cover
Contact Name
Arif Eko Wibawanto
Contact Email
arifeko@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
porosteknik@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
POROS TEKNIK
ISSN : 20855761     EISSN : 24427764     DOI : -
Jurnal POROS TEKNIK, with a registered number ISSN 2085-5761(Print), 2442-7764 (Online) is a journal in Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2021)" : 16 Documents clear
Simulasi Media Pembelajaran SCADA Monitoring Kendali Jaringan Spindel Distribusi 20 KV Rachman, Syaiful; Sarifudin, Sarifudin; Maududy, Ivan; Wibowo, Sunu Hasta; Suriansyah, Bambang
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1042

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik meliputi semua jaringan tegangan menengah 20kV dan semua jaringan tegangan rendah 220/380 V hingga meter-meter pelanggan. Distribusi tenaga listrik dilakukan dengan menarik kawat-kawat distribusi baik pengantar udara maupun pengantar di bawah tanah dari mulai gardu induk hingga kepusat-pusat beban. Sistem pengaturan tersebut berkembang mulai dari sistem pengaturan konvensional dimana tiap-tiap sub-sistem (seperti gardu induk) memerlukan operator, disusul kemudian dengan sistem pengaturan berbasis komputer agar sistem konvensional tersebut dapat dipantau dan diawasi secara terpusat dari jarak jauh. Pada sistem penyulang terjadi suatu gangguan pada jaringan dimana gangguan tersebut pada jaringan Gardu Distribusi yang mengakibatkan padam. Dengan mengimplementasikan sistem SCADA, APD (Area Pengatur Distribusi) dapat melakukan manuver dari pusat kontrol dan tanpa harus datang ke Gardu Distribusi untuk menghidupkan kembali listrik yang padam. Saat terjadi gangguan tersebut, Dengan mengimplementasikan sistem SCADA pengendalian listrik khususnya jaringan distribusi 20 KV dapat dilakukan dari jarak jauh dan dengan waktu yang singkat dan dapat menjadi media pembelajaran tentang simulasi sistem distribusi untuk mahasiswa jurusan Teknik Elektro.
Troubleshooting Intake Exhaust System Pada Engine C6.4 Excavator Caterpillar Saputra, Ilham; Jufri , Agustion; Bukhari, Bukhari; Nofriadi, Nofriadi; Yetri, Yuli
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1097

Abstract

Terjadinya masalah engine black smoke pada engine C6.4 Caterpillar, ditandai dengan keluarnya asap keabu-abuan cenderung kehitaman, dan ketika diberi tenaga maksimal engine seakan-akan cenderung mati (low power). Untuk mengetahui penyebab kerusakan dan menentukan upaya pencegahan agar kerusakan tidak terulang kembali, telah dilakukan troubleshooting terhadap masalah yang terjadi. Troubleshooting dilakukan dengan 4 tahap yaitu tahap pendefinisian masalah, tahap evaluasi masalah, tahap perbaikan, dan tahap analisa. Dari hasil troubleshooting yang telah dilakukan, ditemukanlah akar masalah penyebab engine black smoke dari engine C6.4 Caterpillar yaitu rusaknya aftercooler yang mengalami kebocoran yang mengakibatkan udara panas dari turbocharger tidak bisa didinginkan dan udara tidak menjadi padat, sehingga udara yang masuk ke ruang bakar tidak mencukupi sesuai kebutuhan engine. Adapun penyebab terjadinya kerusakan pada aftercooler karena, adanya tekanan dari sebuah benda seperti kayu atau lain sebagainya, yang mengakibatkan sirip-sirip pada aftercooler bengkok dan bocor. Mengenai masalah ini, upaya penanggulangan yang dilakukan adalah penggantian pada aftercooler. Setelah penggantian, dilakukan pengetesan dan engine beroperasi dengan normal.
Kajian Metode Ekstraksi Otomatis Unsur Tutupan Lahan Bangunan Untuk Pembuatan Peta Dasar Skala 1 : 5000 (Studi Kasus Kecamatan Pungging) Sayegaisa, Gracieo; Sai, Silvester Sari; Batara, Jastin David
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1116

