cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jinopfkip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran)
ISSN : 24431591     EISSN : 24600873     DOI : 10.2229.
Core Subject : Education,
JINoP acts as medium of publicating the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in teaching and learning process.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
AN INTERPRETIVE STUDY OF THE COMMUNICATION NEEDS OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS AT UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH MALANG Dwi Poedjiastutie; Kharisma Naidi Warnanda; Teguh Hadi Saputro; Aninda Nidlomil Hima
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i2.4860

Abstract

At English Department (ED) UMM, students learn communication for General Purposes (GE) and the generality of the communication materials very much depend on the teachers’ decisions. In other words, teachers can decide any topics and materials depending on the communication books they possessed and read. Even so, many of them by the end of their study period are still not able to speak English fluently. This research is to provide information needed for the curriculum development and classroom instruction through Needs Analysis (NA). The research questions for this study cover (1) what communication skills and competence are expected by ED UMM students? To answer the following questions, an interpretive research paradigm will be employed in the proposed research. In an interpretive research paradigm, theories are constructed from the data rather than theories preceding the data. The data in this research is the participants’ goals, reasons, motives, feelings, perspectives, and assumptions and these participant perspectives will be viewed through the lens of their cultural contexts. This approach uses three-stage data collection and analysis, namely: FGD (focus-group interview) with ED students. The findings showed:
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARANTEMATIK DI SD MUHAMMADIYAH 9 KOTA MALANG Dyah Worowirastri E.; Ima Wahyu P.U; Dian Ika K.
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.4906

Abstract

Media pembelajaran tematik merupakan media pembelajaran yang bisa menjembatani 2 atau lebih mata pelajaran yang dipelajari dalam pembelajaran tematik. Dalam pembuatan media harus sesuai dengan analisis kebutuhan dan karaktersitik pembelajaran (tujuan pembelajaran), perkembangan belajar siswa SD serta dengan mempertimbangkan alat pengukur keberhasilan belajar siswa. SD Muhammadiyah memiliki siswa yang latar belakangnya menengah ke bawah serta didukung dengan para guru SD Muhammadiyah yang hampir 50% memiliki latar belakang non PGSD. Oleh karenanya, artikel ini akan menjelaskan secara mendalam mengenai media pembelajaran tematik di SD muhammadiyah, khususnya SD Muhammadiyah di Kota Malang.
PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF PADA KURIKULUM 2013 DI KELAS RENDAH SD MUHAMMADIYAH 07 WAJAK Ichsan Anshory AM; Setiya Yunus Saputra; Delora Jantung Amelia
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.4936

Abstract

ABSTRAK           Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran tematik integratif di kelas rendah SD Muhammadiyah 07 Wajak, memperbarui pengetahun guru-guru SD Muhammadiyah 07 Wajak tentang kurikulum 2013, Memberikan Inovasi tentang pelaksanaan K13 yang sesuai dengan peraturan yaitu tidak memisah-misahkan mata pelajaran, serta memberikan ilmu pengetahuan yang baru tentang kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah Wajak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, penelitian yang didasarkan pada data alamiah yang berupa kata-kata dalam mendeskripsikan objek yang diteliti melalui kegiatan pengumpulan data yang diambil saat penelitian terjadi  Hasil dan kesimpulan kegiatan PPDS  di SD Muhammadiyah 07 Wajak berlangsung dengan baik dan lancar. Hal ini dapat dilihat dari penerapan pembelajaran oleh tim PPDS yang sesuai dengan ciri-ciri pembelajaran tematik integratif yang mana antara lain berpusat pada anak, tidak memisah-misahkan mata pelajaran satu dengan yang lainnya, meskipun pada awalnya guru-guru di sana masih belum begitu faham dengan pelaksanaan pembelajaran tematik dalam kurikulum 2013. Berdasarkan pelaksanaan pembelajaran tematik sesuai kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah 07 Wajak, maka peneliti menyimpulkan sebagai berikut: 1)Guru sudah mengetahui tentang kurikulum 2013 akan tetapi pada pelaksanaan guru belum sepenuhnya paham, 2)Kesiapan sarana dan prasarana untuk menunjang proses pembelajaran tematik yang sesuai dengan kurikulum 2013 cukup memadaiKata Kunci : Tematik, Kurikulum 2013ABSTRACT The purpose of this study is to describe integrative thematic learning in low grade Muhammadiyah 07 Wajak elementary school, update the knowledge of teachers of SD Muhammadiyah 07 Wajak, Giving Innovation about the implementation of K13 in accordance with the rules that is not separating subjects, as well as providing new knowledge about 2013 curriculum at SD Muhammadiyah Wajak. This research is a qualitative research, research based on natural data in the form of words in describing the object under study through data collection activities taken when the research occurredResults and conclusions of PPDS activities in SD Muhammadiyah 07 Wajak progressed well and smoothly. This can be seen from the application of learning by the PPDS team in accordance with the characteristics of integrative thematic learning which, among others, centered on children, did not separate subjects with one another, although at first the teachers there are still not so understand with the implementation of thematic learning in the curriculum 2013. Based on the implementation of thematic learning according to the 2013 curriculum in SD Muhammadiyah 07 Wajak, the researchers concluded as follows: 1) Teachers already know about the curriculum 2013 but on the implementation of teachers have not fully understood, 2) Readiness facilities and infrastructure to support thematic learning process in accordance with the 2013 curriculum is sufficient.Keyword : Tematic, Curriculum 2013
PENINGKATAN KECERDASAN KINESTETIK MENGGUNAKAN MODIFIKASI PERMAINAN PADA LESSON STUDY DI SD MOH HATTA MALANG Bustanol Arifin; Frendy Aru Fantiro; Bahrul ulum
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.4951

