cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik (Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy)
ISSN : 16937899     EISSN : 27163814     DOI : 10.31942
Core Subject : Health,
Selamat datang di situs e-Publikasi Ilmiah Fakultas Farmasi Unwahas (Universitas Wahid Hasyim) Semarang. Situs ini berisi kumpulan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Unwahas. Publikasi berasal dari jurnal-jurnal serta hasil prosiding seminar yang dilaksanakan oleh Fakultas Farmasi Unwahas.
Arjuna Subject : -
Articles 349 Documents
Analisis Pengetahuan dan Karakteristik Tenaga Kefarmasian tentang Swamedikasi Kortikosteroid Berdasarkan Daftar Obat Wajib Apotek (OWA) Godeliva Adriani Hendra; Martanty Aditya; Rinda Puspita Sari
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i1.8348

Abstract

Swamedikasi merupakan obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter, ditujukan untuk mengobati penyakit ringan. Tingginya pengetahuan tenaga kefarmasian akan swamedikasi kortikosteroid dapat membantu pasien dalam menjamin keamanan obat serta tercapainya efektivitas terapi dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan karakteristik tenaga kefarmasian tentang swamedikasi kortikosteroid berdasarkan daftar OWA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pendekatan studi potong lintang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Kuesioner disebarkan menggunakan link form melalui Whatsapp group organisasi profesi PC IAI dan PC PAFI. Sampel penelitian berupa tenaga kefarmasian (Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian) yang berada di wilayah Apotek Kota Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-random sampling dengan voluntary sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 63% Tenaga Kefarmasian mempunyai pengetahuan tergolong cukup tentang swamedikasi kortikosteroid. Terdapat hubungan antara usia, pendidikan terakhir, dan lama bekerja responden terhadap pengetahuan swamedikasi kortikosteroid (p<0,05). Namun, tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dan pekerjaan responden terhadap pengetahuan tentang swamedikasi kortikosteroid (p>0,05). Kesimpulan, tenaga kefarmasian mempunyai pengetahuan cukup tentang swamedikasi kortikosteroid. Hal ini, terlihat dengan semakin dewasanya usia, pendidikan tinggi, lama bekerja berhubungan dengan pengetahuan swamedikasi kortikosteroid.
Formulation and Evaluation of Chitosan as Disintegrant for Fast Disintegrating Tablet with Fennel Seed Extract (Foeniculum vulgare) Adam Ferdian Sigit Pratama; Setia Budi; Melviani Melviani
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i1.7272

Abstract

Kitosan merupakan polimer yang berasal dari cangkang hewan laut yang berpotensi digunakan sebagai disintegran. Kitosan diformulasikan dengan ekstrak biji adas menjadi sediaan Fast Disintegrating Tablet (FDT) ini untuk meningkatkan efektifitas terapi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kitosan sebagai disintegran pada sifat fisik FDT Ekstrak Biji Adas. Metode penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan one-group post-test only. Dibuat 4 formula FDT dengan variasi jumlah kitosan yaitu 6 (F1), 12 (F2), 18 (F3) dan 24 (F4). Tablet dievaluasi secara organoleptis, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, waktu pembasahan, dan waktu disintegrasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan one-way ANOVA dilanjutkan post-hoc tukey. Hasil evaluasi fisik dihasilkan tablet berwarna coklat tua, berbau aromatik adas, rasa pahit pedas, dan bentuk bulat. F2 memiliki kekerasan 3,3 kg kerapuhan 0,56% waktu hancur 162 detik pembasahan 10,08 menit dan disintegrasi 54 detik memenuhi semua ketentuan tablet FDT. F1, 3, dan 4 tidak sesuai dengan persyaratan tablet FDT. Kitosan 4% dapat digunakan sebagai disintegran dan memberikan pengaruh aspek kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan waktu pembasahan.
Kajian Interaksi Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Klinik “X” Kabupaten Garut Risa Susanti; Hesti Renggana; Asman Sadino; Riki Rikardo; Dani Sujana; Zahara Farhan
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i1.7515

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang menjadi permasalahan utama. Kasus hipertensi di Indonesia cenderung meningkat. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain sehingga pasien berpotensi mendapatkan polifarmasi. Polifarmasi sendiri secara signifikan bisa meningkatkan resiko terjadinya interaksi obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian interaksi obat antihipertensi pada peresepan pasien rawat jalan di salah satu klinik kabupaten garut, pada periode Oktober – Desember 2020. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian observasional dengan data yang diambil merupakan data retrospektif berupa resep dan dianalisis secara deskriptif. Kriteria inklusi yaitu resep pasien rawat jalan yang memuat obat antihipertensi dan dalam resep minimal memuat 2 macam obat, sedangkan kriteria eksklusi yakni resep rawat jalan dengan informasi yang tidak lengkap atau tidak terbaca dengan jelas. Sebanyak 3.724 resep didapatkan 478 resep yang sesuai kriteria dan terdapat 175 resep (37%) yang berpotensi terjadi interaksi obat. Hasil penelitian menunjukkan potensi interaksi obat tertinggi berdasarkan mekanisme interaksi farmakokinetik sebanyak 155 kasus (89%). Berdasarkan tingkat keparahan yaitu moderate sebanyak 166 kasus (95%). Obat yang memiliki interaksi terbanyak adalah amlodipin dengan metilprednisolon sebanyak 70 kasus (40%) dengan tingkat keparahan moderate
Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Farmasi Klinik Di Apotek Kabupaten Magelang Junvidya Heroweti; Fitri Rahmawati; Muhammad Ikhsan
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik 2023: [Special Edition] Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v0i1.9363

Abstract

Standar pelayanan farmasi (PMK 73/2016) menjadi tolak ukur pelayanan kefarmasian pada apotek meliputi compounding dan dispensing, pengkajian resep, konseling, pelayanan informasi obat, pelayanan kefarmasian di rumah, pemantauan terapi obat dan monitoring efek samping obat. Berdasarkan hasil observasi apotek di Kabupaten Magelang, terdapat beberapa apotek yang tidak terdapat apoteker selama apotek buka. Selain itu ditemukan juga tenaga kerja selain tenaga kefarmasian yang ikut serta dalam pelayanan farmasi klinik. Penelitian ini untuk mengevaluasi penerapan standar pelayanan farmasi klinik untuk apotek di sekitar Kabupaten Magelang. Penelitian dilakukan secara deskriptif non eksperimental dengan metode Cross-Sectional. Pemilihan sampel secara random dengan jumlah 25 apotek di wilayah Kabupaten Magelang. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan SPSS secara deskriptif kuantitatif. Evaluasi penerapan standar pelayanan farmasi klinik pada apotek di sekitar Kabupaten Magelang diperoleh hasil rata–rata pengkajian dan pelayanan resep  93,28%  (kategori baik), compounding dan dispensing 93,89% (kategori baik), pelayanan informasi obat 65,28% (kategori cukup), konseling 66,53% (kategori cukup), pemantauan terapi obat 45,37% (kategori kurang), dan monitoring efek samping obat 30,33 % (kategori kurang).
Potential Plants With Antidiabetic Activity In Glut-4 Translocation: A Narrative Review Rabiatul Adawiyah; Ayu Shabrina; Sapto Yuliani; Nurkhasanah Nurkhasanah
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik 2023: [Special Edition] Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v0i1.9344

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease caused by decreased activity of the pancreas in producing insulin. Insulin resistance is characterized by decreased synthesis and translocation of GLUT-4 to cell membranes, GLUT-4 can be found in several tissues, but mainly in muscle and adipose tissue. The purpose of this study was to identify plants that have antidiabetic activity in Glut-4 translocation and further can be used as reference material in research. This research method is Article Review, by searching for articles published in 2013-2023 in the Pubmed, Google Scholar, Proquest, Springer Link, and Science Direct databases. The sample in this study was in the form of research articles that met the inclusion criteria and obtained a total of 15 articles. The results of this study showed that there was significant antidiabetic activity from the administration of Ethanol Extract on 125 mg/kg BW of Salam Leaf, 200 mg/kg BW of Areca Nut, 200 mg/kg of Papaya Seed, 96 mg/kg of Black Cumin, Combination of Sambiloto Leaf and Gotu kola leaves 300 mg/kg BW, 400 mg/kg BW of Adem Ati Bark, 100 mg/kg BW of Artemisia Leaf, 250 mg/kg BW of Coffee Beans, 200 mg/kg BW of Tapak Dara Leaves, 300 mg/kg BW of Puguntano Leaves, 50 mg/kg BW of Ginger, and 200 mg/kg BW of Cinnamon. These plant extracts have antidiabetic activity as GLUT4 translocates to the plasma membrane of muscle cells. The bioactive compounds contained in them which act as antidiabetic activity are flavonoids, saponins and tannins.
Aktivitas Antibakteri Fraksi-Fraksi Daun Mangga (Mangifera indica L.) Harum Manis terhadap Bakteri Bacillus subtilis Dewi Andini Kunti; Masduki Faqih
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik 2023: [Special Edition] Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v0i1.9388

