Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), ISSN 2442-3750 (print); ISSN 2527-6204 (online), publishes a scientific papers on the results of the study/research and review of the literature in the sphere of biology education in primary education, secondary education, and higher education. Additionally, this journal also covers the issues on environmental education. This journal collaborates with Asosiasi Lesson Study Indonesia (ALSI)/Indonesian Association of Lesson Study.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER"
:
12 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DI SMA
Ria Mayasari;
Rabiatul Adawiyah
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2658
Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan model pembelajaran berdasarkan masalah pada pembelajaran biologi terhadap hasil belajar dan keterampilan berpikir tingkat tinggi di SMA. Tujuan khusus penelitian ini adalah 1) Menguji signifikansi hasil belajar kognitif produk, 2) Menguji signifikansi keterampilan berpikir tingkat tinggi. Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Menurut Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri di Kota Banjarbaru yang duduk di kelas X tahun pelajaran 2013/2014 dengan peminatan sains-matematika. Sampel penelitian ditetapkan dua kelas dari masing-masing sekolah, yaitu satu kelas SMA Negeri 1 Banjarbaru kelas perlakuan dan satu kelas SMA Negeri 2 Banjarbaru kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel secara bertujuan (purpossive). Variabel bebas berkaitan dengan rumusan tujuan nomor satu dan dua adalah pembelajaran menggunakan model PBM. Variabel terikat adalah hasil belajar dan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Variabel control dalam penelitian ini adalah kurikulum yang digunakan, latar belakang pendidikan guru, jumlah jam pelajaran, dan soal-soal tes. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah 1) Hasil belajar siswa diperoleh melalui pre test dan post test. 2) Keterampilan berpikir tingkat tinggi diperoleh melalui pre test dan post tes. Instrumen penelitian sebelum digunakan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku pada kurikulum 2013. Hasil belajar kognitif produk dan kognitif proses diperoleh melalui pretest dan posttest dianalisis menggunakan.analisis kovarian (ANACOVA) yang dioperasikan menggunakan program SPSS versi 17 for windows. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan model Pembelajaran Berdasarkan Masalah berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa, ini dapat dilihat dari rata hasil belajar kelas kontrol 73,475 dan pada kelas perlakuan sebesar 82,917 dan dilihat dari nilai F hitung = 4,157 sedangkan F tabel = 0,05 artinya F hitung > F tabel. Sedangkan pada keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, ini dapat dilihat dari rata-rata nilai keterampilan berpikir tingkat tinggi kelas kontrol 65 dan kelas perlakuan 78,208 dan dilihat dari nilai F hitung = 4,739 sedangkan F tabel = 0,05 artinya F hitung > F tabel.
PENGGUNAAN JURNAL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN CLASS WIDE PEER TUTORING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Lailatul Munawaroh;
Yuni Pantiwati;
Ainur Rofieq
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2659
Standar asesmen pembelajaran sains hendaknya ditekankan pada penilaian kemampuan siswa dalam real life situation. Diperlukan adanya sistem penilaian untuk mengatasi masalah tersebut. Penggunaan jurnal belajar sebagai refleksi setelah proses pembelajaran menjadi alternatif untuk melatih cara berpikir siswa yang dipadukan dengan pembelajaran Class Wide Peer Tutoring agar siswa lebih aktif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan jurnal belajar dalam pembelajaran Class Wide Peer Tutoring untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, mendeskripsikan penerapan jurnal belajar dalam pembelajaran Class Wide Peer Tutoring mempengaruhi peningkatan kemampuan berpikir kritis, dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis setelah perlakuan penggunaan jurnal belajar dalam pembelajaran Class Wide Peer Tutoring. Penelitian dilaksanakan di SMP Muhammadiyah di Kabupaten Malang kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperimen dengan teknik pengambilan Cluster Random Sampling. Penelitian dilaksanakan di SMP Muhammadiyah di Kabupaten Malang. Data kemampuan berpikir kritis diperoleh dengan test soal esay. Analisis data yang digunakan yaitu uji Independent t-tes. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan jurnal belajar dalam pembelajaran Class Wide Peer Tutoring memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis materi fotosintesis pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah di Kabupaten Malang. Penerapan penggunaan jurnal belajar dilakukan setelah proses pembelajaran. Peningkatan kemampuan berpikir kritis lebih efektif terjadi pada kelompok eksperimen daripada kontrol.
TINGKAT KEPUASAN LULUSAN TERHADAP PENYELENGGARAAN DAN MUTU LAYANAN, SERTA PERSEPSI PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP KINERJA LULUSAN PROGRAM STUDI BIOLOGI FMIPA-UT
Susi Sulistiana;
Inggit Winarni;
Sri Kurniati;
Budi Prasetyo
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2660
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kepuasan lulusan terhadap penyelenggaraan dan mutu layanan, serta persepsi pemangku kepentingan terhadap kinerja lulusan PS S-1 Biologi FMIPA-UT. Penelitian dilakukan pada 8 (delapan) kota UPBJJ-UT yang memiliki lulusan dan teman sejawat dari program studi Biologi. Sampel lulusan yaitu seluruh lulusan Biologi 3 tahun kebelakang pada tahun 2010 hingga 2013 sejumlah 24 lulusan. Jumlah sampel dari lulusan, atasan lulusan, dan teman sejawat adalah sebanyak 71 responden. Pengumpulan data dilaksanakan dengan metode kuantitatif melalui pengisian kuesioner atau angket dan diperdalam dengan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan program dan mutu layanan program studi umumnya sudah baik atau memuaskan bagi para lulusan. Namun demikian masih ada hal yang perlu ditingkatkan, yaitu adanya penambahan mata kuliah yang di-TTM-kan di setiap UPBJJ. Selain itu menurut persepsi pengguna lulusan, sikap dan kemampuan dan kinerja lulusan sudah baik, serta bersaing dengan perguruan tinggi lain.
KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DESA HADIWAARNO KABUPATEN PACITAN DALAM KONSERVASI PENYU SEBAGAI BAHAN PENYUSUNAN BOOKLET PENYULUHAN MASYARAKAT
Dwi Setyawan;
Fatchur Rohman;
Hedi Sutomo
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2661
Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung antara latar belakang pendidikan, pengetahuan etnozoologi, status ekonomi keluarga, dan sikap terhadap pemanfaatan penyu oleh masyarakat desa Hadiwarno kabupaten Pacitan. Analisis data dibedakan menjadi deskriptif dan korelasional kausal dengan menggunakan statistik analisis jalur (path-analysis). Hasil penelitian korelasional kausal menunjukkan, yaitu 1) ada pengaruh tidak langsung pengetahuan etnozoologi melalui sikap, 2) ada pengaruh langsung pengetahuan etnozoologi terhadap pemanfaatan penyu, 3) ada pengaruh langsung sikap terhadap pemanfaatan penyu, 4) ada pengaruh langsung status ekonomi keluarga terhadap pemanfaatan penyu. eh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan program dan mutu layanan program studi umumnya sudah baik atau memuaskan bagi para lulusan. Namun demikian masih ada hal yang perlu ditingkatkan, yaitu adanya penambahan mata kuliah yang di-TTM-kan di setiap UPBJJ. Selain itu menurut persepsi pengguna lulusan, sikap dan kemampuan dan kinerja lulusan sudah baik, serta bersaing dengan perguruan tinggi lain.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC)
Risma Ekawati;
Eko Susetyarini;
Yuni Pantiwati;
Husamah Husamah
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2662
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMPN 2 Randuagung setelah diterapkan model pembelajaran CIRC pada materi gerak tumbuhan, (2) mendiskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMPN 2 Randuagung setelah diterapkan model pembelajaran CIRC pada materi materi gerak pada tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Objek penelitian adalah proses pembelajaran biologi di SMPN 2 Randuagung Lumajang kelas VIII dan subjek dari penelitian adalah semua peserta didik yang ada di kelas tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yakni siklus I terdiri dari dua kali pertemuan dan siklus II terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap akhir siklus diadakan tes berupa ulangan harian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar observasi, tes dan wawancara terhadap guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran biologi dengan menggunakan model pembelajaran CIRC memberikan dampak positif terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. (1) Hasil belajar peserta didik meningkat 31% dari data awal yang diperoleh dari guru ke siklus I dan meningkat lagi 41,4% pada siklus II. (2) Skor kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan pada semua kelompok pada setiap siklusnya terutama peningkatan pada mengevaluasi dan menyimpulkan. Kriteria kemampuan berpikir kritis peserta didik, yaitu (a) kemampuan mengidentifikasi masalah, (b) kemampuan menganalisis, (c) kemampuan mengevaluasi, dan (d) kemampuan menyimpulkan.
IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA BERBASIS METAKOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN MENGEMBANGKAN KARAKTER MANDIRI SISWA
Saidil Mursali
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2663
Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan perangkat pembelajaran Biologi SMA berbasis metakognitif untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan mengembangkan karakter mandiri siswa. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan desain one group pretest-postest dan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Perangkat pembelajaran diimplentasikan pada 30 siswa kelas X-8 SMA Negeri 1 Manyar. Hasil implementasi perangkat pembelajaran, meliputi: keterlaksanaan RPP selama tiga kali pertemuan berkategori sangat baik, kemampuan kognitif dilihat dari ketuntasan indikator rata-rata mencapai 94% dikategorikan tuntas, ketuntasan individual rata-rata mencapai 87,17 dikategorikan tuntas, dan karakter mandiri siswa umumnya berkategori baik. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa perangkat pembelajaran berbasis metakognitif yang diimplementasikan pada di SMA Negeri 1 Manyar dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa, mengembangkan karakter mandiri siswa.
KEBIASAAN MAKAN PAGI PADA ANAK USIA SD DAN HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT KESEHATAN DAN PRESTASI BELAJAR
Sukiniarti Sukiniarti
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2664
Makanan sehari-hari yang dipilih dengan baik akan memberikan semua zat yang diperlukan oleh tubuh untuk hidup sehat. Khususnya untuk anak usia sekolah dasar yang dikategorikan masih dalam taraf perkembangan dan pertumbuhan, maka makan pagi sangat diperlukan untuk menunjang aktivitasnya. R.E.Kleinman (2013), mengatakan bahwa anak yang tidak sarapan pagi cenderung tidak konsentrasi dalam belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi: (1) seberapa banyak anak usia SD membiasakan makan pagi sebelum berangkat sekolah. (2) penyebab anak usia SD tidak makan pagi sebelum berangkat sekolah. (3) hubungan makan pagi dengan tingkat kesehatan dan prestasi belajar anak usia SD. Metode yang digunakan metode kuantitatif. Informasi pengambilan data digali melalui survai, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan:(1) 89,66% anak setiap pagi selalu makan pagi sebelum berangkat sekolah. (2) 43,11% anak usia SD kelas 2 tidak makan pagi sebelum berangkat sekolah dikarenakan bangun kesiangan. (3) Hubungan antara makan pagi dengan tingkat kesehatan dan prestasi belajar anak SD kelas 2 di wilayah Kelurahan Pondok Benda tidak begitu erat, dikarenakan adanya faktor genetik.
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MIPA KELAS X ANTARA SISWA REGULER DENGAN SISWA AKSELERASI DI SMA NEGERI 3 MALANG
Endah Wardani;
Nurwidodo Nurwidodo;
Sri Wahyuni
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2665
Terdapat kesenjangan antara harapan dan kenyataan pada prestasi belajar mata pelajaran MIPA siswa kelas X antara siswa Reguler dengan siswa kelas Akselerasi. Ada anggapan atau kecendrungan bahwa prestasi belajar mata pelejaran MIPA siswa Reguler lebih rendah daripada siswa Akselerasi. Peneliti ingin melihat keadaan sesungguhnya di lapangan bagaimana prestasi mata pelajaran MIPA kelas X antara siswa Reguler dan siswa Akselerasi di SMA Negeri 3 Malang. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar mata pelajaran MIPA antara siswa kelas Reguler dan siswa Akselerasi di SMA Negeri 3 Malang. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap prestasi siswa kelas regular dengan siswa kelas akselerasi di SMA Negeri 3 Malang. Manfaat penelitian ini (1) Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah dapat diketahui faktor-faktor apa sajakah yang berpengaruh terhadap prestasi belajar MIPA.(2) Untu memberikan masukan kepada sekolah-sekolah tentang system pendidikan yang ada. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas Reguler dan Akselerasi, sedang sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas X1 program Reguler dengan siswa kela X program Akselerasi, Penelitian ini di laksanakan di SMA Negeri 3 Malang. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji-t pada dua sampel bebas dan analisis regresi linear berganda. Dari hasil analisis data didapatkan hasil (1) nilai t-hitung < t-tabel pada taraf signifikasi 0,05 sehingga Ho diterima, Ha ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara rata-rata nilai MIPA siswa Reguler dengan siswa Akselerasi. (2) Dari hasil analisis regresi linier berganda didapatkan hasil nilai F- hit>nilai F-tabel pada taraf signifikasi 0,05 maka variable yang diteliti yaitu waktu yang dicurahkan untuk belajar, buku pelajaran MIPA yang dimiliki, Waktu untuk kegiatan selain belajar di sekolah berpengaruh secara nyata terhadap prestasi belajat mata pelajaran MIPA.