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan lesson study ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan kecerdasan kinestetik menggunakan modifikasi permainan pada kelas 4 di SD Moh. Hatta Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mengimplementasikan lesson study. Adapun subyek penelitian adalah peserta didik kelas 4 di SD Moh. Hatta Malang Pengimplementasian lesson study ini dilakukan dalam 4  kali putaran. Tahapan pelaksanaan LS terdiri dari 3 tahapan yaitu: (1) tahap perencanaan (plan), (2) Tahap pelaksanaan (do), serta (3) tahap refleksi (see). Kecerdasan Kinestetik siswa kelas 4 SDN Moh Hatta Data rata-rata nilai siswa pada matapelajaran PJOK pada siklus I 72,5; siklus II 77,13 dan siklus III 78,5. Siklus IV 81,7 Peningkatan dari siklus I ke siklus II 4,63; siklus II  ke siklus III 1,37. Siklus III ke IV 3, 25 Lesson study menyebabkan siswa bersemangat, dalam melakukan kegiatan pembelajaran dan merasa senang sehingga hasil kemampuan gerak kinestetik paserta didik dari siklus I ke siklus IVmeningkat. Kata Kunci: kecerdasan kinestetik, modifikasi permainan, sekolah dasarAbstract: The implementation of this lesson study has the aim of improving kinesthetic intelligence using game modification in grade 4 in Moh. Hatta primery school. This research is a descriptive research by implementing lesson study. The subjects of the study were 4th grade students in Moh. Hatta primery school. The implementation of this lesson study was conducted in 4 rounds. The stages of LS implementation consist of 3 stages: (1) planning stage, (2) Implementation stage (do), and (3) stage of reflection (see). Kinesthetic Intelligence of grade 4 students in Moh Hatta Primary School Average data on student score on Physchal Education learning in cycle I 72,5; cycle II 77.13 and cycle III 78.5. Cycle IV 81,7 Increase from cycle I to cycle II 4.63; cycle II to cycle III 1.37. Cycle III to IV 3, 25 Lesson study causes the students to be excited, in doing the learning activities and feel happy so that the result of kinesthetic ability of the students from cycle I to cycle IV can increased. Keywords: kinesthetic intelligence, game modification, elementary school 
PENERAPAN (STAD) DIPADU MIND MAPPING BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PEMAHAMAN KONSEP (STAD With Mind Mapping Based On Lessson Study To Improve Motivation and Understanding Concept) Elly Purwanti; Wahyu Prihanta; Muizzudin Muizzudin; Fendy Hardian Permana
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i1.4955

