Articles
447 Documents
PEMBERDAYAAN ANAK YATIM DAN IBU RUMAH TANGGA AISYIYAH MELALUI PROGRAM PELATIHAN BERCOCOK TANAM DAN PENGOLAHAN PRODUK MAKANAN BERBASIS SINGKONG
Nurul Huda;
Aan Sofyan;
Ngatono Ngatono
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 21, No. 2, September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v21i2.5816
Partners in the implementation of this community empowerment program is an orphan cared by Yayasan Panti Asuhan Keluarga Muhammadiyah (PAKYM) and homemakers who are members of the organisation Aisyiyah branch Laweyan Surakarta. Community empowerment program that has been done is to provide training cultivation of cassava plants and training of cassava-based food making. Training given to orphans in the form of cultivation practice of superior cassava crop. Training begins with the selection of cassava seeds, land preparation, and planting of cassava seeds. While the training provided to the members of Aisyiyah members is in the form of food processing training based on cassava. The purpose of this program is to provide entrepreneurial supplies for orphans with the hope of having an entrepreneurial spirit. Similarly, the practice of food processing based on cassava aims to provide skills for the Aisyiyah members in the desire to pioneer side business that can help increase family income.
PEMANFAATAN AIR SUNGAI BAWAH TANAH GUA SURUH UNTUK MASYARAKAT DESA PUCUNG, EROMOKO, WONOGIRI
Agus Anggoro Sigit;
Kuswaji Dwi Priyono;
Yuli Priyana
WARTA LPM WARTA Volume 18, Nomor 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v18i1.1162
The village has a population Eromoko Pucung in District 444 families (2,354 people) which includes 7 hamlet, in the dry season is always a shortage of clean water for daily use. At the peak of the dry season are forced to buy water being sold privately at a price of Rp200,000 / car tank (volume 4 m³) for the use of approximately 20 days. In order to overcome the problems of water needs, the Pucung Village Government took the initiative to manage groundwater resources that exist in the Suruh Cave. Removal activities river water underground community empowerment aimed at utilization of underground water in the Cave Have to solving the problem ofwater supply daily needs of society in Pucung Village, District Eromoko, Wonogiri. The success of water removal program is expected to reduce the price of 1 m³ water needs of the original with a maximum price of Rp 50,000 to Rp 5,000 only.
Pelatihan Pemanfaatan Web Bagi Pemuda Muhammadiyah Cabang Kartasura
Azizah Fatmawati
WARTA LPM WARTA Volume 13., No. 1., Maret 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v13i1.3206
Web is one medium that can be used by many activists in communityorganizations to actualize themselves and communicate effectively. Web UtilizationTraining for Muhammadiyah Youth in Kartasura branch is expected to provideknowledge into the importance of mastering Information Technology and increasethe understanding of the web (Web Logs) as the more effective information tool (AmarMa’ruf Nahi Munkar). The result shows that the implementation of the training isquite successful. This can be seen from the enthusiasm of the participants in providingfeedback from the questionnaires delivered before and after the training. Furthermore,the training also shows an increasing knowledge in the use of the web as much as64%.
Optimalisasi Palang Merah Remaja dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Era COVID-19
Risalina Myrtha;
Amelya Augusthina Ayusari;
Ratna Kusumawati;
Alamanda Murasmita;
Coana Sukmagautama;
Adigama Priamas;
Ainal Fadly
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v24i2.12327
Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab kematian terbesar di dunia yang memberikan beban sosial ekonomi yang berat. PTM merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko sejak dini. Generasi muda dapat berkontribusi dalam pencegahan PTM dengan cara membagikan pesan-pesan bermanfaat tersebut ke lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kegiatan ini merupakan kegiatan persembahan alumni untuk memberikan pelatihan pencegahan PTM yang dilakukan secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh anggota PMR SMA Negeri 1 Surakarta. Organisasi ini merupakan organisasi yang cukup aktif, tetapi selama ini belum pernah mengangkat tema PTM dalam kegiatannya. Pengetahuan anggotanya tentang PTM masih kurang. SMA Negeri 1 Surakarta merupakan salah satu sekolah favorit di Surakarta dan menjadi percontohan dan tolak ukur prestasi bagi sekolah lainnya. Kegiatan ini dibagi 2 sesi yaitu pencegahan dan penatalaksanaan awal PTM dan adaptasi kebiasaan baru pada era tatanan baru. Pelatihan ini diikuti oleh 34 orang anggota PMR SMA Negeri 1 Surakarta. Didapatkan kenaikan signifikan rerata nilai postest (nilai rerata 10) dibandingkan pretest (nilai rerata 6,24+2,26; (p0,001). 68% peserta sangat setuju pelatihan ini menarik, 56% peserta sangat setuju bahwa materi pelatihan ini mudah dipahami, dan 84% peserta sangat setuju materi pelatihan ini relevan dengan kondisi saat ini. Pelatihan ini menambah pengetahuan tentang pencegahan PTM pada anggota PMR. Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan adanya kebiasaan baru. Apabila tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan timbulnya faktor risiko PTM atau memperburuk faktor risiko yang ada. Kami menyarankan dilakukannya skrining dini faktor risiko PTM pada semua siswa.
Pelatihan Aplikasi Pengukuran Minat Kejuruan Siswa Bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Se-Jawa Tengah
Yogiek Indra Kurniawan
WARTA LPM WARTA Volume 19, Nomor 2 September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v19i2.2224
Penentuan pilihan program pendidikan bagi siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Kejuruan ke jenjang pendidikan selanjutnya merupakan salah satu penentu kesuksesan seseorang dalam dunia karir atau pekerjaan. Untuk menentukan pilihan program pendidikan, perlu diketahui pola minat siswa yang bersangkutan terlebih dahulu. Untuk membantu siswa mengenali pola minatnya diperlukan alat ukur psikologis yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran pola minat siswa.Penelitian selanjutnya menghasilkan sebuah aplikasi pengukuran minat kejuruan berbasis website yang diperuntukkan bagi siswa-siswa SMK. Aplikasi yang telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Pembinaan SMK Indonesia ini akan dipergunakan oleh seluruh SMK di Indonesia. Oleh sebab itu, dibutuhkan peranan guru-guru SMK untuk membimbing siswa-siswa di sekolahnya masing-masing untuk mempergunakan aplikasi tersebut.Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk memberikan pelatihan kepada perwakilan guru-guru SMK se-Jawa Tengah agar bisa mempergunakan aplikasi pengukuran minat kejuruan tersebut, sehingga setiap perwakilan guru dapat membimbing siswa-siswa di sekolahnya untuk mempergunakan aplikasi tersebut.Metode yang dipergunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah setiap peserta diberikan modul tutorial yang berupa softcopy dan hardcopy. Setelah itu, trainer menjelaskan penggunaan aplikasi mulai dari proses pengisian aplikasi maupun fitur-fitur yang terdapat di dalamnya, sehingga setiap peserta dapat mencoba dan mempergunakan aplikasi.Hasil analisis menunjukkan bahwa point utama pelaksanaan pelatihan ini terletak pada antusias para peserta dalam memberikan umpan balik dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan sebelum dan sesudah pelatihan. Terlihat pula adanya peningkatan pengetahuan tentang cara penggunaan aplikasi pengukuran minat kejuruan siswa.
UPAYA PENINGKATAN MUTU PRODUK RUJAK BUAH (LOTIS) PEDAGANG KAKI LIMA DI PABELAN KARTASURA
Aan Sofyan
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 21, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v21i2.5209
This dedication program is an effort to solve partner problems. Partners coupled in this devotion program is a fruit salad or lotis merchant. The problems faced by partners are lack of knowledge about hygiene and sanitation in food processing (fruit salad/lotis). This condition is seen among others from carts used every day to sell salad/lotis salad. Wooden wagon material with coated paint is a hazardous material for use in food processing. Coat that is used to coat wood is a non-food grade material that can be included in the food sold. The purpose of this IbM program is to help partners improve wagon conditions by designing carts with safer materials by the principle of sanitation and food safety in food processing. Also, the purpose of this program is to increase knowledge about hygiene and sanitation for partners; this is done by providing reading media in the form of booklets that contain guidelines on the application of the principles of hygiene, sanitation and good food security in food processing. The next goal is to raise awareness of the partners always to maintain personal hygiene so that the opportunities of contamination from humans to food can be reduced or eliminated.
Pemberdayaan Jurnalistik bagi Organisasi Kepemudaan Masjid pada Forsam Klaten Selatan
Vinisa Nurul Aisyah
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 23, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v23i1.8999
Informasi bukan milik media massa dan wartawan saja. Sejak berkembangnya internet, informasi bukan menjadi hal yang sulit didapatkan. Peran masyarakat sebagai khalayak aktif dalam penyebaran informasi melalui dunia maya ini perlu diimbangi dengan kemampuan penulisan website. Salah satu organisasi kepemudaaan, Forum Silaturahmi Antarmasjid (FORSAM) Klaten Selatan merespon baik kebutuhan informasi dalam era digital dengan membuat wadah resmi yaitu website FORSAMklaten.com. Website memiliki peran penting dalam organisasi melalui. Pertama, sisi internal, yaitu sebagai wadah anggota untuk menyalurkan potensi di budang tulis menulis. Kedua, sisi eksternal, website menjadi media resmi yang menyampaikan informasi, jadwal kegiatan dan agenda FORSAM beserta jaringannya. Kehadiran website ini kemudian perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan penulisan website anggota sehingga dilaksanakan pelatihan penulisan website ini. Metode pelatihan dilakukan dengan tiga cara yaitu ceramah, praktik penulisan kemudian evaluasi dan pendampingan penulisan. Sesi ceramah menekankan penjelasan awal tentang prinsip-prinsip jurnalistik secara umum sementara praktik penulisan dan evaluasi lebih menekankan pada partisipasi peserta workshop. Kegiatan ini juga beberapa rekomendasi untuk keerlanjutan pengelolaan website yaitu pembuatan struktur untuk pengurus website, rubrikasi yang lebih spesifik, pembuatan jadwal piket dan penambahan fitur website terkait dengan link jaringan FORSAM Klaten Selatan. Melalui pelatihan ini diharapkan adanya peningkatan kompetensi anggota FORSAM Klaten Selatan di bidang tulis menulis sehingga mampu mengelola website mereka secara optimal.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA DENGAN POWERPOINT DAN WONDERSHARE UNTUK PENGEMBANGAN SOFT SKILLS SISWABAGI GURU SD &TK1)
Budi Setiawan;
Endro Purnomo
WARTA LPM WARTA Volume 19, Nomor 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v19i1.1985
Developmentof soft skills in elementary and kindergarten students can be metthrough alearning model based Multimedia Information Communication Technology (ICT). Training development of multimedia-based instructional media and Information Communication Technology aim stop rovide skills in aking mediaan attractive multimedia learning in a way that isrelativel yeasy. The method applied in this activity is the method of presentation of the introduction of the software includes Microsoft Power Point and Wondershare. Demonstration of the method pengoperasionalisasian program and method of making the practice of instructional media directly by the participants in accord ance with their respective subjects with the use of these programs.
Upaya Pembentukan Desa Safety Farming melalui Pendekatan Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat
Eka Rosanti;
Ratih Andhika Akbar Rahma;
Mahmudah Hamawi
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v24i1.12157
Masyarakat di desa Demangan, Siman, Ponorogo, yang kebanyakan berprofesi sebagai petani padi dan holtikultura sering menggunakan pestisida anorganik dalam bertani. Penatalaksanaan pestisida yang kurang aman dapat menyebabkan kontaminasi pestisida dalam darah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pendekatan pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk membentuk desa safety farming sebagai guna meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menggunakan metode pemeriksaan darah, FGD, sosialisasi dan evaluasi. Hasil yang diperoleh adalah hasil pemeriksaan pestisida dalam darah petani mampu meningkatkan antusiasme anggota Gapoktan terhadap bahaya pestisida, upaya pendekatan pembelajaran FGD dan sosialisasi bahaya pesitisda mampu meningkatkan pengetahuan sebesar 17% sedangkan FGD dan sosialisasi tentang penatalaksanaan pestisida yang aman dan sehat mampu meningkatkan pengetahuan sebesar 5%, Gapoktan dan Pos UKK terlibat aktif dalam seluruh kegiatan. Pembentukan desa safety farming perlu mendapatkan dukungan berupa pendampingan dan pengawasan dari petugas kesehatan serta Dinas Pertanian. Kunci keberhasilan upaya pencegahan kontaminasi pestisida terhadap tubuh petani adalah penatalaksanaan pestisida yang aman dan sehat termasuk penggunaan APD dan upaya personal hygiene.
Pelatihan Model-Model Pembelajaran Anak Usia Dini di Pos PAUD Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten
Ummi Hany Eprilia;
Surtikanti Surtikanti;
Aryati Prasetyarini
WARTA LPM WARTA Volume 13., N0. 2., September 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v19i3.3229
The training for kindergarten teachers was conducted to equip them with knowlegde on the models of teaching to young learners. In general, the training involves the concept of teaching model, atractive model and its implementation, basic concept of teaching mathematics, reading and writing, and children cognitive development. After training, set of questionaire was distributed to see whether they master the knowledge given or not and to identify the teachers’ needs to determine the next topic. Based on the questionaire, it was found that they need to learn classroom management, curriculum, and teaching methods. Since most of the participants (80%) were housewives who did not have background knowledge on teaching young leaners, it was difficult enough to explain the knowledge. However, the participants confessed that they get knowlegde on how to teach young learners.