cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
PENGARUH JENIS ELEKTRODA TERHADAP SIFAT MEKANIK HASIL PENGELASAN SMAW BAJA ASTM A36 Jaenal Arifin; Helmy Purwanto; Imam Syafa’at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i1.1756

Abstract

Penggunaan elektroda dan arus yang berbeda  pada  proses pengelasan berpengaruh terhadap sifat fisik dan mekanik hasil lasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil lasan, struktur mikro, distribusi kekerasan dan kekuatan tarik terhadap penggunaan jenis elektroda dan arus pengelasan. Baja ASTM A36 dilakukan pengelasan SMAW menggunakan elektroda E6013, E7016 dan E7018 dengan arus 70A, 110A dan 130A pada kecepatan konstan. Hasil pengelasan dilakukan analisa struktur makro, struktur mikro, kekerasan dan kekuatan tarik. Arus pengelasan berpengaruh terhadap karateristik makro, struktur mikro, distribusi kekerasan dan kekuatan tariknya. Semakin tinggi arus yang dipakai semakin rendah nilai kekerasan dan kekuatan tarik. Hasil yang didapat pada perbedaan elektroda nilai kekerasan yang paling tinggi menggunakan elektroda E7018 dengan variasi arus 70A yaitu 105 HRB, dan nilai tertinggi pada pengujian tarik  pengelasan menggunakan elektroda E6013 dengan variasi arus 110A yaitu 34,697MPa. Kata kunci : Pengelasan, elektroda, kuat arus, SMAW.
ANALISIS PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH PLASTIK JENIS POLYPROPYLENE MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Muchammad Muchammad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i1.2189

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia khususnya sampah plastik sampai saat ini masih belum terselesaikan. Plastik sangat sulit untuk terurai secara alami, sehingga perlu adanya solusi untuk permasalahan tersebut, bahkan Indonesia menduduki peringkat kedua dunia pengguna plastik setelah Cina. Plastik adalah suatu material organik sintetik atau material organik semi sintetik yang berasal dari minyak bumi dan gas alam. Dari produk plastik, dihasilkan salah satunya polypropylene. Polypropylene sendiri merupakan polimer termoplastik yang dibuat dari hasil polimerisasi molekul propilena. Sebagian besar monomer polypropylene berasal dari proses perengkahan uap dengan menggunakan nafta yang merupakan percahan berharga minyak mentah. Salah satu solusi alternatif untuk menangani sampah plastik yang saat ini adalah mengkonversi sampah plastik tersebut menjadi bahan bakar minyak. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan mengolah sampah plastik jenis polypropylene menjadi minyak dengan metode pirolisis menggunakan tiga variasi suhu pirolisis yaitu 250 oC, 300 oC, dan 350 oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pirolisis 250 oC menghasilkan volume minyak 420 ml, densitas 0,75 gr/ml, nilai kalor 39.221 J/gr, kemudian suhu 300 oC menghasilkan volume 480 ml, densitas 0,76 gr/ml, nilai kalor 38.870 J/gr, sedangkan pada suhu 350 oC menghasilkan volume 500 ml, densitas 0,77 gr/ml, nilai kalor 38.301 J/gr. Adapun nilai oktan minyak pirolisis adalah 83,5 dan nilai viskositasnya sebesar 0,034 Poise.Kata kunci: Plastik polypropylene, pirolisis, nilai kalor, densitas, nilai oktan.
PENGARUH SUHU TEMPERING TERHADAP KEKUATAN TARIK, KEKERASAN DAN MIKROSTRUKTUR PADA SAMBUNGAN LAS SHIELDED METAL ARC WELDING (SMAW) BAJA PEGAS DAUN Miharja Awan Jaya; Respati Bondan Sri Mulyo; Purwanto Helmy
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i1.2180

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu tempering terhadap nilai kekuatan tarik, kekerasan dan struktur mikro pada hasil pengelasan elektroda E7018 dengan pengelasan shielded metal arc welding (SMAW). Lasan dilakukan tempering dengan variasi suhu 300°C, 450°C dan 600°C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu temper 300°C mengasilkan kekuatan tarik tertinggi yaitu 78,752 kgf/mm2 dan kekerasan rata-rata yaitu 42,67 HRC, pada daerah HAZ memiliki kekerasan 42,50 HRC. Semakin tinggi suhu temper kekerasan akan semakin menurun. Pada daerah logam las kekerasan paling tinggi adalah spesimen dengan suhu temper 450°C yaitu 15,33 HRC. Pada suhu temper 300°C daerah logam induk dan daerah HAZ yang terbentuk adalah berstruktur ferit dan martensit lebih rapat dan ferit widmanstatten, pada daerah logam las tampak ferit batas butir pada columnar grains terlihat lebih jelas dan merata pada pengaruh suhu temper 450°C.Kata kunci: kekerasan, kekuatan tarik, pengelasan, struktur mikro, tempering
HUBUNGAN KECEPATAN, POSISI GIGI, DAN JENIS BAHAN BAKAR DENGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR Tabah Priangkoso; Aditya Wildana; Setyoko Setyoko
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i2.1633