Abstract

Daun mangga memiliki kandungan senyawa fenol, alkaloid, saponin, kumarin, tanin, flavonoid, triterpenoid, dan steroid yang berpotensi sebagai antibakteri. Senyawa tersebut memiliki kelarutan yang berbeda sehingga diperlukan proses fraksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi-fraksi daun mangga harum manis terhadap Bacillus subtilis dan kandungan senyawa aktif yang ada di dalamnya. Daun mangga diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan etanol 96% dan dilanjutkan purifikasi dan fraksinasi menggunakan metode ekstraksi cair-cair. Fraksinasi dilakukan menggunakan etanol-air, n-heksan, dan dietil eter. Fraksi n-heksan (FNH) dan fraksi dietil eter (FDE) dilakukan uji skrining fitokimia. Hasil FNH dan FDE dilanjutkan uji aktivitas antibakteri terhadap Bacillus subtilis menggunakan metode difusi agar dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Kloramfenikol digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif yaitu terbentuknya zona hambat disekitar kertas cakram. Hasil uji menunjukkan ada aktivitas antibakteri pada FNH dan FDE terhadap Bacillus subtilis pada semua konsentrasi. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan FDE mengandung senyawa flavonoid, fenolik dan tanin sedangkan FNH mengandung senyawa flavonoid dan fenolik.
Molecular Docking Senyawa Jambu Biji (Psidium guajava L.) terhadap Reseptor Estrogen Alfa Sebagai Model Kandidat Antikanker Payudara Ibrahim Arifin; Handini Widya Prameswari Sabandar; Hari Purnomo
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik 2023: [Special Edition] Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v0i1.9379

Abstract

Kanker payudara terjadi karena adanya ekspresi reseptor estrogen alfa (RE-α) yang berlebihan dan tingginya kadar estrogen. Penggunaan tamoksifen sebagai antagonis RE-α menimbulkan berbagai efek samping, sehingga perlu dikembangkan senyawa bahan alam yang berpotensi sebagai antikanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi senyawa kuersetin dari daun jambu biji pada RE-α sebagai antikanker payudara berdasarkan molecular docking. Penelitian ini menggunakan metode molecular docking dengan ligan uji kuersetin dan ligan pembanding tamoksifen. Pengujian dilakukan terhadap RE-α dengan kode PDB: 1UOM, 2IOG, 2OUZ, 3ERT, dan 5FQR. Analisis data dilakukan dengan cara membandingkan skor docking antara ligan native, kuersetin, dan tamoksifen menggunakan software PLANTS dan Pymol. Hasil uji pada kelima kode PDB menunjukkan bahwa skor docking kuersetin lebih tinggi dibandingkan skor docking ligan native dan tamoksifen. Pada kode PDB 1UOM, skor docking kuersetin, ligand native dan tamoksifen berturut-turut -71,098; -133,407 dan -93,788.  Meski demikian, kuersetin dapat berikatan dengan asam amino-asam amino yang terdapat pada RE-α yang diduga berperan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.
Perbandingan Kadar Fenolik Dan Flavonoid Total Ekstrak Metanol Umbi Wortel (Daucus carota L.) pada Berbagai Metode Ekstraksi Anita Dwi Puspitasari; Widya Novita Sari
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik 2023: [Special Edition] Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v0i1.9372

Abstract

Umbi wortel (Daucus carota L.) mengandung senyawa golongan fenolik dan flavonoid yang memiliki berbagai aktivitas farmakologis. Senyawa golongan fenolik dan flavonoid dapat diekstraksi dengan berbagai metode ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi dapat menghasilkan kadar fenolik dan flavonoid yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak metanol umbi wortel dari berbagai macam metode ekstraksi. Umbi wortel diekstraksi dengan metode perkolasi, maserasi, soklet, dan refluks menggunakan pelarut metanol sehingga diperoleh ekstrak metanol umbi wortel. Penetapan kadar fenolik dan flavonoid total dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-VIS dengan pembanding asam galat dan kuersetin. Kadar fenolik total dari empat metode ekstraksi dianalisis statistic menggunakan uji One Way Anova sedangkan kadar flavonoid total menggunakan uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan Mann-whitney pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan kadar fenolik total ekstrak metanol umbi wortel dengan metode perkolasi, maserasi, soklet, dan refluks berturut-turut 40,423; 33,311; 45,164; dan 41,663 mgGAE/gram ekstrak sedangkan kadar flavonoid total secara berturut-turut 14,348; 6,065; 11,861; dan 4,704 mgQE/gram ekstrak. Analisis statistik menunjukkan ada perbedaan kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak metanol umbi wortel hasil ekstraksi menggunakan metode perkolasi, maserasi, soklet, dan refluks. Kadar fenolik total tertinggi diperoleh dengan metode soklet sedangkan flavonoid total tertinggi diperoleh dengan metode perkolasi.
Efek Gastroprotektif Ekstrak Etanol Wortel (Daucus carota L.) pada Tikus Jantan Galur Wistar Yang Diinduksi Aspirin Ririn Lispita Wulandari; Budi Rohman Sapta Aji
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik 2023: [Special Edition] Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v0i1.9381

