cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
MODEL MATEMATIKA UNTUK ANALISIS KUANTITATIF PRODUKSI PLANT GROWTH-PROMMOTING RHIZOBACTERIA DALAM LOW-COST SUBSTRAT DENGAN PROSES ANAEROB Mathematical Model for Quantitative Analysis of Plant Growth-Promotting Rhizobacteria’s Production on Low-Cost Substra Gregorius Prima Indra Budianto; Susan Primadevi; Rahmat Budi Nugroho
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i2.1627

Abstract

Plant Growth-Promotting Rhizobacteria (PGPR) adalah kelompok bakteri menguntungkan yang secara aktif mengkolonisasi daerah perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembuatan PGPR dalam low-cost substrat berdasarkan model matematis. Proses pembuatan PGPR dijalankan dalam kondisi anaerob dengan sistem batch. Hasil yang diperoleh adalah proses produksi PGPR dalam low-cost substrat dapat didekati dengan persamaan contois, nilai parameter kinetika terkait pertumbuhan yang meliputi , 12Ksx"> dan masing-masing sebesar 3,4556, 1189,8333 dan 0,0582 dan perbandingan optimum proses produksi PGPR asal akar bambu dalam low-cost substrat adalah 1 : 1 dengan waktu tinggal padatan (SRT)selama 10 hari. Kata kunci: model matematika, plant growth-prommoting rhizobacteria, proses anaerob ABSTRACT Plant Growth-Prommoting Rhizobacteria (PGPR) are advantageous bacteria consorcium that actively colonized on the rhizosfer. The objective of this research is investigate PGPR’s production on low-cost substrat using mathematical model. This research was conducted in batch anaerobic system. The result is PGPR’s production on low-cost substrat could be simulated with Contois’s Model, growth kinetics parameters values that include 12μm"> , 12Ksx"> and 12YXS"> are 3,4556; 1189,8333 and 0,0582 respectivelyand the optimum composition of PGPR’s production from bamboo’s root on low-cost substrat is 1 : 1 with Solids Retention Time (SRT) is 10 days. Key words: anaerobic process, mathematical model, plant growth-promotting rhizobacteria’s
ANALISIS PENURUNAN PERFORMA HEAT EXCHANGER STABILIZER REBOILER 011E120 DI PT. PERTAMINA REFINERY UNIT IV CILACAP Muchammad Muchammad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i2.2040

Abstract

Heat exchanger adalah alat penukar panas antar dua fluida berbeda temperaturnya dimana satu fluida memberikan panas dan yang lainnya menerima panas. Beban dan waktu kerja yang tinggi seringkali membuat alat ini mengalami penurunan performa, hal ini dapat berakibat pada penurunan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama terjadinya penurunan performa Heat Exchanger Stabilizer Reboiler 011E120 di PT. Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, serta memberikan rekomendasi perbaikan alat tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah inspeksi secara visual dan melakukan pengukuran ketebalan dinding pada bagian-bagian heat exchanger serta menghitung nilai faktor pengotorannya (fouling factor). Penurunan performa heat exchanger ini terjadi karena penyerapan panas yang kurang maksimal antara fluida pemanas (High Diesel Oil) dengan fluida yang dipanaskan (Naphtha) hal ini terjadi karena adanya kotoran dan deposit yang menempel pada tube sehingga menghambat proses perpindahan panas antara fluida di luar dan di dalam tube, hal ini terlihat dari nilai faktor pengotoran Rd = 0,02027 ft2hroF/BTU jauh lebih besar dari nilai toleransi yang diijinkan (fouling resistance) pada specification sheet yaitu 0,0024 ft2hroF/BTU. Dari analisis yang dilakukan maka untuk mengembalikan performa heat exchanger direkomendasikan perbaikan berupa pembersihan rutin setiap dua tahun sekali pada seluruh permukaan tube baik bagian luar maupun bagian dalam dengan menggunakan water jet (dengan campuran cairan chemical).Kata kunci: fouling factor, heat exchanger, reboiler, shell and tube
ISOLASI SENYAWA GALAKTOMANNAN BUAH AREN (ARENGA PINNATA) MENGGUNAKAN BEBERAPA JENIS ABU Sarmi Sarmi; Rita Dwi Ratnani; Indah Hartati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i1.1453

Abstract

Pemanfaatan buah aren saat ini masih sangat terbatas dan tingkat konsumsi masyarakat juga masih rendah, untuk meningkatkan nilai ekonomis buah aren, maka dilakukan isolasi senyawa galaktomannan pada buah aren.Galaktomannan bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar edible film, pengental, stabilizer emulsi, dan bahan aditif baik pada industri pangan maupun industri obat-obatan. Percobaan dilakukan dengan proses ekstraksi dengan menggunakan variabel tetap buah aren 170 gr di tambah pelarut hingga 1000 ml, pengadukan menggunakan magnetik stirrer skala 8 dan sentrifugasi pada 4500 rpm selama 15 menit, pelarut yang digunakan antala lain air abu kayu, air abu sekam padi dan air. Variabel bebas lainnya adalah temperatur pada 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, 50 0C, variabel waktu ekstraksi pada 9, 12, 15, 18, 21, dan 24 jam. Dari hasil percobaan diperoleh kondisi optimum ekstraksi menggunakan larutan abu kayu pada suhu 30 0C dengan proses ekstraksi selama 21 jam , perolehan hasil ekstrak sebanyak 9.4134 gr dari bahan awal buah aren 170.6 gr sehingga rendemen didapat 5.52 %. Kata kunci: air abu, buah aren, galaktomannan, isolasi
PENGARUH JENIS ANYAMAN DAN FRAKSI VOLUME SERAT TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN IMPACT KOMPOSIT SERAT RAMI DENGAN MATRIK RESIN POLYESTER Achmad Zainuri; Sinarep Sinarep; Agus Purwoko; Nurkaliwantoro Nurkaliwantoro
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v15i2.3080

Abstract

PENGARUH TEGANGAN PELAPISAN NIKEL PADA TEMBAGA DALAM PELAPISAN KHROM DEKORATIF TERHADAP KETEBALAN, KEKERASAN DAN KEKASARAN LAPISAN Musa Assegaff; Helmy Purwanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i2.2031

Abstract

Tembaga mempunyai ketahanan korosi yang cukup baik, tapi pada kondisi dimana terdapat bahan pengkorosifnya  tembaga akan teroksidasi membentuk oksida sehingga penampilannya kurang menarik dan berpengaruh terhadap kekerasan tembaga tersebut.  Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan  dengan proses pelapisan menggunakan metode electroplating. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh variasi tegangan listrik terhadap ketebalan, kekekrasan dan kekasaran pada permukaan dari lapisan chrome electroplating pada permukaan tembaga. Dalam penelitian ini variasi tegangan yang digunakan adlah 3V, 6V dan 7,5V dan suhu 40o selama 30 menit.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan lapisan krom pada tegangan 4V, 6V, dan 7,5 V adalah 7,19 μm, 10,1μm, dan 18,4μm. Kekerasan dan kekasaran row material adalah 101,5 VHN dan 0,42 μm.  Hasil kekerasan pada tegangan 3V, 6V, 7,5V berturut-turut adalah 101,5 VHN, 132,8VHN, 165,47 VHN, dan 166,9 VHN. Sedangkan hasil kekasaran pada tegangan 3V, 6V, 7,5V berturut-turut adalah 0,42μm, 046μm, 0,51μm, dan 0,53μm. Kemudian dapat disimpulkan bahwa ketebalan, kekerasan, dan kekasaran permukaan akan meningkat seiring dengan naiknya tegangan listrik pada proses elektroplating.Kata kunci : pelapisan, elektroplating khrom dekoratif, dan tegangan pelapisan nikel.
Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kelayakan Kredit dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting di Koperasi Roda Sejahtera Semarang Riyantomo Agung; Budiyanto Nugroho Eko; Laksitasari Aish
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i1.2188

Abstract

Penilaian kelayakan kredit yang dilakukan Koperasi Roda Sejahtera masih menggunakan cara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui nilai kelayakan kredit anggota yang baru diperoleh, untuk meningkatkan pelayanan dalam pemberian kredit di Koperasi Roda Sejahtera dibuatlah sistem pendukung keputusan penilaian kelayakan kredit dengan menggunakan Metode Simple Additive Weighting. Sistem penilaian menggunakan Kriteria 5C yaitu Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of Economy sistem pendukung keputusan ini menghasilkan penilaian kelayakan kredit lebih tepat dan akurat sehingga dapat meninimalkan adanya resiko kredit macet ataupun permasalah lain yang dapat merugikan Koperasi Roda Sejahtera Semarang.Kata Kunci : Kredit , Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan.
PENGARUH PENAMBAHAN Mn TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO PADA PADUAN Al-10Si DENGAN METODE LOST FOAM CASTING Suherman Suherman; Fahrizal Fahrizal
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i1.1755

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan Mn terhadap sifat mek anis dan struktur mikro pada paduan Auminium hypoeutectic Al-10Si. Pada penelian ini menggunakan metode Lost Foam Casting dimana bahan yang digunakan adalah Aluminium paduan Al-10Si. Aluminium paduan Al-10Si sebelum dan sesudah penambahan Mn dilebur dalam dapur krusibel dengan temperature tuang masing-masing 730 oC. logam cair selanjutnya dituangkan kedalam permukaan saluran turun dari pola Styrofoam secara perlahan-lahan. Setelah logam cair seluruhnya membeku maka selanjutnya dikeluarkan dari pasir silica untuk dibersihkan dan dipotong-potong untuk membuat specimen uji tarik, kekerasan dan uji bentur. Pengujian tarik dilakukan dengan mesin uji tarik servo pulser, sedangkan pengujian impack dilakukan menggunakan mesin uji impack metode charpy. Pengujian kekerasan benda cor dilakukan dengan menggunakan metode Rocwell test. Pengamatan benda cor diamati stuktur mikronya menggunakan mikroskop optic. Hasil penelitian ini adalah dengan penambahan Mn pada paduan Aluminium Al-10Si meningkatkan nilai kekerasan. Sedangkan penambahan Mn paduan Al-10Si serta menurunkan ketangguhan benda cor dan kekuatan tarik maksimum benda cor. Penambahan Mn pada paduan Al-10Si merubah bentuk dari partikel Si dari bentuk Platelike kebentuk blocklike. Kata kunci :Paduan Al-10Si, Penambahan Mn, Lost Foam Casting
REKAYASA DAN MANUFAKTUR KOMPOSIT SANDWICH BERPENGUAT SERAT RAMI BERMATRIK POLIESTER DENGAN CORE BERPENGUAT SEKAM PADI BERMATRIK UREA FORMALDEHIDE UNTUK PANELLING Agus Hariyanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i2.1632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki pengaruh ketebalan core berpenguat sekam padi bermatrik urea formaldehide dan skin berpenguat serat rami bermatrik polyester terhadap peningkatan kekuatan bending komposit sandwich. Pola kegagalannnya diamati dengan photo makro. Bahan utama penelitian adalah serat rami acak dan sekam padi, resin unsaturated polyester 157 BQTN, hardener yang digunakan adalah MEKPO dengan konsentrasi 1% dan urea formaldehide yang digunakan ádalah tipe UF181 dan hardener HU12. Komposit dibuat dengan metode cetak tekan hidrolis. Komposit sandwich tersusun terdiri dari dua skin (komposit) dengan core ditengahnya. Komposit sebagai skin terdiri dari serat rami acak bermatrik polyester dengan tebal skin 2 mm. Fraksi volume serat komposit sebagai skin adalah 40%. Core yang digunakan adalah komposit  berpenguat sekam padi bermatrik urea formaldehide. Fraksi volume penguat core sebesar 50%. Variasi tebal core 5mm, 10mm, 15mm, dan 20mm. Spesimen dan prosedur pengujian bending mengacu pada standart ASTM C 393. Penampang patahan dilakukan foto makro untuk mengidentifikasi pola kegagalannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan menahan momen bending rata-rata komposit sandwich meningkat seiring dengan penambahan ketebalan core pada fraksi volume skin 40% dengan tebal skin 2mm dan momen optimum pada ketebalan core 20 mm. Namun, kekuatan bending rata-rata menurun seiring dengan penambahan ketebalan core komposit sandwich. Tegangan  (kekuatan) bending komposit sandwich memiliki harga yang paling optimum pada ketebalan core 5 mm. Tahapan pola kegagalan komposit sandwich adalah kegagalan tarik  skin komposit sisi bawah, kegagalan geser core, delaminasi skin komposit sisi atas dengan core, kegagalan skin komposit sisi atas. Kata kunci: core, kekuatan bending, komposit sandwich, skin, pola kegagalan.
RE-DESIGN METERING SILO KELOMPOK 6 DI PT.X GUNA MENGURANGI BUFFERING Fitriyana Fajar Deni; Sulardjaka Sulardjaka; Iskandar Norman; Rizal Maulana; M. Dzulfikar M. Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i1.2179

Abstract

PT. X merupakan salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. PT. X melakukan peremajaan weight conveyor pada silo kelompok 6 karena memiliki debit yang kecil sehingga buffering berjalan cepat dan menyebabkan motor listrik panas akibat banyaknya on-off yang terjadi (121 kali), hal ini mengakibatkan metering silo kelompok 6 didesign ulang. Penelitian ini mempelajari tentang design ulang, mengetahui spesifikasi dan menghitung buffering pada metering silo kelompok 6 di PT. X. Langkah awal mendesign ulang metering yaitu mengetahui spesifikasi weight conveyor dan feeder conveyor, kemudian melakukan beberapa design metering menggunakan software Solidworks 2013 dan menganalisa aliran tembakau pada metering menggunakan ANSYS 15.0, setelah itu menghitung buffering metering yang terpilih. Hasil design ulang metering yaitu berbentuk balok dengan panjang 550 mm, lebar 200 mm, dan tinggi 1700 mm dengan ketebalan 2 mm. Volume dari metering yaitu 0,187 m3 sedangkan luas selimutnya 1,6877 m2. Jumlah buffering selama 1 jam adalah 23,47 kali, jumlah ini 1/5 dari jumlah buffering pada metering lama. Jadi, dengan jumlah buffering sebanyak 23,47 kali dapat meminimalisir panas berlebih pada motor listrik yang dapat menyebabkan kerusakan motor listrik.Kata kunci : Buffering, Design, Metering, Re-design, Rokok.
PETA WISATA INTERAKTIF PROVINSI JAWA TENGAH Mustagfirin Mustagfirin; Venanda Arif Budiman
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i1.1458

Abstract

Teknologi Informasi merupakan suatu istilah yang menunjukkan berbagai macam hal dan kemampuan yang digunakan dalam pembentukan, penyimpanan, dan penyebaran informasi. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mempunyai tujuan untuk mengembangkan industri pariwisata yang kreatif, inovatif dengan memperhatikan terlaksananya sapta pesona serta meningkatkan destinasi pariwisata kota yang berdaya saing tinggi baik pada tingkat regional, nasional maupun internasional. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah mempunyai visi untuk ikut serta dalam meningkatkan pemasaran melalui kemitraan , kerjasama budaya dan pariwisata. Peta wisata interaktif adalah peta yang menggambarkan atau menjelaskan lokasi-lokasi tempat tujuan wisata di dalam suatu kota, kabupaten dan lainnya, diantaranya wisata seperti menikmati keindahan alam, sejarah terbentuknya  serta wisata religius. Dengan peta digital yang sudah menggabungkan informasi pariwisata diharapkan bisa menjelaskan arah dan tujuan ke tempat wisata tersebut dan sedikit menolong para turis untuk sampai ke tempat tujuan wisata  tanpa kesulitan sehingga akan mengurangi cost biaya. Peta ini dibuat dengan tujuan untuk menunjukkan letak atau posisi suatu wilayah yang mempunyai potensi wisata, sehingga pengguna lebih mudah dalam menentukan wisata yang ingin dikunjungi. Oleh karena itu penulis mengambil tema Peta Wisata Interaktif Provinsi Jawa Tengah, agar dapat mempermudah wisatawan dalam memilih tempat wisata yang akan mereka kunjungi, khususnya di Provinsi Jawa Tengah. Kata kunci: Multimedia, Peta Wisata Jawa Tengah, Sistem Informasi