Abstract

Harga bahan bakar minyak (bbm) cenderung terus meningkat sehingga memaksa pengguna kendaraan bermotor perlu melakukan penghematan konsumsi bbm. Sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling banyak digunakan di Indonesia dengan jumlah lebih dari 76 juta unit dan terus meningkat jumlahnya. Pengendara sepeda motor perlu mendapat informasi jumlah konsumsi bbm pada tiap kecepatan, posisi gigi, dan jenis bbm agar dapat beroperasi pada kisaran yang paling efisien. Penelitian ini menguji pengaruh kecepatan, posisi gigi, dan jenis bahan bakar pada sepeda motor, menggunakan Honda Supra X125, Suzuki Shogun 125, dan Yamaha Jupiter MX135 dengan bahan bakar Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus. Penggunaan gigi yang lebih tinggi menurunkan konsumsi bbm pada ketiga jenis sepeda motor dan ketiga jenis bahan bakar. Peningkatan kecepatan juga menurunkan konsumsi bahan bakar pada setiap gigi dan untuk ketiga jenis bahan bakar. Perubahan penggunaan Premium ke Pertamax menurunkan konsumsi bahan bakar rata-rata sebesar 7,73% dan perubahan penggunaan Premium ke Pertamax Plus menurunkan konsumsi bahan bakar rata-rata sebesar 17,64%   Kata kunci: konsumsi bbm, kecepatan, posisi gigi, jenis bahan bakar
PERANCANGAN INSTRUMENTASI KECEPATAN DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA DINAMOMETER CHASIS SEPEDA MOTOR Rony Wijanarko; Andi Wahyu Ferinata
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i2.2037

Abstract

Laboratorium Enegi Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang telah membuat sebuah dinamometer dengan jenis dinamometer chassis yang  dirancang menggunakan unit rem cakram. Daya yang dihasilkan diukur dengan sebuah timbangan digital yang dikaitkan dengan lengan dari rem cakram dinamometer sedangkan putaran poros diukur menggunakan digital handy tachometerl. Pada perancangan ini akan ditingkatkan fungsi dari dinamometer chasis yaitu sebuah sistem untuk mengukur kecepatan putaran mesin dan konsumsi bahan bakar dari sepeda motor uji dengan pengambilan data langsung dapat disimpan dalam komputer melalui sebuah papan mikrokontroler Arduino Uno. Pengukuran kecepatan mesin diukur dari induksi dari kabel busi yang dihasilkan coil sepeda motor dan konsumsi bahan bakar diukur melalui flow sensor sebagai pengukur laju aliran bahan bakar pada karburator dan sebagi penampil data pada komputer digunakan software Makerplot. Dari hasil pengujian didapatkan data bahwa error rata-rata yang terjadi untuk pengujian kecepatan adalah sebesar 6,554  %  sedangkan untuk pengujian konsumsi bahan bakar error rata-ratanya 0,90 %. Kata kunci: putaran mesin, Konsumsi bahan bakar, Arduino Uno, Makerplot 
PENGARUH ENGINE REMAP TERHADAP BEBERAPA PARAMATER OPERASI MOBIL BERBAHAN BAKAR LGV Ahmad Khudhoibi; Nazaruddin Sinaga
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i1.1459

Abstract

Ketergantungan kendaraan bermotor pada konsumsi bahan bakar minyak menyebabkan transportasi menjadi sektor pengguna energi terbesar kedua setelah sektor industri sehingga dibutuhkan energi alternatif. Penggunaan LGV (liquefied gas for vehicle) sebagai bahan bakar alternatif untuk mobil telah dipelajari secara mendalam pada beberapa tahun terakhir. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh perubahan engine map terhadap beberapa parameter operasi dan emisi. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen pada kendaraan Mitsubishi Mirage yang menggunakan konverter kit Lovato Easy Fast untuk mesin 3-4 silinder. Engine remap dilakukan dengan menambahkan dan mengurangkan nilai koefisien gas injection time sebesar 20 dari map autokalibrasi. Kendaraan uji dioperasikan diatas chassis dynamometer dengan engine scanner Auterra Dash Dyno yang terhubung OBD II port. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa perubahan nilai map autokalibrasi menjadi map 20 dan (-20) mempengaruhi parameter operasi mesin. Throttle position, laju udara dan laju bahan bakar pada LGV map 20 dan (-20) lebih besar dibandingkan dengan LGV autokalibrasi. Ignition timing semua bahan bakar LGV lebih rendah dibandingkan bahan bakar bensin. Pengapian map (-20) terjadi lebih lambat dan map 20 terjadi lebih cepat sebelum TMA dibandingkan map autokalibrasi. Emisi HC LGV map 20 lebih rendah dan map (-20) lebih tinggi dari bahan bakar bensin. Kata kunci: bensin, emisi, engine remap, konsumsi bahan bakar, LGV.
ANALISA PENGARUH TEMPERING MENGGUNAKAN PEMANAS INDUKSI PASCA QUENCHING DENGAN MEDIA OLI PADA BAJA AISI 1045 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN SEBAGAI MATERIAL PENGGANTI PIN TRACK LINK BULLDOZER Dwi Setyo Agus Prakoso; Helmy Purwanto; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v15i2.3086

Abstract

ANALISIS PENGARUH LAJU ALIRAN UDARA TERHADAP KERUGIAN TEKANAN PADA SALURAN UDARA Tabah Priangkoso; Nasir Kurniawan; Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i1.1761

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji kemungkinan alat Praktikum Fenomena Dasar Mesin pada acara Pengujian  Kerugian Tekanan pada Aliran Udara dalam Pipa (ducting). Alat praktikum ini dibuat di Laboratorium Energi untuk melengkapi acara Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Pengujian dilakukan untuk menganalisis fenomena pengaruh laju aliran udara terhadap kerugian tekanan pada sisi tekan pipa saluran udara. Saluran udara yang diuji berupa pipa panjang 2,00 m dengan ukuran penampang 0,20 x 0,20 m. Pipa dibagi menjadi 8 segmen dimulai dari jarak 20,0 cm dari ujung masuk udara. Masing-masing segmen memiliki panjang 20,0  cm. Pada setiap awal dan akhir setiap segmen dipasang manometer U dengan fluida air untuk mengukur perubahan tekanan yang terjadi di sepanjang segmen. Pengujian dilakukan dengan memvariasi laju aliran udara. Aliran udara diciptakan dengan tiupan udara blower dengan laju  9,7m/s, 10,5m/s, 10,7m/s, 11,2m/s, 11,6m/s, 11,8m/s. Pengukuran laju aliran udara menggunakan anemometer dan ketinggian head diukur menggunakan jangka sorong. Alat praktikum ini dapat digunakan secara terbatas untuk menunjukkan adanya kerugian tekanan dalam aliran udara dalam pipa, namun belum dapat digunakan untuk menyajikan fenomena hubungan penurunan tekanan dengan laju aliran. Data yang dihasilkan menunjukkan penurunan tekanan lebih kecil untuk laju aliran yang lebih besar. Dengan demikian, masih diperlukan beberapa perbaikan agar alat praktikum ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu pada manometer yang digunakan untuk mengukur tekanan. Kata kunci: kerugian tekanan, laju aliran, manometer
PENGARUH ARAH PEMAKANANDAN SUDUT PERMUKAAN BIDANG KERJA TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL S45C PADA MESIN FRAIS CNC MENGGUNAKAN BALLNOSE ENDMILL Imam Syafa’at; M. Abdul Wahid; S.M. Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i1.1450

Abstract

Nilai sebuah produk dapat diindikasikan salah satunya adalah kualitas permukaan. Bahan baja S45C banyak dipakai pada konstruksi mesin sehingga sering mengalami perlakuan proses pemesinan. Proses pemesinan mempunyai kualitas kehalusan (nilai kekasaran) yang berbeda terutama pada mesin frais CNC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arah pemakanan dan sudut permukaan bidang kerja pada proses mesin frais CNC pada material S45C menggunakan jenis alat potong ballnose endmill terhadap nilai kekasaran. Metode penelitian yang digunakan dengan memberikan variasi arah pemakanan searah 45°, searah 90° dan berputar konstan sumbu Z dengan variasi sudut permukaan bidang kerja sebesar sebesar 0, 30, 45 dan 60°. Pergeseran alat potong sebesar 0,3 mm  berputar pada 3000 rpm dan feeding 429 mm/menit dengan kedalaman pemakanan 0,4 mm. Pengujian kekasaran hasil pemesinan menggunakan TR 100 Surface Roughness Tester dan diamati menggunakan mikroskop digital USB perbesaran 800x. Hasil yang didapat nilai kekasaran yang paling kecil (halus) adalah sebesar 0,85 µm terjadi  pada arah pemakanan searah 45° bertemu dengan sudut bidang permukaan kerja 30°. Pada arah pemakanan searah 90° dan searah 45°nilai kekasaran semakin meningkat (semakin kasar) sebanding dengan bertambahnya sudut permukaan bidang kerja sedangkan pada arah pemakanan berputar konstan sumbu Z nilai kekasaran semakin menurun (semakin halus) berbanding terbalik dengan bertambahnya sudut permukaan bidang kerja. Kata kunci : arah pemakanan,ballnose endmill, frais, kekasaran permukaan,  S45C
ANALISIS PENGARUH VARIASI KAMPUH PENGELASAN SMAW DC TERHADAP TEGANGAN TARIK, KEKERASAN, STRUKTUR MIKRO PADA BAJA KARBON RENDAH Mochamat Sobirin; Helmy Purwanto; Imam Syafa’at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v15i2.3077

Abstract