage, Explore, Explain, Elaborate, and Evaluate) and SETS learning approaches (Science, Environment, Technology, and Society) assisted by social media applications on students' thinking skills. The design of this study was a quasi-experimental design of 58 Lamongan Islamic University students who were selected by purposive sampling technique. Data collection techniques using written tests in the form of pretest and posttest, data analysis using two-way ANOVA. The results of data analysis showed that there was a significant influence between groups of students who were taught with the 5E approach and the SETS approach to their critical thinking skills. This is based on the calculated F value of 17,547 with a significance value of 0,000. Based on the results of the descriptive analysis showed that the average value of students' critical thinking skills that were taught with the 5E approach was higher compared to the average score of students who were taught by the SETS approach. The average value of critical thinking ability of students who are given learning using the 5E approach is 73.11, while the average value of critical thinking ability of students who are given learning by the SETS approach is 61.90. The use of social media applications in these two approaches is very helpful to complete the experience learning becomes more concrete so it can help them in discussion, reading, and practice.
Penerapan Model TTW berbasis Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tema Kebersamaan Siswa Kelas II Siti Niswatun Azizah; Wahyudi Wahyudi
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.6768

Abstract

Model pembelajaran sangat diperlukan dalam pelaksanaan pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penerapan model pembelajaran yang sesuai dapat mengembangkan aktivitas belajar siswa sehingga memberikan hasil belajar yang optimal. Pendekatan pembelajaran dalam kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik yang terintegrasi dalam pembelajaran tematik.  Pendekatan ini mencakup 5M. Penelitian ini menggunakan model yang disesuaikan dengan pendekatan tersebut. Pelaksanaan penelitian menyesuaikan standar kurikulum yang berlaku dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas II SDN Salatiga 05 melalui penerapan model ttw berbasis saintifik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan bentuk spiral dari model Kemmis dan Mc Taggart untuk tahapan acting dan observating disatukan dalam satu kolom. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN Salatiga 05. Peneliti menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa karena adanya aktivitas belajar siswa. Persentase hasil belajar siklus I muatan Bahasa Indonesia sebesar 78,95% dan pada siklus II sebesar 100%. Sedangkan persentase ketuntasan pada Matematika dalam siklus I sebesar 81,6% dan siklus II sebesar 92%. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian dengan model ttw berbasis saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar.
PENGARUH TEKNIK MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA SEKOLAH DASAR Dina Dahliana; Taufina Taufina; Silviana Nasrul; Warlan Sukandar
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 5 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v5i1.6934

Abstract

Abstract. This research is motivated by the low writing skills of poetry. This is characterized by students' poetry writing skills that are not productive, still informative, students are still difficult to express their ideas, and are less attractive to students because they only use one technique. One learning technique that can improve poetry writing skills is mind mapping techniques. Mind mapping is also a learning technique to stimulate students' imagination in generating ideas, recording and summarizing using mind mapping. This study aims to examine the effect of Mind Mapping Technique on Poetry Writing Skills of students in elementary school.This study was an experimental study of Quasi Experimental Design with Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all fifth grade students of class V. Sampling is done by saturated sample technique (total sampling), namely VB class as an experimental class and VA class as a control class. The experimental class consisted of 34 students and the control class consisted of 36 students. The instrument used to determine the effect of mind mapping techniques is observation and documentation. The experimental class was treated by using mind mapping techniques in poetry writing skills while the control class without using mind mapping techniques.Based on the results of the pretest obtained the average value of the experimental class 60 and the average value of the control class 64.2. From the results of the comparison of the two sample classes, there was a difference in value of 3.7, so it can be concluded that there is no significant difference between the two pretest grades, meaning that the two classes have the same initial ability. Next, learning was conducted using mind mapping techniques in the experimental class and learning without mind mapping techniques in the control class. After learning is given then in both classes posttest is conducted. For the experimental class obtained an average value of 82 and for the control class obtained an average value of 77.5. From the results of testing hypotheses with a significant level of 0.05 obtained a significant value of 0,000 because sig. <α, the hypothesis is accepted, so it can be concluded that there is an effect of using mind mapping techniques on students' poetry writing skills in elementary school. Keywords: Mind Mapping Techniques, Writing Skills, Poetry
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN HOTS PADA SISWA KELAS 4 SEKOLAH INDONESIA BANGKOK THAILAND Erna Yayuk; Tyas Deviana; Nawang Sulistyani
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 5 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v5i2.7106

Abstract

ABSTRAK Implementasi kurikulum 2013 menuntut guru untuk melakukan penilaian  HOTS. Pada dasarnya penilaian HOTS harus diawali dengan pembelajaran yang HOTS juga. Hasil yang didapatkan berdasarkan pengamatan di SIB Thailand bawasannya masih ditemukan adanya (1) beberapa guru yang masih memerlukan updating tentang pengetahuan terutama kurikulum 2013, (2) kurang lebih 45% siswa masih pasif ketika diajar dan keaktifan kelas sering didominasi oleh anak-anak yang pintar. (3) dalam proses pembelajaran soal-soal yang dibuat guru kebanyakan masih pada level C1-C3, dan (4) kemampuan siswa dalam berfikir kritis dan analitis sangat kurang. Berdasarkan analisis masalah tersebut, tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan guru-guru terhadap pembelajaran dan penilaian HOTS. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Adapun hasil yang didapatkan meliputi (a) hasil contoh perangkat pembelajaran dan penilaian HOTS yang meliputi RPP, (b) Lembar Kegiatan Siswa (LKS), (c) evaluasi pembelajaran, (d) instrumen penilaian HOTS, dan (e) video pembelajaran dan penilaian HOTS. Kata kunci: Pembelajaran, Penilaian, HOTS ABSTRACTThe implementation of the 2013 curriculum requires teachers to conduct HOTS assessments. Basically the HOTS assessment must begin with HOTS learning as well. The results obtained based on observations at SIB Thailand are still found in (1) some teachers who still need updating of knowledge, especially the 2013 curriculum, (2) approximately 45% of students are still passive when taught and class activeness is often dominated by smart children. (3) in the learning process the questions made by the teacher are mostly still at levels C1-C3, and (4) the ability of students in critical and analytical thinking is very lacking. Based on the analysis of the problem, the purpose of this study was to improve the ability of teachers to learn and assess HOTS. The research method used is qualitative research. The results obtained include (a) the results of examples of HOTS learning and assessment devices which include lesson plans, (b) Student Activity Sheets (LKS), (c) learning evaluation, (d) HOTS assessment instruments, and (e) videos learning and assessment HOTS. Key words: Learning, Assessment, HOTS
PENGGUNAAN VIDEO BERBASIS TEKS DAN KERANJANG BAHASA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGANALISIS ASPEK KEBAHASAAN LAPORAN HASIL OBSERVASI Sugiarti Sugiarti; Arti Prihatini; Fida Pangesti
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.7118

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis aspek kebahasaan teks laporan hasil observasi. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana proses dan hasil penggunaan video berbasis teks dan keranjang bahasa untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis aspek kebahasaan teks laporan hasil observasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas X MIPA 2 SMAN 7 Malang. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Pada siklus pertama, kemampuan siswa dalam menganalisis aspek kebahasaan belum optimal karena rata-rata hasil belajar siswa masih di bawah kriteria kelulusan minimal (KKM) 75, yakni 74,375 (kata), 70 (frasa), 69,95 (kalimat), dan 75 (kesalahan berbahasa). Para siswa juga belum dapat menganalisis aspek kebahasaan secara lebih detail. Pada siklus kedua, dengan menggunakan video berbasis teks dan keranjang bahasa, kemampuan siswa dalam menganalisis aspek kebahasaan meningkat antara 10-14 %, yakni 82.5 (kata), 80 (frasa), 76.75 (kalimat), dan 75 (kesalahan berbahasa). Para siswa dalam kelompok terlibat aktif dalam pembelajaran dan siswa mampu menganalisis jenis kata, frasa, kalimat, dan kesalahan berbahasa pada teks laporan hasil observasi dengan lebih cepat dan lebih tepat.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN E-TEST SEBAGAI INOVASI PENILAIAN BERBASIS ONLINE DI SEKOLAH DASAR kuncahyono kuncahyono; Maharani Kumalasani; Dian Aini
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 5 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v5i2.7139

Abstract

Perkembangan IPTEK saat ini secara langsung berdampak pada perubahan bentuk pengajaran dalam bidang Pendidikan. Guru dituntut untuk menguasai teknologi untuk menunjang proses pembelajarannya. Salah satu proses dalam pembelajaran yang dapat diimplementasikan dengan kemajuan teknologi adalah proses penilaian. Dalam proses penilaian dibutuhkan pola yang sistematis sehingga mempermudah proses penilaian.SD Tlogomas 2 Malang merupakan salah satu SD yang sudah menerapkan kurikulum 2013. Para guru sudah menerapkan pembelajaran tematik terpadu, dan mencoba mengaplikasikan media dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Namun dalam melaksanakan penilaian hanya menggunakan perangkat instrument paper based test. Guru belum menggunakan penilaian secara online.Penelitian ini menggunakan model pengembangan O’ Malley dan Pierce yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian dengan lima tahapan meliputi: 1) menentukan tujuan pengembangan, 2) menyusun spesifikasi produk, 3) melakukan pengembangan, 4) uji coba, dan 5) revisi. Penelitian ini bertujuan untuk ini memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu juga sebagai sarana untuk mempermudah guru dalam melakukan penilaian secara sistematis.