Abstract

Ketersediaan peta dasar skala 1:5000 sampai saat ini baru mencapai sekitar 1.3% dari seluruh wilayah Indonesia atau sekitar 3.8% dari wilayah non-hutan. Salah satu tahapan proses pembuatan peta dasar adalah ekstraksi unsur peta dasar. Sampai saat ini proses ekstraksi unsur peta dasar masih dilakukan secara manual melalui proses digitasi manual. Penelitian ini bertujuan untuk melakuan kajian terhadap metode ekstraksi otomatis GEOBIA menggunakan data citra satelit worldview2. Kajian dilakukan dengan membandingkan hasil ekstraksi otomatis dengan hasil digitasi secara manual dari unsur peta dasar bangunan. Parameter pembanding yang digunakan adalah ukuran geometrik berupa bentuk, luas, keliling dan jumlah bangunan yang dapat diekstraksi secara otomatis pada daerah jarang dan padat. Dari hasil proses ekstraksi otomatis diperoleh unsur bangunan yang dapat diekstraksi untuk area jarang dengan luas 341,193m² menghasilkan 21 bangunan atau 91% dari total 26 bangunan. Sedangkan pada area padat dengan luas 634.607 m² menghasilkan 94 bangunan atau 78% dari total 121 bangunan. Nilai rata-rata selisih luasan dan keliling bangunan hasil ekstraksi otomatisasi dan digitasi manual adalah sebesar 82.375 m2 dan 104.875 m. Dari segi visualisasi kenampakan bentuk bangunan, hasil digitasi manual lebih baik dari ekstraksi digital. Karena hasil ekstraksi otomatis masih terdapat deliniasi garis batas bangunan yang over dan under segmentasi.
Desain Prototype HMI Exhaust Fan Terhadap Kecepatan Waktu Pembersihan Tingkat Konsentrasi Debu zuraidah, Zuraidah; Paliling, Paliling; Suriansyah, Bambang
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1128

Abstract

Sistem otomatis pengukuran densitas debu dengan kipas pembuangan udara agar udara kembali bersih dengan menggunakan sensor debu jenis GP2Y1010AU0F Optical Dust Sensor dengan menggunakan Human Machine Interface (HMI) yang diantarmukakan dengan PLC , bahan pada percobaan menggunakan bedak bayi yang diukur sebesar 10 mg menggunakan timbangan neraca, kemudian hasil yang diperoleh nilai debu dapat dideteksi dengan baik perubahan kadar yang terjadi didalam ruangan, pada setiap waktu secara berkelanjutan. Nilai kadar debu yang terdeteksi berkisar 0.37 mg/m3 gangguan kondisi buatan, dan kipas sangat berpengaruh terhadap waktu pembersihan udara dengan ganguan kondisi buatan, dengan pembatasan maksimal konsentrasi kadar debu, Waktu cleaning menjadi semakin cepat. Jika jumlah kipas semakin banyak seperti yang telah dilakukan dengan terjadinya penambahan kipas dari percobaan ujicoba ke pertama dengan waktu 20 menit dan percobaan kedua dengan waktu sebsesar 14 menit pada pengujian menggunakan residu bedak bayi pada percobaan ini. sistem dapat mendeteksi kondisi gangguan yang terjadi dan membuktikan bahwa pengukuran densitas debu telah sesuai spesifikasi yang diharapkan.
Karakteristik Rangkaian RL Dan RC Menggunakan Bahasa Komputasi Matlab Khairunnisa, Khairunnisa; Qamariah, Qamariah; Wijayanto, Jarot
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1142

