cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
semesta_teknika@umy.ac.id
Editorial Address
Jln. Brawijaya Tamantirto Kasihan Bantul 55183 Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Semesta Teknika
ISSN : 1411061X     EISSN : 25025481     DOI : https://doi.org/10.18196/st
Core Subject : Engineering,
SEMESTA TEKNIKA is a reputable refereed journal devoted to the publication and dissemination of basic and applied research in engineering. SEMESTA TEKNIKA is a forum for publishing high quality papers and references in engineering science and technology. The Journal is published by the Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, INDONESIA. Copyright is by the publisher and the authors. The Journal is issued in electronic form and also issued in printed form as annual volume for the contributors only. The journal contains original research papers, review articles, short notes and letters to the editors. The topics of interest include modeling, experimental, analytical and numerical investigations on the mechanical, physical, chemical and mineralogical properties of material, developing the prototype/instrument, technology and construction process. Topic of management in industry and civil construction is also considered. SEMESTA TEKNIKA receives manuscripts from the contributor written in the Indonesian and English. Manuscripts submitted to the journal for publication must not have been previously published or is under consideration simultaneously by any other publication. Manuscripts submitted to SEMESTA TEKNIKA will be reviewed Peer Reviewers local and foreign.
Arjuna Subject : -
Articles 715 Documents
Kinerja Ruas Area Pasar Kembang Setelah Sistem Satu Arah di Kawasan Malioboro Ariq Muhammad Zulfikar; Miftahul Fauziah
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.14862

Abstract

Kawasan Malioboro memiliki keramaian yang menimbulkan kemacetan pada Jalan Malioboro dan sekitarnya. Solusi mengatasi kemacetan adalah dengan menerapkan sistem satu arah untuk membatasi kendaraan menuju Jalan Malioboro. Salah satu ruas yang terkena dampak sistem satu arah pada Kawasan Malioboro adalah Jalan Pasar Kembang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui perbandingan kinerja ruas area Pasar Kembang sebelum dan sesudah penerapan sistem satu arah. Data primer diperoleh dari survei di lokasi penelitian dan data sekunder diperoleh volume lalu lintas Tahun 2019. Dari data tersebut dilakukan analisis MKJI 1997 dan pemodelan menggunakan software PTV VISSIM. Hasil menunjukkan perbandingan derajat kejenuhan pada ruas Jalan Pasar Kembang mengalami penurunan sebesar 56,06%, Jalan Malioboro turun sebesar 4,36%, Jalan Pajeksan turun 65,52%, sedangkan Jalan Gandekan naik 3,13%. Pada parameter kecepatan rerata didapatkan penurunan pada semua ruas yaitu Jalan Pasar Kembang turun 28,81%, Jalan Malioboro turun 30,02%, Jalan Pajeksan turun 12,56%, dan Jalan Gandakan mengalami penurunan 40,92%.
Pengaruh Sudut Kampuh V Tunggal terhadap Sifat Mekanis Sambungan Las SMAW pada Pipa Baja Karbon API 5L X46 Aris Widyo Nugroho; Sigit Hartanto; Muhammad Arinalhaq Eko Nugroho; Rela Adi Himarosa
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.16896

