cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
semesta_teknika@umy.ac.id
Editorial Address
Jln. Brawijaya Tamantirto Kasihan Bantul 55183 Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Semesta Teknika
ISSN : 1411061X     EISSN : 25025481     DOI : https://doi.org/10.18196/st
Core Subject : Engineering,
SEMESTA TEKNIKA is a reputable refereed journal devoted to the publication and dissemination of basic and applied research in engineering. SEMESTA TEKNIKA is a forum for publishing high quality papers and references in engineering science and technology. The Journal is published by the Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, INDONESIA. Copyright is by the publisher and the authors. The Journal is issued in electronic form and also issued in printed form as annual volume for the contributors only. The journal contains original research papers, review articles, short notes and letters to the editors. The topics of interest include modeling, experimental, analytical and numerical investigations on the mechanical, physical, chemical and mineralogical properties of material, developing the prototype/instrument, technology and construction process. Topic of management in industry and civil construction is also considered. SEMESTA TEKNIKA receives manuscripts from the contributor written in the Indonesian and English. Manuscripts submitted to the journal for publication must not have been previously published or is under consideration simultaneously by any other publication. Manuscripts submitted to SEMESTA TEKNIKA will be reviewed Peer Reviewers local and foreign.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007" : 19 Documents clear
Perancangan Dan Pembuatan Aplikasi Decision Support System Pada Departemen Hrd Dan Pembelian Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarcy Process (AHP) Setiawan, Alexander; Irawan, Muhammad Isa; Wijaya, Robin
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapidly technology process on globalisasion era in business world, makes the decision making is the important thing to make decision faced with the competition in business world. The decision making can be influence by a few aspect and group, which can influence the decision maker to accelerate the fast, perfectly and correctly the decision making. This software created by using Analytical hierarcy process method is doing calculation proses to get the best decision, using the score group of calculation and compare it with each possibility count of the choosen decision, this software specially for HRD and purchasing division, for HRD division this software will be use to decide which employee will be promoted or which employee will be fired. For purchasing division, this software will used to decude which supplier will be choose to buy a kind of goods. Employee mark, disipline mark, and  development ability  are the group that used for HRD division, while purchasing division use quality of goods, price, accuracy time shipping and supplier identity.Application the design and the testing of decision support system result a correct and flexsibel decision with all criteria which influence that decision and give a report in order to user can understand why this software choose that decision.      
Kekuatan Geser Campuran Tanah-Kapur-Abu Sekam Padi Dengan Inklusi Kadar Serat Karung Plastik Yang Bervariasi Widianti, Anita; Hartono, Edi; Muntohar, Agus Setyo
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilisasi tanah secara kimia yaitu dengan penambahan kapur dan abu sekam padi mampu meningkatkan kekuatan gesernya, namun campuran tersebut cenderung berperilaku getas (brittle). Keadaan ini kurang memuaskan bila digunakan sebagai bahan konstruksi yang lebih menginginkan bahan berkekuatan tinggi tetapi berperilaku ductile. Kombinasi dari teknik perbaikan tanah secara kimia dan secara mekanis (yaitu dengan perkuatan serat-serat plastik) diharapkan akan memberikan hasil yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kuat geser tanah yang distabilisasi dengan kapur-abu sekam padi-serat plastik dengan berbagai variasi kadar serat  dan masa perawatan. Dalam penelitian ini digunakan tanah yang dicampur 12% kapur, 24% abu sekam padi dan serat karung plastik sebanyak 0,1%, 0,2%, 0,4%, 0,8%, dan 1,2% dari berat total campuran. Uji yang dilakukan adalah uji geser langsung pada saat benda uji berumur 7 dan 14 hari. Secara umum dengan adanya penambahan serat karung plastik dan masa perawatan, nilai kohesi, sudut gesek dalam, dan kuat geser mengalami peningkatan dibandingkan nilai pada tanah asli dan tanah yang hanya dicampur dengan kapur-abu sekam padi saja. Campuran tanah - kapur-abu sekam padi dan 0,4 % serat untuk masa perawatan 14 hari memberikan peningkatan nilai kuat geser tertinggi, yaitu sebesar 178,63 % dari nilai kuat geser tanah asli (pada σ = 12,59 kN/m2).