Abstract

STAD (Student Teams-Achievement Division) efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, karena STAD (Student Teams-Achievement Division) ini mementingkan struktur penghargaan sebagai bentuk penguatan (reinforcement) terhadap apa yang telah dilakukan oleh siswa. Peghargaan tersebut merupakan salah satu hal yang dapat meningkatkan motivasi. Mind Mapping adalah sebuah metode untuk mengelola informasi secara menyeluruh. Secara lengkap Mind Mapping dapat digunakan untuk: menyimpan informasi, mengorganisasikan informasi, membuat prioritas, belajar memahami informasi dalam konteksnya, melakukan review atas sebuah materi pembelajaran, mengingat informasi secara lengkap, maka untuk menjawab masalah mengenai pemahaman konsep, dicoba memadukan model STAD (Student Teams-Achievement Division) dengan mind mappingPenelitian ini bertujuan untuk:(1) meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi pada siswa di SMP Muhammadiyah 6 Malang. (2) meningkatkan pemahaman konsep siswa pada matapelajaran reproduksi mahluk Hidup. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Lesson Study (LS) dengan menggunakan dua siklus.Berdasarkan hasil penerapan STAD dipadu dengan Mind mapping dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX, SMP Muh 6-Dau-Malang, dengan rincian Attention meningkat (1,2 %) Relevance meningkat (3,65%) Confidence meningkat (5,23%) Satisfaction meningkat (4,36%).Berdasarkan penerapan STAD dipadu dengan Mind mapping dapat meningkatkan pemahaman konsep kelas IX, tingkat SMP Muh 6 dengan rincian Siklus I : 75,5 dan Siklus II: 80,5. Terjadi kenaikan sebanyak 5,1.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar IPA melalui Model Pembelajaran Think Pair and Share dengan Pemberian Guided Questions System pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 24 Malang Yuliati Yuliati
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i2.4971

Abstract

Abstrak.Proses pembelajaran merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian pelaksanaan oleh guru dan peserta didik atas dasar hubungan timbal-balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Interaksi timbal balik antara guru dan peserta didik ini merupakan syarat utama bagi berlangsungnya proses pembelajaran. Model pembelajaran yang bisa dilakukan untuk memotivasi siswa dalam proses pembelajaran yaitu Think PairShare(TPS) melalui pemberian tugas Guided Questions System (GQS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanpenerapan model pembelajaran TPSdengan pemberian GQS dalam meningkatkan  motivasidan hasil belajar siswa. Design penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jumlah sampel 38 siswa. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan catatan lapangan sedangkan analisa data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama siswa yang tuntas belajar berjumlah 74%, dan mengalami peningkatan sebesar 89% pada siklus ke dua. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan sebesar 15% dari tindakan pemberian model pembelajaran TPS melalui pemberian GQS.Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TPS melalui metode GQS terbukti secara signifikan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.  Kata kunci:Think Pair Share, Guided Question System, Motivasi dan Hasil Belajar
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Baiduri Baiduri; Dwi Priyo Utomo; Alfiani Athma Putri Rosyadi; Anis Farida Jamil
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 5 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v5i1.4973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian autentik kurikulum 2013 pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini berjenis penelitian Research and Development. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi dan lembar angket respon siswa. Prosedur yang dilakukan pada penelitian ini antara lain: 1) menganalisis kurikulum, 2) membuat instrumen, 3) melakukan validasi terhadap instrumen, 4) merevisi instrumen, dan 5) menerapkan instrumen pada pembelajaran. Hasil yang diperoleh pada penelitian pengembangan ini adalah 1) berdasarkan hasil validasi, instrumen berkategori valid dan dapat diterapkan pada pembelajaran, 2) instrumen penilaian autentik mendapatkan respon positif oleh guru mata pelajaran matematika 
PENINGKATAN KONEKSI MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI MAN I MALANG Siti Inganah; Yus Mochamad Cholily; Marhan Taufik; Siti Khoiruli Ummah
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.5003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan koneksi matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan data kualitatif. Hal ini ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran berbasis masalah dan indicator peningkatan koneksi matematis. Penelitian dilalukan selama empat kali pertemuan dengan subyek penelitian kelas IPA dan kelas IPS. Data diperoleh dengan cara mencatat pada lembar catatan lapangan dan lembar observasi dengan bantuan observer. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa dalam mempelajari materi eksponen dan matriks. Hal ini ditinjau dari analisis hasil pengerjaan soal siswa yang sudah dapat mengkaitkan materi sebelumnya. Akan tetapi, pada indicator koneksi matematis dalam kehidupan sehari-hari, siswa belum dapat menjelaskan adanya keterkaitan materi dalam kehidupan sehari-hari.
PRAKTIK KOLABORATIF PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI MATERI REPRODUKSI BERBASIS LESSON STUDY DI SMA 1 NEGERI SUMBERPUCUNG Purwatiningsih Purwatiningsih; Roro Eko Susetyarini; Ainur Rofieq; Roimil Latifa
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i2.5005