Abstract

Arus, tegangan, dan daya adalah parameter utama yang biasanya menjadi acuan bagi teknisi untuk diukur ketika mengoperasikan perangkat-perangkat listrik dan elektronika. Pengukuran menggunakan alat ukur konvensional berupa multimeter dan osiloskop, analog, maupun digital. Secara keseluruhan, hasil pengukuran seharusnya bisa menjadi acuan apakah respon rangkaian sudah sesuai dengan teori, apakah rangkaian layak atau tidak untuk diimplementasikan. Biasanya hasil pengukuran disajikan berupa tabel data. Beberapa tabel data dibuat dengan menggunakan variabel yang berbeda, kemudian disimulasikan dalam bentuk grafik. Grafik inilah yang biasanya dianggap sebagai karakteristik rangkaian. Untuk menghindari analisis berulang, diperlukan suatu modul komputasi praktis sehingga pembelajaran praktek rangkaian listrik dapat disajikan secara efektif dan efisien. Penelitian merancang suatu modul pembelajaran yang dapat menampilkan grafik karakteristik rangkaian meliputi arus, tegangan, dan daya berdasarkan persamaan sifat-sifat rangkaian sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa sekaligus membuktikan teori yang sudah ada.
Analisis Performa Turbin Angin Darrieus-H Naca 3412 Dengan Variasi Kecepatan Angin Dan Panjang Chord Fachrudin, Arif Rochman; Astuti, Fina Andika Frida
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1157

Abstract

Energi listrik di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, namun kapasitas terpasangnya masih kecil karena belum tergarap dengan baik. Salah satu sumber energi terbarukan adalah energi angin yang dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin dan pembangkit listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh panjang chord dan kecepatan angin terhadap daya turbin yang dibangkitkan oleh turbin Angin Sumbu Vertikal Darrieus-H Naca 3412. Variasi kecepatan angin yang digunakan adalah 3.4 m / s; 3,6 m / dtk; 4,0 m / dtk; 4,4 m / s dan 4,6 m / s dan variasi panjang chord 100 mm, 130 mm, 150 mm, 170 mm dan 200 mm. Hasil dari penelitian ini adalah semakin panjang chord maka daya turbin semakin besar dan semakin besar kecepatan angin maka daya turbin yang dihasilkan akan semakin besar. Daya turbin terbesar terjadi pada panjang chord terbesar yaitu 200 mm dan pada kecepatan angin terbesar 4,5 m/s yaitu 37,559 Watt.
Studi Kinerja Picohydro Turbine Low Power Pada Saluran Irigasi Budidaya Ikan Desa Bincau Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Cahyono, Gunawan Rudi; Saputra, M. Reynaldi Perdana; Ansyah, Pathur Razi; Amrullah, Apip; Riadi, Joni
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1256

Abstract

Salah satu sumber energi baru terbarukan yang memiliki potensi untuk dikembangkan yaitu pemanfaatan energi air sebagai pembangkit listrik. Implementasi dari Pembangkit Tenaga Listrik Pikohidro sangat cocok dengan wilayah alam yang berada di Kalimantan Selatan yang banyak memiliki aliran air, seperti sungai, irigasi, air terjun, bendungan dan lainnya. Sebuah pengembangan tentang Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro diperlukan untuk implementasi di wilayah terpencil Kalimantan Selatan yang energinya dapat menerangi irigasi pada malam hari ataupun kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro Archimedes Screw dengan menggunakan debit andalan irigasi Instalasi Buididaya Ikan Desa Bincau. Hasil pengujian dengan debit 47,88 ltr/dtk, dengan Level Rendaman (I) 0,7 serta Kemiringan 11° menghasilkan Putaran diangka 301 rpm dengan Torsi (ז ) sebesar 2,82 Nm.
Rancang Bangun Alat Deteksi Kematangan Buah Durian Menggunakan Naive Bayes Noor, M. Helmy; Saputra, Wanvy Arifha; Husna, Asmaul; Septiarini, Dwi; Hayati, Handini Gustiara
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1344

Abstract

Buah durian memiliki bentuk atau ciri yang khas, yaitu adanya duri yang mengelilingi seluruh bagian kulit luar dari buah durian, sehingga buah durian disebut sebagai raja dari segala buah. Karena jenis dan jumlah durian sangat beragam, sering kita menjumpai buah durian dari pengepul belum sesuai dengan yang diinginkan oleh penjual, sehingga ketika akan dijual lagi mengalami kesulitan. Dari indra penciumanlah penjual bisa menentukan tingkat kematangan buah durian yang benar-benar matang. Untuk mengatasi masalah menentukan tingkat kematangan buah durian dibutuhkan suatu sistem dan alat yang dapat mengurangi permasalahan tersebut. Oleh karena itu, alat pendeteksi kematangan buah durian ini akan sangat bermanfaat dan diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun alat pendeteksi kematangan buah durian. Alat ini menggunakan sensor TGS 2600 yang berfungsi untuk mendeteksi kontaminasi udara, dan TGS 2620 yang berfungsi untuk mendeteksi kadar alkohol. Kedua sensor tersebut terkoneksi dengan mikrokontroler. Setelah terhitung maka ESP32 akan mengirimkan data dan mengirimkannya ke website untuk dihitung menggunakan metode Naive Bayes. Setelah hasil klasifikasi didapatkan maka akan dikirimkan kembali untuk ditampilkan di LCD. Hasil yang didapatkan berupa jenis kematangan dari buah durian, yang berupa mentah atau matang.
Simulasi Media Pembelajaran Scada Monitoring Kendali Jaringan Spindel Distribusi 20 KV Syaiful Rachman; Sarifudin Sarifudin; Ivan Maududy; Sunu Hasta Wibowo; Bambang Suriansyah
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1042

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik meliputi semua jaringan tegangan menengah 20kV dan semua jaringan tegangan rendah 220/380 V hingga meter-meter pelanggan. Distribusi tenaga listrik dilakukan dengan menarik kawat-kawat distribusi baik pengantar udara maupun pengantar di bawah tanah dari mulai gardu induk hingga kepusat-pusat beban. Sistem pengaturan tersebut berkembang mulai dari sistem pengaturan konvensional dimana tiap-tiap sub-sistem (seperti gardu induk) memerlukan operator, disusul kemudian dengan sistem pengaturan berbasis komputer agar sistem konvensional tersebut dapat dipantau dan diawasi secara terpusat dari jarak jauh. Pada sistem penyulang terjadi suatu gangguan pada jaringan dimana gangguan tersebut pada jaringan Gardu Distribusi yang mengakibatkan padam. Dengan mengimplementasikan sistem SCADA, APD (Area Pengatur Distribusi) dapat melakukan manuver dari pusat kontrol dan tanpa harus datang ke Gardu Distribusi untuk menghidupkan kembali listrik yang padam. Saat terjadi gangguan tersebut, Dengan mengimplementasikan sistem SCADA pengendalian listrik khususnya jaringan distribusi 20 KV dapat dilakukan dari jarak jauh dan dengan waktu yang singkat dan dapat menjadi media pembelajaran tentang simulasi sistem distribusi untuk mahasiswa jurusan Teknik Elektro.
Troubleshooting Intake Exhaust System Pada Engine C6.4 Excavator Caterpillar Ilham Saputra; Agustion Jufri; Bukhari Bukhari; Nofriadi Nofriadi; Yuli Yetri
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1097

Abstract

Terjadinya masalah engine black smoke pada engine C6.4 Caterpillar, ditandai dengan keluarnya asap keabu-abuan cenderung kehitaman, dan ketika diberi tenaga maksimal engine seakan-akan cenderung mati (low power). Untuk mengetahui penyebab kerusakan dan menentukan upaya pencegahan agar kerusakan tidak terulang kembali, telah dilakukan troubleshooting terhadap masalah yang terjadi. Troubleshooting dilakukan dengan 4 tahap yaitu tahap pendefinisian masalah, tahap evaluasi masalah, tahap perbaikan, dan tahap analisa. Dari hasil troubleshooting yang telah dilakukan, ditemukanlah akar masalah penyebab engine black smoke dari engine  C6.4 Caterpillar yaitu rusaknya aftercooler yang mengalami kebocoran yang mengakibatkan udara panas dari turbocharger tidak bisa didinginkan dan udara tidak menjadi padat, sehingga udara yang masuk ke ruang bakar tidak mencukupi sesuai kebutuhan engine. Adapun penyebab terjadinya kerusakan pada aftercooler karena, adanya tekanan dari sebuah benda seperti kayu atau lain sebagainya, yang mengakibatkan sirip-sirip pada aftercooler bengkok dan bocor. Mengenai masalah ini, upaya penanggulangan yang dilakukan adalah penggantian pada aftercooler. Setelah penggantian, dilakukan pengetesan dan engine beroperasi dengan normal.

Page 1 of 2 | Total Record : 16