Evaluasi Pengaruh Fungsi Aktifasi Dan Parameter Kemiringannya Terhadap Unjukkerja Pengenalan Jaringan Syaraf Tiruan (Studi Kasus Pada Pengenalan Karakter Angka Tulisan Tangan) Suhardi, Irwan
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu topik baru yang menarik untuk dikaji dikarenakan mampu menangani permasalahan yang sangat kompleks.  Salah satu variabel yang berperan pokok untuk menghasilkan unjukkerja jaringan syaraf tiruan yaitu pemilihan parameter  fungsi aktifasinya. Tulisan ini mencoba menganalisis pengaruh fungsi aktivasi terhadap unjukkerja jaringan syaraf tiruan terutama parameter kemiringannya. Sebagai studi kasus dalam penelitian ini yaitu sejauh mana jaringan syaraf tiruan mampu mengenali pola karakter tulisan tangan. Pola karakter yang akan dicoba untuk dikenali yaitu karakter angka (dari 0 sampai 9). Permasalahan yang dihadapi dalam pengenalan pola tulisan tangan sangat kompleks, antara lain bervariasinya model tulisan tangan, pena untuk menulis, dan ukuran tulisan tangan. Didapatkan kesimpulan bahwa parameter kemiringan fungsi aktivasi untuk menghasilkan unjukkerja pengenalan terbaik didapatkan pada nilai kemiringan  0,8 dengan menggunakan sigmoid bipolar.
Perubahan Kecepatan Aliran Sungai Akibat Perubahan Pelurusan Sungai Barid, Burhan; Yacob, Muhammad
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan run off dengan secepat cepatnya cenderung hanya menyelesaikan masalah pada sub DAS tersebut dalam jangka  pendek dan akan memberikan resiko banjir pada daerah yang lebih hilir. Dalam jangka panjang dimungkinkan banjir juga akan bergeser pula pada sub DAS tersebut juga.   Penyelesaian banjir yang sekarang sering dilakukan adalah normalisasi sungai. Salahsatu unsur normalisasi sungai adalah pemberian tanggul sungai. Tujuan. penelitian ini adalah mengetahui perubahan kecepatan akibat pembuatan tanggul.Tanggul berguna untuk memperlancar aliran sungai dan mengganti fungsi bantaran sungai menjadi lahan pemukiman. Dinding tanggul umumnya terbuat dari bahan yang lebih halus daripada dinding alam sungai. Perubahan kekasaran sungai ini  menjadikan berubahnya kedalaman, radius hidraulik dan kecepatan aliran. Penghitungan kecepatan secara teoritis dilakukan dengan persamaan manning pada sungai sebelum dan sesudah ada tanggul. Besarnya perubahan diperoleh dengan membandingkan kedalaman, radius hidraulik, dan kecepatan sebelum dan sesudah ada tanggul.Hasil analisis yang telah dilakukan dari kondisi tanpa tanggul menjadi dengan tanggul untuk Q5 tahun : di P 394 tinggi muka air naik 5,861%, radius hidraulik naik 6,947% dan kecepatan air naik 19,523%. Pada P 249  tinggi muka air naik 4,327%, radius hidraulik naik 7,405% dan  kecepatan air naik 19,808%. Pada P 170 tinggi muka air naik 7,657%, radius hidraulik naik  9,708% dan kecepatan air naik 21,527%. 
Pengolahan Limbah Industri Sawit Sebagai Bahan Bakar Alternatif Sudarja, Sudarja; Diharjo, Kuncoro; Sutapa, J Pramana Gentur
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

pengolahan buah sawit di industri sawit menyisakan limbah serat buah sawit yang menumpuk di lingkungan perusahaan, dan mayoritas hanya digunakan sebagai urug atau dibakar. sebaliknya, masyarakat membutuhkan bahan bakar alternatif pengganti bbm, mengingat ketersediaan bbm yang makin menipis dan harganya relatif mahal. oleh karena itu kajian tentang pengolahan limbah biofiber (serat sawit) sebagai bahan bakar alternatif dipandang penting dan mendesak untuk dilakukan.Bahan utama penelitian adalah limbah sawit, dan perekat pati. serat dan cangkang sawit yang memiliki kandungan c tinggi diarangkan, yaitu dibakar pada tabung tertutup (menggunakan retort). selanjutnya dibentuk briket arang dilakukan dengan mencampur serbuk arang dengan perekat pati kemudian ditekan pada cetakan dengan mesin pres. pengujian yang dilakukan terhadap briket arang ini meliputi uji: kadar air (berdasarkan astm d-3173), nilai kalor (astm d-5865), kadar abu (astm d-3174), kadar zat menguap (astm d-3175 )dan kadar karbon terikat (astm d-3172). Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket arang yang terbuat dari campuran cangkang dan serat sawit memiliki nilai kalor rata-rata 7.121,57 k kal/kg, kadar air rata-rata 8,9 %, kadar zat menguap rata-rata 18,43% dan kadar abu rata-rata 4,46%. untuk menentukan kelayakan penggunaan briket arang dari limbah sawit ini, perlu dilakukan dua penelitian lanjutan, yaitu tentang persentase abu terbang dan uji ekonomis.  
Perubahan Kecepatan Aliran Sungai Akibat Perubahan Pelurusan Sungai Sriyono, Edy
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh permeabilitas tanah (k), tinggi muka air (h), diameter pipa (D), panjang pipa (L), kedalaman pipa (l), dan luas pori (Af) terhadap debit aliran melalui pipa berpori (Q). Selain itu juga bertujuan untuk menentukan formula empirik hasil analisis dimensi debit aliran (Q) yang melalui pipa berpori.Penelitian dilakukan dengan cara membuat eksperimen fisik di laboratorium yang terdiri dari bak penelitian yang terbuat dari pasangan batu bata dan pipa berpori (jumlah pipa berpori seluruhnya 9 buah), yang kemudian diisi dengan pasir dan air pada berbagai macam variasi, kemudian besarnya debit aliran melalui pipa berpori diukur dengan gelas ukur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa parameter yang berpengaruh secara signifikan terhadap debit (Q) adalah: permeabilitas tanah (k), diameter pipa berpori (D), panjang pipa berpori (L), kedalaman pipa berpori (l), luas pori (Af), dan ketinggian air di atas pipa berpori (h).Q = f (k, Af, L, l, D, h)Adapun formulasi empirik debit yang mewakili hubungan antara Q/k.L.D dengan Af.h/L.D.l adalah sebagai berikut ini. 
Sistem Pengendali Suhu, Kelembaban Dan Cahaya Dalam Rumah Kaca Hariadi, Tony K
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah kaca merupakan sebuah bangunan tempat budidaya tanaman dengan pengaturan beberapa variabel di dalamnya agar sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang tanaman yang sedang dibudidayakan saat itu. Perkembangan teknologi elektronika memungkinkan untuk melakukan pengendalian variabel-variabel tersebut secara otomatis dan terus menerus. Penelitian dan perancangan ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem pengendali temperatur, kelembaban, cahaya, dan penyiraman dalam rumah kaca secara terpadu. Implementasi pengendalian rumah kaca dilakukan dengan menggunakan mikrontroler sehingga memudahkan pemrograman terhadap kondisi-kondisi tanaman yang berbeda-beda dengan berbagai perlakuan yang berbeda pula. Suhu diatur menggunakan air conditioner yang sudah dimodifikasi untuk diprogram dari mikrokontroller,s sedangkan pengaturan cahaya menggunakan lampu dan pengaturan lain adalah kelembaban berdasarkan perhitungan suhu basah dan kering serta penyiraman. Setelah pembuatan alat selesai, maka alat tersebut diujicobakan didalam rumah kaca dan diamati kondisi di dalam rumah kaca selama 3 kali 24 jam.  Hasil ujicoba menunjukkan bahwa alat tersebut mampu mengendalikan parameter-parameter yang diinginkan sesuai dengan program pada mikrokontroler, dan mampu mengurangi efek kondisi cuaca di luar rumah kaca.
Simulasi Cell Breathing CDMA 2000 1x Menggunakan DELPHI Perdana, Ilham; Hikmaturokhman, Alfin; Susilawati, Hesti
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cell breathing is variation of CDMA cell size depends upon the amount of traffic occurs within the cell. This work assume that the cell is in the ideal condition based on  the following assumptions,  each cell is completely isolated from the other cells, with the result that no intercell interference and signals from MS cause no interference within the cell. It makes no intracell interference occurs within the cell. In an ideal condition where is none of interference occurs, cell size and amount of users in a cell depend on several factors such as bitrate, required signal strength that MS must deliver to BS, voice activity factor, power control accuracy factor and Eb/It of the system. The result obtained by change the values of the parameters and based on the result obtained, the impact of the parameter to the cell size and amount of user in a cell could be recognized.
Peningkatan Efisiensi Kompor Minyak Tanah Bersumbu Dengan Cara Meningkatkan Luas Area Api Sekunder Sudarno, Sudarno
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The an perfect burning process of wick kerosene stove is one of some causes of the low efficiency of that stove. The result of temperature distribution test indicates that the temperature of secondary fire area is higher than the surrounding area. The higher temperature secondary fire area is widened by increasing the number of hole in the middle of inner muffler. Than, it is necessary to know the optimum result of increasing hole in secondary fire area toward efficiency increasing of wick kerosene stove. The test is done in the burning laboratory, machine technique Muhammadiyah University of Ponorogo by using 18 and 24 wicks kerosene stove equipped with fin reflector. The test of efficiency is done based on Profisional International Standard Testing Woodstove (VITA, 1982) nameli boilling water method. The number of passing fire holes is varied into 1 hole, 3 holes, 4 holes and 5 holes. It is found, that the widening of secondary fire area with 4 holes produces the highest efficiency in 18 and 24 wicks kerosene stove. The efficiency increasing is found as follows: 66.06 % for 1 hole, 76.06 % for 3 holes, 67.65 % for 4 holes and 66.92 % for 5 holes of 18 wick stove; and 58.41 % for 1 hole, 58.73 % for 3 holes, 60.40 % for 4 holes and 59.11 % for 5 holes of  24 wick stove. 
Perubahan Kecepatan Aliran Sungai Akibat Perubahan Pelurusan Sungai Suyanto, Irham
Jurnal Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu topik baru yang menarik untuk dikaji dikarenakan mampu menangani permasalahan yang sangat kompleks.  Salah satu variabel yang berperan pokok untuk menghasilkan unjukkerja jaringan syaraf tiruan yaitu pemilihan parameter  fungsi aktifasinya. Tulisan ini mencoba menganalisis pengaruh fungsi aktivasi terhadap unjukkerja jaringan syaraf tiruan terutama parameter kemiringannya. Sebagai studi kasus dalam penelitian ini yaitu sejauh mana jaringan syaraf tiruan mampu mengenali pola karakter tulisan tangan. Pola karakter yang akan dicoba untuk dikenali yaitu karakter angka (dari 0 sampai 9). Permasalahan yang dihadapi dalam pengenalan pola tulisan tangan sangat kompleks, antara lain bervariasinya model tulisan tangan, pena untuk menulis, dan ukuran tulisan tangan. Didapatkan kesimpulan bahwa parameter kemiringan fungsi aktivasi untuk menghasilkan unjukkerja pengenalan terbaik didapatkan pada nilai kemiringan  0,8 dengan menggunakan sigmoid bipolar

Page 1 of 2 | Total Record : 19


Filter by Year

2007 2007


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 2 (2024): NOVEMBER Vol 27, No 1 (2024): MEI Vol 26, No 2 (2023): NOVEMBER Vol 26, No 1 (2023): MEI Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 25, No 1 (2022): MEI 2022 Vol 24, No 2 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 24, No 1 (2021): MEI 2021 Vol 24, No 2 (2021): NOVEMBER Vol 23, No 2 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 23, No 1 (2020): MEI 2020 Vol 22, No 2 (2019): NOVEMBER 2019 Vol 22, No 1 (2019): MEI 2019 Vol 21, No 2 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 21, No 2 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 21, No 1 (2018): MEI 2018 Vol 20, No 2 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 20, No 2 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 20, No 1 (2017): MEI 2017 Vol 20, No 1 (2017): MEI 2017 Vol 19, No 2 (2016): NOVEMBER 2016 Vol 19, No 2 (2016): NOVEMBER 2016 Vol 19, No 1 (2016): MEI 2016 Vol 19, No 1 (2016): MEI 2016 Vol 18, No 2 (2015): NOVEMBER 2015 Vol 18, No 2 (2015): NOVEMBER 2015 Vol 18, No 1 (2015): MEI 2015 Vol 18, No 1 (2015): MEI 2015 Vol 17, No 2 (2014): NOVEMBER 2014 Vol 17, No 2 (2014): NOVEMBER 2014 Vol 17, No 1 (2014): MEI 2014 Vol 17, No 1 (2014): MEI 2014 Vol 16, No 2 (2013): NOVEMBER 2013 Vol 16, No 2 (2013): NOVEMBER 2013 Vol 16, No 1 (2013): MEI 2013 Vol 16, No 1 (2013): MEI 2013 Vol 15, No 2 (2012): NOVEMBER 2012 Vol 15, No 2 (2012): NOVEMBER 2012 Vol 15, No 1 (2012): MEI 2012 Vol 15, No 1 (2012): MEI 2012 Vol 14, No 2 (2011): NOVEMBER 2011 Vol 14, No 2 (2011): NOVEMBER 2011 Vol 14, No 1 (2011): MEI 2011 Vol 14, No 1 (2011): MEI 2011 Vol 13, No 2 (2010): NOVEMBER 2010 Vol 13, No 2 (2010): NOVEMBER 2010 Vol 13, No 1 (2010): MEI 2010 Vol 13, No 1 (2010): MEI 2010 Vol 12, No 2 (2009): NOVEMBER 2009 Vol 12, No 2 (2009): NOVEMBER 2009 Vol 12, No 1 (2009): MEI 2009 Vol 12, No 1 (2009): MEI 2009 Vol 11, No 2 (2008): NOVEMBER 2008 Vol 11, No 2 (2008): NOVEMBER 2008 Vol 11, No 1 (2008): MEI 2008 Vol 11, No 1 (2008): MEI 2008 Vol 10, No 2 (2007): NOVEMBER 2007 Vol 10, No 2 (2007): NOVEMBER 2007 Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007 Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007 Vol 9, No 2 (2006): NOVEMBER 2006 Vol 9, No 2 (2006): NOVEMBER 2006 Vol 9, No 1 (2006): MEI 2006 Vol 9, No 1 (2006): MEI 2006 Vol 8, No 2 (2005): NOVEMBER 2005 Vol 8, No 2 (2005): NOVEMBER 2005 Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005 Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005 More Issue