cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Tajdida
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
SATU SISI KONSEP ISLAM DALAM MENYIKAPI ETOS KERJA DAN BERKARYA DI LINGKUNGAN MUHAMMADIYAH Pramuko Ilmu Purboputro
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 15, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia hidup terdiri dari dzat materi atau jasadiyah dan dan dzat non materi atau ruhaniyah. Dalam pandangan sains, yang terpaparkan dari hukum termodinamika terungkap bahwa enersi itu kekal, hanya berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Sedang enersi atau yang diubah menjadi daya, terdiri dari enersi yang kasat mata perrubahannya dan daya yang tidak kasat mata. Dalam pandangan Islam kedua enersi tersebut tercakup dalam Al Qur’an dan Hadist, yang sangat implikatif. Daya dalam perbuatan disebut amal yang mengasilkan prestasi , kinerja, pengelolaan dan sejenisnya. Dan daya yang terkandung dalam hati disebut niat, yang tersembunyi didalam hati. Pada pandangan enersi, enersi atau daya pada ilmu eksakta dianalisis dengan enersi riil dan enersi yang imajiner. Kedua penyelesaian enersi tersebut indikasinya adalah dengan penggunaan opersional bilangan kompleks. Karena enersi itu kekal, maka amal dan niat akan tercatat sampai enersi tadi terakumulasi dan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah Subhanawata’ala. Dalam hal bekerja,kedua enersi tersebut terangkum secara menyatu, sehingga pada akhirnya bekerja menghasilkan konsekuensi duniawi dan juga konsekuensi akhirat.
MANHAJ TARJIH TENTANG SUNNAH/HADIS SEBAGAI SUMBER AJARAN ISLAM Imron Rosyadi
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 18, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah is an association founded by KH. Dahlan in 1430 H/November 18, 1912 AD in Yogyakarta. The birth of Muhammadiyah is a continuation of the reform movement in the Middle East. One of the organizational structures of Muhammadiyah is the Tarjih Council as a complete organization of Muhammadiyah. One of the characteristics of the renewal movement is the return to the Qur'an and as-Sunnah (ar-Ruju' ila al-Qur'an wa as-Sunnah). In Returning to as-Sunnah, Muhammadiyah has a manhaj. This paper tries to explain the views of the Tarjih Council on matters related to as-Sunnah as an authoritative source of Islamic teachings after the Qur'an. Not all as-Sunnah/hadith recorded in standard hadith books can be used as authoritative sources, they must meet certain criteria.
KH. AHMAD AZHAR BASYIR, MA.: PROTOTIPE ULAMA-INTELEKTUAL MUHAMMADIYAH Mutohharun Jinan
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kyai Haji Bashir Ahmad Azhar, MA is known as a scholar-intellectual who once owned Muhammadiyah. He grew up in communities that hold on religious values, in Kauman. Throughout his life was spent in education and da’wah. Educated in boarding schools and formal education at home and abroad. His intelectual career showed through his profession as a lecturer and leader of Muhammadiyah organisation. His thoughts a reference to address the various problems of the people. His thinking is outlined in a number of books, including the field of jurisprudence, philosophy of Islamic law and Islamic economics. His position as chairman of Muhammadiyah  marks the transition process from the clerical leadership to intellectual models.