HASIL BELAJAR SISWA KELAS VD MDI MUHAMMADIYAH 2 SEI KINDAUNG DENGANMENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN PETA KONSEP
Wiwi Yulianti;
Siti Ramdiah;
Lagiono Lagiono
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2666
Tujuan penelitian ini yaitu (1) Meningkatkan hasil belajar siswa kelas VD MDI Muhammadiyah 2 Sei Kindaung pada Konsep Daur Air dengan menggunakan strategi pembelajaran peta konsep. (2) Meningkatkan aktivitas siswa pada ranah psikomotor dalam pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran peta konsep. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada semester genap Tahun pelajaran 2014/ 2015, yang dilaksanakan di kelas VD MDIM 2 di Banjarmasin pada materi daur air. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Pengumpulan data hasil belajar melalui pretest dan postest, sedangkan untuk data aktivitas siswa ranah psikomotor melalui lembar observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil belajar siswa kelas V MDI Muhammadiyah 2 Sei Kindaung pada Konsep Daur Air dengan menggunakan strategi pembelajaran peta konsep mengalami peningkatan dan tuntas secara klasikal. Pada hasil tes siklus I ketuntasan klasikal sebesar 71,43% meningkat menjadi 88,57% pada siklus II. Aktivitas siswa pada ranah psikomotor dalam pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran peta konsep pada masing-masing aspek mengalami peningkatan yaitu pada siklus I aspek kerjasama sebesar 3,58, bertanggung jawab sebesar 3,42, dan aspek ketelitian sebesar 2,75. Pada siklus II menjadi sebesar 4,00 pada aspek kerjasama, 3,92 pada aspek bertanggungjawab dan sebesar 3,67 pada aspek ketelitian.
POPULASI BAKTERI HETEROTROF DI PERAIRAN PULAU BULANG BATAM
Notowinarto Notowinarto;
Fenny Agustina
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2667
Sepanjang pesisir pantai pada perairan di kawasan Kecamatan Bulang Kota Batam sebagai lokasi penelitian dengan banyak dijumpai pemukiman penduduk dan industri galangan kapal (Shipyard) serta banyak mengeluarkan limbah yang langsung dibuang keperairan terbuka. Sampai saat ini masih minim informasi tentang populasi bakteri heterotrof, sehingga di perlukan pengkajian secara biologi perairan yakni bagaimana populasi bakteri Heterotrof di perairan Pulau Bulang Batam. Tujuan mengetahui estimasi total bakteri umum dan virus (TBU;TBV) serta hubungan antara padatan populasi bakteri dengan kondisi in-situ kualitas antar perairan yang berbeda. Penelitian bersifat lapangan insitu dengan pengambilan sampling secara teknik purposive sampling dan ek-situ yakni sampel air segera di bawa ke Laboratorium Uji Kesehatan Ikan dan Lingkungan Balai Budidaya Laut. Analisis dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif untuk mencari hubungan antara perkiraan populasi bakteri heterotrof dengan kondisi kualitas air antar lokasi sampling menggunakan pendekatan analisis sidik ragam (Ansira). Hasil sebagai berikut: a) bahwa diperkiraan populasi bakteri heterotroph baik total bakteri umum (TBU) maupun total bakteri virus (TBV) yang nyata dengan kecenderungan (trend) meningkat akibat adanya perubahan kualitas in-situ perairan, yakni pada lokasi Kuala Bulang 2 dan Selat Awa; b) Kandungan nitrat memperlihatkan kisaran nilai yang tinggi berada di lokasi Selat Awa dan terendah terdapat pada stasiun Teluk Sepaku serta ammonium memperlihatkan nilai tertinggi pada stasiun Kuala Bulang Dua dan kandungan phospat kandungan tertinggi di stasiun Selat Awa, sehingga akan menimbulkan terjadinya peledakan populasi (blooming); dan c) Hubungan korelasi antar stasiun pengamatan terhadap sebaran kepadatan total bakteri umum maupun vibrio (TBU/TBV) tampaknya tidak nyata (non-signifikan). Walaupun tingkat hubungan (nilai r) lebih dari 50%. Begitupula terhadap parameter kualitas air, hanya ada indikasi korelasi signifikan yakni Ammonium (NH4 -OH; mg/L; r=56,33%) yang cukup berhubungan dengan kondisi padatan dan sebaran bakteri umum ataupun vibrio. Sedangkan unsur Phosphat (PO4-P; mg/L) memiliki nilai korelasi dengan populasi TBV cukup tinggi dan positip (r=68,34%). Kadar phosphat pada batas terendah, sangat penting untuk pertumbuhan organisme bakteri di perairan terbuka laut.