cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang ยป Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 477 Documents
ANALISA KEAUSAN STEADY STATE PADA KONTAK PIN-ON-DISC DENGAN SIMULASI ELEMEN HINGGA F N Maulana; I Syafa'at; . Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v8i1.284

Abstract

Mekanisme kontak antara komponen yang satu dengan yang lain dapatterjadi dalam komponen mesin. Hal ini akan mengakibatkan berbagaimasalah, diantaranya adalah keausan. Dalam kontak sliding, para penelitimembagi keausan menjadi tiga fase, yaitu: running-in, steady state (fasetunak) dan wear out. Pada fase steady state, penyesuaian laju keausan,tekanan kontak, kekasaran permukaan, dan konformalitas permukan yangsaling kontak telah mencapai kondisi yang stabil Analisa keausan pin-ondiscantara baja dengan baja dimodelkan dengan metode elemen hingga(FEM). Kontak sliding disederhanakan menjadi model asperity 2D denganinput sifat-sifat material menggunakan software ABAQUS. Hasil simulasiberupa tekanan kontak rata-rata digunakan untuk menghitung keausanModel Archard. Updating geometry dilakukan untuk mengetahui besarnyakeausan yang terjadi pada pin. Hasil pemodelan menunjukkan jari-jarikontak dan keausan mengalami peningkatan sangat signifikan pada tahapawal, kemudian mencapai kestabilan seiring dengan bertambahnya jaraksliding. Kestabilan tercapai setelah menempuh jarak sliding 38125 mm.Fenomena kestabilan aus ini memperlihatkan bahwa sistem telah beradadalam fase steady state setelah melewati running-in dalam aplikasipemesinan.Kata kunci : keausan, pin-on-disc, steady state, ABAQUS, metodeelemen hingga
PENGARUH MODEL SISTEM SALURAN PADA PROSES PENGECORAN ALUMINIUM DAUR ULANG TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN CORAN PULLI DIAMETER 76 mm DENGAN CETAKAN PASIR K Roziqin; H Purwanto; I Syafa'at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v8i1.285

Abstract

Pengecoran daur ulang merupakan salah satu alternatif pengembanganindustri pengecoran di Indonesia. Pulli merupakan salah satu produk hasilpengecoran dengan bahan dari aluminium. Kualitas produk pengecoran salahsatunya dipengaruhi oleh sistem saluran. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hasil pengecoran secara bentuk visual, struktur mikro dankekerasan terhadap variasi sistem saluran. Penelitian dilakukan denganmembuat tiga macam sistem saluran dengan temperatur tuang 700 oC. Hasilmenunjukkan bahwa dari ketiga model sistem saluran tersebut pola saluran Adan pola saluran C tidak terdapat cacat penyusutan, sedangkan hasil coranpada pola saluran B masih terdapat cacat penyusutan yang terletak dibagiantengah coran. Pada pengamatan struktur mikro, pola saluran C lebih sedikitcacat porositasnya dibandingkan dengan pola saluran A dan B. Pada Ujikekerasan menunjukkan bahwa pola saluran A pada spesimen A1 dan A3mempunyai kekerasan yang paling tinggi diantara spesimen yang lain yaitusebesar 77,40 BHN. Sedangkan kekerasan terendah terdapat pada polasaluran C yaitu pada spesimen C2 sebesar 74,40 BHN. Hal tersebut karenalaju pembekuan terakhir terletak pada bagian tengah coran. Jadi semakinlama laju pembekuannya semakin rendah kekerasannya.Kata kunci: Pengecoran Cetakan Pasir, Aluminium Daur Ulang,Struktur Mikro, Kekerasan.
ANALISIS PENGARUH KECEPATAN PUTAR DAN KECEPATAN PEMAKANAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL FCD 40 PADA MESIN BUBUT CNC A Zubaidi; I Syafa'at; . Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v8i1.286

Abstract

Dengan perkembangannya teknologi CNC (Computer NumericalControl), sebuah industri yang bergerak dibidang engineering yangmemerlukan tingkat kepresisian dimensi dengan toleransi yang kritis dalammembuat sebuah produk, maka CNC lebih dipilih untuk mencapai maksuddan tujuan tersebut karena CNC lebih mempunyai keunggulan daripadamesin konvensional karena CNC tidak banyak seting, tool bergerak secaraotomatis ,pergerakan mesin dapat dimonitor, sehingga dalam pengerjaansebuah material dengan variasi kecepatan pemakanan dan variasi kecepatanputar (rpm) dapat dikontrol melalui monitor.Berkenaan dengan ini penulis mencoba melakukan analisis terhadapkekasaran permukaan material FCD 40 dengan melakukan pembubutan 5spesimen dengan variasi feeding (0,05; 0,10; 0,10; 0,20 dan 0,25mm/rev)dengan diameter 30 mm dan 5 spesimen dengan variasi rpm (700, 800, 900,1000 dan 1100) dengan diameter 25 mm, sedangkan pahat yang digunakaninsert CNMG 120408N-UX tanpa pendingin.Pengukuran kekasaran material menggunakan alat surface testerTR100 dengan mengambil 12 titik daerah pengecekan yang berbeda perspesimen, data yang didapat adalah hasil rata-rata dari harga Ra danRt/Rz.Kesimpulan yang didapat bahwa terjadi peningkatan harga Ra danRt/Rz lebih dari 10% dengan penambahan 0.05rev/min pada variasi feeding,sedangkan pada variasi rpm terjadi penurunan akan tetapi tidak lebih dari10% per 100 rpm.Kata kunci: kekasaran permukaan, feeding, FCD40
ANALISIS PENGARUH MODEL SISTEM SALURAN DENGAN POLA STYROFOAM TERHADAP SIFAT FISIS DAN KEKERASAN PRODUK PULI PADA PROSES PENGECORAN ALUMINIUM DAUR ULANG L H Ashar; H Purwanto; S M.B Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v8i1.287

Abstract

Pemanfaatan kembali aluminium bekas merupakan salah satu alternatifuntuk menanggulangi kelangkaan bahan baku aluminium, selain itu akanlebih menghemat sumber daya alam yang ada. Kualitas produk pengecoransalah satunya dipengaruhi oleh sistem saluran. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hasil coran, struktur mikro dan kekerasan terhadap bentuksistem saluran, penelitian dengan membuat tiga macam sitem salurandengan temperatur tuang 7000C. metode penelitian dengan cara tiga modelsistem saluran.Hasil menunjukkan bahwa dari ketiga model sistem salurantersebut mempunyai cacat yang berbeda, untuk pola saluran B dan Cterdapat cacat penyusutan (Shrinkage) di tengah-tengah coran, sedangkanuntuk pola saluran A tidak terdapat cacat penyusutan akan tetapi terdapatcacat drop (tonjolan pada permukaan hasil coran). Hasil Struktur mikropengecoran pada pola saluran A, B dan C masing-masing terdapat cacatporositas dimana pada pola saluran C lebih sedikit cacat porositasnyadibandingkan dengan pola saluran A dan paling banyak cacat porositasnyaterdapat pada pola saluran B dan pada hasil uji kekerasan Untuk nilaikekerasan pola saluran A lebih tinggi nilai kekerasannya 75,8 BHNdibanding dengan Pola saluran B 70,8 BHN dan pola saluran C 70,73 BHN.Kata kunci : Aluminium daur ulang, pengecoran evaporative, sistemsaluran, struktur mikro, kekerasan
ANALISA PENGARUH BAHAN DASAR PELUMAS TERHADAP VISKOSITAS PELUMAS DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR M Arisandi; . Darmanto; T Priangkoso
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v8i1.288

Abstract

Kontak mekanik adalah hal yang tidak bisa dihindari pada permesinan,meminimalkan keausan akibat kontak adalah dengan cara memberikanpelumas pada sistem tersebut. Ketahanan viskositas pelumas terhadaptemperatur sangat dipengaruhi oleh jenis bahan dasar pelumas. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengaruh bahan dasar pelumas terhadapviskositas dan konsumsi bahan bakar. Pada penelitian ini menggunakan jenispelumas mineral, semi sintetik dan sintetik. Pengukuran dilakukan padasetiap jarak tempuh 500 km dengan jarak total 2000 km. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa pelumas sintetik mempunyai kesetabilan viskositaspaling baik, pada temperatur kerja maupun kamar, pelumas mineral palingrendah kesetabian viskositanya baik pada suhu kerja maupun suhu kamar,kesetabilan viskositas pada temperatur kerja cendrung lebih baik jikadibandingkan pada temperatur kamar untuk semua jenis pelumas dankonsumsi bahan bakar paling irit pada pemakaian pelumas sintetik.Kata kunci: pelumas,viscositas,gesekan,temperatur
VISUALISASI ALIRAN KANTUNG DI DALAM PIPA VERTIKAL YANG DIPANASKAN Kunarto Kunarto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v7i1.289

Abstract

Penelitian dilakukan dengan mengalirkan air dari bawah dan udara dari bawah dalam bentuk aliran kantung. Alat uji terdiri atas pipa tembaga dengan Di 24 mm panjang 1200 mm dililit dengan elemen pemanas listrik sepanjang pipa. Ujung atas dan bawah pipa tembaga disambung dengan pipa transparan untuk mengetahui pola aliran yang terjadi. Untuk mengukur temperatur dinding dipasang termokopel di dinding luar pada tujuh titik sepanjang pipa, sedangkan temperatur fluida diukur dengan memasang termokopel pada sumbu pipa di sembilan titik sepanjang pipa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan visualisasi aliran campuran udara-air yang mengalir di dalam pipa vertical yang dipanaskan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan injector yang berlubang lebih besar mudah menghasilkan sehingga terbentuk aliran kantung yang berukuran panjang. Kata kunci: Aliran dua fasa, aliran kantung, aliran searah keatas
MENGENAL PELUMAS PADA MESIN Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v7i1.290