KONSEP PENDIDIKAN PEREMPUAN SITI WALIDAH Dian Ardiyani
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 15, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses di mana seorang mendapatkan pengetahuan (knowledge acquisition), mengembangkan kemampuan atau keterampilan (skills developments) sikap atau mengubah sikap (attitute change). pendidikan merupakan suatu proses transformasi anak didik agar mencapai hal-hal tertentu sebagai akibat proses pendidikan yang diikutinya. Sebagai bagian dari masyarakat, pendidikan memiliki fungsi ganda yaitu fungsi sosial dan fungsi individual. Melalui pemikiran Siti Walidah tentang konsep pendidikan untuk kaum perempuan, akhirnya memberikan angin segar pada pendidikan untuk kaum perempuan ditanah Jawa khususnya dan di Indonesia. Pemikiran Siti Walidah tidak hanya untuk perempuan Jawa saja, tetapi untuk perempuan Indonesia supaya mendapatkan keseimbangan dalam hal pendidikan dengan kaum laki-laki
MANAJEMEN PEMEBELAJARAN KEMUHAMMADIYAHAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 2 TAMAN Samiha Suweleh; Eni Fariyatul Fahyuni
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas  tentang betapa pentingnya manajemen Pembelajaran Kemuhammadiyahan dalam Membentuk Karakter Islami Siswa. Pembelajaran Kemuhammadiayah merupakan pemb elajaran muatan lokal dan sekaligus sebagai pembelajaran khas sekolah – sekolah Muhammadiyah. Dengan menanamkan nilai nilai kehidupan luhur berdasarkan asas dan pandangan hidup Muhammadiyah diharapkan peserta didik mampu memiliki karakter hidup Islami sebagai bekal menjalani kehidupannya di masa yang akan datang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif-deskriptif yang diharapkan mampu mengungkap berbagai informasi dengan deskripsi-analisis yang teliti dan penuh makna. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, waka kesiswaan, guru-guru Kemuhammadiyah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapaun tehnik analisa datanya melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan analisa data. Hasil penelitian diantaranya adalah (a) pembelajaran kemuhammadiyahan merupakan pembelaran khas sekolah – sekolah Muhammadiyah  (b) pembelajaran kemuhammadiyah mampu menumbuhkan dan meningkatkan karakter Islami siswa di SMP Muhammadiyah 2 Taman.
NILAI-NILAI KEBUDAYAAN DALAM MATAN KEYAKINAN DAN CITA-CITA HIDUP MUHAMMADIYAH Sarbini Sarbini
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 14, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah, founded by Ahmad Dahlan is a cultural forms, which reflected a critical attitude Ahmad Dahlan in 1912. This can be seen from a variety of social activities, modern school education, health care, compensation for orphans and the elderly as well as the issuance of the press, as well as in Islamic sermon. The forms of the empirical culture stored in Ahmad Dahlan thought within the framework of realization the spirit of the Islamic functional values.
KARAKTER PIMPINAN RANTING IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH KABUPATEN KLATEN SEBAGAI POTENSI KADERISASI MUHAMMADIYAH KLATEN Margono Margono; Tety Bekti Sulistyorini
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 16, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter yang dimiliki pimpinan ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah kabupaten Klaten dan potensi kaderisasi Muhammadiyah Klaten. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil angket, wawancara, dan pengamatan, sedangkan sumber data sekunder berupa literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode, yakni metode observasi, penyebaran angket, dan wawancara. Teknik analisis data adalah teknik deskriptif sistematis. Adapun hasil penelitian ini karakter yang dimiliki pimpinan ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah ialah semangat belajar, cinta musyawarah, religius, peka sosial, berpikir kritis dan kreatif, disiplin waktu, bertanggung jawab,  menjaga komitmen,bijaksana, dan adil. Karakter yang dimiliki pimpinan ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah di kabupaten Klaten berpotensi dalam kaderisasi Muhammadiyah. Potensi yang dimiliki berdasarkan karakter yang ditemukan ialah (1) penanaman ideologi Muhammadiyah, (2) pembinaan karakter kepemimpinan Muhammadiyah, dan (3) aktualisasi kompetensi kader Muhammadiyah
MERETAS PROBLEM PERKADERAN ‘AISYIYAH DAN ALTERNATIF SOLUSI BERBASIS POTENSI Mahasri Shobahiya
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 13, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya ‘Aisyiyah secara organisatoris dan Amal Usaha Muhammadiyah/ ’Aisyiyah (AUM/A)  secara kuantitas maupun kualitas, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, bahkan berkembang juga di beberapa Negara, tentu menuntut ketersediaan kader-kader yang militan, handal, dan professional yang akan meneruskan perjuangan para pendahulu, baik sebagai pimpinan organisasi maupun pengelola AUM/A. Sementara itu, krisis kader masih sangat dirasakan,  antara lain ditunjukkan dengan masih banyaknya warga ‘Aisyiyah yang rangkap jabatan dengan multilevel rangkap jabatan. Hal itu tentu berdampak pada tidak efektifnya kinerja personalia pimpinan dan pengelola AUM/A, juga berdampak pada rendahnya kreativitas personalia pimpinan karena terbatasnya waktu, tenaga, dan kesempatan yang dimiliki. Kondisi di atas tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Upaya solutif untuk menyelesaikan persoalan kader menjadi penting untuk dilakukan. Bagaimana strategi yang perlu dilakukan, perlu juga dirumuskan. Oleh karena itu, tulisan ini berupaya untuk meretas problem perkaderan, mengurai dan merumuskan upaya-upaya solutif berbasis potensi yang dimiliki.
PERAN GURU AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN (AIK) DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA (STUDI DI MTS MUHAMMADIYAH WARU BAKI TAHUN PELAJARAN 2017/2018) Rima Aritaningsih
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 16, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru dalam pendidikan tidak hanya merancang kegiatan pembelajaran, guru juga memiliki peran sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan evaluator. Peran guru diharapkan  tidak hanya dalam proses pembelajaran di kelas tetapi juga diperlukan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dan mendeskripsikan bagaimana peran guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam membentuk karakter religius siswa di MTs Muhammadiyah Waru Baki. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Dalam hal ini subjek penelitian ini guru Al-Islam dan KeMuhammadiyahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis deduktif, dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru yang dimiliki oleh guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di MTs Muhammadiyah Waru Baki meliputi guru sebagai motivator, informator, mediator, demonstrator dan evaluator. Peran guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam membentuk karakter religius siswa sebagai motivator, memotivasi siswa melalui teman yang berprestasi, menyemangati siswa untuk beribadah. Sebagai informator guru memberikan penjelasan lebih rinci dan memberi informasi terbaru. Sebagai mediator guru menyediakan media pembelajaran. Sebagai demonstrator guru memberikan contoh yang baik melalui sholat dhuhur berjamaah.Sebagai evaluator guru menilai perilaku siswa, menegur bila siswa melanggar peraturan
KESESUAIAN ANTARA CITA-CITA DAN PEMILIHAN PROGRAM STUDI MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM ANGKATAN 2013/1014 Mahasri Shobahiya; Risma Marno Lestari
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The success of one's learning is influenced by the ideals to be achieved. This study answered about compatibility  of dream and selection courses year 2013/2014. By using a quantitative approach  this field research leads to the conclusion that, variety of dream year 2013/2014 is to be a teacher IS (36%), lecturers IS (7%), psychologists (2%), enterpreuner (9%) , bank employees (6%), the judge / prosecutor (1%), director (2%), undergraduate (1%), and others (36%). Students of Islamic studies-Tarbiyah  that match with mission and objectives of major is quite large (62%), which aspires to be a teacher and lecturer of IS. Students of Islamic law (Sharia) in accordance with the ideals and objectives of faculty mission are very small (3%), which aspires to be a judge year 2013/2014, to be a teacher of IS (36%), lecturers of IS (7%), psychologists (2%), enterpreuner (9 %), bank clerks (6%), the judge / prosecutor (1%), director (2%), undergraduate (1%), and others (36%). Students Prodi PAI-Tarbiyah The dreams that match with its mission and objectives of faculty are quite large ( 62 % ) , who aspires to be a teacher and lecturer of IS. Students of Islamic law ( Sharia) that match with the ideals and objectives of the faculty is very small ( 3 % ) , which aspires to be a judge / prosecutor .