Abstract

Penelitian untuk mengetahui pengaruh sudut kampuh V pengelasan SMAW terhadap sifat mekanis sambungan las pada material pipa API 5L X46 telah dilakukan. Proses pengelasan dilakukan dengan sambungan butt-joint kampuh V tunggal menggunakan material pipa API 1104 5L grade X46 dengan tebal pipa 12,7 mm. Sudut kampuh yang digunakan adalah 45º, 50º, 55º, 60º, 65º, 70º, dan 75º. Sambungan lasan kemudian dilakukan beberapa pengujian meliputi inspeksi visual, uji NDT RI, uji metalografi menggunakan standar ASTM E340-15, uji kekerasan menggunakan standar ASTM E92-82, dan uji bending menggunakan standar API 1104. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar sudut kampuh las maka heat input dan waktu proses semakin besar. Secara umum kekerasan HAZ dan WM meningkat seiring dengan peningkatan sudut kampuh. Nilai kekerasan sebesar 135,73 VHN pada HAZ, dan 146,19 VHN pada WM diperoleh pada sudut kampuh 75o. Tegangan bending maksimum pada root bend dan side bend test meningkat seiring dengan kenaikan sudut kampuh dan berturut-turut tercapai pada variasi sudut kampuh 60º sebesar 5.685 MPa dan 4.222 MPa, kemudian tegangan lentur menurun bila sudut kampuh membesar. Sudut kampuh 60o merupakan sudut kampuh optimal dari segi sifat mekanis sambungan dan produktifitas proses pengelasan.
Model Skala Laboratorium Tanah Ekspansif Saat Mengembang dengan Beban Slab Cahyo Agung Saputra; Bambang Setiawan; Yusep Muslih Purwana
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.15240

Abstract

Tanah ekspansif termasuk dalam jenis tanah bermasalah yang sangat sensitif terhadap perubahan kadar air. Jenis tanah ini menyusut secara signifikan sebagai akibat dari perubahan volume pori, menciptakan gaya angkat pada struktur yang ada dan berpotensi merusaknya. Tujuan penelitian ini untuk melihat perilaku tanah ekspansif yang berada di bawah slab beton, mulai dari pola pengembangan, tekanan yang ditimbulkan ketika tanah mengembang dan kecepatan rambatan aliran air. Penelitian dilakukan secara experimen di Laboratorium Mekanika Tanah UNS Surakarta, alat uji utama yang digunakan dalam pengujian ini berbentuk box uji dua dimensi, parameter propertis tanah yang diuji adalah kadar air awal, specific gravity, grain size analysis, dan atterberg limit. Tanah ekspansif yang digunakan berasal dari daerah Sambungmacan. Hasil dari permodelan ini didapatkan, nilai tekanan pengembangan maksimum hasil uji menggunakan proving ring adalah sebesar 121,26 kPa dengan displacement maksimum 58,54 mm dan kecepatan rambatan air rata-rata 1,2094 mm/jam.
Efektivitas Komitmen Pengelolaan Risiko Lingkungan dan Sosial dalam Organisasi Penyedia Jasa Konstruksi Heru Bayuaji Sanggoro; Iwan Rustendi; Susatyo Adhi Pramono; Bambang Purwoko Kusumo Bintoro
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.15247

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang mengalami perlambatan dan ancaman kerusakan lingkungan akibat aktivitas pembangunan menuntut pelaku jasa konstruksi melakukan transformasi bisnis yang ramah lingkungan dan sosial. Penelitian ini ditujukan untuk menguji efektivitas komitmen penyedia jasa dalam mengelola risiko lingkungan dan sosial terhadap kinerja proyek melalui pencapaian kinerja sosial dengan PLS-SEM. Faktor-faktor manajemen dalam organisasi penyedia jasa digunakan dalam pengujian ini, yaitu kinerja organisasi/manajemen dan kinerja estimasi melalui nilai penawaran. Hasil penelitian menunjukan pengaruh yang signifikan dari ketiga variabel pada masing-masing komponen. Namun ketiganya bekerja secara independen dan tidak saling mempengaruhi sehingga mengurangi ketergantungan masing-masing terhadap komitmen pengelolaan risiko. Perlu penguatan aturan hukum tentang status dan kewajiban tanggungjawab sosial dan lingkungan proyek. Lebih lanjut, kinerja sosial yang dicapai terbukti berpengaruh dalam meningkatkan kinerja waktu dan biaya proyek. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu penelitian selanjutnya untuk menghasilkan kerangka perlindungan lingkungan dan sosial proyek yang tepat dan berkeadilan dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Studi Eksperimental Pengaruh Posisi Menyudut Pendulum-Pelat Tembaga pada Getaran Pendulum Berperedam Arus Eddy Ardi Noerpamoengkas; Miftahul Ulum
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.13455

Abstract

Redaman getaran dapat menggunakan mekanisme arus Eddy. Sistem utama diberi magnet dan didekatkan dengan logam konduktif sehingga timbul arus Eddy tersebut. Belum ada aplikasi jenis mekanisme ini untuk menghasilkan redaman non-linier. Pada penelitian ini, pendulum memiliki dua sisi lengan, lengan magnet dan lengan beban. Bidang gerak pendulum dan pelat tembaga membentuk sudut. Konfigurasi baru ini menghasilkan peredam non-linier dengan adanya sisi gerak simpangan pendulum yang dekat dan jauh dengan pelat. Jarak engsel pendulum dan pelat dibuat sama sehingga semakin kecil sudut semakin jauh sisi terdekat magnet-pelat. Respon getaran diperoleh dengan menggunakan software Tracker. Redaman yang dihasilkan tidak sama di dua sisi simpangan pendulum. Nilai redaman lebih besar di sisi simpangan yang dekat pelat. Semakin kecil sudut posisi bidang gerak pendulum bermagnet dan pelat logam semakin lama pendulum mencapai kondisi tunak dan semakin kecil nilai redaman rata-ratanya.
Pengembangan Lemari Asam dengan Variasi Kecepatan Putaran Exhaust Fan Menggunakan Sistem Otomatis Rieza Zulrian Aldio; Dedikarni Panuh; Abdul Khadir Zaki
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.14139

Abstract

Lemari asam memiliki peran yang kritikal dalam sebuah laboratorium dan wajib memberikan keamanan bagi penggguna dari bahan kimia yang berbahaya. Terdapat exhaust fan yang berfungsi untuk menghisap udara atau uap dari asam Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lemari asam dengan 3 kecepatan putaran exhaust fan pada 1513, 1770 dan 2125 rpm yang menggunakan sistem kendali otomatis. Dimensi lemari asam adalah 80 x 60 x 200 cm, terdiri dari 3 bagian utama yaitu exhaust fan, ruang kerja lemari asam dan bagian penyimpanan. Nilai efisiensi yang didapat dari perancangan adalah 1.05, 2.69 dan 4.05 % yang menunjukkan terjadinya peningkatan nilai efisiensi apabila kecepatan putaran meningkat. Maka peningkatan kecepatan akan meningkatkan efisiensi exhaust fan.
Penentuan Lokasi Fasilitas Intermoda Menggunakan Metode Center of Gravity pada Jalur Rel Makassar-Garongkong Hafidzul Azmi; Siti Malkhamah; Imam Muthohar
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.15357

Abstract

Pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare yang mulai dilakukan pada tahun 2019 merupakan tahap pertama pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi. Dengan adanya rute ini diharapkan transportasi barang dapat menjadi lebih lancar, efektif, dan efisien. Akan tetapi layanan kereta api tidak end-to-end sehingga harus dilakukan handling berkali-kali yang menyebabkan generalized cost meningkat. Untuk menekan biaya tersebut, lokasi fasilitas intermoda harus optimal. Penentuan lokasi tersebut dilakukan menggunakan metode Center of Gravity dalam beberapa skenario dan kemudian hasilnya dibandingkan untuk menemukan generalized cost terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi fasilitas intermoda paling optimal terletak pada Stasiun Ma’rang, Pangkajene, Mandalle, dan Tallo. Dengan intermoda pada lokasi-lokasi tersebut, distribusi komoditas beras, rumput laut, dan semen di dalam wilayah sepanjang Makassar-Garongkong yang semula memiliki generalized cost Rp160.341.668.857/tahun dapat dioptimalkan menjadi Rp76.243.586.749/tahun.
Analisis Emisi Gas Buang dari Mesin Diesel Modifikasi Dipengaruhi Daya Mesin dan Bahan Bakar Campuran Oli Bekas dan Dexlite Aryo Sasmita; Yohanes Yohanes; Karina Yolanda
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.13748

Abstract

Salah satu bahan bakar alternatif yang potensial adalah oli pelumas bekas. Pemanfaatan oli pelumas bekas dapat mengurangi limbah dari aktivitas perbengkelan. Pemanfaatan oli pelumas bekas telah dilakukan sebelumnya menggunakan mesin diesel modifikasi di Laboratorium Teknologi Produksi Universitas Riau, namun emisi gas buang masih melebihi baku mutu pada daya pembebanan 2.000 W. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis emisi gas buang dari mesin diesel modifikasi menggunakan variasi campuran oli pelumas bekas dan dexlite. Variasi tersebut adalah D10 (90% oli pelumas bekas dan 10% dexlite), D20 (80% oli pelumas bekas dan 20% dexlite), D30 (70% oli pelumas bekas dan 30% dexlite). Emisi gas buang diujikan pada variasi beban daya kondisi idle, 1.000, dan 2.000 Watt. Hasil penelitian menunjukkan campuran bahan bakar terbaik adalah D10, pada daya pembebanan 2.000 Wmenghasilkan emisi CO, HC, dan Opasitas masing-masing sebesar 1,94%, 0,43 ppm, dan 21,53% yang berada di bawah baku mutu. Pada campuran D20, nilai opasitas sudah melebihi baku mutu pada daya pembebanan 2.000 W, sementara campuran D30 nilai opasitas melebihi baku mutu pada daya pembebanan 1.000 W dan 2.000 W.
Pengaruh Sudut Inklinasi Plate-Settler terhadap Kecepatan Vertikal Proses Sedimentasi pada Pengolahan Limbah Cair Kertas Fatihaturrizky Amelia; Oktavian Wahyu Pratama Ajie; Allifiya Salsabil Nugrohoputri; Nurwahid Dimas Saputro; Allen Kurniawan
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.15223

Abstract

Pengolahan limbah cair industri kertas memberikan produk kontaminan yang berbahaya ketika dibuang ke lingkungan tanpa pengolahan. Beban kontaminan yang tinggi memberikan efek terhadap beratnya beban pengolahan limbah secara biologis. Kecepatan pengendapan merupakan salah satu komponen terpenting di dalam meningkatkan kinerja unit sedimentasi, antara lain melalui penggunaan plate-settler. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan plate-settler dalam berbagai variasi inklinasi. Metode penelitian ini dilakukan melalui pengamatan terhadap kecepatan jatuh partikel, dan estimasi kecepatan jatuh yang dipengaruhi oleh sudut inklinasi platesettler pada unit sedimentasi. Karakteristik limbah cair industri kertas menunjukkan kecenderungan membentuk flok dan memiliki kemampuan pengendapan yang tinggi yang ditunjukkan oleh penurunan lumpur sebesar 29,53 cm pada 2,5 menit pertama. Modifikasi mekanisme pengendapapan dapat menambahkan plate-settler untuk meningkatkan efisiensi reduksi partikel dengan sudut optimum sebesar 60o hingga 75o. Nilai ini menunjukkan sudut inklinasi plate-settler yang memengaruhi mekanisme penyisihan total padatan di dalam proses seimentasi, selain kecepatan vertikal partikel.
Fraksi Hampa Aliran Dua-Fase Udara-Air dan Minyak pada Pipa Kapiler dengan Kemiringan 75 Derajat Terhadap Horisontal Sukamta Sukamta; Fani Nur Hidayat; Sudarja Sudarja; Sri Sundari
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.16666

Abstract

Parameter cukup berperan dalam kestabilan aliran dua fase pada peralatan mesin adalah fraksi hampa, karena akan berpengaruh pada fluktuasi tekanan dan pola aliran yang terjadi, sehingga dapat membahayakan sistem. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendapatkan data primer tentang fraksi hampa yang terjadi pada pipa mini/kapiler khususnya pada kemiringan 75 derajat terhadap horizontal. Penelitian ini menggunakan pipa uji do=1,6 mm dan panjang 160 mm. Fluida kerja berupa udara dan campuran air dengan minyak kelapa konsentrasi 350 mg/dl dan 500 mg/dl. Kecepatan superfisial gas (JG) = 0,08 – 74,6 m/s dan kecepatan superfisial cairan (JL) = 0,04 – 4,15 m/s. Pola aliran diamati menggunakan kamera berkecepatan tinggi, dan olah data menggunakan image processing. Diperolah hasil pola aliran plug, slug-annular, annular, dan churn. Perbedaan konsentrasi fluida tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pola aliran dan fraksi hampa, akan tetapi justru tegangan permukaan yang memilki pengaruh cukup besar pada nilai fraksi hampa dan pola aliran.

Filter by Year

2005 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 2 (2024): NOVEMBER Vol 27, No 1 (2024): MEI Vol 26, No 2 (2023): NOVEMBER Vol 26, No 1 (2023): MEI Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 25, No 1 (2022): MEI 2022 Vol 24, No 2 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 24, No 1 (2021): MEI 2021 Vol 24, No 2 (2021): NOVEMBER Vol 23, No 2 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 23, No 1 (2020): MEI 2020 Vol 22, No 2 (2019): NOVEMBER 2019 Vol 22, No 1 (2019): MEI 2019 Vol 21, No 2 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 21, No 2 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 21, No 1 (2018): MEI 2018 Vol 20, No 2 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 20, No 2 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 20, No 1 (2017): MEI 2017 Vol 20, No 1 (2017): MEI 2017 Vol 19, No 2 (2016): NOVEMBER 2016 Vol 19, No 2 (2016): NOVEMBER 2016 Vol 19, No 1 (2016): MEI 2016 Vol 19, No 1 (2016): MEI 2016 Vol 18, No 2 (2015): NOVEMBER 2015 Vol 18, No 2 (2015): NOVEMBER 2015 Vol 18, No 1 (2015): MEI 2015 Vol 18, No 1 (2015): MEI 2015 Vol 17, No 2 (2014): NOVEMBER 2014 Vol 17, No 2 (2014): NOVEMBER 2014 Vol 17, No 1 (2014): MEI 2014 Vol 17, No 1 (2014): MEI 2014 Vol 16, No 2 (2013): NOVEMBER 2013 Vol 16, No 2 (2013): NOVEMBER 2013 Vol 16, No 1 (2013): MEI 2013 Vol 16, No 1 (2013): MEI 2013 Vol 15, No 2 (2012): NOVEMBER 2012 Vol 15, No 2 (2012): NOVEMBER 2012 Vol 15, No 1 (2012): MEI 2012 Vol 15, No 1 (2012): MEI 2012 Vol 14, No 2 (2011): NOVEMBER 2011 Vol 14, No 2 (2011): NOVEMBER 2011 Vol 14, No 1 (2011): MEI 2011 Vol 14, No 1 (2011): MEI 2011 Vol 13, No 2 (2010): NOVEMBER 2010 Vol 13, No 2 (2010): NOVEMBER 2010 Vol 13, No 1 (2010): MEI 2010 Vol 13, No 1 (2010): MEI 2010 Vol 12, No 2 (2009): NOVEMBER 2009 Vol 12, No 2 (2009): NOVEMBER 2009 Vol 12, No 1 (2009): MEI 2009 Vol 12, No 1 (2009): MEI 2009 Vol 11, No 2 (2008): NOVEMBER 2008 Vol 11, No 2 (2008): NOVEMBER 2008 Vol 11, No 1 (2008): MEI 2008 Vol 11, No 1 (2008): MEI 2008 Vol 10, No 2 (2007): NOVEMBER 2007 Vol 10, No 2 (2007): NOVEMBER 2007 Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007 Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007 Vol 9, No 2 (2006): NOVEMBER 2006 Vol 9, No 2 (2006): NOVEMBER 2006 Vol 9, No 1 (2006): MEI 2006 Vol 9, No 1 (2006): MEI 2006 Vol 8, No 2 (2005): NOVEMBER 2005 Vol 8, No 2 (2005): NOVEMBER 2005 Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005 Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005 More Issue