Abstract

Aspirin dapat menimbulkan efek samping yaitu kerusakan mukosa lambung dan wortel memiliki potensi sebagai gastroprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek gastroprotektif ekstrak etanol wortel pada tikus jantan galur wistar yang diinduksi aspirin. Desain penelitian yang digunakan adalah randomized matched post test only control group. Ekstrak etanol wortel (EEW) dibuat dengan metode ekstraksi ultrasonik. Sebanyak 24 tikus jantan galur wistar dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kontrol negatif (CMC Na 0,5%), kontrol positif (ranitidin 20 mg/kgBB), ekstrak etanol wortel (200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 800 mg/kgBB). Sediaan uji diberikan per oral satu kali sehari selama 14 hari. Setelah satu jam perlakuan pada hari ke-14, semua kelompok diberikan induksi aspirin (kecuali kontrol normal), selanjutnya dipuasakan 12 jam. Pada hari ke-15, semua tikus dikorbankan dan dibedah, serta diambil lambungnya. Preparat histopatologi dibuat dengan pewarnaan hematoksilin dan eosin, kemudian diamati secara mikroskopik dan ditentukan skor jumlah dan keparahan. Data tersebut dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EEW dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 800 mg/kgBB pada tikus menghasilkan skor jumlah dan keparahan tukak lebih rendah secara signifikan dibandingkan dengan kontrol negatif (p<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa EEW memiliki efek gastroprotektif. 
Pengaruh E-Booklet terhadap PengetahuanTenaga Kefarmasian dalam Pemberian Informasi Obat Tetes Mata Aryani, Fina; Tri Agustini, Tiara; Ramadhani, Zulfithri Mutiara; Muharni, Septi
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.8197

Abstract

Pelayanan swamedikasi merupakan praktek pelayanan yang tinggi dilakukan oleh tenaga kefarmasian, salah satunya pelayanan swamedikasi tetes mata. Hal ini menuntut peran apoteker dan TTK yang cukup tinggi, salah satunya dalam pemberian informasi obat. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian media edukasi e-booklet terhadap tingkat pengetahuan tenaga kefarmasian pada pemberian informasi obat swamedikasi tetes mata. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental: non-equivalent control group design menggunakan metode probability sampling dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Sampel pada penelitian ini merupakan 96 tenaga kefarmasian yang bekerja di apotek se-kota Pekanbaru. Data dianalisis dengan uji Mann Whitney dengan hasil yang signifikan pada kelompok perlakuan saat pre test dan post test dengan nilai p=0,001 (p

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinis Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik No 1 (2024): JIFFK Special Edition Suppl. 2 Vol 20, No 2 (2023) Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik 2023: [Special Edition] Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 18, No 01 (2021): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 18, No 2 (2021): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol. 17 N0. 02 Desember 2020 Vol 17, No 01 (2020): Jurnal Ilmu Farmasi & farmasi Klinik Vol 17 No. 01, Juni 2020 Vol 16, No 02 (2019): Jurnal Ilmu Farmasi & farmasi Klinik Vol 16 No 02 Desember 2019 Jurnal Ilmu Farmasi & farmasi Klinik Vol 16 No 1 Juni 2019 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 15 No 2 Desember 2018 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 15 No 1 Juni 2018 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 14 No 2 Desember 2017 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 14 No 1 juni 2017 Prosiding Seminar Nasional "Peluang Herbal Sebagai Alternative Medicine" Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 13 No 2 Desember 2016 JURNAL ILMU FARMASI & FARMASI KLINIK VOL. 13 NO. 1 JUNI 2016 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Volume 12 No.2 Desember 2015 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Volume 12 No. 1 Juni 2015 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL.11 NO.2 DESEMBER 2014 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL.11 NO.1 JUNI 2014 Prosiding Seminar Nasional "Perkembangan Terbaru Pemanfaatan Herbal Sebagai Agen Preventif Pada Tera Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol.10 No.1 Juni 2013 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol.10 No.1 Juni 2013 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol.9 No.2 Desember 2012 Prosiding Seminar Nasional "Peranan dan Kontribusi Herbal dalam Terapi Penyakit Degeneratif" JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 7 NO. 2 DESEMBER 2010 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 6 NO. 1 JUNI 2009 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 5 NO. 2 DESEMBER 2008 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 5 NO. 1 JUNI 2008 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 4 NO. 1 JUNI 2007 More Issue