Abstract

Kontak mekanik adalah hal yang tidak bisa dihindari pada permesinan, meminimalkan keusan akibat kontak adalah dengan cara memberi pelumas pada sistem tersebut. Cara memilih pelumas pada mesin harus mempertimbangkan tiga hal pokok, yaitu putaran mesin, tekanan kontak atau beban dan temperatur kerja. Indek Viskositas pelumas menunjukkan kerja pelumas yang sangat dipengaruhi oleh temperatur kerja. Kekentalan atau viskositas pelumas mempengaruhi koefisien gesek permukaan kontak, sehingga mempengaruhi regim pelumasan. Kata Kunci : kontak mekanik, pelumas mesin
ANALISA KONTAK CERAMIC-ON- CROSSLINKED UHMWPE PADA SAMBUNGAN TULANG PINGGUL BUATAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA R. Winarso; Jamari Jamari; I. Haryanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v7i1.291

Abstract

Analisa kontak yang terjadi pada permukaan acetabular cups perlu terus dikembangkan dengan mengaplikasikan new material ceramic formulations sebagai femoral head dan crosslinked UHMWPE sebagai acetabular cup. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dengan software bantu Abaqus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan new material ceramic formulations sebagai femoral head dan highly crosslinked UHMWPE sebagai acetabular cup terhadap hasil distribusi tekanan kontak dan von Mises stress yang terjadi pada sistem sambungan tulang buatan jika diberi beban statik selama kurun waktu tertentu. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi tekanan kontak yang terjadi pada ceramic-on-polyethylene akan berkurang dengan semakin besarnya angular koordinat. Perbedaan meterial femoral head tidak berpengaruh pada tekanan kontak yang terjadi baik pada saat awal pembebanan (t = 1 detik) maupun akhir pembebanan (t = 300 detik). Tekanan kontak maksimum yang terjadi pada tiap pasangan besarnya relatif sama satu dengan yang lain. Dari hasil pemodelan tersebut juga terlihat perbedaan besar von Mises stress dari ketiga pasangan tidak signifikan. Namun besar tekanan kontak dan von Mises stress yang terjadi mengalami perubahan terhadap waktu. Fenomena perubahan ini hanya terjadi pada bagian acetabular cup karena pada bagian ini material terbuat dari polyethylene yang bersifat viscoelastic. Kata kunci: Sambungan tulang pinggul buatan, crosslinked UHMWPE, ceramic, metode elemen hingga
PENINGKATAN KEKERASAN DAN KETAHANAN AUS PERMUKAAN BESI COR KELABU MELALUI PROSES BORONISASI Bambang Pratowo; Kunarto Kunarto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v7i1.292

Abstract

The surface hardening process is one of the high temperature treatment precess wich is applied only on the surface of the object of the treatment so that it result an object with superficial hardness without changing the interior matrix shape of the object. The materials used in this reseach are perlitics gray cast iron and low carbon steel wich are easily available an yhe market to increase the hardness and resistance of the surface of the object througt borodisation. As the diffusion material, boron, wich was derived from ferro boron powder was used. The experiment was conducted by veryng temperature of 800 o C and 875 o C, wich the resisting periods of 1 hour, 3 hours, 5 hours. From this experiment, it was expected that there was an increase in hardness and reistance of the object surface without changing its interior matrix shape. After conducting the experiment and some test namely metallography test, hardness test, and resistence test, it showed that there was diffusion process on the surface of the object. Having been compared with the sample before the treatment, it can be seen : Based on the result of the metallgraphy test there is change in the exterior shape of the sample, but a constant interior matrix shape of it. Based on the hardness test, there is an increase on hardness, maximally on the sample caded BCK-5/875 the rate of 1080 HV. Kata kunci : Kekerasan, Aus, Permukaan, Besi Cor, Boronisasi
PENGARUH PELUMASAN TERHADAP DEFORMASI PLASTIS PADA KONTAK DUA BENDA Bambang S. Hardjuno; Joga D. Setiawan; R. Ismail; J. Jamari
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v7i1.293

Abstract

Running-in adalah suatu cara yang efektif untuk penyesuaian kontak dua komponen dalam situasi fungsional rolling dan atau sliding. Ada banyak perubahan parameter selama running-in, kimiawi atau mekanis. Namun, perubahan geometri-mikro karena keausan atau deformasi plastis dominan. Ketika dua permukaan benda padat saling menekan selalu akan terjadi deformasi kontak. Sebagai konsekuensi alami suatu interaksi dua permukaan yang saling bergerak relative akan berlangsung gesekan dan keausan antar muka. Gesekan dan keausan bukanlah sifat material, tetapi sifat sistem, tergantung material yang digunakan dan kondisi pengoperasian. Paper ini membahas deformasi plastis pada kontak dua benda kaitannya dengan pengaruh kondisi tanpa pelumasan dan menggunakan pelumas. Dalam penelitian ini menggunakan 7 macam rasio radius benda kontak dan dua kondisi pelumasan. Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa kenaikan harga deformasi plastis untuk kondisi dengan pelumas lebih tinggi dari pada kenaikan deformasi plastis untuk kondisi tanpa pelumas. Kata kunci: Deformasi, pelumasan, rasio radius, rolling contact, running-in.

Page 7 of 48 | Total Record : 477