cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
PENGARUH SUHU HYDROTHERMAL TERHADAP KARAKTERISTIK ZEOLIT YANG DISINTESIS DARI LIMBAH GEOTHERMAL Fitriyana Deni Fajar; Sulardjaka Sulardjaka; Iskandar Norman; M. Dzulfikar M. Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i1.2185

Abstract

Telah dilakukan sintesis zeolite berbahan dasar limbah geothermal dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Geo Dipa Energi, Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh suhu hidrotermal terhadap karakteristik zeolit yang disintesis dari limbah geothermal. Sebelum digunakan sebagai bahan dasar sintesis, lumpur geothermal terlebih dahulu dilakukan kalsinasi pada suhu 850oC selama 3 jam. Sintesis menggunakan metode hidrotermal dengan variasi suhu 100oC, 110oC dan 120oC selama 5 jam dengan pH > 12. Karakterisasi produk sintesis dilakukan dengan menggunakan spektroskopi serapan atom (AAS), difraktometer sinar-x (XRD) dan scanning electron microscope (SEM). Dari hasil uji AAS kandungan silika pada lumpur geothermal setelah proses kalsinasi meningkat dari 49,1% menjadi 80.0426%. Dari hasil analisis data XRD dan SEM, proses sintesis menghasikan zeolit A (variasi suhu 100oC, 110oC) dan sodalit (variasi suhu 120oC).Kata Kunci: Sintesis, hidrotermal, zeolit A, Sodalit
PENGARUH WAKTU PELAPISAN ELEKTRO NIKEL-KHROM DEKORATIF TERHADAP KETEBALAN, KEKERASAN DAN KEKASARAN LAPISAN M. Yusrul Niam A; Helmy Purwanto; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i1.1752

Abstract

Elektroplating merupakan suatu proses pengendapan zat (ion - ion logam) pada suatu logam dasar (katoda) melalui proses elektrolisa. Terjadi proses pengendapan pada katoda disebabkan oleh adanya pemindahan ion - ion bermuatan listrik dari anoda dengan perantara larutan elektrolit, yang terjadi secara terus menerus pada tegangan konstan hingga akhirnya mengendap dan menempel kuat pada permukaan logam.Ppeneltian ini mengkaji bagaimana pengaruh waktu pencelupan terhadap hasil pelapisan krom terhadap ketebalan, kekerasan dan kekerasan permukaan lapisan krom pada proses elektroplating. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah alumunium batangan yang di potong dengan ukuran 5 x 3 x 0,3 cm2. Penelitian ini memvariasikan lama waktu pencelupan 30, 45 dan 60 menit kedalam larutan elektrolit. Hasil dari penelitian ini semakin lama waktu pencelupan semakin meningkat nilai keetebalan lapisan, nilai kekerasan dan nilai kekasaran permukaan alumuniumnya. Nilai maksimum ketebalan lapisan krom 28.14 µm , nilai maksimum kekerasan 176.2 VHN dan nilai maksimum kekasaran permukaan lapisan krom adalah 0.25 µm pada variasi waktu pencelupan 60 menit. Kata kunci: elektroplating, katoda, ion, ketebalan,kekerasan dan kekasaran.
KOMPATIBILITAS SERAT PELEPAH POHON PISANG KEPOK (Musaceae) PADA PERLAKUAN PEREBUSAN AIR JAHE (Zingiber Officinale) DAN PERLAKUAN RESIN POLYESTER Agus Amaruddin; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i2.2042

Abstract

Serat alam merupakan salah satu bahan dalam bidang rekayasa bahan yang sering digunakan, serat alam mempunyai banyak keunggulan diantaranya sebagai pengganti serat buatan, harga murah, mampu meredam suara dan persedian melimpah. Salah satu serat alam yaitu serat pelepah pohon pisang kepok serat yang berasal dari pelepah pohon pisang. Serat pelepah pohon pisang mempunyai bentuk lingkaran yang tak beraturan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik serat tunggal dan kompatibilitas pada matrik polyester, sebelum pengujian serat diberi perlakuan perebusan air jahe dengan variasi 0 menit, 15 menit, 30 menit dan 45 menit. Pada pengujian ini mengacu pada standar ASTM D3379, dan pengujian pull out single fiber test. Hasil dari pengujian tarik pada serat pelepah pohon pisang yang memiliki tegangan tarik pada perlakuaan perebusan 30 menit sebesar 84,4520 MPa sedangkan hasil pull out single fiber test tegangan geser tertinggi pada tanpa perlakuan perebusan sebesar 4,4208. Akibat dari perlakuan perebusan yaitu perubahan pada struktur mikro semakin lama perebusan serat semakin jelas dan diameter semakin tinggi. Pada perlakuan resin polyester semakin lama perebusan nilai kerapatan serat terhadap resin semakin rendah sehingga serat tidak kompatibilitas terhadap rsin polyester.Kata kunci: Serat pelepah pohon pisang, air jahe, uji tarik, pull out single fiber test & setruktur mikro.
PENGUATAN USAHA PENGOLAH KOLANG KALING DI DESA NGESREPBALONG KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Indah Hartati; Nugroho Widiasmadi; Renan Subantoro; Laeli Kurniasari; Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i2.1629

Abstract

Salah satu usaha yang berkembang di Desa Ngesrepbalong, Limbangan, Kendal adalah usaha pengolaha kolang kaling. Beberapa permasalahan yang dihadapi pelaku usaha pengolah  kolang kaling adalah diperlukannya alat TTG guna proses pemecahan kulit biji kolang kaling, belum adanya wawasan dan usaha ke arah diversifikasi produk serta diperlukannya pelatihan-pelatihan penguatan usaha. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan solusi bagi permasalahan mitra pengolah kolang kaling yakni: (i) memperbaiki proses produksi berupa aplikasi alat pemipih kolang kaling dan pemecah kulit buah kolang kaling, (ii) memberikan pelatihan produksi diversifikasi produk kolang kaling yakni berupa manisan kolang kaling dan permen jely kolang kaling serta alat sealer, (iii) memberikan pelatihan penguatan usaha berupa pelatihan desain kemasan, pelatihan cara produksi pangan yang baik dan pelatihan perijinan PIRT, dan (iv) memberikan pelatihan manajemen usaha kecil. Adapun target kegiatan adalah perbaikan proses produksi melalui aplikasi mesin pemecah kulit buah kolang kaling dan pemipih kolang kaling, pelatihan proses produksi manisan dan permen jelly kolang kaling, pelatihan desain kemasan manisan dan permen jelly kolang kaling, pelatihan CPPB, pelatihan perijinan dan  pelatihan manajemen usaha. Perbaikan proses produksi telah dilakukan melalui perancangan, pabrikasi dan penggunaan alat pemecah dan pemipih kolang kaling. Diversifikasi produk kolang kaling telah diberikan sehingga mitra memiliki wawasan dan ketrampilan mengenai proses pembuatan permen  jelly kolang kaling dan manisan kolang kaling. Pelatihan CPPB  telah memberikan wawasan mengenai cara produksi pangan yang baik. Pelatihan pengemasan  telah berhasil memberikan wawan mitra mengenai pengemasan produk pangan dan pelabelan. Pelatihan perijinan memberikan wawasan mitra mengenai prosedur perijinan yang harus ditempuh bila mitra mengajukan permohonan pengajuan perijinan bagi usaha mereka. Pelatihan manajemen  usaha telah dapat memberikan wawasan mitra mengenai pengelolaan usaha kecil. Kata kunci: kolang kaling, manisan, pemecah, pemipih, permen jelly
PENGARUH KANDUNGAN ALUMINA PADA Al-Al2O3 KOMPOSIT DENGAN METODE PENGECORAN SQUEZZE TERHADAP UJI TARIK DAN UJI MIKRO Lazza Habibul Haq; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i2.2033

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kandungan alumina pada Al-Al2O3 Komposit terhadap tegangan tarik dan struktur mikro. Dalam penelitian ini penulis memvariasikan pencampuran 5%,10%,15%. Sehingga penelitian ini didapatkan hasil dari uji tarik tanpa perlakuan dengan rata-rata 128,42 MPa, dengan perlakuan campuran alumina 5%,10%,15% memiliki rata-rata kekuatan tarik sebesar 186,28 MPa,156,05 MPa,122,32 MPa. Sedangkan untuk jarak dendrit yang tanpa perlakuan memiliki rata-rata 12,37 dengan perlakuan campuran alumina 5%,10%,15% memiliki rata-rata jarak dendrit sebesar 11,54 µm, 11,175 µm,  9,50 µm. Dari hasil penelitian ini uji tarik yang paling tinggi dengan campuran 5% dengan kekuatan tariknya sebesar 186,28 MPa, sedangkan untuk jarak dendrit semakin banyak campuran alumina jarak dendritnya semakin dekat.Kata kunci: Alumunium, alumina  (Al-Al2O3)
PENGARUH DOSIS KLORIN PADA PERTUMBUHAN BAKTERI COLIFORM TOTAL DAN ESCHERICHIA COLI PADA SUNGAI KREO, SUNGAI GARANG DAN SUNGAI TUGU SUHARTO Supriyadi Supriyadi; Indro Sumantri; Indah Hartati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i1.1455

Abstract

Polutan yang sering ditemui pada air sungai adalah bakteri Coliform Total dan Escherichia coli. Keberadaan Coliform Total dan Escherichia coli disistem penyediaan air minum telah menjadi masalah yang serius.Umumnya, keberadaanbakteritersebutdi air permukaan melebihi ambang batas. Kandungan Coliform Total dan Escherichia coli dalam air menimbulkan berbagaigangguan kesehatan.Berdasarkan Permenkes RI No. 492 Tahun 2010, ambang batas kandunganColiform Total dan  Eschericia coli dalam air minum adalah 0 koloni/100 ml. Sedangkan berdasarkan Peraturan Pemerintah no. 82 tahun 2001 untuk kualitas air baku kelas I koloni,ColiformTotal maksimum 1000 koloni/100 ml sampel, Escherichia coli 100 koloni/100 ml sampel.  Oleh karenanya diperlukan pengolahan air agar menjadi layak untuk dikonsumsi.Penelitian ini bertujuan menentukan dosis optimum klorin untuk menurunkan kandungan bakteri Coliform Total dan Escherichia colidalam air permukaan di Sungai Garang, Sungai Kreo dan Sungai di Tugu Suharto. Penelitian ini dilakukan dengan menambah klorin kedalam masing sapel air ketiga sungai tersebut dengan dosis antara 2 mg/L – 4,5 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan kandungan bakteriColiform Total dan Escherichia coli air ketiga sungai terset melebihi ambang batas berdasarkan PP no. 81 tahun 2001 kriteria air kelas I dan dosis optimum klorin untuk air ketiga sungai tersebut 3,5 mg/L. Kata Kunci :coliform total, escherichia coli, klorin
PENGARUH ARAH SERAT PADA SERAT AMPAS TEBU POLYMER COMPOSITES Agus Sabarudin; Sri Mulyo Bondan Respati; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v15i2.3082

Abstract

SISTEM PAKAR PENYAKIT LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Andi Nurkholis; Agung Riyantomo; Mohammad Tafrikan
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i1.1757

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang kebutuhan terhadap sistem yang dapat membantu dalam mendefinisikan dan mendiagnosa suatu penyakit berdasarkan gejala-gejala yang dialami oleh manusia khususnya penyakit bagian lambung. Dengan alasan tersebut, maka diperlukan perancangan sebuah sistem yang dapat meniru cara berfikir seorang pakar, yaitu sistem pakar. Sistem pakar merupakan teknologi berbasis pengetahuan, fakta dan penalaran yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya adalah masalah diagnosa. Metode pengembangan yang digunakan dalam pembuatan sistem pakar adalah metode SDLC (system development life cycle) dengan menggunakan metode inferensi Forward Chaining dan model penelusuran depth first search berbasis platform pemrograman java. Dalam penelitian ini, basis kepakaran yang digunakan adalah tujuh belas gejala dan tujuh macam penyakit bagian lambung, diantaranya: Gastritis, Dispepsia, Kanker Lambung, GERD, Gastroenteritis, Gastroparesis, dan Tukak Lambung. Pada penelitian ini juga dilakukan studi kelayakan oleh Dr. Amelia Mayangsari, hasilnya sistem pakar ini memiliki keakuratan diagnosa sebesar 75% dan dapat dikategorikan baik, meskipun diperlukan lagi perbaikan-perbaikan dari segi keefektifan dan kelengkapan informasi. Kata kunci: depth first search, forward chaining, penyakit lambung, sistem pakar
PENGARUH KETEBALAN KOMPOSIT MATRIK RESIN DENGAN PENGUAT KULIT ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) YANG DIANYAM TERHADAP KEMAMPUAN BALISTIK Aji Topan Asmoro; Purwanto Helmy; Respati Bondan Sri Mulyo
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i1.2190

Abstract

Penggunaan material komposit dengan pengisi (filler) serat alam kulit eceng gondok (EichhorniaCrassipes) berpotensi sebagai bahan teknik alternatif. Komposit mempunyai keunggulan tersendiri dibanding dengan bahan teknik alternatif lain, karena sifat komposit yang memiliki kekuatan yang bisa diatur (tailorability), memiliki kekuatan lelah (fatigue) yang baik, memiliki kekuatan jenis (strenght/weight) yang tinggi dan tahan korosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh ketebalan komposit matrik resin dengan penguat kulit eceng gondok yang disusun anyam terhadap ketahanan balistik. Kulit serat direndam larutan NaOH 5% dan tanpa perlakuan selama 1 jam. Komposit matrik dibuat dengan pengisi kulit eceng gondok dan resin dengan perbandingan 89 % resin dan 11 % kulit eceng gondok. Variabel ketebalan yang digunakan yaitu 3 mm, 6 mm dan 10 mm. Hasil uji tarik pilinan kulit eceng gondok tanpa perendaman memiliki kekuatan tarik sebesar 2,0756 kg/mm2. dan pilinan kulit eceng gondok dengan perendaman NaOH 5% memiliki kekuatan tarik sebesar 3,5512 kg/mm2. Hasil uji balistik menunjukkan komposit dengan ketebalan 10 mm mampu menahan laju proyektil, sedangkan komposit dengan ketebalan 3 mm dapat tertembus proyektil. Dari hasil penelitian semakin tebal panel komposit maka semakin mampu menahan laju balistik.Kata kunci: Kulit eceng gondok, ketebalan komposit tahan balistik.
PENGARUH KANDUNGAN ETHANOL PADA BENSIN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR EFI 115 CC DAN 125 CC BERTRANSMISI CVT Tabah Priangkoso; Aghus Nailul Irsyad; Imam Wahminto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v15i2.3074

Abstract