Abstract

ABSTRAKPembelajaran praktik kolaboratif berbasis Lesson study di SMA untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang memperhatikan hak belajar setiap peserta didik. Tujuan penelitian untuk mendekrispsikan kegiatan lesson study dengan praktik kolaboratif di SMAN I Sumberpucung kabupaten  Malang. Penelitian ini untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan pembelajaran yang berbasis Lesson study produk biologi berupa media pembelajaran dengan praktik kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan deskriptif.Responden yang digunakan guru dan siswa SMAN I Sumberpucung. Langkah yang dilakukan, yaitu: workshop LS,perencanaan perangkat pembelajaran berbasis LS dilakukan 4 siklus, pelaksanaan pembelajaran berbasis LS dilakukan 4 siklus, refleksi pelaksanaan pembelajaran berbasis LS dilakukan 4 siklus, respon siswa tentang kolaboratif, komunikatif, kreatif dan berpikir kritis setelah pembelajaran berbasis LS dengan praktik kolaboratif.  Hasil dari praktik kolaboratif berbasis Lesson study materi Reproduksi di SMAN I Sumberpucung 100% terbentuk Chapterdesign I, II, III,dan IV;Lesson design I, II, III dan IV, Ada perbedaan lesson design antara siklus I dengan siklus II, III dan IV. Pada siklus I metode yang digunakan problem base learning, siklus II, III, dan IV menggunakan metode project base learning. Pada pelaksanaan pembelajaran siswa berkolaborasi, berkreasi, berkomunikasi dan berpikir kritis dalam pembuatan media.Data respon siswa praktik kolaboratif tentang materi reproduksi 99% siswa sangat suka dengan pembelajaran  berbasis LS. Kata Kunci: Kolaboratif, Reproduksi, Lesson study ABSTRACTLesson study collaborative lessons learned in high school to improve the quality of learning that takes into account the learning rights of each learner. The purpose of research to decrypt the lesson study activities with collaborative practices in SMAN I Sumberpucung Malang. This research is to solve the problems related to learning based on Lesson study of biological products in the form of learning media with collaborative practice. The research method used is descriptive. Respondents used by teachers and students of SMAN I Sumberpucung. The steps taken were: LS workshop, LS-based learning tool planning 4 cycles, LS-based learning implementation 4 cycles, reflection of LS-based learning implementation 4 cycles, student responses about collaborative, communicative, creative and critical thinking after LS-based learning with collaborative practice. The results of collaborative practice based on Lesson study of Reproduction materials at SMAN I Sumberpucung 100% formed Chapter design I, II, III, and IV; Lesson design I, II, III and IV, There is a difference of lesson design between cycle I with cycle II, III and IV. In the first cycle method used problem base learning, cycle II, III, and IV using the method of project base learning. In the implementation of student learning collaborate, be creative, communicate and think critically in making media. Student response data collaborative practice on reproduction materials 99% of students are particularly fond of LS-based learning. Keyword: Colaboratif, Reproduction, Lesson study
Peningkatan Ketahanan Pribadi Siswa dalam Pelajaran Matematika melalui Pembelajaran Kooperatif STAD Siswa Kelas XI TKR-2 SMK Negeri I Singosari Djulikah Djulikah
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v3i2.5016

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan (1) penggunaan pembelajaran kooperatif STAD untuk meningkatkan ketahanan pribadi siswa dalam pelajaran matematika; (2) hasil penggunaan pembelajaran kooperatif STAD untuk meningkatkan ketahanan pribadi siswa dalam pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskrip.Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Dari siklus ke siklus menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan senantiasa meningkatkan kualitas pelaksanaan belajar kelompok. Lokasi penelitian di Kelas XI TKR-2 SMKN I Singosari.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan ketahanan pribadi siswa SMK Negeri 1 Singosari  dalam belajar matematika, (2) ketahanan pribadi siswa meningkat dengan indikator 63% siswa berani bertanya, 60% siswa berani berpendapat, 83% siswa berani memulai pekerjaan dan kebiasaan mencontoh kuis pekerjaan teman baru mencapai 58 %. Kata-kata Kunci : Ketahanan Pribadi, Belajar Matematika, Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD