Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 17, No 1 (2019): Juni"
:
10 Documents
clear
MAKNA AGAMA MENURUT K.H. AHMAD DAHLAN
Sulaiman, Muhammad
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Agama dalam bahasa latin disebut sebagai religio merujuk pada salah satu maknanya adalah religare: to recover yang artinya membebaskan. Agama dalampengertianringkasadalahsistemtentang tatacara menjalani kehidupan. Adapunmakna agama dalam pandangan KH. Ahmad Dahlan apabila coba merujuk beberapa kitab yang ditulis oleh dirinya sendiri ataupun catatan yang ada pada murid-muridnya bisa dikatakan bahwa KH. Ahmad Dahlan tidak berbeda jauh dengan ulama lainnya yang ingin menyampaikan sesuatu secara sederhana sebagaimana yang dibutuhkan masyarakat pada zaman itu.Agama bagi KH A Dahlan adalah pedoman bagi manusia untuk mengatur bagaimana seorang manusia hidup, bergaul dengan sesama, mengatur alam, yang telah disyariatkan Allah dengan perantaraan nabi-Nya dan serta petunjuk menjadi orang yang berbahagia di dunia dan menyiapkan kebahagiaan dia akhirat.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN TERINTEGRASI LITERASI DIGITAL GUNA MENGHADAPI TANTANGAN ERA 4.0
Saputra, Bachtiar Adi;
Churrohman, Taufiq;
Haryanto, Budi
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini membahas tentang optimalisasi pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang diintegrasikan dengan literasi digital guna menghadapi tantangan era 4.0 yang dikenal dengan era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menjelaskan fakta secara obyektif dan ilmiah sesuai keilmuannya. Pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan perlu dioptimalkan perannya untuk membina generasi muslim yang menguasai iptek, keterampilan kritis, kolaboratif dengan landasan iman dan taqwa guna menghadapi tantangan era 4.0 melalui integrasi pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan dengan literasi digital. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan media digital dalam proses pembelajaran AIK melalui teks digital, video digital, gamar digital, animasi digital dan Al Qur?an digital yang dapat diakses dari laptop, tablet, maupun handphone yang sudah banyak digunakan oleh peserta didik dalam kesehariannya. Pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan perangkat digital bisa membuat peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi interaktif dan menyenangkan. Dapat disimpulkan bahwa dalam menghadapi tantangan di era 4.0, pembelajaran Al Islam dan Kemuhamamdiyahan perlu mengimbangi kemajuan teknologi melalui optimalisasi pembelajaran AIK yang diintegrasikan dengan literasi digital
PILAR PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH MUHAMMADIYAH
Harianto, Eko
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jurnal ini memberikan ikhtisar tentang pilar-pilar pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah. Pendidikan Muhammadiyah memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan pendidikan pada umumnya. Melalui penelitian ini, diketahui bahwa pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah merupakan respons terhadap kebijakan pemerintah dalam mengimplementasikan kurikulum yang diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang meneliti sumber-sumber literatur yang berkaitan dengan masalah yang telah dirumuskan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah mengetahui pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah dengan karakteristik yang dibangun dan menjadi landasan utama institusi pendidikan Muhammadiyah pada umumnya. Ciri-ciri Pendidikan Dasar Muhammadiyah adalah pilar keberlanjutan lembaga pendidikan Muhammadiyah, yaitu: Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), model kepemimpinan kolegial-kolegial, peran kader Muhammadiyah, keterlibatan siswa dan orang tua, dan kemandirian
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN SEKOLAH MULTI TALENTA DI SD MUHAMMADIYAH 2 TAMAN
Mahmudah, Eli;
Fahyuni, Eni Fariyatul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepemimpinan kepala sekolah menjadi penentu arah dan tujuan suatu sekolah. Tujuan suatu sekolah dituangkan dalam visi dan misi. SD Muhamadiyah 2 Taman merupakan Sekolah yang mencetak peserta didiknya menjadi anak yang mengetahui potensi diri baik akademik maupun non akademik. Salah satu visi SD Muhammadiyah 2 Taman adalah menjadi sekolah multi talenta. Untuk menggali dan mengembangkan multi talenta peserta didik, sekolah menfasilitasi dengan membuka kelas-kelas talent dan program pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku Yaitu Kurikulum 2013 dan Kurikulum Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariatif. Untuk mencapai visi sekolah multi talenta, kepala SD Muhammadiyah 2 Taman mengembangkan model kepemimpinan kolektif kolegial atau kepemimpinan bersama. Kepala Sekolah dibantu Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dan Kesiswaan, merumuskan model pembelajaran bervariatif dan pengembangan kelas talent. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Dengan melakukan wawancara mendalam terhadap kepala SD Muhammadiyah 2 Taman untuk memperoleh data-data yang berkenaan dengan model kepemimpinannya dan bagaimana perannya untuk menjadikan SD Muhammadiyah 2 Taman menjadi sekolah Multi Talent
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK (STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH KRIYAN KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATEN
Rafsanjani, Toni Ardi;
Rozaq, Muhammad Abdur
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam terhadap perkembangan anak di SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Metode pengumpulan datanya adalah indept interviews, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dengan penanaman teori/ ilmu yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadis Nabi Muhammad SAW; 2) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan kisah-kisah teladan dan hikmah kehidupan; 3) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan pembelajaran materi agama dan umum yang saling terkoneksi melalui sinergitas kurikulum pendidikan nasional dan Kemuhammadiyahan; 4) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan melalui program pembiasaan intelektualitas, spiritualitas dan humanitas. Sedangkan wujud keberhasilannya adalah pembiasaan kesalehan membentuk siswa menjadi pelajar yang berkemajuan. Para siswa melaksanakan upaya internalisasi itu karena memercayai dan menganutnya sebagai bekal membawa pada ketenangan pikir dan zikir. Upaya internalisasi berhasil dilakukan bukan karena penekanan pendidikan yang keras, melainkan usaha pembiasaan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang humanis religius dan dilakukan sesering mungkin, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah
Makna Agama Menurut K.H. Ahmad Dahlan
Muhammad Sulaiman
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Agama dalam bahasa latin disebut sebagai religio merujuk pada salah satu maknanya adalah religare: to recover yang artinya membebaskan. Agama dalampengertianringkasadalahsistemtentang tatacara menjalani kehidupan. Adapunmakna agama dalam pandangan KH. Ahmad Dahlan apabila coba merujuk beberapa kitab yang ditulis oleh dirinya sendiri ataupun catatan yang ada pada murid-muridnya bisa dikatakan bahwa KH. Ahmad Dahlan tidak berbeda jauh dengan ulama lainnya yang ingin menyampaikan sesuatu secara sederhana sebagaimana yang dibutuhkan masyarakat pada zaman itu.Agama bagi KH A Dahlan adalah pedoman bagi manusia untuk mengatur bagaimana seorang manusia hidup, bergaul dengan sesama, mengatur alam, yang telah disyariatkan Allah dengan perantaraan nabi-Nya dan serta petunjuk menjadi orang yang berbahagia di dunia dan menyiapkan kebahagiaan dia akhirat.
Optimalisasi Pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan Terintegrasi Literasi Digital Guna Menghadapi Tantangan Era 4.0
Bachtiar Adi Saputra;
Taufiq Churrohman;
Budi Haryanto
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini membahas tentang optimalisasi pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang diintegrasikan dengan literasi digital guna menghadapi tantangan era 4.0 yang dikenal dengan era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menjelaskan fakta secara obyektif dan ilmiah sesuai keilmuannya. Pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan perlu dioptimalkan perannya untuk membina generasi muslim yang menguasai iptek, keterampilan kritis, kolaboratif dengan landasan iman dan taqwa guna menghadapi tantangan era 4.0 melalui integrasi pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan dengan literasi digital. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan media digital dalam proses pembelajaran AIK melalui teks digital, video digital, gamar digital, animasi digital dan Al Qur’an digital yang dapat diakses dari laptop, tablet, maupun handphone yang sudah banyak digunakan oleh peserta didik dalam kesehariannya. Pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan perangkat digital bisa membuat peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi interaktif dan menyenangkan. Dapat disimpulkan bahwa dalam menghadapi tantangan di era 4.0, pembelajaran Al Islam dan Kemuhamamdiyahan perlu mengimbangi kemajuan teknologi melalui optimalisasi pembelajaran AIK yang diintegrasikan dengan literasi digital
Pilar Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah
Eko Harianto
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jurnal ini memberikan ikhtisar tentang pilar-pilar pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah. Pendidikan Muhammadiyah memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan pendidikan pada umumnya. Melalui penelitian ini, diketahui bahwa pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah merupakan respons terhadap kebijakan pemerintah dalam mengimplementasikan kurikulum yang diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang meneliti sumber-sumber literatur yang berkaitan dengan masalah yang telah dirumuskan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah mengetahui pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah dengan karakteristik yang dibangun dan menjadi landasan utama institusi pendidikan Muhammadiyah pada umumnya. Ciri-ciri Pendidikan Dasar Muhammadiyah adalah pilar keberlanjutan lembaga pendidikan Muhammadiyah, yaitu: Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), model kepemimpinan kolegial-kolegial, peran kader Muhammadiyah, keterlibatan siswa dan orang tua, dan kemandirian
Peran Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Sekolah Multi Talenta di SD Muhammadiyah 2 Taman
Eli Mahmudah;
Eni Fariyatul Fahyuni
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepemimpinan kepala sekolah menjadi penentu arah dan tujuan suatu sekolah. Tujuan suatu sekolah dituangkan dalam visi dan misi. SD Muhamadiyah 2 Taman merupakan Sekolah yang mencetak peserta didiknya menjadi anak yang mengetahui potensi diri baik akademik maupun non akademik. Salah satu visi SD Muhammadiyah 2 Taman adalah menjadi sekolah multi talenta. Untuk menggali dan mengembangkan multi talenta peserta didik, sekolah menfasilitasi dengan membuka kelas-kelas talent dan program pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku Yaitu Kurikulum 2013 dan Kurikulum Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariatif. Untuk mencapai visi sekolah multi talenta, kepala SD Muhammadiyah 2 Taman mengembangkan model kepemimpinan kolektif kolegial atau kepemimpinan bersama. Kepala Sekolah dibantu Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dan Kesiswaan, merumuskan model pembelajaran bervariatif dan pengembangan kelas talent. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Dengan melakukan wawancara mendalam terhadap kepala SD Muhammadiyah 2 Taman untuk memperoleh data-data yang berkenaan dengan model kepemimpinannya dan bagaimana perannya untuk menjadikan SD Muhammadiyah 2 Taman menjadi sekolah Multi Talent
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK (Studi Kasus di Sekolah Dasar Muhammadiyah Kriyan Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten
Toni Ardi Rafsanjani;
Muhammad Abdur Rozaq
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam terhadap perkembangan anak di SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Metode pengumpulan datanya adalah indept interviews, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dengan penanaman teori/ ilmu yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadis Nabi Muhammad SAW; 2) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan kisah-kisah teladan dan hikmah kehidupan; 3) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan pembelajaran materi agama dan umum yang saling terkoneksi melalui sinergitas kurikulum pendidikan nasional dan Kemuhammadiyahan; 4) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan melalui program pembiasaan intelektualitas, spiritualitas dan humanitas. Sedangkan wujud keberhasilannya adalah pembiasaan kesalehan membentuk siswa menjadi pelajar yang berkemajuan. Para siswa melaksanakan upaya internalisasi itu karena memercayai dan menganutnya sebagai bekal membawa pada ketenangan pikir dan zikir. Upaya internalisasi berhasil dilakukan bukan karena penekanan pendidikan yang keras, melainkan usaha pembiasaan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang humanis religius dan dilakukan sesering mungkin, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah